Berhentilah Bertelepon Dalam Pesawat

Sukriansyah S Latief [dok net]

Sukriansyah S Latief [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Pernahkah Anda merasa risih mendengar deringan telepon genggam di dalam pesawat terbang? Kalau tidak, kayaknya Anda perlu mengukur seberapa besar perhatian Anda pada keselamatan diri dan orang lain. Atau jangan-jangan malah Anda yang sering bertelepon atau ber-SMS ria di dalam pesawat? Kalau ya, kayaknya tulisan ini wajib Anda simak.

Dalam perjalanan dari Jakarta ke Paris melalui Singapura dan Dubai pekan lalu, hampir tak pernah saya mendengar deringan telepon genggam baik itu telepon masuk atau sms ketika pesawat Boeing Emirats take off maupun di saat landing. Hanya sekali saya melihat seorang penumpang menelepon di dalam pesawat di Jakarta saat menunggu terbang ke Singapura.

Hal ini berbeda sekali saat pulang dari Dubai ke Jakarta dengan pesawat yang sama. Mulai dari bandara hingga di dalam pesawat, hampir di setiap sisi bahkan di seat tengah pesawat, penumpang menelepon atau sekadar sms. Dan sebagian besar dari mereka adalah para tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di daerah Emirat Arab. Sambil bercanda, mereka ber-sms-an, bahkan ada yang menelepon keluarganya di Indonesia dengan bahasa Jawa yang kental.

Bagi kita di Indonesia, pemandangan seperti ini bukan hal yang jarang dijumpai. Dalam beberapa kali penerbangan saya ke Jakarta, Surabaya, dan Ambon, penggunaan telepon genggam di dalam pesawat sering sekali saya dapati. Bahkan dalam pesawat dari Pontianak ke Jakarta beberapa bulan lalu, seorang perempuan muda yang duduk di samping teman saya, tidak meng-off-kan telepon genggamnya hingga pesawat terbang.

Dia tetap saja ber-sms setelah men-switch agar tidak berdering, ketika ditegur pramugari untuk tidak menelepon. Teman saya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat perilaku perempuan muda tersebut. Seberapa berbahayakah penggunaan telepon genggam dan electronic portable lainnya di dalam pesawat di saat take off dan landing yang direkomendasikan Radio Technical Communication Aeronautics (RTCA) sejak 16 September 1988 itu?

Simaklah cerita seorang manager salah satu perusahaan industri di Jerman, di mana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya, tiba-tiba mesin turbin berhenti bergerak. Setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunakan telepon genggam di dalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekuensi telepon genggam dengan mesin turbin ini kebetulan sama, maka sinergi ini akan berakibat terganggunya putaran turbin tersebut, malah lebih fatal lagi bisa membuat turbin berhenti berputar.

Belum yakin? Simak pula informasi dari Aviation Safety Reporting System (ASRS). Menurut ASRS, telepon genggam mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibat oleh penggunaan telepon genggam.

Salah satunya adalah pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja take-off dari Bandara Zurich, Swiss. Beberapa saat kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal telepon genggam terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas, tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang final approach untuk landing di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game (The Australian, 23-9-1998). Sebuah kecelakaan yang cukup besar, berdasarkan laporan NASA, yakni jatuhnya pesawat Swissair di Nova Scotia, yang ditengarai disebabkan oleh interferensi elektromagnetis dari sistem multimedia.

Catatan ASRS berikut memperlihatkan kepada kita beberapa bentuk ganguan-gangguan yang terjadi dalam pesawat: Arah terbang melenceng, indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, gangguan sistem navigasi, gangguan frekuensi komunikasi, gangguan indikator bahan bakar, gangguan sistem kemudi otomatis.

Semua gangguan di atas diakibatkan oleh telepon genggam, sedangkan gangguan lainnya seperti gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy.

Dengan melihat daftar gangguan di atas, kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan telepon genggam. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, telepon genggam tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah telepon genggam dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada di bawahnya.

Meski begitu, sebahagian ahli tetap bersikeras bahwa peralatan elektronik yang dipasang pada pesawat terbang kesemuanya telah didesain dengan spesifikasi yang ketat. Semua terbukti keandalannya, termasuk untuk tidak mudah terinterferensi ataupun menginterferensi peralatan elektronik lain.

Contohnyapada pengaturan frekuensi. ADF (Automatic Directional Finder) menggunakan frekuensi 190-1.750 KHz, VHF communication menggunakan frekuensi 275-399 MHz, GPS menggunakan frekuensi 1.575 MHz, sedangkan ILS (Instrument Landing System) menggunakan frekuensi 5.03-5.09 GHz. Demikian juga dengan lokasi peralatan tersebut telah diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi interferensi.

Namun dari pihak yang mendukung mengatakan bahwa berbagai macam dan jenis dari peralatan elektronik portable yang ada sulit untuk dipantau frekuensi utamanya, apalagi harmonisasinya. Hal inilah yang menjadi perhatian dari para ahli keselamatan penerbangan. Sebab kendati kekuatan signal yang dikeluarkan sebagai harmonisasinya ini kecil, bentuk dan bahan struktur pesawat yang biasanya berongga dan terbuat dari alminium dapat berfungsi sebagai resonator dan memperbesar kekuatan signal ini.

Lantas manakah yang kita pilih? Ingin selamat dan dengan tenang sampai tujuan atau ingin berspekulasi tetap menelepon atau sms dengan risiko kematian bersama? Bila di dalam pesawat telah terpampang jelas larangan menggunakan telepon genggam dan pramugari telah mengumumkan sebelum pesawat take off, maka mengapa kita masih mau melanggar aturan dan juga sekaligus etika itu.

Apakah kita tidak malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli pada keselamatan orang lain? Apakah kita tidak risih dipelototi orang lain? Jawabnya tentu ada pada Anda sendiri. ***

Penulis : Sukriansyah S Latief (Wartawan Senior dan Staf Khusus Menteri Pertanian)

SBN Siti Fatimah; Meski Sekolah Sudah Tutup, Alumni Tetap Solid

RIANG. Suasana Reuni Akbar I SBN Siti Fatimah, di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017.

RIANG. Suasana Reuni Akbar I SBN Siti Fatimah, di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017.

KABAROKE — Suasana salah satu rumah pantai di Tanjung Bayang, Minggu pagi, 23 Juli 2017 begitu semarak. Hampir seratusan orang, berkumpul bersama. Tua, muda, hingga anak-anak berbaur bernyanyi dan menikmati beberapa permainan kelompok.

Mereka yang mengenakan seragam ini adalah alumni Sekolah Bidan Negara (SBN) Siti Fatimah, Makassar. Beberapa dari mereka datang beserta sanak  keluarga. Bahkan, tidak sedikit membawa anak cucu.

Mereka terlihat begitu asyik menikmati kebersamaan kembali setelah puluhan tahun terpisah. Maklum, yang berkumpul dalam Reuni Akbar I ini adalah angkatan 1966 hingga 1979. Selain alumni, beberapa pengajar ikut ambil bagian. Ada  Hajjah Sunarti, Hj Waodeh Aliah, dan Hj Norma.

POSE BARENG. Alumni SBN Siti Fatimah pose bersama per angkatan.

POSE BARENG. Alumni SBN Siti Fatimah pose bersama per angkatan.

Beberapa dari mereka mulai terlihat sepuh, tapi semangatnya begitu menggebu-gebu. Tak kalah dengan anggota keluarga alumni yang masih muda. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai Jawa, Kalimantan, sampai Sumatera.

Reuni ini semakin semarak karena dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-70, Bidan Pendidik Pertama SBN Siti Fatimaj, Bidan Hajjah Norma Tajuddin

Penanggung jawab Reuni Akbar I, SBN Siti Fatimah, Magdalena Mandey, di sela-sela kemeriahan itu mengisahkan bagaimana mereka akhirnya bisa berkumpul bersama kembali.

“Ini salah satu sisi manfaat teknologi. Lewat media sosial, kami berhasil terhubung kembali satu sama lain. Lalu menggagas reuni ini. Dan Alhamdulillah terlaksana,” tutur alumni SBN Siti Fatimah angkatan 1975 ini.

Magdalena Mandey

Magdalena Mandey

Yang menarik dari reuni ini, sekolahnya sendiri ternyata sudah tutup. Angkatan terakhir sekolah yang sederajat SMU ini adalah tahun 1979. Tertua adalah 1966. Lokasi sekolah ini ketika itu di Jalan Gunung Merapi. Kini menjadi  Rumah Sakit Bersalin Siti Fatimah.

Tidak banyak alumni yang tahu sebab sekolah pencetak bidan ini akhirnya tutup.

“SBN Siti Fatimah ini salah satu sekolah kebidanan paling awal di Kota Makassar. Bisa disebut pelopor, makanya alumninya tidak sedikit yang menjadi bidan ahli,” tambah perempuan berdarah Manado ini.

Reuni Akbar SBN Siti Fatimah ini menjadi bukti, silaturahmi antaralumni tidak boleh putus meski sekolahnya sendiri sudah tutup. “Sekolahnya boleh saja sudah tutup. Tapi di hati kami, sekolah ini tetap ada dan tidak pernah tutup,” tutup Magdalena. (***)

Tips Hindari Koper Hilang Saat Melancong

Pengambilan Koper di Bandar Udara [dok net]

Pengambilan Koper di Bandar Udara [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Sematang apapun persiapan saat melancong, kadang ada yang melenceng dari rencana. Salah satu mimpi buruk bagi tiap pelancong adalah kehilangan koper.

Memang tidak mungkin mengontrol keberadaan koper begitu sudah masuk area checked luggage, tapi ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan barang bawaan tiba di tujuan.

Koper sering kali hilang saat penerbangan lanjutan (connecting flight). Jika memungkinan, pilih penerbangan langsung untuk mengurangi risiko kehilangan koper. Bila memang harus naik penerbangan lanjutan, pastikan ada cukup waktu untuk bagasi pindah ke pesawat selanjutnya.

Pelancong harus mencamkan bahwa mereka bukan satu-satunya orang yang melakukan kontak dengan kopernya. Ada kemungkinan kesalahan manusia terjadi sehingga koper mereka tidak sampai ke tujuan.

Di konter, pastikan petugas memasang label yang benar di koper. Pasang penanda seperti pita, pin atau tagunik agar bisa langsung mengenali koper dan mengurangi risiko ada orang lain yang tak sengaja mengambil karena mirip dengan kopernya.

Dilansir Travel and Leisure, jangan lupa mencopot semua tag dan stiker dari perjalanan yang sudah lewat agar koper tidak berakhir di tempat yang salah. Bereskan semua tali yang menjuntai (misalnya tali bahu) agar tidak tersangkut di ban berjalan dan membuat tas keluar dari jalur.

Yang pasti, kiat terbaik saat berkemas adalah selalu berasumsi ada kemungkinan koper hilang di jalan. Untuk berjaga-jaga, pelancong sebaiknya tidak mengemas barang-barang sentimental dan tak tergantikan.

Tentunya jika memang hal terburuk terjadi dan barang bawaan Anda hilang, jangan lupa segera melapor ke petugas maskapai. (***)

Kemenpar Dorong Lokakarya Pengembangan Pariwisata di KTI

Objek Wisata Bahari Di Pulau Numfor

Objek Wisata Bahari Di Pulau Numfor

Papua, KABAROKE — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendukung dan berupaya memaksimalkan perkembangan pariwisata di setiap daerah. Tidak terkecuali di Kawasan Timur Indonesia, khususnya Kabupaten Biak, Papua.

Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu memberikan pembekalan dan paparan dalam acara Lokakarya Pengembangan Pariwisata dan Perikanan Berkelanjutan di Gedung Wanita Biak, Papua, 30 Juni kemarin.

Hadir sebagai pembicara utama adalah Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Selain kedua pembicara dari Kemenpar tersebut, hadir juga Kementrian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PRL dan Direktur Investasi Ditjen PRL), Asdep Jasa Kemaritiman Menkomar, Akademisi dan Praktisi dari IPB, UNIPA, LMMA, Usaid dan Ausaid, Pelaku Usaha dari Kab Raja Ampat, Dinas Pariwisata Papua dan para industri serta pelaku usaha di Biak.

Bupati Biak Thomas Alfa Edison mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dan dorongan dari pusat terutama Kemenpar agar daerahnya bisa mengembangkan pariwisata dan menjadi sektor unggulan.

”Lokakarya ini memaparkan konsep, model dan praktek terbaik untuk meningkatkan Pariwisata di Kabupaten Biak Numfor, maka dari itu kami usung acara ini dengan tema menjahit sektor unggulan untuk masa depan, termasuk Pariwisata di Biak,” kata Bupati saat membuka acara tersebut seperti yang dikutip dalam siaran pers Kemenpar.

Dalam paparannya di depan peserta Lokakarya, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman mengatakan, Biak harus siap dengan semua faktor terutama akses, amenitas, dan atraksi.

”Pariwisata itu harus dilakukan secara pararel, bersamaan, selain wisatawan harus ada, destinasi juga harus siap. Maka dari itu, di Biak harus semakin banyak pelaku pariwisata, destinasi itu akan hidup kalau pelaku pariwisata juga ada dan siap,” kata Dadang.

Menurut Dadang, pengembangan destinasi pariwisata itu harus dilakukan secara sistematika yakni dengan analisis situasi strategi, formulasi strategi dan strategi implementasi.

”Seperti yang sering diutarakan bapak Menteri kami bahwa untuk Indonesia, Pariwisata sebagai penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja yang paling mudah dan murah. Kami juga yakin ini akan berkembang di Biak,” ujar pria asli Jawa Barat itu.

Dadang juga mengimbau, kepada masyarakat dan seluruh elemen terkait Pariwisata di Biak harus sadar wisata. Terutama kewajiban masyarakat dan para pelaku wisata di daerah untuk menjaga kenyamanan para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

”Yang pertama dilihat adalah keamanan, baru dia akan datang. Selain itu tentunya, kita harus menjaga berbagai fasilitas. Karena wisatawan itu 60 persen ke Indonesia karena culture atau ingin merasakan atmosfer budaya lokal. Sisanya, 35 persen faktor alam atau nature, dan 5 persen man made, atau wisata yang di-create orang atau wisata buatan, seperti sport event, MICE, show music dan lainnya.”

“Dan Biak sudah punya dan bisa terus digenjot, ayo, Pariwisata itu bukan kerja sendirian, namun kerja untuk bersama. Jika kita kompak, semua target dan sasaran pasti terealisasi. Biak juga sudah harus bisa membuka dan menyasar target, karena target sangat penting untuk mengukur kesuksesan,” kata Dadang menambahkan.

Hal senada diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti. Dalam paparannya, ia menyampaikan arah dan kebijakan pemasaran pariwisata nusantara. Kata Esthy, pariwisata Indonesia memiliki banyak keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang pertama adalah pariwisata merupakan penghasil devisa terbesar.

”Dan dampak pariwisata adalah devisa yang masuk langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Esthy.

Selain itu, pariwisata juga terbaik di regional, country branding Wonderful Indonesia yang promosinya semakin mendunia, Indonesia Incoporated, Indonesia Sebagai Tourism Hub Country, alokasi Sumber Daya. ”Dan kita semua harus bersatu untuk target 20 juta Wisman di tahun 2019, dan pergerakan wisatawan nusantara 275 juta,” kata dia.

Esthy membeberkan poin-poin penting seputar aktivitas marketing dan optimisme melalui serentetan program yang telah, sedang dan akan dilakukan selama 2017.

“Kemenpar untuk mencapai target stategi pemasaran dan promosi pariwisata terus digencarkan. Untuk marketing strategy menggunakan pendekatan DOT (Destination, Original, dan Time) , promotion strategy dengan BAS (Branding, Advertising, dan Selling), media strategi dengan pendekatan POSE terutama pada pasar utama,” tuturnya.

Ia menjelaskan, strategi pemasaran dengan pendekatan DOT itu akan difokuskan  pada 10 Bali Baru yang 3A-nya sudah siap, Akses, Amenitas, Akses. Diantaranya Great Jakarta; Great Bali; Great Kepri; Joglosemar  (Yogyakarta,Solo, dan Semarang);  Bunaken-Wakatobi Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi. (Yasir)

Tujuh Tips Lancar Jalani Ibadah Puasa

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan secara lancar tak hanya sebatas niat tetapi harus dibarengi usaha.

Ahli gizi klinis dari salah satu rumah sakit di Dubai, Sakina Mustansir, memberikan beberapa tips merencanakan aktivitas selama bulan suci Ramadan, agar kita lebih fokus dan disiplin menjalankan puasa.

1. Siapkan makanan Anda

Konsumsi lah makanan kaya protein seperti daging, kacang polong, telur, dan produk susu dalam setiap menu Ramadan untuk menuntaskan rasa lapar Anda.

Makanan kaya protein bukan hanya penting untuk sel tubuh Anda, tetapi juga meningkatkan tingkat kenyang Anda.

Selain itu, coba lah untuk mengonsumsi lima porsi atau lebih buah dan sayuran untuk membantu tubuh tetap terhidrasi. Beberapa buah dan sayuran yang sangat dianjurkan meliputi semangka, apel, tomat, mentimun dan selada.

2. Rencanakan diet sehat dan seimbang
Caranya, dengan membelah piring Anda, menjadi tiga bagian – seperempat piring diisi dengan karbohidrat kompleks; seperempat lagi dengan alternatif semisal daging tanpa lemak atau daging. Lalu setengah piring lagi dengan sayuran dan buah.

3. Latihan fisik
Berolahraga setidaknya satu jam sebelum berbuka puasa sehingga Anda bisa segera merehidrasi tubuh Anda.

4. Periksa urine
Saat buang air kecil, periksa warna urine Anda agar tahu apakah tubuh terhidrasi atau tidak. Semakin gelap warna urine menunjukkan tubuh kekurangan asupan cairan.

5. Hindari kafein

Menjauhkan diri dari minuman berkafein seperti teh dan kopi, merupakan salah satu langkah tepat. Minuman berkafein bisa memicu Anda dehidrasi.

6. Vitamin B saat sahur
Saat sahur konsumsilah vitamin B kompleks seperti neurobion untuk menjaga tubuh Anda berenergi saat puasa.

7. Hentikan kebiasaan buruk seperti merokok
Ini kesempatan baik untuk berhenti merokok dan mempertahankan gaya hidup yang baik, bahkan setelah bulan Ramadan. Demikian seperti dilansir Khaleej Times. (***)

Kiat Berburu Tiket Pesawat Murah Jelang Ramadan

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Menjelang mudik lebaran, Co-founder & Chief Communication Officer Tiket.com, Gaery Undarsa, mengatakan bahwa tiket kereta api tidak banyak tersisa, namun tiket pesawat umumnya masih tersedia hingga hari H.

Sayangnya, harga tiket pesawat cenderung lebih mahal mendekati hari H. Untuk mengakali hal itu, Gaery memiliki tips untuk mencari tiket pesawat dengan harga lebih murah jelang mudik.

1. Usahakan beli jauh hari

Salah satu tips agar mendapat tiket pesawat murah menurut Gaery adalah membeli tiket jauh hari.

“Belinya makin jauh karena kalau pesawat ada sistem kelas. Bangkunya sama bangku ekonomi, tapi kelasnya ada banyak, caranya pakai kuota, kelas yang paling murah jumlahnya tidak terlalu banyak,” ujar Gaery.

“Kalau kelas yang paling bawah habis, kelasnya dinaikkan dan harganya juga naik. Begitu sudah habis naik lagi. Bisa dibilang, justru makin mendekati, harga makin naik,” sambung dia.

Menurut Gaery, membeli tiket saat tengah malam atau dini hari tidak mempengaruhi harga. Pasalnya, airline di Indonesia menjual tiketnya berdasarkan jumlah permintaan.

“Kalau di Indonesia masih belum, kalau di luar negeri iya, waktu dan lain-lain berpengaruh. Kalau di Indonesia lebih ke supply dan demand,” kata dia.

“Banyak orang yang beli harganya makin naik karena kelasnya makin naik,” lanjut dia.

2. Pisahkan pesanan jika pesanan berjumlah banyak

Jika Anda membeli tiket untuk keluarga besar, Anda sebaiknya memisahkan jumlah pesanan.

“Beli untuk enam orang lebih baik di-split. Misalnya, kelas murah sisa tiga tapi karena Anda memesan enam tiket jadi pesanan Anda digeser ke kelas yang lebih mahal, sehingga Anda mendapatkan tiket yang lebih mahal,” ujar Gaery.

3. Pesan tiket Pulang-Pergi

Gaery memberi saran untuk membeli tiket PP (Pulang-Pergi) sekaligus. Pasalnya, maskapai penerbangan banyak memberikan round trip deal yang membuat harga lebih murah.

“Mereka jarang memberikan diskon, tapi deal khusus seperti round trip deal yang langsung mereka berikan, bukan dari kita,” ujar dia.

4. Usahakan untuk tidak memesan tiket untuk penerbangan di akhir pekan

Gaery melihat kecenderungan harga tiket lebih mahal di akhir pekan, sehingga dia menyarankan untuk tidak membeli tiket untuk penerbangan di akhir pekan. (***)

Daftar Makanan yang Dianjurkan Saat Sahur dan Buka Puasa

Ragam Makanan untuk Sahur dan Buka Puasa [dok net]

Ragam Makanan untuk Sahur dan Buka Puasa [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Selama menjalankan ibadah puasa, sangat penting untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar memberikan energi maksimal bagi tubuh.

“Bagus bila mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik. Sahur dan buka harus seimbang, seperti makan sayur, sereal, daging, produk susu dan buah,” kata ahli diet klinis Rumah Sakit Burjeel Abu Dhabi, Rahma Ali, seperti dikutip dari laman Khaleej Times.

Untuk sahur, ujarnya, konsumsilah makanan yang membuat Anda terhidrasi dan memberikan cukup energi. Berikut anjurannya:

Makanan kaya protein
Telur tinggi protein dan sangat bergizi. Telur membantu tetap kenyang dan dapat dikreasikan menjadi berbagai makanan.

Makanan kaya serat
Makanan seperti oat, membantu mengubah serat yang larut dalam air menjadi gel di perut sehingga memperlambat pencernaan. Makanan seperti itu juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah sehingga tubuh tetap berenergi selama berpuasa.

Kalsium dan vitamin
Smoothie yoghurt atau susu vanila membatu perut kenyang dan tubuh terhidrasi sepanjang hari.

Sementara, untuk berbuka puasa ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung sodium dan potasium, yang hilang saat berpuasa.

Buah
Kurma adalah salah satu pilihan terbaik untuk berbuka karena membantu tubuh terhidrasi cepat sekaligus eneergi untuk merasa segar setelah berpuasa.

Air
Minum sebanyak mungkin air putih atau jus buah antara berbuka dan sebelum tidur untuk menghindari dehidrasi.

Kacang
Kacang almon, misalnya, yang mengandung lemak baik yang dibutuhkan tubuh saat berpuasa. Selain itu, kacang menjaga perut kenyang tanpa keinginan untuk makan berlebihan.

Sayur
Timun, selada dan sayuran berserat tinggi lainnya bagus untuk tubuh saat berbuka. Tidak hanya menghilangkan haus, tapi juga baik untuk menjaga kesehatan kulit dan menghindari sembelit. (***)

Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Bahayanya…

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Kantuk yang melanda saat sahur membuat sebagian orang memilih langsung tidur lagi setelah mengisi perut untuk berpuasa, padahal kebiasaan itu berdampak buruk kepada saluran pencernaan.

“Ada sebagian orang muslim yang langsung tidur setelah sahur. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan yang pada akhirnya bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna atas mereka,” kata konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari FKUI/RSCM Dr. dr. Ari Fahrial Syam dalam siaran pers.

Selama berpuasa, orang sering menghadapi masalah asam lambung. Meski bukan merupakan penyakit mematikan, tetapi penyakit ini dapat menimbulkan banyak komplikasi.

GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah penyakit pencernaan yang paling umum terjadi di dunia yang diderita lebih dari 10-20 persen populasi orang dewasa.

Gejala khas GERD adalah rasa panas di dada seperti terbakar dan ada sesuatu yang balik arah seperti ada yang mengganjal atau disebut juga heartburn.

Heartburn yang berhubungan dengan GERD biasanya dialami setelah makan. Ada juga gejala lainnya, termasuk suara serak, radang tenggorokan, batuk kering kronis, terutama pada malam hari.

Menurut Ari, penanganan penderita GERD pada prinsipnya adalah menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi. Hal ini dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup, atau bila perlu melalui intervensi medis.

Pasien GERD disarankan untuk tidak mengonsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat dan lebih baik meningkatkan konsumsi buah dan sayuran.

Mereka juga disarankan untuk tidak mengonsumsi daging dan jeroan pada saat yang bersamaan, dan tidak makan makanan yang terlalu pedas atau asam.

Pasien juga harus menghindari tidur dua jam setelah makan karena bisa menyebabkan refluks asam lambung.

Selain itu, kurangi kopi, alkohol dan soda yang akan memperburuk kondisi. Penting juga menghindari stres dan mengendalikan berat badan hingga mencapai indeks massa tubuh ideal (IMT). (***)

Pria Indonesia Tak Pandai Ngobrol Saat Berkenalan Wanita

Pria Indonesia Ngobrol Tak Pandai Ngobrol saat Berkenalan dengan Wanita [dok net]

Pria Indonesia Ngobrol Tak Pandai Ngobrol saat Berkenalan dengan Wanita [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Peluang untuk berkenalan lebih lanjut dengan wanita yang kita taksir terletak pada kecakapan tutur kata saat berkenalan. Pemilihan kata dan bahasa tubuh yang tepat bisa menarik perhatiannya.

Founder dan CEO Setipe.com Razi Thalib mengatakan, permasalahan terbesar sebagian besar pria Indonesia adalah tidak pandai mengembangkan percakapan saat berkenalan dengan lawan jenisnya. Padahal, wanita Indonesia pada umumnya lebih tertarik pada pria yang enak diajak ngobrol.

“Kebanyakan pria itu memulai percakapan dengan kata-kata pamungkas yaitu salam kenal. Kalau awalnya salam kenal, biasanya hanya akan dibalas salam kenal kembali,” kata Razi kepada Kompas.com.

Razi menyarankan para pria untuk lebih kreatif membuka obrolan saat ingin menaklukkan gebetan. Misalnya dengan terlebih dahulu mengeksplor apa saja kesukaan si wanita. Kita bisa mencari informasinya melalui keluarga atau teman terdekat.

Setelah tahu apa saja kesukaan si dia, selanjutnya tunjukan perhatian dan ketertarikan Anda pada hobi atau favoritnya. Buatlah pertanyaan yang unik dengan harapan jawaban yang diberikan tidak sebatas ya atau tidak.

“Tanya temannya atau apa saja yang berkaitan dengan si dia. Paling tidak kita bisa tahu apa yang dia suka,” tutur Razi.

Jika masih merasa kesulitan untuk memulai percakapan, para pria bisa menggunakan aplikasi Setipe untuk membekali diri sebelum bertemu dengan wanita pujaan hati. Melalui aplikasi ini, setiap calon pasangan akan terlebih dahulu dicocokan kepribadian dan kriterianya.

Peran mak comblang di sini berupa sistem algoritma yang hanya memperkenalkan anggota jika memiliki nilai kecocokan tinggi berdasarkan tes untuk mengenali kepribadian masing-masing calon pasangan.

“Tidak mungkin juga yang pendiam kita pertemukan dengan yang ngomongnya banyak, kita sesuaikan kepribadian dan kriterianya melalui metode algoritma yang kita pakai selama ini,” tutur Razi.

Tak perlu meragukan kualitas dan kuantitas Setipe, karena melalui online dating lokal yang telah diluncurkan pada Oktober 2013 sudah mengumpulkan 800.000 anggota dan berhasil menikahkan lebih dari 200 pasangan di Indonesia. (***)

Virus Ransomware Hantui Pelaksanaan SBMPTN

ransomware-expert-tips-featuredJakarta, KABAROKE — Beberapa hari belakangan dunia dihebohkan dengan serangan ransomware Wannacrypt. Kepanikan pun terjadi, termasuk pada sistem seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Pihak panitia SBMPTN mengaku khawatir dengan serangan masif yang dilakukan oleh ransomware tersebut. Pasalnya, sistem jaringan yang digunakan adalah milik pemerintah. SBMPTN diselenggarakan oleh pemerintah dan ransomware WannaCrypt diisukan menargetkan sistem jaringan komputer situs pemerintah pula.

Namun Panitia Pusat Humas SNMPTN-SBMPTN 2017, Tunjung W Sutirta, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut. Peserta SBMPTN diimbau untuk tetap tenang dan fokus pada pelaksanaan ujian.

“Sehubungan dengan pemberitaan adanya serangan virus Ransomware WannaCry, saya mengimbau kepada peserta SBMPTN khususnya peserta Computer Based Test (CBT) agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir. telah melakukan langkah-langkah  khusus untuk antisipasi serangan virus siber tersebut,” ujar Tunjung, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 15 Mei 2017.

Tunjung menyatakan, tim Teknis CBT sudah menyusun petunjuk teknis untuk para koordinator test CBT di setiap panitia lokal (panlok), jika sewaktu-waktu terjadi gangguan atau serangan siber. Antisipasi ini agar pelaksanaan ujian CBT tidak terganggu oleh serangan ransomware tersebut.

Dari hasil rekapitulasi Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2017, total peserta ujian SBMPTN 2017 berjumlah 797.023 peserta. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang pada 2016 berjumlah 721.326 pendaftar. Daya tampung peserta juga bertambah, dari 126.804 kursi pada 2016 menjadi 128.085 kursi pada 2017.

Dari 797.023 peserta SBMPTN 217, sebanyak 776.163 siswa akan mengikuti ujian Paper Based Test (PBT). Adapun, peserta yang mengikuti ujian Computer Based Test (CBT) sebanyak 20.860 siswa. (Yasir)

1 2 3 4 5 56