Banjir di Thailand Tewaskan 15 Orang

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Sebanyak 15 orang tewas dan satu juta orang terkena dampak banjir di wilayah selatan Thailand, menurut keterangan otoritas setempat, Selasa (5/12).

Hujan yang turun saat musim hujan akhir bulan lalu merendam delapan provinsi di Thailand, berdampak pada ratusan ribu rumah tangga, menurut Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Bencana

Menurut pejabat di pusat informasi dinas tersebut kepada AFP, 15 orang tenggelam. Kurang dari sepekan yang lalu, korban berjumlah lima orang.

Sekitar satu juta penduduk terkena dampak banjir, ada yang rumahnya tergenang atau rusak, tidak dapat melakukan pekerjaan seperti bertani, atau kesulitan transportasi karena jalan terendam banjir.

Daerah yang diterjang banjir meliputi provinsi berpenduduk mayoritas muslim yang sudah lama diliputi kekerasan antara pemerintah dan pemberontak yang menginginkan otonomi lebih besar.

Direktur jenderal Badan Meteorologi, Wanchai Sakudomchai, mengatakan bahwa hujan diperkirakan akan berakhir pada pertengahan Desember.

“Tapi sebelum itu, hujan lebat diperkirakan akan terjadi mulai 6-8 Desember,” kata dia.

Setiap tahun Thailand mengalami musim banjir, seperti Juli dan Agustus lalu 20 orang tewas saat banjir di wilayah timur laut negara tersebut. (***)

Badai di Srilangka Renggut Tujuh Nyawa

Hujan Badai

Hujan Badai

Kolombo, KABAROKE — Pemerintah Sri Lanka pada Kamis (30/11) mengerahkan tentara untuk membantu daerah-daerah yang dilanda badai dahsyat yang merenggut tujuh korban jiwa dan menyebabkan lima orang lainnya hilang, kata pihak berwenang.

Angin kencang dan hujan deras melanda sebagian besar pulau itu pada Rabu malam, mengakibatkan pohon-pohon tumpang dan bangunan rusak.

Lebih dari 20.000 orang mengalami dampak badai tersebut, ungkap juru bicara pusat penanggulangan bencana Pradeep Kodippily, yang mengungkap jumlah korban tewas.

Dua dari mereka yang hilang berada di kapal nelayan yang tenggelam di lepas pantai selatan.

Presiden Maithripala Sirisena, yang saat ini sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan, memerintahkan tentara untuk memberikan bantuan di daerah-daerah yang terkena dampak bencana.

Juru bicara militer Brigadir Roshan Seneviratne mengatakan 2.000 tentara telah dikerahkan.

Sekolah ditutup pada Kamis di provinsi selatan dan tengah dan beberapa penerbangan ke bandara utama Kolombo dialihkan ke bandara Mattala di selatan.

Pemadaman listrik terjadi di banyak distrik selama beberapa jam setelah badai, demikian seperti diwartakan AFP. (***)

Ratusan WNI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Pemerintah Kerajaan Malaysia memulangkan lagi 308 warga negara Indonesia (WNI) bermasalah yang bekerja di Negeri Sabah melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pemulangan ratusan WNI bermasalah ini setelah menjalani hukuman di Pusat Tahanan Sementara (PTS) sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya selama berada di negeri jiran tersebut.

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution di Nunukan, Jumat, membenarkan ratusan WNI dipulangkan pada Kamis (23/11) sekitar pukul 18.00 wita dari dua wilayah kerja konsulat RI yakni Kota Kinabalu dan Tawau.

Khusus pemulangan dari wilayah kerja Konsulat Jenderal RI di Kota Kinabalu berjumlah 267 orang masing-masing berasal dari PTS Kemanis Papar, PTS Sibuga Sandakan dan PTS Manggatal Kota Kinabalu.

Dari 267 WNI yang dipulangkan dari KJRI Kota Kinabalu terdiri 177 laki-laki, 65 perempuan, 14 anak laki-laki dan 11 anak perempuan tiba dengan menggunakan kapal angkutan resmi dari Tawau Negeri Sabah.

Kemudian pemulangan dari Konsulat RI Tawau berdasarkan Surat Imigrasi Tawau Nomor: IM.101/S.TWU/E/US/1130-6/2017 perihal pemulangan 41 WNI dari PTS Air Panas Tawau.

Nasution menyebutkan, dari total WNI bermasalah yang dipulangkan bersamaan dari dua wilayah kerja Konsulat RI tersebut masing-masing 180 laki-laki, 95 perempuan, 17 anak perempuan dan 16 anak laki-laki.

Ratusan WNI bermasalah ini dijemput oleh petugas dari kepolisian, imigrasi, kesehatan pelabuhan dan BP3TKI di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, diarahkan ke aula terminal pelabuhan untuk didata sebelum diserahkan kepada BP3TKI setempat untuk ditampung sementara waktu. (****)

Gaung Smart City ala Makassar Sampai ke Spanyol

Makassar Smart City

Makassar Smart City

Makassar, KABAROKE — Komisi Eropa memilih Makassar dan Semarang untuk memaparkan presentasi mengenai kerja sama internasional dan potensi investasi smart city di Indonesia. Presentasi itu digelar di Kota Malaga yang merupakan kota pelabuhan terbesar di Spanyol, Selasa, (21/11/2017).

Presentasi dilakukan di hadapan World Cities Organization and European Commision Partner yang terdiri dari beberapa Government Agency yang ada di Eropa.

Kepala Sub Bagian Kerja sama Antar Daerah/Lembaga Setda Pemkot Makassar, Najiran Syamsuddin, memaparkan perkembangan Kota Makassar serta kemajuan smart city project di Kota Daeng. Dalam pemaparannya, ia mengatakan Makassar sebagai kota yang menjadi pilot project untuk beberapa smart city program dan inovation di Indonesia.

“Kami paparkan kemajuan Kota Makassar saat ini, termasuk beberapa program inovasi,” kata Najiran, dalam siaran persnya.

Tidak hanya kemajuan Kota Makassar, Najiran juga menjabarkan potensi kerjasama internasional di Makassar sebagai kota yang menjadi hub Indonesia. Beberapa program inovasi itu yakni Homa Care, Lorong Sehat (LongSet), War Room dan Pedestrian Bintang 5.

“Tentunya semua itu sangat dipengaruhi oleh public engagement di masyarakat yang merasakan secara langsung manfaat dari program-program unggulan yang dicanangkan Wali Kota Makassar (Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto,” ucap Najiran.

Rencananya Komisi Eropa akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Bappenas dan Kementerian Luar Negeri untuk mewujudkan kerjasama internasional antara beberapa Government Agency di Eropa dengan Kota Makassar.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi dunia internasional kepada kota di dunia yang dianggap telah berhasil menciptakan perubahan yang besar dan telah banyak mempengaruhi perkembangan masyarakat. Makassar menjadi salah satu daerah yang dianggap berhasil menerapkan program smart city. (***)

Indonesia Jajaki Kerjasama dengan Korsel Soal Baterai Mobil Listrik

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan

Makassar, KABAROKE — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku ingin menggandeng Korea Selatan untuk memproduksi baterai lithium mobil listrik.

Luhut ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Kamis (23/11/2017), mengatakan hal itu dibahas dalam pertemuannya dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Taiyoung Cho.

“Dengan Korea tadi kami bicara mengenai baterai lithium untuk mobil listrik. Karena mereka ‘leading’ (terdepan) soal baterai,” katanya.

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan pemerintah Indonesia ingin menggalang kerja sama dengan negeri ginseng yang punya kemampuan memproduksi baterai lithium.

Menurut dia, Indonesia memiliki pasokan material baterai lithium yang melimpah tetapi hingga saat ini masih melakukan impor produk tersebut.

“Kita mau buat kerja sama karena di Indonesia material banyak, kenapa mesti impor,” katanya.

Luhut mengatakan dengan kerja sama tersebut, nantinya anak-anak muda Indonesia dari kampus-kampus teknologi akan diajak terlibat dalam penelitian mengenai produksi baterai lithium.

“Nanti mereka kita kaitkan untuk penelitian di Korea, atau mereka datang ke sini,” katanya.

Hal lain yang dibahas dengan Dubes Cho, lanjut Luhut, adalah transfer teknologi di bidang perkeretaapian dengan negeri ginseng.

Korea akan menjadi penyedia “rolling stock” atau rangkaian kereta untuk Light Rail Transit (LRT) Jakarta fase pertama melalui Hyundai Rotem, bagian dari Hyundai Motor Grup. Untuk fase kedua, Korea juga telah sepakat untuk menginvestasikan 500 juta dolar AS untuk pembangunan proyek transportasi pendukung Asian Games 2018.

Luhut berharap dari mana pun keretanya nanti, harus ada transfer teknologi dalam pengadaannya.

“Kita mau kualitas bagus dengan harga yang bagus. Nanti saya panggil, kita lihat biaya kita bisa kita kurangi lagi yang tidak perlu,” katanya. (***)

Wow! Pria Ini Lamar Kekasih dengan 25 iPhone X

25 iPhone X Didekorasi Chen Ming Bersama Cincin dan Hamparan Bunga Mawar untuk Melamar Pujaan Hatinya [dok net]

25 iPhone X Didekorasi Chen Ming Bersama Cincin dan Hamparan Bunga Mawar untuk Melamar Pujaan Hatinya [dok net]

Beijing, KABAROKE — Dengan banderol harga mendekati kisaran Rp 20 juta per unit, kebanyakan konsumen gadget mungkin akan berpikir dua kali sebelum membeli iPhone X.

Namun tidak demikian halnya dengan Chen Ming, pria asal Shenzen, China ini membeli bukan satu, bukan dua, tetapi 25 unit iPhone X sekaligus. Ke-25 iPhone X itu ia gunakan untuk melamar kekasihnya.

Ming, seorang developer video game yang kasmaran, memesan 25 unit iPhone X di China. Kemudian, pada 3 November, saat perangkat itu resmi dirilis di Negeri Panda, Ming bergegas membawanya ke hadapan sang pacar.

Puluhan iPhone bernilai total 210.000 yuan atau lebih dari Rp 428 juta tersebut disusun berkeliling menjadi bentuk hati, di atas hamparan kelopak bunga mawar berwarna merah merona. Di tengah-tengahnya, diletakkan sebuah kotak berisi cincin pertunangan

Melihat pemandangan demikian, keruan saja hati sang kekasih langsung meleleh dan menerima lamaran Ming untuk menikahinya.

Ming memilih perangkat iPhone X lantaran dia dan sang pacar sama-sama doyan main game di ponsel.

Spesifikasi iPhone X yang tinggi dianggap bisa menjalankan game dengan mulus, jadi pilihan yang cocok untuk hadiah lamaran. Jumlahnya disesuaikan dengan umur sang pacar yang berusia 25 tahun.

Selesai lamaran, tak semua iPhone X tadi disimpan sendiri oleh Ming atau pacarnya, tapi turut dibagi-bagikan ke kawan-kawan yang berandil melancarkan acara, sebagai hadiah dan tanda apresiasi.

Ming termasuk beruntung, karena lamarannnya diterima sang pujaan hati. Pada 2014 lalu, pernah ada seorang pria melakukan hal serupa dengan iPhone 6 senilai ratusan juta rupiah, tapi terpaksa patah hati karena lamarannya ditolak. (***)

Wow! Skandal Korupsi Pejabat Saudi Tembus Rp1.350 Triliun

ilustrasi korupsi

ilustrasi korupsi

Riyadh, KABAROKE — Praktik korupsi oleh bangsawan dan pejabat Arab Saudi telah mencapai setidaknya 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.350 triliun (kurs Rp 13.500 per dolar AS, red) selama beberapa dekade, kata Jaksa Agung Arab Saudi, Sheikh Saud Al Mojeb.

Dia juga mengatakan bahwa 208 individu telah diinterogasi sebagai bagian dari penyelidikan ekstensif. Tujuh di antaranya telah dilepas tanpa denda.

“Berdasarkan penyelidikan kami selama tiga tahun terakhir, kami memperkirakan bahwa setidaknya 100 miliar dolar AS telah disalahgunakan melalui korupsi dan penggelapan sistematis selama beberapa dekade,” kata pejabat tertinggi kerajaan tersebut, dilansir dari CNN, kemarin.

“Bukti untuk melakukan ini sangat kuat, dan menegaskan kecurigaan asli yang menyebabkan pihak berwenang Arab Saudi memulai penyelidikan sejak awal,”

Pihak berwenang Saudi menangkap puluhan bangsawan, pengusaha dan pejabat pemerintah pada hari Sabtu lalu dalam sebuah langkah anti-korupsi. Mereka yang ditangkap termasuk pengusaha miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, mantan kepala istana kerajaan Khaled Al-Tuwaijri dan bos media Saudi, Waleed Al-Ibrahim.

Bank sentral Saudi telah membekukan rekening pribadi orang-orang yang diinvestigasi. Dan pihak berwenang di Uni Emirat Arab dilaporkan telah meminta bank di sana untuk mendapatkan informasi tentang aset yang dimiliki oleh 19 bangsawan dan pejabat Saudi.

Pemerintah Saudi diperkirakan tengah bersiap untuk penyelidikan panjang. Beberapa yang ditangkap dilaporkan ditahan di Ritz Carlton bintang 5 di Riyadh, yang tidak diperkenankan untuk tamu lain sejak akhir pekan. Sekarang tampaknya hotel itu telah ‘sepenuhnya dipesan’ sampai 1 Februari 2018.

Marriott (MAR), yang memiliki hotel tersebut, menolak berkomentar mengenai situasi di Ritz dengan mengutip ‘privasi tamu’. “Kami tidak membahas para tamu atau kelompok dengan siapa kami berbisnis atau yang mungkin menjadi tamu hotel,” kata seorang juru bicara.

Penangkapan tersebut menyusul pembentukan komite anti-korupsi baru yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Komite ini memiliki kekuatan untuk menyelidiki, menangkap, mengeluarkan larangan perjalanan dan membekukan aset-aset yang ditemukannya korup. (***)

Buru Keindahan Sunset di Myanmar, Turis Amerika Malah Meregang Nyawa

Ilustrasi

Ilustrasi

Bagan, KABAROKE — Seorang turis Amerika berusia 20 tahun tewas saat mencoba menyaksikan matahari terbenam dari pagoda setinggi 61 meter di Kota Bagan, Myanmar, menurut keterangan pemerintah, Rabu (8/11).

Pelancong itu, yang diidentifikasi sebagai Kassandra Braun, “secara tidak sengaja jatuh dari pagoda Bagan… saat menyaksikan matahari terbenam pada 7 November pukul 16.30,” kata Kementerian Dalam Negeri.

Dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit di Mandalay, menurut pernyataan tersebut.

Myanmar berusaha mencegah wisatawan memanjat kuil-kuil di Bagan untuk melihat matahari terbenam di kawasan luasnya yang terdiri dari lebih dari 2.000 monumen Buddha.

Pada 2016, pihak berwenang mencoba membatasi ritual harian ke lima kuil utama, dengan alasan perlunya melestarikan kuil dan melindungi keselamatan wisatawan.

Namun, para pelancong terus memanjat banyak kuil Bagan yang lebih kecil, termasuk pagoda Wuttanathaw setinggi 61 meter, tempat Braun jatuh.

Bagan adalah salah satu situs religius Myanmar yang paling dihormati dan menjadi daya tarik bagi industri pariwisata yang sedang berkembang, demikian AFP. (***)

Gubernur Sulsel Wakili Indonesia di Konferensi OECD

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Makassar, KABAROKE — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia mengajak Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, ke Paris, Perancis. Gubernur Sulsel dua periode tersebut diundang sebagai delegasi Indonesia pada konferensi Inovation in Goverment The New Normal.

Event internasional itu diselenggarakan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) yang akan berlangsung 20-21 November 2017 di kantor pusat OECD di Paris, Perancis. Gubernur Syahrul diminta untuk memaparkan Sistem Informasi Lingkungan Hidup Online (SIMAS-LH Online) sebagai inovasi pelayanan publik Pemprov Sulsel.

Program SIMAS-LH Online diketahui diikutkan oleh KemenPAN-RB dalam kompetisi internasional sistem pelayanan publik yang dilaksanakan oleh OECD dan dinyatakan masuk jajaran tiga besar.

Gubernur Syahrul mengungkapkan undangan dari KemenPAN-RB dan masuknya program inovasi dari Sulsel merupakan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah. “Ini penghargaan atas akselerasi Sulsel. Ini merupakan hasil dari apa yang dilakukan oleh pemerintah, kalau penata kelolaanya baik, ya hasilnya pasti baik,” ucap dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulsel, Andi Hasbi Muhammad Nur, menambahkan SIMAS-LH Online akan dipresentasekan oleh orang nomor satu Sulsel pada hari kedua konferensi OECD. “Bapak Gubernur Sulsel diagendakan mempresentasekan program inovasi kita dalam konferensi pada hari kedua,” ucap Hasbi.

Dalam konferensi OECD juga akan dibahas seputar transportasi pemerintahan dan metode inovasi untuk kemajuan bangsa/negara. Dari Indonesia hanya ada dua gubernur yang diundang. Selain Gubernur Sulsel, juga akan hadir Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika dan beberapa menteri. (***)

Butuh 217 Tahun untuk Wanita Samai Penghasilan Pria

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Para wanita harus menunggu 217 tahun sampai akhirnya bisa memperoleh penghasilan yang sama dengan laki-laki, sekaligus menduduki posisi yang sama di tempat kerja.

Laporan dari Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyebutkan bahwa pencapaian dan gaji perempuan di tempat kerja hanya lebih dari setengahnya pria atau 58 persen.

“Kesetaraan gender mencakup moral dan ekonomi. Beberapa negara memahami hal ini dan mengambil tindakan untuk mengatasi kesenjangan gender di negara mereka,” ungkap para peneliti studi.

Tahun lalu, WEF mencatat bahwa perempuan akan mencapai kesetaraan di bidang ekonomi dalam 170 tahun, semakin jauh dari prediksi di tahun 2015 yakni 118 tahun.

Tidak ada negara yang menutup celah gaji, kata pihak WEF yang menggunakan data dari institusi seperti Organisasi Perburuhan Internasional, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Badan Kesehatan Dunia.

Secara keseluruhan, Yaman, Pakistan, Suriah, Chad dan Iran berada paling rendah dari 144 negara soal ketidaksetaraan di empat bidang yakni pendidikan, kesehatan dan kelangsungan hidup, peluang ekonomi dan pemberdayaan politik.

Sementara Islandia, Norwegia, Finlandia, Rwanda dan Swedia, tergolong berada di peringkat tertinggi.

Para perempuan bernasib jauh lebih baik dalam hal pendidikan, saat kesetaraan dapat dicapai dalam waktu 13 tahun. Sementara kesenjangan dalam pemberdayaan politik bisa memakan waktu 99 tahun lebih lama.

Laporan WEF menyebut meskipun wanita berkualitas dari sisi pendidikan, banyak industri gagal mempekerjakan, mempertahankan dan mempromosikan mereka, sehingga mereka kehilangan banyak kapasitas. Demikian seperti dilansir laman Indian Express. (***)

1 2 3 4 64