Kompak! Presiden, Wapres dan 3 Menteri Dijadwalkan Hadiri Pomnas di Makassar

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

Makassar, KABAROKE — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi, diagendakan menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Kota Makassar, Sulsel pada 14-21 Oktober mendatang. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan tiga menteri juga dijadwalkan hadir pada event akbar tersebut. Ketiga menteri itu yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi; Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M Nasir serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hadimuljono.

“Kami mengagendakan Presiden Jokowi membuka Pomnas XV di Makassar. Lalu penutupan Pomnas XV akan dirangkaikan peresmian penamaan GOR Unhas diagendakan dihadiri oleh Wapres JK. Semoga bisa sesuai rencana. Kami sampai sekarang masih menunggu konfirmasi kesediaan Presiden dan Wapres. Untuk tiga menteri yang diagendakan hadir, sejauh ini yang pasti itu ya baru Menpora,” kata Sekretaris Panitia Pomnas XV, Ilham Jaya, di Makassar.

Kehadiran Menteri Imam dipastikannya mengingat Pomnas XV merupakan kegiatan yang mendukung program Kementerian Pemuda dan Olahraga. Adapun Menteri Nasir diharapkannya turut datang mengingat kompetisi yang mempertandingkan 15 cabang olahraga tersebut melibatkan sivitas akademik se-Indonesia.

“Kalau Menteri PUPR (Basuki) informasinya siap hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi). Gateball kan mulai dipertandingkan dalam laga eksebisi,” jelasnya Ilham yang juga menjabat selaku Sekertaris Umum Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia alias Bapomi Sulsel.

Dalam Pomnas XV, Ilham menyebut pihaknya mempertandingkan 16 cabang olahraga, termasuk dua cabang olahraga yang masih berstatus eksebisi. Dua cabang olahraga yang perdana dipertandingkan adalah selam dan gateball. Sejauh ini, antusiasme dari kontingen daerah sangat tinggi untuk berpartisipasi. “Jumlah peserta yang terdaftar sudah 5.722 atlet dari seluruh Indonesia. Itu baru atlet ya. Kemungkinannya masih bisa terus bertambah,” terang dia.

Disinggung soal persiapan pelaksanaan Pomnas XV, Ilham menyebut pihaknya tengah menggenjot perampungan sejumlah venue. Diakuinya masih ada beberapa lokasi pertandingan, khususnya venue utama yang belum rampung. Beberapa venue yang masih dalam proses perampungan adalah GOR Unhas serta venue atletik dan kolam renang. “Sisanya sudah tidak bermasalah. Untuk persiapan venue khususnya yang dalam progress itu mencapai 75 persen. Kami yakin bisa selesai tepat waktu kok,” tutup Ilham. (tyk)

Meski Jadwal Padat, NH Sempat Juara Turnamen Golf

JUARA. Ketua Harian DPP Golkar, HAM Nurdin Halid di Lapangan Golf Bogor Raya, Minggu, 23 Juli 2017.

JUARA. Ketua Harian DPP Golkar, HAM Nurdin Halid di Lapangan Golf Bogor Raya, Minggu, 23 Juli 2017.

KABAROKE — Kesibukan Ketua Harian DPP Golkar, HAM Nurdin Halid, pascastatus tersangka Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto, semakin padat. Meski begitu, calon gubernur Sulsel usungan Partai Golkar ini sempat-sempatnya menjadi juara Turnamen Golf di Lapangan Golf Bogor Raya, Minggu, 23 Juli 2017.

Mengikuti turnamen itu, ketua umum Dekopin ini ditemani rekannya, Rusdin Abdullah, Kunto dan Robert. “Alhamdulillah sempat juara,” ujar tokoh sentral DPP Golkar ini.

NH hobi golf sejak lama. Olahraga kaum elite ini menjadi ladang inspirasi bagi mantan Ketua PSSI penggagas Liga Indonesia Profesional ini.

Di lapangan hijaulah, NH meraup manfaat bukan sekadar tubuh yang bugar. Golf melatihnya lebih fokus,  mengendalikan emosi, dan lebih terbiasa melakukan banyak hal dengan penuh perhitungan dan terukur.

PARNER. Nurdin Halid  (dua kiri), Rusdin Abdullah  (kiri) dan koleganya, di Lapangan Golf Bogor Raya, Minggu, 23 Juli 2017.

PARNER. Nurdin Halid (dua kiri), Rusdin Abdullah (kiri) dan koleganya, di Lapangan Golf Bogor Raya, Minggu, 23 Juli 2017.

“Golf mengajarkan nilai-nilai sportivitas dan kejujuran. Prinsip serupa yang harus anda pegang dalam dunia politik. Karena di situlah nilai integritas Anda,” sambung cagub yang akan menggandeng Abd Aziz Qahhar Mudzakkar ini.

Nurdin Halid saat ini didera jadwal padat. Di samping mengendalikan Dekopin, NH dijejali agenda politik nasional Partai Golkar. Maklum, kendali penuh Golkar diamanahkan kepadanya setelah Setya Novanto terseret korupsi e-ktp. Ditambah lagi, kesibukannya sebagai calon gubernur di pilgub Sulsel mendatang.

“Melihat sederet amanah besar itu, rasa-rasanya sulit percaya jika semuanya bisa berjalan optimal di tangan satu orang. Tapi ternyata bisa jalan dan semuanya lancar-lancar saja,” timpal Pengurus DPP Golkar, Muhammad Risman Pasigai. (***)

Kiper Berdarah Indonesia Bangga Lakoni Debut Bersama di Liga Italia

Kiper Juventus Emilio Audero Mulyadi [dok net]

Kiper Juventus Emilio Audero Mulyadi [dok net]

Turin, KABAROKE — Kiper Juventus kelahiran Mataram Nusa Tenggara Barat, Emilio Audero Mulyadi, bangga melakoni debut di Liga Italia pada pertandingan pekan ke-38 Serie A kontra Bologna, Sabtu (27/5/2017). 

Juventus menang 2-1 pada laga di Stadion Renato dall’Ara itu, Sabtu (27/5/2017). Sempat tertinggal oleh gol Saphir Taider (52’), pasukan Allegri berbalik unggul berkat tembakan Paulo Dybala (70’) dan Moise Kean (90’+4). 

Emil Audero, kelahiran Mataram pada 18 Januari 1997, tampil sejak menit pertama. Adapun kiper utama Juventus, Gianluigi Buffon, duduk di bangku cadangan. 

“Saya sangat senang dengan partai debut ini. Perasaannya sulit dilukiskan,” kata putra dari Edy Mulyadi dan Antonela Audero itu seperti dilansir dari situs resmi klub. 

“Saya tumbuh di klub ini. Sekarang merupakan tahun ke-9 saya di Juventus. Saya sudah memiliki kultur dan etos kerja klub ini,” tuturnya lagi. 

Laga kontra Bologna memang sudah tak lagi menentukan bagi Juventus yang sudah juara pekan lalu. Karena itulah, Emil Audero dimainkan pelatih Massimiliano Allegri dan mencadangkan Buffon. 

“Menggantikan Buffon, saya hanya mencoba untuk menunjukkan performa terbaik. Para pemain lain juga membuat kami tenang,” kata Emil Audero. 

Berdasar Transfermarkt, Emil bergabung dengan Akademi Juventus pada 2008, satu tahun setelah keluarganya pindah ke Italia. 

Bersama tim U-17 Juventus, dia sempat dinobatkan salah satu pemain bertalenta dan bermasa depan cerah Italia pada 2012. 

Meski berdarah Indonesia, Emil Audero lebih memilih negeri kelahiran sang ibu. Beberapa waktu lalu, PSSI memang sempat mencoba menaturalisasinya, tetapi Audero bergeming. 

Pada 2014, dia sudah mengungkapkan keinginan untuk memperkuat Italia, bukan timnas Indonesia.

“Saya hanya ingin memperkuat tim nasional Italia,” kata Emil.

Keinginan Emil Audero membela timnas Italia juga mendapat dukungan dari Buffon. Bersama Gianluigi Donnarumma dan Mattia Perrin, Emil Audero dinilai sebagai masa depan Gli Azzurri – julukan timnas Italia.  (***)

RMS Ajak Warga Sulsel Nonton Kejurnas Motoprix, Gratis Loh

Kejurnas Motoprx di Sidrap

Kejurnas Motoprx di Sidrap

Sidrap, KABAROKE — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Putaran I 2017 bakal digelar di Sirkuit Puncak Mario Rappang, Sidrap. Semula, ajang balap bergengsi itu direncanakan berlangsung Jumat, 5 Mei, besok. Rupanya, jadwal itu berubah. Race baru akan dimulai pukul 09:00 pagi hingga pukul 22:30 Wita, Sabtu, 6 Mei.

Ditundanya sehari jadwal race itu, disampaikan promotor nasional, Dedhi Berdhi yang juga Ketua Komisi Balap Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel itu, sesaat lalu, di Pangkajene, Sidrap

Kejurnas Motoprix Putaran I 2017 itu, sebut Dedhi, akan dihelat malam hari. “Balapannya night race, panitia juga akan menggratiskan tiket bagi masyarakat untuk menonton kejurnas itu,” ujar Dedhi

Kejurnas balap Motor tersebut, sambung Dedi, disupport langsung Bupati Sidrap, H Rusdi Masse (RMS), “Kegiatan itu didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap,” kata Dedi menutup.

Intinya, lanjut Dedi, Partai NasDem dan Bupati Sidrap H Rusdi Masse mengajak seluruh lapisan masyarakat yang suka nonton balap. Apalagi tiket masuk gratis tidak dipungut bayaran bagi para penonton. (Haeril)

Kemenpora Gandeng Artis Gelorakan Gerakan Ayo Olahraga

Menteri Pemuda Dan Olahraga Imam Nahrowi

Menteri Pemuda Dan Olahraga Imam Nahrowi

Jakarta, KABAROKE — Kementerian Pemuda dan Olahraga menggandeng sembilan artis nasional untuk mengampanyekan Gerakan Nasional Ayo Olahraga yang menjangkau 34 provinsi di Indonesia, hingga akhir 2017.

“Mereka tidak hanya menekuni profesi sebagai artis tetapi juga menempatkan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Kami meminta mereka sebagai duta olahraga,” kata Menpora Imam Nahrawi dalam peluncuran Duta Gerakan Nasional Ayo Olahraga di Jakarta, seperti dilansir Antara, kemarin.

Sembilan artis yang terlibat sebagai duta olahraga adalah Krisdayanti, Chicco Jerikho, Wulan Guritno, Nugie, Sarwendah, Denny Sumargo, Tatjana Saphira, Samuel Rizal, dan Prilly Latuconsina.

Menpora mengatakan duta olahraga masih terbuka bagi siapapun yang bersedia menjadi relawan Gerakan Ayo Olahraga tanpa menerima honor dari Kemenpora.

“Kami prihatin dengan kondisi anak-anak Indonesia yang mampu beradaptasi dengan teknologi, tapi jarang berolahraga. Duta olahraga itu akan hadir dalam masyarakat dan mengampanyekan olahraga lewat media jejaring sosial,” kata Menpora.

Menpora mengatakan dua mantan atlet bulu tangkis nasional Taufik Hidayat dan Susy Susanti juga termasuk dalam duta olahraga Kemenpora.

Gerakan Ayo Olahraga merupakan gerakan rutin tahunan Kemenpora yang memayungi tiga program unggulan yaitu Gowes Pesona Nusantara, Gala Desa, dan Liga Sepakbola Berjenjang. Gerakan itu akan dimulai dengan Gowes Pesona Nusantara pada Sabtu (13/5) di Banda Aceh.

Sementara, Gala Desa akan berlangsung di 136 kabupaten/kota. Gala desa akan mempertandingkan enam cabang olahraga yaitu sepak bola, sepak takraw, bola voli, tenis meja, bulu tangkis, dan atletik.

Terakhir, program Liga Sepakbola Berjenjang akan diikuti oleh tim dari 372 kabupaten/kota yang terbagi dalam berbagai kategori yaitu Usia 10 (U-10), U-12, U-14, U-16, dan U-21 untuk mahasiswa. Tahapan final dari kedua kompetisi ini juga akan berpuncak di Magelang, Jawa Tengah, pada perayaan Haornas 9 September. (***)

Atlet Difabel Sulsel Tuntut Pemprov Sulsel Segera Cairkan Bonus

Sejumlah Atlet Difabel Sulsel Tuntut Pencairan Bonus

Sejumlah Atlet Difabel Sulsel Tuntut Pencairan Bonus

Makassar, KABAROKE — Sejumlah atlet difabel asal Sulsel mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel segera mencairkan bonus atas prestasi yang diraih dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Jawa Barat pada Oktober 2016. Mereka mengeluhkan lamanya pencairan bonus atlet di Sulsel, berbeda dengan daerah lain yang telah mengguyur atlet berprestasinya dengan bonus.

“Kami menuntut penghargaan atau bonus agar segera dicairkan. Kami sudah menunggu lama. Lagian, aneh juga karena di provinsi lain sudah cair (bonus atletnya), tapi Sulsel belum cair sampai sekarang,” Ketua National Paralympic Committe (NPC) Sulsel, Muhammad Sonny Sandra.

Sonny meminta Pemprov Sulsel tidak diskriminatif. Toh, atlet difabel juga telah membela dan mengharumkan nama Sulsel di pentas nasional. Sehingga harus diberikan penghargaan, utamanya yang mendulang medali. Dalam Peparnas 2016, kontingen Sulsel memperoleh 27 medali, di antaranya 1 medali emas, 8 perak dan 18 perunggu. “Medali emas kita raih dicabang olahraga atletik,” ucap Wakil Ketua Kontingen Sulsel untuk Peparnas itu.

Selain menuntut pencairan bonus, Sonny mengharapkan pemerintah memberikan perlakuan setara dengan atlet Sulsel yang ikut Pekan Olahraga Nasional (PON). Diketahui, atlet PON telah menerima bonus dan bahkan lebih banyak dibandingkan atlet difabel. “Provinsi lain atlet PON dan difabel itu disamaratakan. Misalnya Jawa Barat peraih medali untuk difabel dapat sekitar Rp 200 juta sama dengan atlet PON. Di Sulsel, total bonusnya hanya Rp250 juta,” keluhnya.

Salah seorang atlet difabel asal Sulsel, Erlangga Pratama Irwan, berharap bonus yang diterimanya sama dengan atlet PON. Karena, lanjut dia, untuk atlet PON, bonus peraih medali emas mendapatkan Rp100 juta, medali perak Rp60 juta dan medali perunggu Rp30 juta. “Harusnya tak ada perbedaan dalam memberikan bonus,” ucap atlet tenis meja yang meraih medali perunggu itu.

Erlangga mengaku sangat berharap pada bonus prestasi lantaran berencana ingin membuka usaha. Saat ini, Erlangga mengaku hanya bekerja sebagai tukang pijat sembari berjualan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Tapi saya berharap bonusnya cepat cair karena mau digunakan untuk buka usaha,” ucap pemuda berusia 24 tahun itu.

Dimintai konfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Sri Endang, mengakui jika pemerintah memang kekurangan anggaran sehingga hanya mampu memberikan Rp 250 juta saja. Dia juga mengatakan bahwa dana yang diberikan itu berasal dari dana hibah. “Harusnya disyukuri, dari pada tidak dapat bonus. Dan hanya itu kemampuan keuangan daerah,” tutur Sri sembari menegaskan pihaknya tidak pernah bersikap diskriminatif terhadap atlet difabel. (tyk)

Pomnas XV 2017 Pertandingkan 14 Cabang Olahraga

Pomnas XIV di Makassar

Pomnas XIV di Makassar

Makassar, KABAROKE — Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) wilayah Sulawesi Selatan tengah mempersiapkan pegelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV yang akan digelar di Makasssar, Sulawesi Selatan, 14 hingga 21 Oktober 2017 mendatang.

Bapomi Sulsel telah menyepakati 14 cabang olahraga wajib dan dua cabang olahraga eksibisi dalam ajang olahraga tingkat mahasiswa tersebut. Diantaranya, Basket, Bulu Tangkis, Futsal hingga Renang.

Ketua Umun Bapomi wilayah Sulsel, Abdul Rasyid Jalil mengatakan pegelaran Pomnas XV 2017 akan memperebutkan 611 medali. Sebanyak 175 medali emas, 175 medali perak dan 261 medali perunggu.

“Cabang olahraga Atletik yang terbanyak. Kami siapkan masing-masing 36 medali, emas, perak, perunggu. Untuk futsal, masing-masing satu medali,” kata Rasyid di Sekretariat Pomnas XV Sulsel, Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Kamis, 13 April 2017.

Ia menyebut, Pomnas tahun ini panitia penyelenggara memberikan kuota atlet masing-masing provinsi sebanyak 145 atlet putra dan 118 atlet putri serta 54 oficial. Jumlah tersebut untuk seluruh cabang olahraga dengan penetapan kuota yang telah ditentukan.

“Misalnya, setiap provinsi itu, dalam cabang olahraga Atletik kita patok 20 atlet untuk putra dan 20 juga untuk putri, oficial lima orang. Sementara untuk cabang olahraga Futsal masing-masing provinsi maksimal membawa 14 atletnya, putra semua kalau futsal, oficialnya tiga orang,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti Didin Wahidin mengatakan Pomnas merupakan ajang dua tahunan yang merupakan salah satu program Direktorat Kemahasiswaan Kemenristekdikti. Kegiatan olahraga bagi kalangan mahasiswa itu bertujuan untuk memupuk dan meningkatkan persatuan; kebersamaan; persahabatan antar-mahasiswa se Indonesia.

“Kegiatan ini juga bisa meningkatkan dan mengembangkan minat olahraga mahasiswa, serta meningkatkan kesegaran jasmani, disiplin dan sportifitas mahasiswa,” ucapnya. (Yasir)

Deng Ical Sebut Makassar Lumbungnya Atlet

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Deng Ical Selfie 

Makassar, KABAROKE – Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical, membuka kejuaran Body Contest 2017 Makassar, di Mall Panakukkang (MP), Minggu (9/4/2017).

Kejuaraan yang dihelat kali pertama ini digelar oleh Komunitas Pandawa Empat. Dalam sambutanya, Deng Ical menyebutkan bahwa body contest merupakan salah satu olahraga yang menjadi kebanggan masyarakat Kota Makassar

Hal itu dilihat dengan banyaknya atlet-atlet dari Makassar yang berhasil mendapatkan berbagai prestasi tingkat Nasional dan bahkan Internasional.

“Satu contoh atlet yang membawa nama baik Makassar dan juga Indonesia di kejuaran body contest tingkat Internasional di Singapura tahun lalu, Ismail. Ini membuktikan bahwa Makassar merupakan lumbungnya atlet,” ucap Deng Ical.

Lebih lanjut, Deng Ical menambahkan, bahwa untuk bisa berprestasi tak harus pintar, tapi yang terpenting bagaimana melatih potensi dan kemampuan dengan baik.

“Karena apabila kita mampu mengeksplore kemampuan dan potensi kita dengan baik maka itu pasti akan membuahkan hasil yang maksimal,” kuncinya. (***)

Berstatus Tuan Rumah, Pinrang Yakin Tembus 5 Besar Porda

Bupati Pinrang Aslam Patonangi (dok net)

Bupati Pinrang Aslam Patonangi (dok net)

Pinrang, KABAROKE — Tuan rumah Kabupaten Pinrang, Sulwesi Selatan, hanya menargetkan masuk posisi lima besar pada pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI di Kabupaten Pinrang pada 2018.

Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi di Pinrang, Kamis, mengatakan pihaknya memang cukup tahu diri dengan kondisi dan kemampuan atlet yang masih kesulitan mengimbangi dominasi Kota Makassar yang selalu rutin tampil sebagai juara umum pada ajang empat tahunan tersebut.

“Bisa menembus posisi lima besar, saya kira merupakan prestasi yang sudah maksimal. Apalagi kami sebagai tuan rumah juga lebih fokus untuk bisa menyukseskan penyelenggaraan porda dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Untuk merealisasikan target lima besar pada Porda 2018, dirinya tetap mengandalkan sejumlah cabang olahraga khususnya dari cabang bela diri.

Pihaknya juga masih terus memantau potensi setiap cabang olahraga dan berharap atlet yang memperkuat Pinrang di ajang olahraga terbesar se-Sulsel itu bisa tampil maksimal dan menjaga persaingan merebut medali porda.

“Porda ini merupakan ajang talenscouting atau pemantauan atlet untuk bisa memperkuat Sulsel di kancah nasional hingga internasional. Kami juga tentu punya harapan agar atlet kita bisa mengharumkan nama daerah kedepan,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya sebagai penyelenggara terus fokus merampungkan seluru benue atau sarana dna prasarana yang dibutuhkan untuk menyukseskan pelaksanaan Porda 2018.

Sejumlah fasilitas atau venue seperti bulu tangkis, tenis lapangan, sepak bola, futsal, renang termasuk cabang bela diri juga sudah bisa dan siap digunakan.

“Sebagai tuan rumah, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya khususnya membangun sejumlah venue pertandingan. Untuk tahun ini merupakan tahap penyempurnaan. Awal 2018 seluruh venue telah rampung dan masuk tahap persiapan,”jelasnya.

Lebih jauh, Sekretaris Umum TI Sulsel demisioner, Muhammad Tahir, mengatakan dua kabupaten di Sulawesi Selatan masing-masing Tana Toraja dan Pinrang bersaing menjadi penyelenggara babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) cabang taewkondo 2017.

Menurut dia, kedua kebupaten itu memang sudah mengajukan diri meski pihaknya masih akan melihat siapa yang mendapatkan dukungan paling banyak sebagai tuan rumah. (***)

Deng Ical Ingatkan Junjung Sportivitas dalam Bertanding

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Makassar, KABAROKE — SMA Zion Makassar gelar Zion Basket Competition 2017, untuk pelajar SMP dan SMA se Kota Makassar untuk pertama kalinya, dan dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, di Lapangan basket Karebosi, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical kembali mengingatkan pentingnya menjunjung sportivitas dalam bertanding, “Jangan jadikan lawan tanding sebagai musuh, tetapi jadikan rekan untuk mengukur kemampuan, memahami kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri kita,” ujarnya.

Selain itu, Deng Ical juga mengapresiasi kegiatan yang di oleh adik-adik di SMA Zion yang tentunya selain mengasah kemampuan, juga untuk semakin mempererat persaudaraan diantara pelajar yang dikemas dalam kegiatan positif.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Zion Makassar, Ardis menyampaikan bahwa kegiatan Zion Basket Competition 2017 dapat terlaksana berkat kerjasama dan bahu membahu antara siswa siswi sehingga kegiatan terlaksana dengan baik.

“Berharap selama pertandingan ini berlangsung seluruh peserta dapat menjaga solidaritas dalam berkompetisi, karena jangan sampai cuman persoalan sepele sehingga acara ini bisa ternoda dan kacau, Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitasi dalm berkompetisi,” pungkasnya. (***)

1 2 3 4 24