Waspada Manipulasi Survei, Ini Tiga Potensi Praktik Jekkong di Pilgub Sulsel

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Hamka B Kady

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Hamka B Kady

Makassar, KABAROKE — Masyarakat Sulsel khususnya pendukung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) diminta waspada terhadap praktik kecurangan di Pilgub Sulsel. Khususnya dengan cara manipulasi hasil survei untuk membentuk opini publik.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim NH-Aziz Center, Hamka B Kady menanggapi hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang diduga kuat merupakan pesanan. Setidaknya, ia menjabarkan tujuh kemungkinan praktik “jekkong” berdasarkan hasil survei yang direkayasa.

Pertama, melalui survei yang di publish bisa jadi adalah target perolehan suara seorang kandidat dan penggembosan suara bagi lawan tandingnya. Tujuannya, kata dia, agar hasil suara akhir akan dipaksakan dicapai dengan cara apapun termasuk cara jekkong.

Kedua, oknum kandidat akan melakukan langkah-langkah penekanan di daerah yang di kuasai atau daerah basisnya. Mungkin saja, lanjutnya menjelaskan, melakukan langkah jekkong dengan di-backup aparat sipil negara.

“Bahkan bisa jadi berusaha mempengaruhi aparat keamanan termasuk penyelenggara dan panwas untum minta perlindungan atau paling tidak ada pembiaran supaya aman dalam melaksanakan aksi jekkongnya,” tuturnya.

Kemudian, oknum kandidat melakukan pengawalan suara di setiap lingkungan dan dusun atau di sekitar TPS pada malam hari hingga menjelang pecoblosan. Bahkan, ia menyebut, ada kemungkinan dilakukan cara memberikan sesuatu kepada pemilih yang dikawalnya.

Olehnya itu, Hamka mengingat kepada masyarakat untuk turut memerangi praktik curang di Pilgub Sulsel. Penguatan tim di tingkat TPS, kata Hamka, akan diperkuat untuk mencegah adanya praktik jekkong.

“Ayo rapatkan barisan untuk melawan proses kecurangan yang mereka rancang secara sistematis dan massif,” ujarnya. (**)

Didukung Batu Putih Syndicate, NH-Aziz Dapat Suntikan 1,7 Juta Suara

Presiden Batu Putih Syndicate Syamsul Bahri Sirajuddin Bersama Nurdin Halid

Presiden Batu Putih Syndicate Syamsul Bahri Sirajuddin Bersama Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Komunitas Batu Putih Syndicate (BPS) akhirnya resmi menyatakan arah dukungannya dalam Pilgub Sulsel. Tim pemenangan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar pada pilgub lalu ini memilih untuk kembali memenangkan Aziz Qahhar yang kini menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Nurdin Halid.

Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus menjelaskan, dukungan BPS dalam jejaring pemenangan NH-Aziz dianggap sebagai langkah maju bagi tim. Hal itu diungkapkannya karena telah begitu mengenal dan mengetahui kekuatan jaringan yang dimiliki oleh lembaga ini.

“Pada Pilgub 2013 saya merekam aktivitas mereka di lapangan. Bagaimana mereka membangun jaringan dan dimana jaringan itu berada sedikit banyak saya tahu,” kata Nurmal yang juga alumni Batu Putih Sindycate.

Mantan Ketua KPU Makassar ini menyatakan salah satu faktor keberhasilan Ilham-Azis meraih hingga 1,7 juta dukungan pada Pilgub 2013 adalah karena kesuksesan manajemen tim yang mereka bangun. Sehingga, Nurmal menyebutkan, modal itulah yang dapat menjadi kekuatan ekstra bagi NH-Aziz kali ini.

“Jaringan mereka meliputi seluruh Sulsel. Saya tidak tahu apakah jarjngan itu masih bertahan atau tidak. Kalau bertahan, itu sangat luar biasa. Mereka mampu meraup 1,7 juta suara padahal saat itu melawan incumbent SYL,” ujarnya.

Nurmal pun menyarankan agar langkah pertama yang dilakukan NH-Aziz dengan bergabungnya BPS adalah dengan mencoba membangun kembali kekuatan lembaga ini.

“Saya tahu mereka punya database tim hingga tingkat TPS. Tapi, apakah itu masih aktif atau tidak itu dulu yang harus ditelusuri,” ujarnya.

Apalagi lanjutnya, kekuatan itu tak terlalu sulit untuk dibangun karena saat itu BPS juga mengelola tim bersama tim pejuang bersatu. Saat ini, tim pejuang bersatu juga kian getol memperjuangkan kemenangan NH-Aziz dalam Pilgub Sulsel.

“Saya pikir itu tak terlalu sulit bagi mereka karena mereka dulu membangun kekuatan Pilgub 2013 bersama tim pejuang bersatu yang kini juga bersama NH” tutupnya. (*)

Totalitas Pendukung Appi-Cicu Menangkan NH-Aziz

Pendukung Appi-Cicu All Out Menangkan NH-Aziz

Pendukung Appi-Cicu All Out Menangkan NH-Aziz

Makassar, KABAROKE — Gagasan dan program Sulsel Baru yang dicanangkan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) membuat masyarakat tidak bisa berpaling. Dukungan kepada calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu itu semakin massif jelang tahapan pencoblosan. Di Makassar, pendukung calon tunggal Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) memastikan dukungan kepada NH-Aziz.

“Ya arah dukungan pendukung Appi-Cicu jelas. Di Pilwalkot Makassar, kita all out menangkan Appi-Cicu dan di Pilgub Sulsel, kita berjuang habis-habisan menangkan NH-Aziz, itu harga mati. Tidak usah diragukanlah, seluruh pendukung Appi-Cicu pasti dukung NH-Aziz,” kata salah seorang pendukung militan Appi Cicu, Hj Lina, Kamis, 31 Mei.

Menurut Hj Lina, banyak pertimbangan hingga akhirnya pendukung Appi-Cicu menjatuhkan dukungan untuk NH-Aziz. Di antaranya yakni Appi-Cicu dan NH-Aziz bisa dibilang memiliki banyak kesamaan dan memang berafiliasi secara resmi. Appi-Cicu dan NH-Aziz dapat dikatakan merupakan satu paket untuk menuju Makassar dan Sulsel Baru yang lebih maju dan sejahtera.

“Tidak kalah penting itu program NH-Aziz tiada duanya. Ya inilah kandidat yang paling gagah dan bagus programnya, seperti orangnya,” ucap Hj Lina yang merupakan warga Rappokalling.

Lebih jauh, ia menyampaikan secara spesifik, program NH-Aziz menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Terkhusus kalangan ibu rumah tangga dan masyarakat kurang mampu. Kehadiran program pendidikan dan perlengkapan sekolah gratis, layanan kesehatan berbasis KTP, bantuan modal tanpa bunga, bantuan peningkatan gizi ibu hamil dan balita dan banyak lainnya sangatlah membantu wong cilik.

“Kalau masyarakat dukung NH-Aziz, itu karena programnya tiada duanya, paling top. Program NH-Aziz itu jawaban dari seluruh permasalahan ibu rumah tangga maupun orang yang kurang mampu. NH-Aziz menunjukkan kepedulian dan perhatian yang sangat besar,” tutup dia. (**)

Tak Dimiliki Kandidat Lain, Program Kesehatan NH-Aziz Buat Masyarakat Tak Bisa Berpaling

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Soppeng, KABAROKE — Ketua Harian DPD II Golkar Soppeng, Syahruddin M Adam, mengungkapkan melesatnya elektabilitas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), tidak lepas berkat gagasan dan programnya yang sangat pro-rakyat. Sederet program pasangan dengan tagline Sulsel Baru itu membuat masyarakat tidak bisa berpaling. Terlebih, banyak program NH-Aziz yang memang tidak dimiliki oleh kandidat lain.

Khusus di Soppeng, Syahruddin menyebut masyarakat ‘jatuh cinta’ dengan program kesehatan NH-Aziz. Di antaranya yakni layanan kesehatan berbasis KTP, program 1 dokter 1 kampung dan menghadirkan rumah sakit pratama di tiap kecamatan. Program-program kesehatan itu sama sekali tidak dimiliki oleh kandidat lain. Padahal, semuanya itu merupakan harapan dan kebutuhan masyarakat yang kebanyakan masih sulit mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.

“NH-Aziz kini unggul dan paling dominan di Soppeng. Kenapa? Salah satunya ya berkat gagasan dan programnya yang sangat diterima. Yang paling dinanti ya layanan kesehatan berbasis KTP, itu sangat membantu masyarakat. Nah, keunggulan NH-Aziz karena mampu mencanangkan program sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat, program demikian tidak dimiliki oleh kandidat lain,” ujar Syahruddin yang juga Wakil Ketua DPRD Soppeng, Senin, 28 Mei.

Menurut Syahruddin, berkat gagasan dan program pro-rakyat, NH-Aziz kini mendapatkan dukungan besar. Masyarakat Soppeng, sambung dia, siap menyatu dan bahu-membahu memenangkan pasangan nomor urut satu. Harapannya, jika NH-Aziz menang, maka seluruh program pro-rakyat yang dicanangkan dapat segera direalisasikan.

“Kita percaya kepada NH-Aziz. Dengan jaringan yang luas dan kuat di pentas nasional, semua program dapat direalisasikan. Apalagi, NH-Aziz telah membuat kontrak politik, sebuah ikrar dan komitmen yang tidak dilakukan oleh kandidat lain,” tegas Ketua Tim Pemenangan NH-Aziz di Soppeng.

Lebih jauh, Syahruddin memaparkan elektabilitas NH-Aziz kini semakin jauh meninggalkan kandidat lain. Saat ini, tingkat keterpilihan pasangan nasionalis-religius itu sudah hampir mencapai 50 persen. Terpaut belasan persen dengan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) di posisi kedua. Adapun dua kandidat lain cukup keteteran dan tertinggal jauh.

“Saat ini, (elektabilitas) NH-Aziz sudah mencapai 43 persen, mendekati target 50 persen. Di Soppeng, kita bersyukur NH-Aziz paling dominan, ini semua harus mampu kita jaga hingga hari pemilihan,” pungkasnya. (**)

Legislator Bone Ungkap Dua Program NH-Aziz Ini Paling Dinanti Masyarakat

Anggota DPRD Bone Hj Jumiati Sudirman

Anggota DPRD Bone Hj Jumiati Sudirman

Bone, KABAROKE — Legislator DPRD Bone, Hj. Jumiati Sudirman mengungkapkan antusiasme dukungan masyarakat Kabupaten Bone kepada pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. Hal tersebut diungkapkan saat NH menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Kecamatan Kahu, Bone, Minggu (27/5).

Dalam kesempatan itu, anggota Fraksi Golkar ini menuturkan simpati masyarakat berkat program yang dicanangkan NH-Aziz. Dalam setiap kunjungannya, ia selalu memperopeh apresiasi dari masyarakat setempat.

Kata dia, terdapat dua program yang paling diharapkan dapat terwujud apabila NH-Aziz terpilih kelak. Yaitu, program perlengkapan sekolah gratis dan pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP.

“Itu yang paling direspons masyarakat di sini karena benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kalau itu benar-benar terwujud, pastilah Sulsel akan jadi lebih sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Jumiati juga meyakini dengan optimistos hal tersebut dapat diwujudkan oleh NH-Aziz. Pengalaman, jaringan, dan kekuasaan NH-Aziz hingga di tingkat nasional serta internasional, kata dia, menjadi modal dalam merealisasikan program pro rakyat tersebut.

“Pak NH-Aziz dengan niat tulus pulang mengabdi dan membangun kampung. Menjadi gubernur saja tidak disponsori cukong, padahal ini butuh uang yang sangat besar. Insya Allah, NH-Aziz pemimpin amanah dan bisa mewujudkan programnya dengan kemampuan yang dimilikinya,” tegasnya. (*)

Akademisi: Mudah Ukur Kejujuran Kandidat Lewat Asal Usul Pembiayaan Pilgub

Akademisi Universitas Borobudur Andi Rusdi

Akademisi Universitas Borobudur Andi Rusdi

Jakarta, KABAROKE — Isu kejujuran kandidat banyak memantik perhatian warga Sulsel di Pilgub Sulsel 2018. Di mata akademisi Universitas Borobudur Jakarta, DR Andi Rusdi, salah satu cara sederhana mengukur kejujuran kandidat adalah keterbukaan soal dana kampanye dan pemenangan pilgubnya.

“Ini tolok ukur sederhana yang bisa dipakai oleh masyarakat Sulsel untuk mengukur kejujuran kandidat. Lihat berapa besar dana kampanyenya, bisakah dipertanggungjawabkan asal usul dananya, dan apakah penggunaannya bisa dipertanggubgjawabkan?” kata putra Sulsel ini.

Menurut doktor ilmu hukum ini, perlu mengetahui berapa biaya kampanye dan pemenangan masing-masing kandidat. Potret legitimate itu ada pada dana kampanye yang dilaporkan ke KPU. Meski sudah menjadi pemahaman umum jika yang dilaporkan biasanya hanya 20 persen dari total anggaran yang bakal dihabiskan.

“Akan kelihatan kualitas kejujuran kandidat lewat dana yang dilapor ke KPU. Kita bisa mengukur apakah itu rasional atau tidak. Kalau ada yang lapor biaya kampanye dan pemenangan hanya 5 sampai 10 miliar, bersandar pada realitas pilgub sejauh ini, rasa-rasanya tidak rasional,” sebut Rusdi, Sabtu 26 Mei 2018.

Di matanya, pilgub untuk wilayah sekelas Sulsel butuh cost pemenangan tidak di bawah Rp200 miliar. Bahkan beberapa tokoh yang pernah diajaknya berdiskusi malah menyebut untuk menang butuh tidak di bawah Rp300 miliar.

Persoalan kedua, sambung Rusdi, harus disandarkan pada profil kandidatnya. “Kan agak aneh kalau sekiranya bukan pengusaha lalu bisa mengumpulkan uang sebanyak itu. Kalau sekelas bupati dua periode, saya tidak yakin bisa mengumpulkan dana sampai sebegitu banyak untuk menutupi kebutuhan kemenangannya. Ini publik perlu curigai dananya itu dari Mana?” tegasnya lagi. (**)

Bukan ASS, Orang Bone Bersatu Menangkan NH

Fahsar M Padjalangi Bersama Nurdin Halid

Fahsar M Padjalangi Bersama Nurdin Halid

Bone, KABAROKE — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid melanjutkan rangkaian sadari Ramadan ke kabupaten kelahirannya, Bone, Sabtu (26/5). Sore ini, pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar tersebut menerima relawan dan sinpatisannya di Hotel Sarlim, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Pertemuan tersebut kian menunjukkan besarnya simpati dan sokongan dukungan kepada duet nasionalis-religius dalan Pilgub Sulsel. Meskipun ada pula figur dari Bone lain, yaitu Andi Sudirman Sulaiman berpasangan dengan Nurdin Abdullah, relawan ini serius dan berfokus memenangkan NH-Aziz.

Sekelompok relawan tersebut ialah Orang Bone Bersatu. Ketua Tim Relawan Orang Bone Bersatu, Syamsul Alam menengaskan piliyannya kepada NH. Bagi dia, Ketua Koorbid Pratama DPP Partai Golkar memiliki kemampuan lebih dalam memerintah Sulsel kelak.

“Pak Sudirman kan masih muda, pengalamannya dalan politik dan pemerintahan juga ridak ada. Pak Nurdin Halid tidak ada  yang menyangkal kalau sudah begitu berpengalaman,” bebernya.

Lebih lanjut, Syamsul Alam menekankan relawannya akan terus bergerak secara masif dalam memperkuat pemenangan NH-Aziz di Bone. Sehingga, kata dia, elektabilitas pasangan ini akan semakin melesat berkat gabungan berbagai kekuatan di Bone.

Diketahui, NH memiliki kekuatan geopolitik yang masif di Bone. Selain putra daerah, partai Golkar yang mengusung NH-Aziz juga merupakan partai berkuasa di Bumi Arung Palakka. Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone petahana, Andi Fahsar Padjalangi dan Ambo Dalle merupakan Ketua Umum dan Ketua Harian Golkar Bone. Ketua DPRD Bone juga merupakan politisi Golkar Bone, yaitu Andi Akbar Yahya.

“Insya Allah, peluang NH-Aziz untuk menang di Bone sangat besar. Kita tidak boleh terlena dengan itu, relawan di sini terus bergerak untuk mendulang kemenangan telak,” tegasnya. (*)

Nurdin Halid : Mari Jaga Kesucian Ramadan

Nurdin Halid

Nurdin Halid

Sinjai, KABAROKE — Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para kandidat untuk menjaga kesucian bulan suci Ramadan. Caranya, berlomba-lomba melakukan ibadah dan berbuat kebaikan. Juga menghindari perbuatan jahat, termasuk kecurangan menjelang Pilgub Sulsel 2018, dimana kampanye negatif maupun kampanye hitam semakin massif.

NH meminta agar berbagai serangan kampanye negatif maupun kampanye hitam untuk dihentikan. Begitu pula aksi saling hujat yang kebanyakan terjadi di media sosial. Pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar itu berpendapat tidak ada gunanya menjelek-jelekkan kandidat. Toh, masyarakat Sulsel sudah cerdas, sudah mengetahui mana kandidat yang memiliki program terbaik.

“Mari bersama-sama jaga kesucian Ramadan, berlomba-lombalah melakukan ibadah dan melakukan kebaikan. Nah, dalam konteks pilkada, ya jangan berbuat curang dan menghalalkan segala cara untuk menggenggam kekuasaan. Hentikan berbuat curang, menjelek-jelekkan kandidat, apalagi melakukan serangan kampanye hitam,” kata NH, Jumat, 25 Mei.

NH-Aziz diketahui menjadi sasaran kampanye negatif maupun kampanye hitam menjelang tahapan pencoblosan. Itu seiring dengan melambungnya elektabilitas pasangan tegas, merakyat dan religius. Baik survei internal maupun survei eksternal, NH-Aziz kini unggul dibandingkan tiga kandidat lain : Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo, Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman dan Ichsan YL-Andi Mudzakkar.

NH mengimbau kepada seluruh mesin pemenangan, baik parpol, relawan dan simpatisan untuk mengedepankan politik santun. Serangan kampanye negatif maupun kampanye hitam, sambung dia, jangan ditanggapi berlebihan. Toh, biasanya pihak yang melakukan perbuatan curang adalah mereka yang sedang panik karena sedang tertinggal alias kalah.

“Jangan mudah terprovokasi. Fokus kerja saja menggalang dukungan sebesar-besarnya dan menjaga basis suara, keluarga dan lingkungan serta TPS masing-masing. Insya Allah kerja keras kita semua akan berbuah manis,” ujar Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu.

Tidak lupa, NH mengingatkan kepada seluruh simpul pemenangan untuk mengantisipasi gerakan jekkong alias kecurangan. Tim NH-Aziz ditegaskannya tidak boleh curang, tapi tidak mau dicurangi. Olehnya itu, pengawalan terhadap setiap tahapan sangat penting, terkhusus pada saat pencoblosan hingga penghitungan dan penetapan calon gubernur terpilih.

“Intinya, jangan ragu untuk melaporkan kecurangan. Bersama-sama kita lakukan pencerahan demokrasi, menghadirkan pesta demokrasi yang aman, damai, bersih, berkualitas dan bermartabat,” pungkasnya. (**)

Bukan IYL-Cakka, Buhari Kahar Mudzakkar Tegaskan Dukungan Keluarga ke NH-Aziz

Buhari Mudzakkar Bersilaturahmi ke Kediaman NH

Buhari Mudzakkar Bersilaturahmi ke Kediaman NH

Makassar, KABAROKE — Dua putra Kahar Mudzakkar bertarung pada bursa pemilihan Gubernur Sulsel. Keduanya sama-sama maju sebagai calon wakil gubernur.

Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar terlebih dahulu mendeklarasikan diri berpasangan dengan Nurdin Halid. Menyusul, Andi Muzakkar juga ikut maju mendampingi Ichsan Yasin Limpo.

Namun, dukungan pemenangan keluarga Kahar Mudzakkar tampik lebih condong solid ke pasangan nomor urut satu, NH-Aziz. Hal ini pun dipertegas dengan kunjungan silaturahmi tim keluarga ke kediaman NH, Jalan Mapala, Kamis (10/5) malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya, penasehat tim keluarga, Buhari Kahar Mudzakkar; ketua tim keluarga, Andi Mardan; dan sekretaris tim keluarga, Marsuni.

“Dari keluarga memang ada yang terpisah, tapi kami tetap tegaskan dukungan keluarga lebih mendukung NH-Aziz,” ujar Buhari.

Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya ini juga tak menampik banyaknya dukungan Wija to Luwu kepada duet nasionalis-religius. Memang, NH terus memperoleh dukungan dari berbagai tokoh berpengaruh.

Di antaranya, Opu Makole Baebunta, Arifin Djunaid, dan Hatta Marakarma. Penegasan dukungan Buhari pun menambah daftar deretan panjang tokoh Luwu yang siap memenangkan NH-Aziz. (*)

Akademisi Unhas : Pidato Penutup NH-Aziz di Debat Publik Paling Sempurna

Akademisi Unhas Andi Lukman

Akademisi Unhas Andi Lukman

Jakarta, KABAROKE — Berakhirnya debat kandidat pada Rabu (9/5) malam menandakan usainya rangkaian tahapan debat kandidat oleh KPU Sulsel. Debat ini menjadi debat pemungkas dalam kontestasi Pilgub Sulsel mendatang.

Pengamat pemerintahan Unhas, Andi Lukman Irwan pun menanggapi penutup pidato kemenangan dan kekalahan masing-masing calon. Ia mengunggulkan pernyataan pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

“Dalam pidato penutup di akhir debat Pak NH-Aziz lebih tampil sempurna dan kreatif dlm menutup sesi debat dibanding paslon lainnya dengan beberapa aspek yang beliau sampaikan,” ujarnya.

Di antara sejumlah keunggulan tersebut, kata Lukman, ialah perspektif cara pandangnya menuju kemenangan yang bukan hanya miliki NH-Aziz semata. Kemenangan tersebut sudah sewajarnya perlu dimaknai sebagai kemenangan masyarakat Sulsel tanpa terkecuali.

“Komitmen beliau sangat tegas untuk memajukan wilayah Sulsel dengan menjajinkan akan terbentuknya Provinsi Luwu Raya serta meningkatkan status sungguminasa menjadi kota yang otonom,” jelasnya.

Kemudian, Lukman menegaskan pula gestur badan NH-Aziz tampak rileks dan tanpa beban saat debat. Termasuk, ketika NH mengulas tuduhan koruptor yang kerap menjadi bahan black campaign.

“Komitmen beliau untuk menghadirkan pemimpin yang bersih dan tidak korup menjadi jaminan akan hadirnya pemimpin sulsel yang amanah dan berintegritas,” pungkasnya. (*)

1 2 3 4 5 273