Tinggalkan PSM, Ferdinand Sinaga Gabung Klub Malaysia

Bomber PSM Ferdinand Sinaga (dok net)

Bomber PSM Ferdinand Sinaga (dok net)

Makassar, KABAROKE — Mantan penyerang tim nasional Indonesia Ferdinand Sinaga, resmi meninggalkan PSM Makassar untuk berlabuh di Liga Primer Malaysia. Pemain berusia 29 tahun itu dikabarkan bermain untuk Kelantan FC.

Kabar itu langsung disampaikan Direktur Utama PSM Makassar Munafri Arifuddin, di sela pertemuan timnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 3 Januari 2018. Dalam pertemuan tersebut Ferdinand tidak hadir karena telah terbang ke Malaysia sehari sebelumnya.

“Dia sudah menghubungi saya, katanya dapat tawaran dari klub Malaysia. Kalau itu keinginannya saya tidak bisa larang,” kata Munafri kepada wartawan di Makassar.

Munafri mengungkapkan, pihaknya sebenarnya berat melepaskan Ferdinand. Musim lalu, pemain berdarah Batak itu jadi top skor PSM bersama Wiljan Pluim dengan koleksi 13 gol. Namun, manajemen PSM enggan menghalangi pemain yang hendak mengembangkan kariernya di luar negeri.

“Sebelumnya kami sebenarnya sudah sepakat untuk kontrak dua musim ke depan. Nilainya juga. Hanya saja belum teken kontrak, karena saya mau bersamaan dengan semua pemain lainnya,” ujar Munafri.

“Saya menyesalkan dia pergi di saat seperti ini karena susah mencari penggantinya. Tapi, kami doakan mudah-mudahan dia bisa lebih baik. Kalau mau kembali ke PSM pun kami terima,” kata Munafri.
Baca juga: Denda Uang Siap Menanti Penggawa Persib yang Indisipliner

Kepindahannya dari PSM juga diungkapkan Ferdinand Sinaga melalui akun Instagramnya. Dia mengunggah fotonya saat berseragam merah-merah khas Juku Eja. Di keterangan fotonya, dia mengungkapkan salam perpisahan.

“Terima kasih untuk kebersamaan selama tiga tahun bersama keluarga PSM, baik manajemen, pelatih, rekan pemain, dan suporter. Semoga kesuksesan selalu bersama kita semua,” bunyi cuitannya. (***)

7 Bintang Sepakbola yang Gantung Sepatu di 2017

Salam perpisahan Totti

Salam perpisahan Totti

Jakarta, KABAROKE.COM — 2017 segera berakhir. Beberapa kisah di dunia sepakbola telah terjadi di tahun ini, baik kisah sedih maupun bahagia.

Tahun ini tak akan dilupakan oleh pencinta sepakbola. Sebab, beberapa bintang memutuskan pensiun pada 2017.

Para pemain yang gantung sepatu ini memiliki catatan karier yang cemerlang saat masih aktif bermain. Siapa sajakah mereka?

Berikut 7 bintang yang pensiun di 2017, seperti dilansir dari berbagai sumber:

1. Philipp Lahm
Lahm mengumumkan akan pensiun pada 7 Februari 2017. Eks kapten Bayern Munich ini memainkan laga terakhirnya pada 20 Mei 2017. Perpisahan yang manis, karena Bayern sukses menjuarai Bundesliga untuk kali kelima secara beruntun.

philipp-lahm-ingin-pensiun-dini-BNc

Laga kontra Freiburg, menutup 13 tahun karier Lahm bersama armada The Bavarians. Bayern sukses memenangkan laga ini dengan skor 4-1.

Torehan gelar Lahm tergolong lengkap. Dia sukses membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Lahm juga sukses mempersembahkan sederet gelar untuk Bayern, dari mulai delapan Bundesliga, enam DFB-Pokal, serta masing-masing satu gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub.
2. Francesco Totti
Duel AS Roma melawan Genoa, Minggu 28 Mei 2017, terasa emosional untuk Francesco Totti. Laga yang dimenangkan Roma dengan skor 3-2 ini menjadi laga terakhir Totti, yang memutuskan pensiun dari lapangan hijau.

Totti mengawali karier profesional bersama Roma pada 1992. Berbagai statistik luar biasa ditorehkan pria 41 tahun ini selama 25 musim.

maxresdefault (1)

Roma menjadi satu-satunya klub yang diperkuat Totti hingga pensiun. Dia sudah merasakan gelar Scudetto Serie A bersama Giallorossi. Sedangkan bersama Timnas Italia, Totti sukses menjuarai Piala Dunia 2006.
3. Andrea Pirlo
Satu lagi maestro sepakbola dunia yang pensiun di tahun ini. Andrea Pirlo, sosok yang terkenal dengan tendangan bebas mematikan ini, pensiun pada 6 November 2017.

GettyImages-648414166

Kepastian pensiun disampaikan sehari setelah melakoni laga pamungkas bersama New York City FC di kancah MLS. Dalam 22 tahun kariernya di lapangan hijau Pirlo memperkuat enam klub, yakni  Brescia, Inter Milan, Reggina, AC Milan, Juventus, dan New York City FC.

Pirlo meraih total 15 trofi di level klub: 6 Serie A, 2 Coppa Italia, 2 Piala Super Italia, 2 Liga Champions, 2 Piala Super Eropa, Piala Dunia Klub. Di level internasional, dia meraih dua trofi bergengsi bersama timnas Italia, yaitu Piala Eropa U-21 2000 dan Piala Dunia 2006.

4. Ricardo Kaka
Kaka memutuskan pensiun pada 17 Desember 2017. Pria asal Brasil ini membuat pengumuman melalui Twitter.

Sebelum pensiun, terakhir Kaka membela klub MLS, Orlando City. Kontraknya di sana sudah habis sejak bulan lalu dan dari awal dia memang sudah memastikan tidak akan memperpanjangnya buat musim depan.

hi-res-c834ba050d9e72e90eca37c6b08b6fc5_crop_north

Sepanjang karier, banyak prestasi yang sudah ditorehkan mantan bintang AC Milan itu. Yang paling dikenang, Kaka sempat menyabet gelar Pemain Terbaik Dunia serta Ballon d’Or pada 2007 silam.

Bersama Milan, Kaka sempat mempersembahkan gelar Serie A, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub. Lalu, dia pernah membawa Madrid menjuarai LaLiga dan Copa del Rey.

Kaka juga sempat menjadi bagian penting Timnas Brasil. Dia membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 dan Piala Konfederasi pada 2005 dan 2009.

5. Xabi Alonso
Xabi Alonso memutuskan gantung sepatu pada 9 Maret 2017. Dia melakoni laga terakhirnya bersama Bayern Munich pada 20 Mei 2017. Laga melawan Freiburg tersebut menjadi perpisahan untuk Xabi dan Philipp Lahm.

Sepanjang kariernya, Xabi membela berbagai klub, mulai Real Sociedad, Eibar, Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munich. Sederet gelar sudah dikantonginya, termasuk Liga Champions bersama Liverpool, dan Real Madrid.

MUNICH, GERMANY - JANUARY 28: Xabi Alonso arrives for training at Bayern Muenchen training grounds on January 28, 2015 in Munich, Germany. (Photo by A. Pretty/Getty Images for FC Bayern)

MUNICH, GERMANY – JANUARY 28: Xabi Alonso arrives for training at Bayern Muenchen training grounds on January 28, 2015 in Munich, Germany. (Photo by A. Pretty/Getty Images for FC Bayern)

Bersama Timnas Spanyol, gelar Xabi juga tergolong lengkap. Dia membawa La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2010 dan dua titel Piala Eropa pada 2008 dan 2012.

6. Xavi Hernandez
Xavi Hernandez mengumumkan rencana pensiun pada 10 November 2017.  Pemain asal Spanyol tersebut mengaku sudah lelah jadi pemain, dan akan serius menjadi pelatih.

xavi10

Usai meninggalkan Barcelona pada 2015, Xavi memutuskan bermain di Qatar bersama Al Sadd. Pemain berusia 37 tahun itu dikontrak hingga musim panas tahun depan.

Xavi merupakan pemain yang cukup besar ketika bermain bersama Barcelona. Dia sukses meraih delapan gelar LaLiga, tiga gelar Copa del Rey, empat gelar Liga Champions, dua titel Piala Eropa, dan satu trofi Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

7. Frank Lampard
Frank Lampard memutuskan pensiun sebagai pemain sepakbola profesional, Kamis 2 Februari 2017. Legenda Chelsea dan Timnas Inggris ini gantung sepatu di usia 38 tahun.

nintchdbpict000018073701-e1481726772481

Lampard mengaku bangga dengan torehannya selama menjadi pemain dengan memenangi banyak trofi bergengsi. Bermain untuk timnas lebih dari 100 kali, dan mencetak lebih 300 gol selama kariernya.

Pemain yang memulai karier profesionalnya bersama West Ham United pada 1996 ini, memang bersinar saat pindah ke Chelsea pada 2001. Bersama The Blues dia sukses meraih trofi Premier League (3), Piala FA (4), Piala Liga Inggris (2) dan satu Liga Champions.

Dia juga jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub itu dengan 211 gol dari 648 penampilan. Maka itu, Chelsea menjadi tim yang paling dicintainya dan memiliki kenangan cukup indah.

Fokus Liga 1, PSM Enggan All Out di Piala Presiden

Pemain PSM M Rahmat Mengejar Bola Dikawal Pemain Semen Padang

Pemain PSM M Rahmat Mengejar Bola Dikawal Pemain Semen Padang

Makassar, KABAROKE.COM — PSM Makassar lagi-lagi tak mau mematok target tinggi di Piala Presiden 2018. CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, ajang ini hanya untuk pemanasan jelang Liga 1. “Sama target kemarin lah. Tidak target juara,” tegas pria yang akrab disapa Appi itu, Kamis (21/12/2017).

Appi juga menyindir, Piala Presiden bukan cara yang tepat untuk mempersiapkan tim jelang kompetisi sesungguhnya. Untuk menyatukan tim, menurut dia, butuh waktu yang terbilang lama.

Appi memberi contoh Arema FC, sang juara Piala Presiden 2017 lalu. Tim Singo Edan itu malah tak sanggup bersaing di Gojek Traveloka Liga 1 2017 lalu.

“Jadi menurut saya seperti itu. Menyatukan tim itu antara orang dan orang, atau pelatih dan pemain dan orang serta lingkungan. Sehingga masuk di liga mereka akan maksimal,” jelasnya.

Makassar sendiri dijadwalkan menjadi tuan rumah pada ajang itu. Namun Appi tidak bisa memastikan apakah Makassar siap atau tidak.

Sebab Stadion Andi Matalatta tidak bisa menampung banyak penonton. “Makanya kami berencana memanggil pihak penyelenggara Piala Presiden dan PSSI ke sini untuk melihat stadion kita. Apakah layak atau tidak, nanti kita lihat. Kami juga masih menunggu jadwal resmi Piala Presiden,” pungkasnya.

Lawan Barcelona, Ronaldo tak Bela Real Madrid?

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Jakarta, KABAROKE.COM — Real Madrid kemungkinan tidak turun dalam skuat terbaiknya ketika menghadapi Barcelona. Bintang mereka, Cristiano Ronaldo tidak bergabung dengan rekan-rekannya ketika menjalani latihan pada Rabu 20 Desember 2017 waktu setempat.

Dilansir Dailymail, Ronaldo berlatih terpisah dan berada di pusat kebugaran. Ronaldo tidak sendiri dia ditemani oleh Karim Benzema.

Hal tersebut mengindikasikan jika sang pemain sedang mengalami masalah kebugaran. Jika benar kondisi ini menjadi kerugian besar bagi Madrid.

Sebab Ronaldo menjadi pemain yang sangat diperlukan di laga ini. Meski dalam periode minor di musim ini, pemain asal Portugal tersebut diyakini bisa memberikan ancaman bagi Blaugrana.

Saat ini Real Madrid berada di posisi ke-4 klasemen LaLiga dengan raihan 31 poin dari 15 laga. Sedangkan Barcelona berada di posisi puncak dengan raihan 42 poin dari 16 laga.

Seperti yang diketahui El Real akan menghadapi Blaugrana dalam ajang LaLiga. Laga dengan tajuk El Clasico tersebut akan dihelat pada Sabtu, 23 Desember 2017.

Imbang dengan Juventus, Inter Teruskan Catatan Tak Terkalahkan

Juventus vs Inter Milan Berakhir Seri

Juventus vs Inter Milan Berakhir Seri

Turin, KABAROKE — Inter Milan masih menguasai klasemen sementara Liga Italia seusai menahan imbang juara bertahan Juventus 0-0 pada pertandingan pekan ke-16 di Juventus Stadium, Sabtu waktu setempat.

Pasukan Luciano Spalletti itu mengumpulkan 40 poin di puncak klasemen dengan catatan belum pernah merasakan kekalahan dalam 16 pertandingan musim ini.

Inter Milan unggul dua angka dari Juventus dan Napoli yang menduduki urutan kedua dan ketiga. Namun Mauro Icardi dan tim bisa turun ke tempat kedua apabila Napoli mengalahkan Fiorentina pada Minggu malam.

Kedua tim cenderung bermain hati-hati pada malam ini, kendati Juventus memiliki sejumlah peluang yang nyaris berbuah gol. Peluang terbaik Juventus adalah saat sundulan Mario Mandzukic membentur tiang gawang pada akhir babak pertama.

Mandzukic juga bermain kurang tenang saat mengesekusi tendangan voli sehingga mampu dihentikan kiper Samir Handanovic.

Inter Milan memiliki peluang pada babak kedua melalui sepakan Antonio Candreva yang dilesakkan dari luar kotak penalti. Namun Juventus membombardir pertahanan Inter Milan lewat tiga kesempatan di awal babak kedua melalui aksi Higuain, Pjanic dan Mandzukic, namun tidak ada yang berbuah gol.

Mauro Icardi yang mendapatkan pengawalan ketat dari Giorgio Chiellini terlihat kesulitan untuk mendapatkan bola, kendati Brozovic berulang kali melepaskan umpan tarik agar Icardi terlepas dari pengawalan bek Timnas Italia itu.

Juventus baru memasukkan Paolo Dybala saat laga tersisa 15 menit. Dybala nyaris mencetak gol saat menyambar umpan diagonal Kwadwo Asamoah pada menit 88.

Inter Milan yang fokus bertahan berhasil memaksakan hasil imbang 0-0 hingga laga usai, demikian Football Italia. (***)

Inter Milan Puncaki Klasemen Liga Italia

Bomber Inter Milan Mauro Icardi [dok net]

Bomber Inter Milan Mauro Icardi [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Inter Milan menjadi penguasa sementara klasemen Liga Italia seusai mengalahkan Chievo Verona dengan skor telak 5-0 pada pertandingan pekan ke-15 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu.

Lima gol Nerazurri yang bersarang digawang Chievo tercipta berkat hattrick Ivan Perisic serta masing-masing satu gol dari Milan Skriniar dan sang kapten Mauro Icardi.

Inter Milan juga sukses mempertahankan statusnya sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang musim ini dengan 12 kemenangan dan tiga imbang dari 15 laga.

Tambahan tiga poin ini membawa Inter Milan ke puncak klasemen Liga Italia dengan mengumpulkan 39 poin, unggul satu angka dari Napoli yang harus turun ke posisi dua. Sedangkan Chievo turun ke posisi 12 dengan 20 poin.

Pada jalannya laga, Ivan Perisic membuka keunggulan Inter Milan dengan gol yang tercipta dari tendangan keras kaki kanan pada menit 23. Proses terjadinya gol itu berawal dari tendangan Davide Santon dari sayap kiri, bola itu hanya ditepis kiper Chievo dan terlepas ke depan kotak penalti kemudian disambar oleh Perisic.

Mauro Icardi menggandakan keunggulan Inter Milan setelah menerima bola operan dari Marcelo Brozovic yang menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Pasukan Luciano Spalletti itu mengamuk pada babak kedua. Ivan Perisic yang melancarkan aksi individu dari sayap kiri berhasil melewati pemain bertahan Chievo kemudian melesakkan tendangan keras kaki kiri yang mengantar bola meluncur masuk ke sudut bawah gawang pada menit 57.

Melalui sebuah skema serangan balik, pemain bertahan Milan Skriniar yang overlap hingga ke kotak penalti lawan berhasil menanduk umpan silang Antonio Candreva menjadi gol pada menit 60.

Ivan Perisic mencetak hattrick sekaligus menutup pesta kemenangan 5-0 Inter Milan setelah ia mencetak gol pada menit 90+2 melalui tendangan mendatar setelah lepas dari pengawalan bek Chievo, demikian Skysports. (***)

Ini Hasil Lengkap Undian Putaran Final Piala Dunia 2018

Undian Putaran Final Piala Dunia 2018 di Rusia

Undian Putaran Final Piala Dunia 2018 di Rusia

Moskow, KABAROKE — Pengundian Piala Dunia 2018 telah membuahkan hasil. Acara yang digelar di State Kremlin Palace itu berlangsung cepat.

Setelah sambutan dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan ketua FIFA Gianni Infantino, pengundian 32 bola dari empat pot dimulai bersama delapan legenda Piala Dunia, termasuk Diego Maradona dari Argentina dan kapten tim Prancis 1998 Laurent Blanc membantu pengundian tersebut. Berikut ini pembagian grup untuk putaran final Piala Dunia tahun depan di Rusia, yakni

Grup A

Rusia

Arab Saudi

Mesir

Uruguay

Grup B

Portugal

Spanyol

Maroko

Iran

Grup C

Prancis

Australia

Peru

Denmark

Grup D

Argentina

Islandia

Kroasia

Nigeria

Grup E

Brasil

Swiss

Kosta Rika

Serbia

Grup F

Jerman

Meksiko

Swedia

Korea Selatan

Grup G

Belgia

Panama

Tunisia

Inggris

Grup H

Polandia

Senegal

Kolombia

Jepang

Juventus Berikan Napoli Kekalahan Perdana

Penyerang Juventus Gonzalo Higuain Rayakan Gol Pertamanya ke AC Milan [dok net]

Penyerang Juventus Gonzalo Higuain [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Juventus memetik kemenangan 1-0 sekaligus memberikan kekalahan perdana untuk tim pemuncak klasemen Napoli dengan skor 1-0 pada pertandingan Liga Italia pekan ke-15 di Stadion San Paolo, Sabtu dini hari waktu Indonesia.

Napoli terpaksa menelan kekalahan perdana setelah melakoni 14 laga dengan catatan 12 kemenangan dan dua kali imbang pada musim ini, yang membuat mereka berkuasa di puncak klasemen sementara Liga Italia.

Selain itu, kemenangan yang tercipta berkat gol semata wayang Gonzalo Higuain itu mengantar tim berjuluk La Vecchia Signora memangkas jarak poin dengan Napoli menjadi selisih satu angka.

Napoli tetap di posisi teratas dengan koleksi 38 poin, sedangkan Juventus yang mengumpulkan 37 poin membuntuti dari posisi kedua. Juventus akan turun ke posisi tiga apabila tim peringkat tiga Inter Milan (36 poin) berhasil mengalahkan Chievo Verona pada Minggu (3/12).

Pada jalannya laga, Juventus yang menurunakn dua penyerang Argentina sekaligus, Higuain dan Dybala, langsung menggebrak pertahanan Napoli dengan peluang yang diciptakan Higuan pada menit 4.

Juventus kembali mengancam gawang Pepe Reina dari sepakan kaki kanan Kwadwo Asamoah setelah eksekusi sepak pojok pada menit 5, namun tidak berbuah gol.

Pasukan Max Allegri itu memimpin 1-0 pada menit 12 berkat gol Gonzalo Higuain yang tercipta berkat umpan Paulo Dybala melalui skema serangan balik cepat.

Napoli baru mulai menemukan pola serangan pada pertengahan babak pertama. Mereka menciptakan peluang dari sepakan Marek Hamsik dan Lorenzo Insigne yang menerobos dari sektor tengah. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Napoli mengambil inisiatif serangan sejak awal babak kedua, saat Dries Mertens memiliki peluang emas dari sundulan yang diawali umpan silang Elseid Hysaj, namun tidak berbuah gol karena arah bola melenceng.

Mertens yang menjadi poros serangan Napoli dari sektor tengah beberapa kali mengirimkan umpan yang membahayakan, namun gagal dieksekusi maksimal oleh Lorenzo Insigne maupun Allan. Sedangkan sepakan Jose Callejon dari luar kotak penalti juga tidak menghasilkan apa-apa.

Setelah gagal menembus pertahanan Juventus dari sektor tengah, Napoli beralih memanfaatkan sektor sayap untuk memburu gol penyama kedudukan.

Piotr Zielinski, Adam Ounas dan Allan beberapa kali melepaskan umpan-umpan tajam dari sayap ke mulut pertahanan Juventus, namun eksekusi yang tidak tenang membuat Napoli tak mampu mencetak gol hingga akhir laga. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, demikian Football Italia. (***)

PSM Harap Hamka Hamzah Bertahan

Kapten PSM Hamka Hamzah

Kapten PSM Hamka Hamzah

Makassar, KABAROKE – PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” menginginkan Hamka Hamzah bertahan dalam tim, meskipun tidak pula melarang jika pemain tersebut ingin mencari pengalaman di klub lainnya.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, mengakui sudah banyak tim yang muncul di media yang begitu tertarik untuk menggunakan tenaga dari kapten PSM itu pada kompetisi mendatang.

“Saya ingin Hamka (Hamzah) tetap bertahan di Makassar. Tapi itu tentu tergantung pemain juga. Kalau toh saya paksakan (bertahan), badannya ada di Makassar tapi jiwanya tidak, kita mau bilang apa,” katanya.

Kabar keinginan mantan kapten Arema Cronus itu untuk hengkang dari tim “Juku Eja” memang cukup menjadi perhatian publik khususnya para suporter fanatik PSM Makassar.

Adapun kabar rencana pergi dari Hamka Hamzah itu tidak hanya soal banyakanya tawaran yang masuk ke dirinya. Kabar itu juga semakin mencuat usai Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts terang-terangan menginginkan tenaga Victor Igbonefo.

Masuknya nama pemain naturalisasi itu tentunya menjadi ancaman nyata bagi posisi Hamka Hamzah yang di musim sebelumnya tidak tergantikan bersama Steven Paulle di lini belakngan tim kebanggaan masyarakat Makassar tersebut.

Jika memang jadi mendatangkan Victor Igbonefo ke Makassar, Hamka Hamzah diprediksi akan kesulitan bersaing melihat peningkatan kualitas mantan pemain Persipura itu saat bermain di Liga Thailand musim lalu.

Namun soal itu, manajemen kembali menegaskan jika pihaknya begitu menginginkan tenaga dari mantan pemain Pusamania Borneo FC itu di skuat PSM musim depan.

“Saya sangat berharap Hamka bisa stay di Makassar. Namun kita persilahkan dulu menyelesaikan dulu kursus kepelatihan lisenci C AFC di Jakarta. Kita tunggu di Makassar dan bicarakan,” jelasnya. (***)

PSM Perpanjang Kontrak Robert Hingga 2021

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Makassar, KABAROKE — PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” memutuskan memperpanjang kontrak Robert Rene Alberts sebagai pelatih selama empat tahun atau hingga 2021.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin di Makassar, mengatakan jika kontrak pelatih asal Belanda itu sebenarnya akan berakhir pada 2018 namun langsung diberikan perpanjangan kontrak dengan mempertimbangkan berbagai hal tentunya.

“Kita telah melakukan sebuah kesepakatan memberikan perpanjangan kontrak dengan pelatih Robert Alberts untuk empat tahun kedepan. Kami tentu berharap dengan kerjasama jangka panjang ini akan membuat PSM semakin berprestasi,” katanya.

Mengenai penawaran perpanjangan kontrak hingga empat tahun, dirinya mengaku jika itu sebuah upaya agar lebih fokus dalam pembinaan usia muda yang lebih berkelanjutan.

Artinya manajemen, kata dia, tidak perlu lagi dipunsingkan dengan urusan negosiasi untuk pelatih yang justru dapat menghambat proses pembinaan.

Menurut dia, jika sudah ada kesepakatan dalam jangka panjang maka tim pelatih sudah menyiapkan berbagai program baik itu usai kompetisi ataupun dalam persiapan menyambut kompetisi musim depan seperti yang terjadi saat ini.

Manajemen berharap pada tahun keempat atau tahun kelima pemain binaan sudah bisa dilihat atau dimanksimalkan potensinya.

“Misalnya jika selesai kompetisi seperti saat ini, sudah ada program lanjutan yang bisa dijalankan tim pelatih untuk meningkatkan kualitas para pemain. Jadi persiapan akan terus terjadi hingga masuk kompetisi berikutnya,” kata dia.

Pelatih Kepala PSM, Robert Rene Albert, mengaku senang dengan adanya kerjasama jangka panjang dengan tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan tersebut.

Dirinya juga mengakui bisa lebih fokus bekerja membentuk tim yang lebih kuat untuk menjaga peluang juara seperti harapan yang begitu tumbuh sejak lama di kalangan suporter.

“Saya merasa terhormat dengan kontrak yang diberikan selama empat tahun. Ini adalah hasil komunikasi yang telah kita lakukan. Hasil kerjasama musim ini merupakan hal yang baik dan akan kita lanjutkan untuk meraih hasil lebih baik lagi,” ujarnya. (***)

1 2 3 4 64