Soal Revitalisasi, Idrus Marham: Bisa Ganti Semua Termasuk Sekjen

Idrus Marham

Idrus Marham

Jakarta, KABAROKE.COM — Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Idrus Marham menyebut revitalisasi kepengurusan kemungkinan akan dilakukan oleh Ketua Umum terpilih, Airlangga Hartarto. Revitalisasi kepengurusan diperlukan untuk mendukung kinerja Airlangga dalam memimpin Golkar menghadapi agenda tahun politik.

“Munaslub memberikan mandat sepenuhnya kepada saudara Airlangga sebagai Ketum partai Golkar untuk melakukan revitalisasi sesuai dengan kebutuhan. Untuk menjamin kinerjanya semakin baik dan tetap solid,” kata Idrus di lokasi Munaslub Golkar, Jakarta Covention Center, Selasa 19 Desember 2017.

Idrus menambahkan sebagai ketua umum terpilih, Airlangga memang mempunyai hak melakukan revitalisasi kepengurusan sesuai kebutuhannya. Revitalisasi ini bisa dilakukan mulai posisi sekretaris jenderal, ketua bidang, koordinator bidang hingga struktur lain di DPP partai Golkar.

“Semua bisa diganti termasuk sekjen. Yang namanya revitalisasi semua bisa, enggak ada masalah. Tidak ada satu pun yang tidak memungkinkan tidak diganti. Terserah ketua umum,” ujar Idrus.

Namun, dia mengingatkan revitalisasi harus dilakukan sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas kader. “Ada parameter parameter yang jelas,” tuturnya.

Selain itu, menurut dia, jelang tahun politik tugas Airlangga sebagai ketua umum terpilih sangat berat. Ia harus memastikan konflik internal Golkar bisa selesai dalam Munaslub kali ini.

“Sehingga agenda politik bisa dihadapi. Dan kita pastikan memenangkan pertarungan pertarungan Pilkada, pemilihan legislatif dan pemilih presiden,” tegasnya.

NH Tuntut Totalitas Kader Golkar Menangkan Pilkada Serentak

Nurdin Halid dan Rusdi Masse

Nurdin Halid dan Rusdi Masse

Jakarta, KABAROKE — Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid (NH), menginstruksikan seluruh kader bergerak massif dan militan guna memenangkan usungan partai pada pilkada serentak 2018. Tidak ada ruang untuk bersantai mengingat tahapan pilkada telah berlangsung. Totalitas kader Golkar, tegas NH, merupakan harga mati untuk memastikan usungan partai berlambang beringin tampil sebagai pemenang.

“Kader dan seluruh instrumen partai (Golkar) harus bergerak. Tidak ada lagi waktu untuk berleha-leha, apalagi berdebat karena perbedaan,” kata NH yang juga Bakal Calon Gubernur Sulsel.

Menurut NH, keputusan Golkar dalam mengusung kandidat mesti direspons kader dengan dukungan dan upaya nyata pemenangan. Diakui dia, dalam politik terkadang muncul perbedaan, intrik dan polarisasi. Tapi, sebagai kader yang baik, tidak ada alasan untuk mengkhianati putusan partai. Terlebih, Golkar merupakan partai besar yang memiliki mekanisme dan aturan yang tegas dan jelas.

“Alhmadullilah, Golkar senantiasa solid dan itu harus dijaga. Begitu partai sudah memutuskan, maka seluruh kader harus loyal dan taat azas. Tidak boleh lagi ada perbedaan,” tegas pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar itu.

NH menyampaikan pimpinan Golkar tidak akan ragu melakukan revitalisasi kepengurusan bila melihat ada gelagat kader yang tidak taat azas. Seluruh kader dan pengurus partai besutan Airlangga Hartarto itu, sambung dia, harus senantiasa menjaga soliditas.

“Golkar ini partai besar dan kita semua yang tergabung merupakan keluarga. Kalau ada perbedaan ya mari bicarakan baik-baik,” pungkas mantan Ketua PSSI itu. (*)

Soal Rapimnas, ARB Yakin Golkar akan Lebih Baik

Ketua umum partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)

Politikus Senior dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)

Jakarta, KABAROKE.COM — Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) berharap Golkar bisa menjadi lebih baik dipimpin Airlangga Hartarto. Menurutnya, Airlangga memang banyak berpengalaman dalam bidang organisasi.

“Mudah-mudahan beliau bisa pimpin partai politik ini. Jadi saya kira Golkar akan lebih baik lagi ke depan dipimpin beliau,” kata ARB di JCC Senayan, Jakarta, Senin 18 Desember 2017.

Ia menjelaskan, Airlangga sejak mahasiswa sudah aktif bergerak dalam organisasi. Lalu, Airlangga juga aktif di sejumlah organisasi lainnya di antaranya aktif di Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di Kadin dan Golkar.

“Pidatonya lihat dong. Mantap mantap. Beliau itu kan dari kecil terus mahasiswa bergerak dalam bidang organisasi, persis seperti organisasi yang saya pimpin. PII. Beliau PII. Saya Kadin beliau Kadin. Saya Golkar sekarang beliau Golkar. Jadi pengalamannya sudah banyak di organisasi,” kata ARB.

Saat ditanya soal masa jabatan Airlangga, ia mengatakan keputusan pleno kemarin malam banyak yang ingin hanya sampai 2019. Ia pun mengaku tunduk dan loyal pada keputusan tertinggi partai.

“Kalau keputusan tertinggi yang ada sekarang pleno ya, kami ikuti. Kalau diubah yang lebih tinggi lagi di rapimnas, kami ikuti. Kalau nanti lebih tinggi lagi munaslub, kami ikuti,” ucap ARB.

Adapun soal perombakan, ia menyerahkannya pada Airlangga. Sebab, keputusan pleno malam lalu memberikan kewenangan tersebut pada Airlangga.

“Saya ikuti saja,” kata ARB.

Soal Rapimnas, Luhut: Golkar Tunjukkan Kematangan Berorganisasi

Kunjungan Menkopolhukam Luhut Pandjaitan ke Munaslub Golkar

Kunjungan Menkopolhukam Luhut Pandjaitan ke Munaslub Golkar

Jakarta, KABAROKE.COM — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang juga politisi senior Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai adanya kematangan Golkar melalui Rapimnas hari ini. Ia pun tak ingin mencampuri lebih dalam persoalan aklamasi terhadap Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

“Golkar ini kita lihat kematangannya. Mereka ini tunjukkan kematangan berorganisasi sehingga dilakukan Rapimnas hari ini,” kata Luhut di JCC Senayan, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Ia menambahkan malam ini Munaslub akan dibuka. Agendanya sepakat membawa Golkar bersih dan maju ke depan. Hal ini menjadi tantangan agar Golkar ke depan lebih baik.

“Biarkan berproses dengan baik. Saya kira Golkar tahu apa yang terbaik buat Golkar dan bangsa ini. Saya yakin semua peserta cukup dewasa untuk tidak diintervensi siapapun untuk memilih yang terbaik buat Golkar ke depan,” kata dia.

“Karena mereka bertekad Golkar harus bisa lebih baik dari 2014. Saya kira mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan. Kita jangan terlalu banyak mencampuri internal mereka,” sambung Luhut.

Adapun saat ditanya soal saran kepengurusan Golkar yang baru, ia mengatakan internal Golkar dan ketua umum barunya sepakat tak melakukan perubahan drastis dalam kepengurusan. Ia menilainya sebagai hal yang baik.

“Menurut hemat saya baik untuk memelihara persatuan kesatuan. Jadi kita tak akan melihat perubahan-perubahan yang drastis dari organisasi Golkar ini. Pak Airlangga ketua umum, ingin merangkul semua sehingga tetap bekerja dengan baik,” kata Luhut.

Ini Jadwal Lengkap Acara Rapimnas dan Munaslub Partai Golkar

Idrus Marham

Idrus Marham

Jakarta, KABAROKE.COM — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan, malam ini, Golkar mengagendakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Munaslub ini akan mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Munaslub yang kita lakukan nanti malam itulah agenda utama kita. Munaslub, memilih, menetapkan, mengukuhkan Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Golkar,” kata Idrus di JCC Senayan, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Ia menambahkan pengukuhan Airlangga merupakan respons Dewan Pimpinan Pusat terhadap aspirasi DPD I yang memberikan dukungan terhadap Airlangga. “Itu merespons aspirasi yang ada terutama DPD I,” kata Idrus.

Sebelumnya, dalam pleno DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Penetapan ini diklaim mendapatkan dukungan dari 34 DPD Golkar.

Adapun politisi senior Golkar, Priyo Budi Santoso, menolak penetapan Airlangga menjadi ketua umum. Sebab, ia ingin maju berkompetisi mendapatkan kursi Ketua Umum Partai Golkar.

Berikut agenda acara Rapimnas dan Munaslub Partai Golkar:

Minggu, 17 Desember 2017
-Rapat gabungan panitia di forum Rapimnas 10.00-12.00 WIB)
-Check in para pengurus DPD Partai Golkar (12.00-14.00 WIB)
-Rapat pleno DPP Golkar (14.00-16.00 WIB)
-Pertemuan DPP dengan pengurus DPD tingkat I (19.00-21.00 WIB)

Senin 18 Desember 2017
-Pembukaan Rapimnas Partai Golkar (09.00-11.30 WIB)
-Rapat paripurna mengenai jadwal, tata tertib, dan Rapimnas Golkar (11.30-14.00 WIB)
-Rapat paripurna kedua, dengan agenda penetapan Airlangga sebagai ketua umum Golkar (14.00-15.30 WIB)
-Penutupan Rapimnas III Golkar (15.30 WIB)
-Pembukaan Munaslub Golkar. Presiden Joko Widodo akan memberikan sambutan (19.30-21.00 WIB)
-Rapat paripurna membahas jadwal, tata tertib, pemilihan pimpinan Munaslub, hingga penjelasan materi Munaslub (21.30-22.30 WIB)

Selasa 19 Desember 2017
-Rapat paripurna dengan agenda penetapan AD/ART Golkar (08.00-12.00 WIB)
-Pemilihan ketua umum, penetapan ketua umum terpilih, pemilihan anggota formatur, dan penetapan anggota formatur (13.00-17.00 WIB)
-Rapat formatur (22.00 WIB)

Rabu 20 Desember 2017
-Sejumlah rapat formatur akan digelar di forum Munaslub (16.00-18.00 WIB)
-Rapat paripurna IV yang menetapkan pengurus DPP Golkar masa bakti 2017-2022.
-Penetapan ketua dewan pembina, ketua dewan kehormatan, ketua dewan pakar, mahkamah partai
-Penyerahan hasil Munaslub kepada ketua umum terpilih, hingga penutupan persidangan Munaslub Golkar.
-Agenda Munaslub Golkar akan ditutup dengan sambutan ketua umum DPP Golkar masa bakti 2017-2022.

Salam NH-Aziz, Airlangga Pastikan Usungan Golkar di Sulsel Tak Berubah

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan NH bersama Kader Golkar Sulsel Lakukan Salam Sulsel Baru

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan NH bersama Kader Golkar Sulsel Lakukan Salam Sulsel Baru

Jakarta, KABAROKE — Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, memberikan jaminan bahwa usungan partai berlambang beringin untuk pilkada di Sulsel tidak akan berubah. Hal itu disampaikan Airlangga saat pertemuan dengan jajaran pengurus DPD I dan DPD II Golkar se-Sulsel di Rumah Dinas Menteri Perindustrian Republik Indonesia di Jakarta, Minggu, 17 Desember.

“Dalam pertemuan tadi, Pak Airlangga selaku Ketum Golkar telah memberikan penegasan bahwa usungan tidak akan berubah pada seluruh pilkada di Sulsel. Bahkan, Pak Airlangga memberikan motivasi dan dukungan kepada kader Golkar yang bertarung, terutama bagi Pak NH (Nurdin Halid),” kata Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta alias Aru, saat dihubungi Minggu, 17 Desember.

Bentuk dukungan Airlangga kepada NH secara tegas dan gamblang ditunjukkan di hadapan seluruh pengurus dan kader Golkar Sulsel. Menteri Perindustrian itu melakukan salam Sulsel Baru bersama NH dan jajaran pengurus partai berlambang beringin. Bahkan, Airlangga menyapa NH dengan sebutan gubernur yang spontan disambut riuh semangat para elite Golkar Sulsel.

Dalam pilkada serentak di Sulsel pada tahun depan, Golkar diketahui telah menerbitkan rekomendasi pada sejumlah kandidat. Di antaranya yakni Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar pada Pilgub Sulsel, Munafri Arifuddin pada Pilwalkot Makassar, Iksan Iskandar pada Pilkada Jeneponto, Fahsar M Padjalangi pada Pilkada Bone dan Andi Seto pada Pilkada Sinjai.

“Intinya, seluruh rekomendasi yang diterbitkan Golkar untuk pilkada lingkup Sulsel tidak ada yang berubah. Pergantian ketum tidak mempengaruhi rekomendasi,” ucap Aru yang juga Ketua DPRD Kota Makassar.

Sementara itu, Nurdin Halid menyampaikan pergantian pucuk pimpinan di Golkar memang tidak serta merta mengubah keputusan usungan pada pilkada serentak. Perubahan hanya dilakukan bila memang ada hal prinsipil. Di luar itu, tidak ada alasan untuk mengubah rekomendasi. Toh, surat keputusan untuk rekomendasi pasangan kandidat bukanlah keputusan individu, melaikan keputusan organisasi.

“Berulangkali sudah saya sampaikan, tidak ada yang berubah dengan pergantian ketua umum. Seluruh rekomendasi usungan untuk pilkada di Sulsel tidak ada yang berubah. Keputusan mengusung kandidat kan keputusan organisasi, bukan individu. Kalaupun ketua berganti, maka yang perubahannya sebatas administratif saja,” tutup NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar. (*)

Golkar Jeneponto Rapatkan Barisan Menangkan NH-Aziz

Nurdin Halid serta Kader dan Pengurus Golkar Jeneponto

Nurdin Halid serta Kader dan Pengurus Golkar Jeneponto

Jeneponto — Ketua DPD II Golkar Jeneponto, Iksan Iskandar, menegaskan kemenangan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pada Pilgub Sulsel 2018 merupakan harga mati. Tidak ada keraguan bagi pengurus dan kader partai berlambang beringin di Jeneponto untuk mendukung dan memenangkan pasangan nasionalis-religius tersebut.

Seluruh pengurus dan kader tampak antusias menghadiri acara konsolidasi Golkar Jeneponto, Sabtu, 16 Desember. Seluruh insan Golkar hadir, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa. Mereka sangat bersemangat untuk bertatap muka sekaligus mendengarkan arahan NH.

“Jangan jadikan Jeneponto keraguan untuk kemenangan NH-Aziz. Seluruh pengurus dan kader Golkar hingga tingkat kecamatan dan desa solid untuk memenangkan Pilgub Sulsel dan Pilkada Jeneponto pada 27 Juni 2018,” kata Iksan yang juga Bupati Jeneponto, Sabtu, 16 Desember.

Menurut Iksan, bentuk komitmen dan dukungan terhadap NH-Aziz, seluruh pimpinan kecamatan dan desa siap bergerak untuk kemenangan pasangan pro-rakyat itu. Seluruh arahan dari NH selaku calon gubernur sekaligus pimpinan Golkar siap dijalankan. “Seluruh pengurus di tingkat kecamatan dan desa hadir lengkap. Mereka siap bergerak,” ujar dia.

Dalam berbagai kesempatan, Iksan menyampaikan NH-Aziz merupakan pasangan ideal yang paling pantas memimpin Sulsel. Pertimbangan utama, hanya pasangan kandidat inilah yang berlabel tokoh nasional dan memiliki niat tulus membangun Sulsel. Berbekal jaringan yang kuat di pusat, NH-Aziz dipercaya mampu membuat Sulsel semakin sejahtera. (*)

LSI : Airlangga Bisa Hadirkan Golkar Baru

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto

Jakarta, KABAROKE — Pendiri Lembaga kajian Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA, menyebut sosok Airlangga Hartarto bisa menampilkan wajah Partai Golkar yang baru, bersih dan berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya.

“Airlangga di mata publik yang mengenal dia adalah figur yang bersih, yang bisa memberi kontras, bisa membedakan diri dari ‘rezim golkar’ sebelumnya,” ujar dia, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menanggapi hasil Rapat Pleno Golkar Rabu malam, yang memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai ketua umum definitif partai beringin.

Airlangga baru saja merilis video singkat tentang gagasannya memimpin Gokar. Denny mengatakan langkah Airlangga membuat video berdurasi singkat bertema “Golkar Bersih, Golkar Bangkit” tentang gagasannya memimpin Golkar, merupakan tradisi baru politik yang sangat baik.

Menurut Denny, pesan itu tidak hanya ditujukan Airlangga kepada pemilik suara Golkar melainkan kepada seluruh pemilih di Indonesia. Hingga saat ini, tokoh Partai Golkar itu masih menjadi menteri perindustrian, posisi yang juga pernah ditempati ayahnya, Hartarto.

“Ia maju bukan hanya untuk jabatan. Tapi jabatan itu untuk gagasan. Pesan ini yang ingin Airlangga Hartato sampaikan. Ini tradisi yang lama ditunggu,” ujar Denny.

Denny memandang, umumnya berita politik masa kini didominasi sensasi korupsi berjemaah. Atau berita itu sangat diwarnai isu perpecahan partai, skandal pribadi, dan remeh-temeh lainnya.  “Kita merindukan romantisme politik zaman bapak pendiri bangsa, di mana berpolitik untuk gagasan Indonesia,” jelas dia.

Dalam videonya Airlangga berpesan singkat soal gagasan yang akan dibawanya jika kelak memimpin partai. Dia ingin melahirkan partai yang bersih dan partai yang membangkitkan bangsa. (***)

Airlangga Jadi Ketua Umum Golkar

Airlangga Hartanto

Airlangga Hartanto

Jakarta, KABAROKE — Rapat Pleno Partai Golkar, Rabu malam, memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar definitif menggantikan Setya Novanto yang kini tengah menjalani proses hukum atas kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

“Rapat Pleno Golkar memutuskan pergantian Ketua Umum pak Setya Novanto ke pak Airlangga Hartarto dan ini sudah definitif,” ujar Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid membacakan hasil kesimpulan Rapat Pleno di DPP Golkar, Jakarta, Rabu malam.

Menurut Nurdin, sesuai anggaran dasar dan rumah tangga Golkar, karena Setya Novanto terbelit masalah hukum maka jabatan Ketua Umum dinyatakan lowong. Kemudian Rapat pleno memutuskan menunjuk Airlangga sebagai Ketua Umum baru, sehingga jabatan lowong itu kini sudah terisi kembali.

Sesuai ketentuan, Airlangga akan menjabat ketua umum hingga 2019 sesuai sisa masa jabatan Novanto.

Selanjutnya, DPP Golkar akan menggelar Rapimnas pada 18 Desember 2017 untuk melaporkan hasil Rapat Pleno kepada pimpinan Golkar daerah. Kemudian, pada tanggal 19-20 Desember 2017 Golkar akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa dengan agenda tunggal yakni pengukuhan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

Rapat Pleno juga telah menyusun kepanitiaan untuk penyelenggaraan Munaslub tersebut antara lain, Penanggungjawab Idrus Marham, Ketua Panitia Nurdin Halid, Ketua Steering Committee Ibnu Munzir, Ketua Organizing Committee Agus Gumiwang.

“Agenda Munaslub hanya satu yakni pengukuhan pak Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar definitif,” jelas Nurdin.

Nurdin mengatakan penunjukan Airlangga sebagai ketua umum lantaran sebelumnya hanya ada dua bakal calon yang menyatakan keinginannya maju, yakni Airlangga dan Azis Syamsuddin. Namun dalam forum rapat pleno, Azis menyatakan mundur sehingga rapat pleno memutuskan Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar definitif.

Ketua Umum Golkar terpilih Airlangga Hartarto mengatakan Rapat Pleno ini jawaban atas harapan seluruh kader Golkar dari seluruh Indonesia.

Bagi Airlangga Rapat Pleno menunjukkan proses demokrasi di internal Golkar berjalan sesuai tata tertib.

“Golkar mengharapkan dukungan dari semua pihak,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menegaskan bahwa dukungan Golkar terhadap pemerintah tidak akan berubah hingga 2019. Selain itu Golkar dibawah kepemimpinannya juga konsisten akan mendukung Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya dalam Pilpres 2019 mendatang.

Airlangga menyatakan tidak ada faksi-faksi di dalam tubuh Golkar. Dia menginginkan seluruh pihak di internal Golkar bahu-membahu menghadapi pilkada, pemilu legislatif dan pilpres.

Sementara itu terkait kasus hukum yang dihadapi Setya Novanto, Airlangga mendoakan Novanto diberikan kekuatan.

“DPP Partai Golkar akan memberikan bantuan yang diperlukan pak Novanto dan keluarga,” ujar Airlangga. (***)

Mulia Banget! Ini Alasan NH Lepas Peluang Jadi Ketum Golkar

Nurdin Halid

Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), menegaskan komitmennya untuk bertarung pada Pilgub Sulsel 2018. Tak bosan-bosan, ia menyampaikan ikrarnya untuk mengabdi membangun Sulsel Baru.

NH menegaskan tidak selangkah pun akan mundur dari pencalonanannya pada Pilgub Sulsel 2018. Ia bahkan rela melepas kesempatan untuk menjadi ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto (Setnov). Toh, sedari awal, ia tidak pernah mengejar kekuasaan. Yang ingin dilakukannya kini sebatas mengabdi dan menunaikan janjinya kepada Allah SWT dan masyarakat Sulsel.

“Saya tidak pernah kejar kekuasaan dan tidak tertarik menjadi 01 Golkar. Saya memilih mewujudkan Sulsel Baru, sebagaimana janji saya kepada masyarakat Sulsel untuk membangun kampung dan menata kota. Terlebih, di masa saya terpuruk, saya juga pernah berjanji kepada Allah SWT untuk membuat Sulsel, kampung halaman saya menjadi lebih baik,” kata NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar ini.

“Bagi saya, yang namanya janji itu pantang untuk diingkari apapun tantangannya. Saya pun menyadari yang namanya ingin berbuat baik, selalu dihadapkan pada ujian. Untuk itu, bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, saya sudah siap menghadapinya demi Sulsel Baru yang lebih cerah,” sambung NH.

Menurut NH, terlepas dari komitmennya untuk membangun Sulsel Baru, tanggungjawab yang diembannya pada sejumlah organisasi tidak akan diabaikan. Golkar, Dekopin dan International Cooperative Asia Pasific tetap dikawalnya secara profesional dengan penuh dedikasi. “Saya pantang lari dari tanggungjawab. Termasuk saat ini, saya siap pulang balik Makassar-Jakarta untuk demi kejayaan Golkar,” tuturnya.

Di tengah kesibukannya melakukan sosialisasi pada Pilgub Sulsel, NH memang tetap meluangkan waktunya untuk mengawal partai berlambang beringin menuju musyawarah nasional luar biasa atau munaslub. Golkar diagendakan melakukan rapat pleno dalam waktu dekat untuk menentukan agenda rapat pimpinan nasional (rapimnas).

“Rapimnas yang nantinya memutuskan perlu atau tidaknya pelaksanaan munaslub Golkar. Saya senantiasa siap mengawal apapun itu keputusan partai demi mengembalikan kejayaan Golkar. Apalagi, dalam waktu dekat akan ada tahun politik, mulai dari pilkada serentak 2o18 hingga pilpres dan pileg 2019,” pungkas dia.

NH ternyata juga telah meyakinkan seluruh parpol pengusung ihwal komitmennya pada kontestasi politik lima tahunan di Sulsel.

NH diketahui sempat menggelar pertemuan dengan elite parpol pengusung di New Shogun Restaurant, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Senin, 4 Desember, malam. Mereka yang hadir, di antaranya yaitu Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS); Ketua Hanura Sulsel, Ilhamsyah Mattalatta; Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin; Ketua Harian Golkar Sulsel, M Roem; Ketua PPP kubu Djan Faridz, Irwan Intje dan Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad. (***)

1 2 3 4 5 139