Kompak! Nurdin Halid dan 7 Anaknya Rayakan Ulang Tahun Andi Ani

Nurdin Halid dan 7 Anaknya Rayakan HUT ke-53 Andi Nurbani

Nurdin Halid dan 7 Anaknya Rayakan HUT ke-53 Andi Nurbani

Makassar, KABAROKE — Di tengah kesibukan mengurus DPP Golkar dan DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) selalu meluangkan waktu untuk istri tercinta, Hj Andi Nurbani. Terlebih pada hari bahagia, hari ulang tahun Andi Ani-sapaan akrab Andi Nurbani, yang jatuh pada Kamis (5/7). NH bahkan kompak bersama tujuh anaknya serta para kerabat dan sahabat merayakan hari jadi Andi Ani ke-53 tahun di kediamannya di Jalan Mapala, Kota Makassar, Sulsel.

Mengenakan kemeja biru dan celana hitam, NH tampak romantis, memberikan bunga bagi Andi Ani pada hari bahagianya. Tidak berhenti sampai di situ, mantan Ketua PSSI ini juga memotong nasi tumpeng, lalu menyuap sang istri. Spontan, kemesraan dan perhatian NH kepada Andi Ani membuat iri para kerabat maupun sahabat yang hadir dan turut merayakan ulang tahun perempuan berdarah Bone-Soppeng itu.

HUT ke-53 itu tidak sebatas memperlihatkan kemesraaan Andi Ani dengan NH, tapi juga kekompakan keluarga ini. Semua anak mereka ikut hadir dan merayakan ulang tahun sang ibu. Satu per satu anak-anak NH dan Andi Ani memberikan ucapan selamat. Mereka tampak disuapi nasi tumpeng, lalu memeluk dan mencium Andi Ani. Tak lupa, mereka mendoakan sang ibu.

NH merasa sangat beruntung memiliki Andi Ani sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Selama lebih dari 30 tahun berumah-tangga, ia menyebut Andi Ani merupakan sosok istri yang sangat setia. Tidak pernah sekalipun sang istri mengeluh, meski diterpa permasalahan besar. Olehnya itu, NH tidak ragu menyebut Andi Ani merupakan anugerah terindah dalam hidupnya.

“Kesetiaannya hingga hari ini adalah anugerah yang selalu harus disyukuri,l. Beliau tidak pernah meninggalkan sekalipun banyak sahabat-sahabat ketika dulu pergi pamit menjauh,” ucap NH.

NH juga mengungkapkan Andi Ani merupakan sosok yang sangat berpengaruh besar dalam kehidupannya. Termasuk membuatnya bisa tegar hingga mampu meraih sukses pada berbagai organisasi, mulai dari PSSI, Golkar hingga Dekopin. “Semoga akan selalu mendampingi untuk hari-hari yang akan datang. Menguatkan dan menyemangati untuk berbuat lebih baik lagi,” pungkasnya. (**)

Motor Mogok Karena Banjir? Begini Solusinya

Ilustrasi Motor Mogok karena Banjir

Ilustrasi Motor Mogok karena Banjir

Jakarta, KABAROKE.COM — Aktif seharian dengan sepeda motor di musim hujan begini tentu punya resiko tersendiri. Apalagi motor anda harus menerjang maupun terendam banjir. Sebab potensi air masuk ke dalam mesin cukup besar. Jika sudah demikian, tentu bisa membuat motor brebet hingga mogok di jalan.

Oleh karena itu, perlu segera dibawa ke bengkel untuk dilakukan servis atau pengecekan lebih lanjut. Lantas, motor yang mogok karena terendam banjir, bagaimana penanganannya?

Mekanik bengkel Cilangkap Mas Motor, Ramdani mengatakan, sepeda motor yang habis menerjang bahkan terendam banjir hanya perlu diservis ringan. “Servis ringan saja enggak perlu servis besar,” kata Ramdani dikutip VIVA di Jakarta, Jumat, 22 Desember 2017.

Pada motor matik yang terendam banjir, biasanya servis yang dilakukan adalah mengganti oli mesin dan oli gardan atau transmisi. Sebab, saat motor terendam banjir, oli dikhawatirkan akan bercampur dengan air.

“Sama bersihin CVT. Kalau motornya masih menggunakan karburator dibersihkan karburatornya, kalau injeksi lebih mudah dibersihin filternya saja,” tuturnya.

Pada motor jenis bebek atau moped dan motor sport, perawatan motor juga tak jauh berbeda. Hanya mengganti oli mesin dan memeriksa seluruh komponen kendaraan agar kinerja komponen bisa lebih optimal.

“Biaya servisnya enggak sampai Rp100 ribu yang motor matik dan bebek sudah ganti oli. Kalau motor sport bisa lebih mahal sekitar Rp110-120 ribu, tergantung jenis oli dan dilihat lagi nanti kerusakannya,” kata dia.

Senada, Kepala Mekanik Bengkel Sunda Jaya Motor Ardhani mengatakan, motor yang habis terobos banjir hanya perlu dilakukan servis ringan. Untuk pemeriksaan motor sehabis melibas banjir, kata dia, dipatok dengan harga Rp60-70 ribu untuk motor jenis matik. Untuk motor bebek dan sport di kisaran Rp40-50 ribu untuk ongkos jasanya saja.

“Enggak termasuk sama penggantian oli, atau komponen kalau ditemukan kerusakan,” kata dia.

Wow! Dian Sastrowardoyo Wariskan Ini Kepada Anaknya

Dian Sastrowardoyo [dok net]

Dian Sastrowardoyo [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Bagi aktris Dian Sastrowardoyo ingin mewariskan ketangguhan pada kedua anaknya, Syailendra dan Isyana, apalagi pada zaman modern sekarang ini penuh dengan tantangan yang harus menghadapinya dengan semangat yang tangguh.

Dalam bincang-bincang bertajuk “Ibu Tangguh 3 Generasi,” di Jakarta, Sabtu, Dian yang didapuk sebagai Duta Ibu Tangguh itu mengatakan bahwa di balik keberhasilannya ada sesosok ibu tangguh yang senantiasa mendidik dan mendorong dirinya menjadi seperti saat ini.

Pemain Cinta dalam film laris “Ada Apa dengan Cinta” itu menceritakan semenjak ibunya menjadi orang tua tunggal, dirinya dididik untuk mampu mandiri dan bekerja keras.

Tidak heran bila didikan untuk menjadi tangguh yang diajarkan sang ibu dirasa menjadi bekal penting menghadapi hidup.

“Saya dibesarkan oleh ibu yang saklek. Hidup tidak boleh seenak-enaknya. Mama aku single fighter ngebesarin aku sehingga aku dicetak mama jadi sosok yang tangguh,” kata istri Maulana Indraguna Sutowo itu.

Bagi Dian, setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda-beda. Begitu pula, setiap generasi akan menghadapi persoalan yang tidak sama sehingga perlu berjuang untuk menjadi setangguh apa nantinya.

Menurut pemilik nama lengkap Dian Paramita Sastrowardoyo itu, ada banyak ibu tangguh dalam setiap generasi ataupun zaman. Meskipun demikian, satu hal yang menjadi karakter mereka adalah konsisten menegakkan aturan bagi kebagikan keluarganya.

Setelah mempunyai dua orang anak, Dian yang terbiasa dididik secara tegas oleh ibunya pun kini menurunkan kebiasaan yang sama. Hal itu untuk mempersiapkan kedua anaknya agar mampu menghadapi kerasnya kehidupan pada masa mendatang dan bisa menjadi orang yang bertanggung jawab.

“Aku khawatir karena hidup mereka yang jauh lebih enak dibanding aku. Bagaimana menghadapi dunia mereka yang keras. Aku aware banget dan mempersiapkan mereka agar tangguh menghadapi itu, jadi aku sekarang menjadi ibu yang lebih disiplin dan tegas, mengajarkan mereka tanggung jawab yang simpel tapi benar dan mengajarkan mereka untuk menghargai hak dan kewajiban orang lain,” ujarnya.

Untuk itu, wanita kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982, itu pun dalam setahun ke depan rela melepaskan segala tawaran main film karena ingin lebih fokus mendampingi anaknya yang sudah mulai masuk sekolah dasar. (***)

SBN Siti Fatimah; Meski Sekolah Sudah Tutup, Alumni Tetap Solid

RIANG. Suasana Reuni Akbar I SBN Siti Fatimah, di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017.

RIANG. Suasana Reuni Akbar I SBN Siti Fatimah, di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017.

KABAROKE — Suasana salah satu rumah pantai di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017 begitu semarak. Hampir seratusan orang, berkumpul bersama. Tua, muda, hingga anak-anak berbaur bernyanyi dan menikmati beberapa permainan kelompok.

Mereka yang mengenakan seragam ini adalah alumni Sekolah Bidan Negara (SBN) Siti Fatimah, Makassar. Beberapa dari mereka datang beserta sanak  keluarga. Bahkan, tidak sedikit membawa anak cucu.

Mereka terlihat begitu asyik menikmati kebersamaan kembali setelah puluhan tahun terpisah. Maklum, yang berkumpul dalam Reuni Akbar I ini adalah angkatan 1966 hingga 1979. Selain alumni, beberapa pengajar ikut ambil bagian. Ada  Hajjah Sunarti, Hj Waodeh Aliah, dan Hj Norma.

POSE BARENG. Alumni SBN Siti Fatimah pose bersama per angkatan.

POSE BARENG. Alumni SBN Siti Fatimah pose bersama per angkatan.

Beberapa dari mereka mulai terlihat sepuh, tapi semangatnya begitu menggebu-gebu. Tak kalah dengan anggota keluarga alumni yang masih muda. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai Jawa, Kalimantan, sampai Sumatera.

Reuni ini semakin semarak karena dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-70, Bidan Pendidik Pertama SBN Siti Fatimaj, Bidan Hajjah Norma Tajuddin

Penanggung jawab Reuni Akbar I, SBN Siti Fatimah, Magdalena Mandey, di sela-sela kemeriahan itu mengisahkan bagaimana mereka akhirnya bisa berkumpul bersama kembali.

“Ini salah satu sisi manfaat teknologi. Lewat media sosial, kami berhasil terhubung kembali satu sama lain. Lalu menggagas reuni ini. Dan Alhamdulillah terlaksana,” tutur alumni SBN Siti Fatimah angkatan 1975 ini.

Magdalena Mandey

Magdalena Mandey

Yang menarik dari reuni ini, sekolahnya sendiri ternyata sudah tutup. Angkatan terakhir sekolah yang sederajat SMU ini adalah tahun 1979. Tertua adalah 1966. Lokasi sekolah ini ketika itu di Jalan Gunung Merapi. Kini menjadi  Rumah Sakit Bersalin Siti Fatimah.

Tidak banyak alumni yang tahu sebab sekolah pencetak bidan ini akhirnya tutup.

“SBN Siti Fatimah ini salah satu sekolah kebidanan paling awal di Kota Makassar. Bisa disebut pelopor, makanya alumninya tidak sedikit yang menjadi bidan ahli,” tambah perempuan berdarah Manado ini.

Reuni Akbar SBN Siti Fatimah ini menjadi bukti, silaturahmi antaralumni tidak boleh putus meski sekolahnya sendiri sudah tutup. “Sekolahnya boleh saja sudah tutup. Tapi di hati kami, sekolah ini tetap ada dan tidak pernah tutup,” tutup Magdalena. (***)

Tips Hindari Koper Hilang Saat Melancong

Pengambilan Koper di Bandar Udara [dok net]

Pengambilan Koper di Bandar Udara [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Sematang apapun persiapan saat melancong, kadang ada yang melenceng dari rencana. Salah satu mimpi buruk bagi tiap pelancong adalah kehilangan koper.

Memang tidak mungkin mengontrol keberadaan koper begitu sudah masuk area checked luggage, tapi ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan barang bawaan tiba di tujuan.

Koper sering kali hilang saat penerbangan lanjutan (connecting flight). Jika memungkinan, pilih penerbangan langsung untuk mengurangi risiko kehilangan koper. Bila memang harus naik penerbangan lanjutan, pastikan ada cukup waktu untuk bagasi pindah ke pesawat selanjutnya.

Pelancong harus mencamkan bahwa mereka bukan satu-satunya orang yang melakukan kontak dengan kopernya. Ada kemungkinan kesalahan manusia terjadi sehingga koper mereka tidak sampai ke tujuan.

Di konter, pastikan petugas memasang label yang benar di koper. Pasang penanda seperti pita, pin atau tagunik agar bisa langsung mengenali koper dan mengurangi risiko ada orang lain yang tak sengaja mengambil karena mirip dengan kopernya.

Dilansir Travel and Leisure, jangan lupa mencopot semua tag dan stiker dari perjalanan yang sudah lewat agar koper tidak berakhir di tempat yang salah. Bereskan semua tali yang menjuntai (misalnya tali bahu) agar tidak tersangkut di ban berjalan dan membuat tas keluar dari jalur.

Yang pasti, kiat terbaik saat berkemas adalah selalu berasumsi ada kemungkinan koper hilang di jalan. Untuk berjaga-jaga, pelancong sebaiknya tidak mengemas barang-barang sentimental dan tak tergantikan.

Tentunya jika memang hal terburuk terjadi dan barang bawaan Anda hilang, jangan lupa segera melapor ke petugas maskapai. (***)

Kiat Berburu Tiket Pesawat Murah Jelang Ramadan

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Menjelang mudik lebaran, Co-founder & Chief Communication Officer Tiket.com, Gaery Undarsa, mengatakan bahwa tiket kereta api tidak banyak tersisa, namun tiket pesawat umumnya masih tersedia hingga hari H.

Sayangnya, harga tiket pesawat cenderung lebih mahal mendekati hari H. Untuk mengakali hal itu, Gaery memiliki tips untuk mencari tiket pesawat dengan harga lebih murah jelang mudik.

1. Usahakan beli jauh hari

Salah satu tips agar mendapat tiket pesawat murah menurut Gaery adalah membeli tiket jauh hari.

“Belinya makin jauh karena kalau pesawat ada sistem kelas. Bangkunya sama bangku ekonomi, tapi kelasnya ada banyak, caranya pakai kuota, kelas yang paling murah jumlahnya tidak terlalu banyak,” ujar Gaery.

“Kalau kelas yang paling bawah habis, kelasnya dinaikkan dan harganya juga naik. Begitu sudah habis naik lagi. Bisa dibilang, justru makin mendekati, harga makin naik,” sambung dia.

Menurut Gaery, membeli tiket saat tengah malam atau dini hari tidak mempengaruhi harga. Pasalnya, airline di Indonesia menjual tiketnya berdasarkan jumlah permintaan.

“Kalau di Indonesia masih belum, kalau di luar negeri iya, waktu dan lain-lain berpengaruh. Kalau di Indonesia lebih ke supply dan demand,” kata dia.

“Banyak orang yang beli harganya makin naik karena kelasnya makin naik,” lanjut dia.

2. Pisahkan pesanan jika pesanan berjumlah banyak

Jika Anda membeli tiket untuk keluarga besar, Anda sebaiknya memisahkan jumlah pesanan.

“Beli untuk enam orang lebih baik di-split. Misalnya, kelas murah sisa tiga tapi karena Anda memesan enam tiket jadi pesanan Anda digeser ke kelas yang lebih mahal, sehingga Anda mendapatkan tiket yang lebih mahal,” ujar Gaery.

3. Pesan tiket Pulang-Pergi

Gaery memberi saran untuk membeli tiket PP (Pulang-Pergi) sekaligus. Pasalnya, maskapai penerbangan banyak memberikan round trip deal yang membuat harga lebih murah.

“Mereka jarang memberikan diskon, tapi deal khusus seperti round trip deal yang langsung mereka berikan, bukan dari kita,” ujar dia.

4. Usahakan untuk tidak memesan tiket untuk penerbangan di akhir pekan

Gaery melihat kecenderungan harga tiket lebih mahal di akhir pekan, sehingga dia menyarankan untuk tidak membeli tiket untuk penerbangan di akhir pekan. (***)

Pria Indonesia Tak Pandai Ngobrol Saat Berkenalan Wanita

Pria Indonesia Ngobrol Tak Pandai Ngobrol saat Berkenalan dengan Wanita [dok net]

Pria Indonesia Ngobrol Tak Pandai Ngobrol saat Berkenalan dengan Wanita [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Peluang untuk berkenalan lebih lanjut dengan wanita yang kita taksir terletak pada kecakapan tutur kata saat berkenalan. Pemilihan kata dan bahasa tubuh yang tepat bisa menarik perhatiannya.

Founder dan CEO Setipe.com Razi Thalib mengatakan, permasalahan terbesar sebagian besar pria Indonesia adalah tidak pandai mengembangkan percakapan saat berkenalan dengan lawan jenisnya. Padahal, wanita Indonesia pada umumnya lebih tertarik pada pria yang enak diajak ngobrol.

“Kebanyakan pria itu memulai percakapan dengan kata-kata pamungkas yaitu salam kenal. Kalau awalnya salam kenal, biasanya hanya akan dibalas salam kenal kembali,” kata Razi kepada Kompas.com.

Razi menyarankan para pria untuk lebih kreatif membuka obrolan saat ingin menaklukkan gebetan. Misalnya dengan terlebih dahulu mengeksplor apa saja kesukaan si wanita. Kita bisa mencari informasinya melalui keluarga atau teman terdekat.

Setelah tahu apa saja kesukaan si dia, selanjutnya tunjukan perhatian dan ketertarikan Anda pada hobi atau favoritnya. Buatlah pertanyaan yang unik dengan harapan jawaban yang diberikan tidak sebatas ya atau tidak.

“Tanya temannya atau apa saja yang berkaitan dengan si dia. Paling tidak kita bisa tahu apa yang dia suka,” tutur Razi.

Jika masih merasa kesulitan untuk memulai percakapan, para pria bisa menggunakan aplikasi Setipe untuk membekali diri sebelum bertemu dengan wanita pujaan hati. Melalui aplikasi ini, setiap calon pasangan akan terlebih dahulu dicocokan kepribadian dan kriterianya.

Peran mak comblang di sini berupa sistem algoritma yang hanya memperkenalkan anggota jika memiliki nilai kecocokan tinggi berdasarkan tes untuk mengenali kepribadian masing-masing calon pasangan.

“Tidak mungkin juga yang pendiam kita pertemukan dengan yang ngomongnya banyak, kita sesuaikan kepribadian dan kriterianya melalui metode algoritma yang kita pakai selama ini,” tutur Razi.

Tak perlu meragukan kualitas dan kuantitas Setipe, karena melalui online dating lokal yang telah diluncurkan pada Oktober 2013 sudah mengumpulkan 800.000 anggota dan berhasil menikahkan lebih dari 200 pasangan di Indonesia. (***)

Selera Istri Jadi Penentu dalam Membeli Mobil Keluarga

Honda HR-V

Selera Istri Jadi Penentu Bagi Suami dalam Membeli Mobil Keluarga

Makassar, KABAROKE — Keputusan kaum pria memilih kendaraan seperti mobil ternyata sedikit banyak dipengaruhi oleh peran perempuan. Setidaknya itulah yang terjadi di Indonesia, di mana suami dianggap seperti tak berdaya apabila dihadapkan dengan kemauan pilihan mobil sesuai selera sang istri.

Menurut Ricky Thio, Sales, Marketing and Public Relation Director PT Eurokars Motor Indonesia, suara perempuan atau istri sejauh ini memang dominan dalam pemilihan mobil pada sebuah keluarga. Baik tipe maupun warna mobil.

“Keputusan perempuan dalam membeli mobil besar, Eurokars memang tidak menyebut begitu, tapi dari survei-survei menyebut demikian, utamanya dalam pemilihan warna,” kata Ricky dalam pameran GIIAS Makassar di Four Points by Sheraton Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu sore, 10 Mei 2017.

Disadari atau tidak, kaum pria biasanya langsung mengamini permintaan istri agar keinginannya memiliki kendaraan terpenuhi. Apalagi mobil lebih banyak digunakan kaum pria untuk bepergian.

“Biasanya istri sampaikan ke suami membeli mobil dilihat dari warna, lalu menghitung jumlah keluarga, dan biasanya dapat bisikan dari teman-temannya, dan suami paling hanya mengangguk,” kata dia.

Hal itu tentu berbeda jika kepemilikan mobil dibebaskan alias tanpa pengaruh suara istri, karena kendaraan yang dipilih pasti disesuaikan dengan karakter, hingga kegandrungannya akan model yang diminati. (Yasir)

Buat Perantau, Ini Tips Hidup Hemat di Jakarta

Kemacetan di Jakarta

Kemacetan di Jakarta

Jakarta, KABAROKE — Jakarta selalu menjadi magnet bagi mereka yang menginginkan kehidupan lebih baik. Penduduk Jakarta jumlahnya sekitar 10,1 juta jiwa pada malam hari. Sedangkan pada siang hari, jumlahnya dapat mencapai 13,5 juta jiwa karena terdapat tambahan dari warga kota sekitar yang bekerja di Jakarta.

Selain menjanjikan lapangan pekerjaan yang berlimpah, Jakarta juga penuh dengan godaan hedonisme. Karena itulah, para perantau tentu harus pandai-pandai mengatur keuangannya, agar hasil keringat tak habis begitu saja.

Apakah Anda termasuk perantau di Jakarta? CekAja.com melansir beberapa cara berikut ini yang dapat membantu Anda berhemat dan tetap bisa menyisihkan penghasilan.

1. Makan

Masak sendiri lebih irit

Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk berhemat adalah memasak sendiri menu makanan sehari-hari. Hanya saja, untuk urusan yang satu ini, Anda harus mencari indekos yang lengkap dengan fasilitas dapur bersama. Jika Anda memilih tinggal di rumah kontrakan, cara ini tentu lebih mudah diterapkan.

Makan dengan menu sederhana

Cara lainnya, untuk konsumsi sehari-hari, belilah makanan yang ramah di kantong jika Anda tidak bisa memasak. Untuk sarapan, Anda cukup mengeluarkan kurang dari Rp10.000, carilah menu seperti nasi uduk, bubur ayam, roti bakar, atau bubur kacang hijau. Untuk makan siang dan malam, tentu saja hindari makan di restoran yang bisa menghabiskan puluhan ribu hingga ratusan ribu sekali makan. Beli saja makanan di warteg, kantin, nasi goreng kaki lima, ketoprak, atau makanan lain yang harganya masih di bawah Rp20.000 per porsi.

Cari kantor yang sediakan makan siang

Cara ini efektif sekali untuk menekan pengeluaran Anda. Untuk mencari tahu tentang ini, bertanyalah saat wawancara kerja. Tanyakan benefit apa yang akan Anda dapatkan jika bekerja di sana. Biasanya, pewawancara akan menjelaskan jika memang kantor tersebut menyediakan makan siang gratis. Saat Anda merasa cocok dengan pekerjaan tersebut dan ternyata terdapat benefit makan siang gratis, ambil saja kesempatan itu.

2. Tempat tinggal

Ingat kebutuhan bukan keinginan

Anda harus pandai memilah mana kebutuhan dan mana keinginan, termasuk dalam memilih tempat tinggal. Yang terpenting, Anda mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan layak. Fasilitas minimal yang harus ada adalah tempat tidur serta lemari. Harga sewa kamar kos dengan fasilitas semacam itu biasanya masih terjangkau. Di Jakarta, Anda bisa mendapatkan kamar seperti itu dengan harga sewa Rp600.000 – Rp800.000 per bulan.

Untuk mendapatkan kamar kos yang murah, memang terbilang tidak mudah. Agar berhasil, Anda bisa meminta rekomendasi teman yang sudah atau pernah tinggal di Jakarta. Maksimalkan internet untuk membantu pencarian Anda.

Cari teman

Anda juga bisa mencari teman yang mau diajak tinggal bersama di indekos atau kontrakan, sehingga apabila biayanya ditanggung bersama akan terasa ringan.

3. Transportasi

Cari tempat tinggal dekat tempat kerja

Saat pindah ke Jakarta, jangan sembarangan memilih tempat tinggal. Tempat tinggal akan sangat berpengaruh pada pengeluaran Anda. Karena itu, upayakan mendapatkan tempat tinggal terdekat dari tempat kerja. Yang terpenting, lokasinya masih bisa terjangkau dengan berjalan kaki. Telusuri setiap gang dengan sabar hingga Anda menemukannya. Anda akan berhemat banyak karena tak perlu mengeluarkan ongkos transportasi untuk kerja.

Bawa sepeda motor dari kampung

Jika tak berhasil mendapatkan tempat tinggal dekat kantor, kirim saja sepeda motor yang biasa Anda pakai sehari-hari di kampung halaman. Tujuannya, agar Anda lebih gampang dan hemat jika ingin berkeliling kota. Atau, jika tidak punya, Anda bisa mencoba kredit motor.

4. Gaya Hidup

Nonton di bioskop di tempat murah

Kebiasaan menonton bioskop seminggu sekali bisa jadi akan menguras kantong Anda. Oleh karena itu, kurangi dan selektiflah dalam memilih film dan bioskopnya. Harga tiket bioskop berbeda-beda, pilihlah tempat yang memasang tarif termurah sehingga Anda bisa berhemat.

Hati-hati ke mall tanpa tujuan jelas

Anda mungkin berniat menyegarkan pikiran lalu memilih untuk jalan-jalan ke mall. Tanpa terasa, sekali kunjungan ke mall bisa menghabiskan minimal Rp50.000 – Rp100.000 hanya untuk jajan atau makan. Belum lagi jika Anda gemar nongkrong di kedai kopi mahal.

Travelling sesuai kemampuan

Anda pasti sesekali ingin pergi ke luar kota setelah sehari-hari penat dengan Jakarta. Coba lirik kondisi finansial Anda baik-baik sebelum memutuskan untuk travelling. Berliburlah sesuai kemampuan, jika belum mampu maka menabunglah terlebih dahulu.

Manfaatkan promo kartu kredit

Jika Anda punya kartu kredit, gunakanlah dengan bijak. Misalnya, manfaatkan promo dan diskon kartu kredit untuk berhemat. Anda bisa mendapat potongan harga jika sesekali ingin makan di restoran, atau mendapatkan diskon di merchant-merchant tertentu.

5. Jangan lupa menabung

Setelah gajian, langsung sisihkan minimal 10% untuk tabungan dan investasi

Begitu menerima gaji, langsung sisihkan untuk tabungan dan investasi, jangan menunggu sisanya. Jangan biarkan hasil keringat Anda menguap begitu saja. Para ahli perencana keuangan menyarankan untuk menyisihkan minimal 10% dari pendapatan untuk tabungan dan investasi.

Siapkan dana darurat

Selain tabungan dan investasi, para ahli perencana keuangan menganjurkan seseorang yang lajang mengumpulkan dana darurat dengan jumlah minimal sebanyak tiga kali pengeluaran bulanan. Sebaiknya, dana darurat sudah terkumpul sebagian atau seluruhnya sebelum memulai investasi. Dana darurat berguna sebagai solusi finansial jika terjadi risiko seperti sakit atau terkena PHK. (***)

Puaskan Hasrat Travelling-mu ke Sulawesi dengan Trigana

KABAROKE — Sebagai traveller addict, kamu pasti sering mendengar maskapai Trigana ini, terlebih jika kamu sering terbang dan bepergian ke bagian timur Indonesia, maskapai yang berdiri sejak tahun 1991 ini telah memiliki sekitar 20 rute ke seluruh nusantara terutama Papua dan Kalimantan. Dengan slogan “We serve you here, there, and everywhere”, Trigana juga melayani penerbangan ke Sulawesi demi memuaskan para penumpangnya.

Dari sekian banyak tujuan destinasi di Indonesia, Sulawesi ternyata menyimpan banyak tempat wisata yang bisa kamu kunjungi, pulau yang berbentuk menyerupai huruf K ini, sangat layak untuk menjadi tempat liburan kamu, tak percaya? Buktikan dengan beberapa destinasi terbaik di Sulawesi ini.

 

Bercengkrama dengan Penyu di Pulau Pasoso

(foto:wikimapia.org)

(foto:wikimapia.org)

Ingin melihat penyu-penyu hijau bertelur? Datanglah di bulan September dan November, Pulau Pasoso juga biasa di sebut Pulau Penyu Hijau, dengan alasan yang simple, karena di pulau ini kamu bisa dengan mudah menemukan banyak penyu hijau, terutama di dua bulan tadi, yang tentu saja saat musim bertelur tiba, pulau ini menjadi pusat para wisatawan untuk berkunjung.

 

Wow, Indonesia Ternyata Punya Kampung Korea di Sulawesi

Kamu pasti pernah mendengar kampung Inggris yang ada di Kediri, nah di Sulawesi ada kampung korea, tapi buat kamu pecinta drama korea jangan berharap ada Lee Min Ho, Won Bin atau Gong Yoo di sini. Karena tempat disebut Kampung Korea bukan berdasarkan pada fisik penduduknya, namun karena lingustiknya.

Penasaran? Untuk sampai di kampong ini, kamu bisa memesan tiket Trigana Air di Traveloka dengan memesan tiket pesawat ke Sulawesi Tenggara, lalu melanjutkan ke Desa Karya Baru, sebuah desa yang terletak 15 kilometer dari Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

(foto:goodnewsfromindonesia.id)

(foto:goodnewsfromindonesia.id)

Disebut Kampung Korea karena ternyata warga di desa Karya Baru ini merupakan etnis Cia-Cia yang dianggap memiliki kesamaan dalam segi bahasa dengan bahasa Korea. Maka, beberapa peneliti dari Korea membuat penelitian di sana. Pada tahun 2009, aksara Hangeul dijadikan system penulisan untuk bahasa Cia-cia dan diajarkan pada siswa SD sampai SMA. Tapi, jangan khawatir saat menyambangi daerah ini, para penduduknya masih menggunakan bahasa Indonesia, kok.

Mulai dari papan jalan, papan sekolah-sekolah, semuanya menggunakan aksara Hangeul, bahkan gurunya pun langsung didatangkan dari Korea, lho.

 

Segarkan Matamu di Danau Poso

(foto:wikipedia.org)

(foto:wikipedia.org)

Danau Poso merupakan salah satu danau terbesar di Indonesia, danau air tawar ini sangat layak kamu kunjungi karena keindahan yang dapat membiusmu. Danau ini merupakan tempat populasi ikan Bung dan ikan langka bernama Sugili. Jika kamu berkunjung ke Poso, danau ini sangat sayang untuk kamu lewatkan.

Seperti danau-danau di beberapa tempat lain, Danau Poso pun memilki mitos tersendiri. Menurut legenda yang berkembang, di waktu-waktu tertentu, di salah satu sudut danau akan terlihat cahaya yang cukup terang, namun bukan berasal dari lampu nelayan yang hendak mencari ikan. Cahaya yang kerap berpindah-pindah ini dipercaya sebagai penunggu danau Poso.

Saat berada di danau ini, para pengunjung diwajibkan untuk menjaga ucapan dan perilaku, cahaya tersebut juga di percaya berasal dari kepala seekor naga yang menjadi penunggu danau Poso. Legenda ini sudah ada sejak jaman dahulu, dan terus diceritakan kepada anak cucu untuk tetap menjaga norma yang ada. Agar tidak melanggar norma –norma yang berlaku.

Nah, setelah memutuskan akan pergi kemana, segera pesan tiket Trigana di Traveloka dengan mengunjungi traveloka.com/trigana-air, siapa tahu sedang ada promo.

1 2 3 8