Awali Rasionalisasi PNS, Sekda Diminta Lakukan Audit Organisasi

KABAROKE – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi meminta kepada seluruh Sekretaris Daerah di Indonesia untuk melakukan audit organisasi di instansi daerahnya masing-masing. Audit ini sebagai langkah awal kebijakan rasionalisasi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai negeri Sipil (PNS), dan akan berujung pada pengurangan anggaran belanja pegawai.

Dalam waktu dekat, Kementerian PANRB akan mengeluarkan aturan teknis untuk memetakan SDM di daerah, baik dari sisi jumlah maupun jabatan untuk mengetahui kebutuhan SDM yang diperlukan. “Dengan rasionalisasi pegawai ini jumlah pegawai diperkirakan akan berkurang sampai sekitar satu juta orang sampai tahun 2019,” kata Yuddy dalam acara rapat koordinasi Sekda seluruh provinsi di Jakarta, Selasa (8/3).

Dikatakan, tujuan rasionalisasi antara lain untuk menekan pegawai ditekan, membeikan ruang untuk merekrut SDM yg lebih berkualitas dan kompetitif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Terkait dengan belanja pegawai, per Desember 2015, tercatat dari 244 kabupaten/kota dengan belanja pegawai di atas 50 persen. Dia mengungkapkan, saat ini terdapat sejumlah daerah dengan belanja pegawai hingga mencapai 70 persen dari APBD.

Menurut Yuddy, daerah tersebut masuk dalam kategori tidak aman karena akan mengalami kesulitan dalam mendanai kebutuhan pembangunan. “Pasti untuk mengangkut sampah saja tidak mampu, pasti carut-marut kotanya,” kata Yuddy.

Sementara itu, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, secara teknis pihaknya akan mengeluarkan aturan agar pemerintah daerah memetakan kualifikasi, kompetensi dan kinerja SDM di masing-masing daerahnya. Pemetaan itu juga dilihat dari sisi jumlah maupun jabatan untuk mengetahui kebutuhan SDM yang diperlukan. Pemetaan kompetensi, kualifikasi dan kinerja SDM daerahnya sebagai bahan untuk mengetahui kondisi dari masing-masing SDM.

Dalam penataan SDM ASN, ujar Setiawan, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, pertahankan dan mendorong SDM yang kompeten, qualified, dan berkinerja. Kedua, diklat/ mutasi/ redistribusi untuk SDM yang masih potensial dikembangkan, ketiga, penanganan SDM kuadran IV, misalnya dengan pensiun dini.

“Namun hal ini sangat tergantung dari keuangan negara. Terakhir, rekrutmen SDM aparatur harus tepat sasaran sesuai dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah. Semua ini ada tahapan-tahapannya dan dilakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Dengan kebijakan rasionalisasi, pemerintah menargetkan penurunan belanja pegawai secara nasional dari 33,8 persen menjadi 28 persen dari total APBN/APBD selama rentang waktu 2015-2019. Secara prinsip program rasionalisasi ini adalah juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, bukan malah sebaliknya.

Setiawan membandingkan China yang telah berhasil menurunkan jumlah pegawai dalam tiga tahun, dari 1997 sampai 2000. Penurunan ini dimulai dengan penataan kelembagaan, yakni pengurangan  sekitar 30 persen lembaga di tingkat pusat dan 20 persen lembaga di tingkat provinsi. “Tiongkok berhasilnya mengurangi 47 persen jumlah pegawai negerinya, dari sekitar 8 juta menjadi 4 juta pada tahun 2000,” imbuh Setiawan. (imn)

24 Miliar Untuk Jalan Berlubang di Bandung

Salah satu jalan yang berlubang di Bandung.

Salah satu jalan yang harus ditambal di Bandung.

KABAROKE — Pemerintah Kota Bandung menyiapkan Rp 24 miliar untuk menambal jalan berlubang di sejumlah wilayah Kota Bandung.

“Dana untuk tambal lubang jalan disebar di enam wilayah, setiap wilayah mendapat Rp 4 miliar,” kata Kepala Bidang Pembangunan dan Pemeliharaan Kebinamargaan Kota Bandung Agoes Sjafrudin di Balai Kota pada acara Bandung Menjawab, Selasa (1/3/2016).

Agoes menambahkan, penambalan jalan berlubang dikerjakan oleh unit reaksi cepat (URC) Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP). Maka, Agus menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada jalan berlubang supaya petugas bisa langsung menambal.

Untuk perbaikan jalan tahun 2016, total ada 46 paket masih proses persiapan lelang dengan alokasi dana Rp 42 miliar.

Agoes mengatakan, jalan protokol walau tidak bolong tetap harus dilapis ulang aspal sebagai pemeliharaan.
Jalan protokol yang dilapis ulang aspal yaitu Jalan Aceh, Jalan Riau, Merdeka, Viaduct, Hegarmanah, Ir H Juandaa, dan Terusan Ibrahin Adjie.

Perbaikan jalan akan dimulai jika proses lelang sudah selesai dan paling lambat pada Mei. Sedangkan untuk tim URC tambal jalan mulai Januari sudah bekerja.

Diharapkan dengan adanya tim URC tak ada lagi jalan berlubang di Kota Bandiung. (ztn)

Indro: Bakar Aja Koruptor Biar Jera

Indro Warkop.

Indro Warkop.

KABAROKE – Drs H Indrodjojo Kusumonegoro atau yang lebih populer dengan nama Indro merasa kasihan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terus-terusan ingin dilemahkan oleh petinggi-petinggi negara.

Personel Warkop DKI ini menilai, sampai sekarang koruptor masih tenang – tenang saja hidupnya.

“Kalau perlu koruptor kasih sana ke orang orang senen ke premannya biar abis sekalian,” kata Indro kepada para wartawan usai acara konferensi pers film Comic 8 Casino King Part 2 di CGB Blitz Megaplex Grand Indonesia di Sudirman, Jakarta Pusat, jumat (26/2/2016) malam.

Artis berusia 57 tahun ini menginginkan koruptor dihukum seberat – beratnya bahkan kalau perlu dihukum mati.

“Mending sekalian aja dibakar tuh koruptor biar jera,” tandasnya.

Pemerintah masih menunda Revisi Undang – Undang (RUU) KPK yang dimana ada empat poin yang harus dibenahi.

Draf RUU KPK ini sudah rampung dibicarakan oleh legislatif Indonesia yang bertujuan untuk melemahkan lembaga ad hock pemberantasan korupsi. (ztn)

Seratus Barongsai Meriahkan Cap Go Meh di Karawang

Barongsai

Pawai Barongsai di Karawang.

KABAROKE — Sekitar 100 liong dan barongsai akan turut memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (28/2).

Barisan pembawa lampion, 54 joli atau tandu Toa Pekong, marching band, dan kendaraan-kendaraan hasil panen juga akan meramaikan arak-arakan dalam perayaan Cap Go Meh di Karawang.

“Nanti juga akan ada kolaborasi dengan aksi seni dan budaya Sunda,” kata Koordinator Perayaan Cap Go Meh Karawang, Natala Sumedha, Sabtu.

Ia menjelaskan perayaan Cap Go Meh merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah.

Natala menambahkan panitia sudah mempersiapkan penyelenggaraan perayaan itu, termasuk berkoordinasi dengan polisi mengenai kemungkinan pengalihan arus di Jalan Tuparev, Jalan AR Hakim serta Jalan Kertabumi untuk kegiatan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya, dengan berkoordinasi ke berbagai pihak, khususnya kepolisian,” katanya. (zan)

Iko Uwais Kunjungi Purwakarta

Dua aktor film The Raid, Yayan Ruhiyan dan Iko Uwais

Dua aktor film The Raid, Yayan Ruhiyan dan Iko Uwais

KABAROKE — Artis bela diri yang baru saja merambah Hollywood Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan akan hadir di festival Seni Bela Diri Dunia 2016 yang akan digelar April mendatang di Purwakarta.

Keduanya bersama ratusan atlet bela diri dunia lainnya akan unjuk kemampuan.

Sebelumnya diberitakan kalau  Jet Li akan datang ke Purwakarta bersama atlet seni bela diri tradisional dari sejumlah negara seperti India, Korea Selatan, Jepang, Brasil dan Indonesia. Namun dikarenakan ada halangan, Jet Li batal datang.

“Gantinya Iko Uwais dan Kang Yayan Ruhiyan. Sejauh ini keduanya tidak ada halangan untuk datang,” ujar Asep, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Perhubungan, Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Dishubparpostel) Purwakarta

Agenda itu kata dia akan berlangsung di kawasan Situ Buleud atau Taman Sri Baduga. Setiap pementasan seni bela diri akan dipadukan dengan pertunjukkan air mancur Sri Baduga yang disebut-sebut sebagai air mancur terbesar di Asia Tenggara.

“Konsepnya setiap kontingen dari masing-masing negara akan unjuk kebolehannya menunjukkan bela diri tradisional masing-masing negara dengan disertai pertunjukkan air mancur Sri Baduga,” ujar Asep. Sedianya, agenda itu akan digelar pada 1-2 April tahun ini.

“Ini jadi agenda festival pertama di tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami ingin menampilkan berbagai festival yang jarang disaksikan,” tutup Asep. (ztn)

“Sing A Legend”, Album berikutnya dari NOAH.

Para personel Grup Band NOAH.

Para personel Grup Band NOAH.

KABAROKE — Lama tidak terdengar, Grup musik NOAH rupanya sedang sibuk mempersiapkan album berisi lagu-lagu lawas yang mereka anggap melegenda, “Sing a Legend”.

“Lagu legendaris Indonesia kami rekam ulang. Kami lagi melengkapi,” ujar Ariel, Vokalis NOAH di Jakarta.

“Karya musik Indonesia dari dulu sudah bagus,” kata Ariel.

Penyanyi bernama lengkap Nazriel Ilham ini menuturkan, secara kebetulan lagu lawas seperti “Sajadah Panjang” dari Bimbo sering mereka bawakan saat tampil, hanya saja belum pernah mereka rekam.

Uki, sang gitaris NOAH juga mendukung apa yang dikatakan Ariel, ada beberapa lagu yang sudah selesai mereka garap, dan kini mereka mengulik beberapa materi lagi untuk dimasukkan ke album berisi sembilan lagu itu.

Selain karena bagus, NOAH juga mempertimbangkan potensi lagu tersebut untuk dibawakan secara masa kini.

Seperti salah satu lagu Ernie Djohan yang mereka coba mainkan, menurut dia, rupanya lagu tersebut sangat khas sehingga mereka sulit untuk membawakannya ulang.

“Satu lagu, tiga hari belum selesai,” curhat Ariel.

Album berisi lagu era 1960 hingga 1990an ditargetkan selesai bulan Juli 2016.

NOAH berharap pendengar muda dapat mengenali keindahan lagu lawas tersebut.

“Sayangnya, generasi sekarang nggak bisa dengerin. Kami perkenalkan ke generasi sekarang,” ungkap Ariel. (zan)

Dibutuhkan Peran Aktif Masyarakat Untuk Atasi DBD

KABAROKE — Peran masyarakat lebih besar dalam mengurangi terjadinya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), antara lain dengan cara menjaga kebersihan. Hal itu dikatakan oleh Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek saat mengunjungi Puskesmas dan sekolah di Padang, Sumatera Barat, Senin (22/02/2016).

“Nyamuk bertambah banyak karena masyarakat kurang memperhatikan kebersihan dan tempat tergenangnya air, sehingga nyamuk berkembang,” ucap Menkes.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat terus melakukan gotong royong, seperti membersihkan saluran air di depan rumah.

Ia menyebutkan, salah satu penyebab meningkatnya kasus DBD disebabkan oleh tingkat keganasan nyamuk yang berubah. Oleh karenanya, masyarakat harus ikut aktif dalam mematikan jentik, sehingga tidak berubah menjadi nyamuk yang ganas.

Waspada Demam Berdarah Dengue.

Waspada Demam Berdarah Dengue.

Hingga sekarang obat medis DBD belum ditemukan, akan tetapi di Perancis telah ditemukan vaksin untuk mengatasinya.

“Vaksin ini masih dilakukan pengkajian, apakah memang efektif atau tidak,” ujar Nila. (zan)

Ratusan Rumah di Cinunuk Terendam Banjir

Banjir yang merendam 7 RT di Cinunuk, Bandung

Banjir yang merendam 7 RT di Cinunuk, Bandung

KABAROKE — Sekitar 460-an rumah warga di 7 RT di RW 26, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung terendam banjir, menyusul hujan lebat yang turun sepanjang Senin (22/2/2016) sore hingga malam.

Hingga tadi pagi (23/2/2016) kedalaman air di beberapa titik masih sekitar 70-an sentimeter.

Sebagian warga malam tadi sempat terpaksa mengungsi, namun, tadi pagi, mayoritas warga sudah bisa kembali.

Ketua RW 26, Pipin Saripin, mengatakan banjir terjadi menyusul jebolnya tanggul yang berada di perbatasan anatara Kompleks Bumi Orange dengan Kompleks Griya Mitra.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar sudah berada di lokasi sejak semalam. Mereka bahu membahu dengan warga melakukan perbaikan sementara.

Hingga tadi pagi mereka masih bersiaga di lokasi dan mendistribusikan bantuan, terutama air bersih.

“Sekarang air sudah mulai surut. Namun jika hujan kembali turun siang atau sore nanti, kami khawatir air kembali meninggi,” ujar Pipin di lokasi banjir. (ztn)

Kebakaran di Tebet, Kemungkinan Karena Korsleting Listrik

Ilustrasi Kebakaran

Ilustrasi Petugas Pemadam Kebakaran

KABAROKE — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Jalan Bukit Duri Pangkalan RT 05 dan 06 RW12, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan‎, Selasa (23/2) sekitar pukul 10.00 pagi tadi.

Akibat musibah tersebut, sebanyak tujuh rumah habis dilalap si jago merah.

Puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan dinas pemadaman DKI untuk memadamkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik salah satu rumah warga.

Sejumlah warga hilir mudik mengamankan harta bendanya yang masih bisa diselamatkan. Sedangkan sebagian warga lagi hanya bisa meratapi bangunan dan isinya yang ludes dilalap api‎.

Mayoritas bangunan di Bukit Duri Tongtek adalah semi pemanen berbahan material kayu.

Tukiyem (44) salah seorang warga yang mengontrak ‎di salah satu rumah yang terbakar mengaku mendengar suara ledakan yang keras sebelum terjadinya kebakaran.

Dia mengatakan saat itu dirinya sedang duduk-duduk santai di teras rumah berukuran sekitar 20 meter persegi itu. (ztn)

Fadli Zon: Presiden harus tegas soal Revisi UU KPK

KABAROKE — Wakil Ketua DPR Fadli Zon khawatir DPR akan dijadikan kambing hitam apabila sikap Presiden Joko Widodo tidak tegas soal revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kita tidak mau seolah-olah DPR yang ngotot, terus tiba-tiba Presiden keluar jadi pahlawan,” ungkap Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2).

“Pemerintah harus jelas sikapnya. Kalau setuju bilang setuju, tidak bilang tidak. Supaya jangan berlarut-larut,” ucap Fadli.

Oleh karena itu, lanjut Fadli, pimpinan DPR berencana melakukan rapat konsultasi dengan Presiden untuk meminta penegasan pemerintah soal revisi UU KPK ini.

Fadli Zon

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Rapat konsultasi akan dilakukan sebelum rapat paripurna penetapan revisi UU KPK menjadi inisiatif DPR, Selasa (23/2).

Jika pemerintah menolak, maka DPR tidak perlu melanjutkan karena revisi suatu UU harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah dan DPR.

Menkumham Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan selama ini termasuk pihak yang mendorong agar UU KPK direvisi.

Namun, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi menyebut bahwa pelemahan KPK akan terjadi jika dalam revisi diselipkan pasal yang membatasi masa tugas KPK, menghapus kewenangan penuntutan, dan diaturnya mekanisme penyadapan dengan izin pengadilan.

Adapun pimpinan KPK terus melontarkan penolakan atas rencana revisi UU KPK, yang dianggap akan mengganggu proses pemberantasan korupsi.

Penolakan itu secara resmi sudah disampaikan kepada DPR. Pimpinan KPK tidak hadir dalam pembahasan, tetapi hanya menyampaikan sikap lewat surat.

KPK menyarankan DPR bersama dengan pemerintah lebih mendahulukan membahas beberapa UU lain yang terkait dengan pemberantasan korupsi. Pimpinan KPK juga akan menemui Presiden untuk meyampaikan penolakan atas revisi itu.

Setidaknya ada empat poin yang ingin dibahas dalam revisi, yakni pembatasan kewenangan penyadapan, pembentukan dewan pengawas, kewenangan KPK menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), serta kewenangan rekrutmen penyelidik dan penyidik.

Hingga saat ini, baru tiga fraksi yang menolak pembahasan revisi dilanjutkan karena menganggap akan melemahkan KPK. Ketiga fraksi itu yakni Gerindra, Demokrat, dan PKS.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PKB, dan Fraksi Hanura tetap menginginkan adanya revisi terhadap UU KPK. (zkc)

1 255 256 257 258 259