Menteri Yuddy : Saya Pikir Teroris, Eh Tahunya Guru Honorer

 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi

KABAROKE – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi sempat mengira Mashudi adalah seorang teroris. Karena guru honorer itu mengirimkan pesan singkat (SMS) yang kerap berbentuk ancaman.

“Saya enggak tahu dia siapa. Saya pikir teroris. Kan yang suka meneror itu teroris. Mau bunuh anak. Mau bunuh istri. Mau menggulingkan Presiden. Biasanya kan yang begitu teroris. Jadi, saya pikir teroris. Eh, tahunya guru honorer. Ya kita bebaskan,” ujar Yuddy di Jakarta, Senin (14/3/2016).

Kendati demikian, Yuddy akhirnya sudah mencabut laporannya di Polda Metro Jaya. Setelah dirinya mengetahui yang bersangkutan hanyalah seorang guru honorer.

Meski begitu, Dia menegaskan, kasus layanan pesan singkat ancaman yang dikirimkan oknum pegawai honorer yang bersangkutan kepada dirinya telah selesai.

“Biasanya yang suka meneror kan teroris. Saya pikirkan teroris. Kalau teroris ya dilanjutkan,katanya. (Rahmat)

Jokowi Bakal Monumenkan Kapal Buronan Internasional

Kapal FV Viking yang berhasil ditangkap TNI AL Indonesia.  Kapal pencuri ikan lintas negara tersebut merupakan buronan Interpol Norwegia.

Kapal FV Viking yang berhasil ditangkap oleh TNI AL Indonesia. Kapal pencuri ikan lintas negara tersebut merupakan buronan Interpol Norwegia.

KABAROKE – Indonesia akhirnya berhasil menangkap kapal pencuri ikan lintas negara yang menjadi buronan Interpol Norwegia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut bangga terhadap jajaran TNI AL yang berhasil menangkap kapal tersebut.

“13 negara bertahun2 memburu FV. Viking, kapal pencuri ikan lintas negara. Indonesia berhasil menangkapnya,” kata Presiden Jokowi melalui akun twitter resmi @jokowi, Senin (14/3/2016).

Kapal berbendera Norwegia tersebut, FV Viking ditangkap salah satu kapal perang jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat, yaitu KRI Sultan Thaha Saifudin-376, pada 25 Februari 2016 lalu.

Jokowi mengatakan, kapal FV Viking akan ditenggelamkan separuh badan di Pengandaran. Sedangkan separuhnya lagi akan disimpan di monumen melawan illegal fishing.

FV Viking merupakan kapal yang selama ini diincar, anggota Interpol dari Norwegia dan Afrika Selatan dilaporkan telah datang ke Indonesia. Kapal tersebut ditangkap pada Kamis (25/2) oleh Koarmaba. Kapal itu telah memasuki perairan Indonesia tepatnya 12.5 Nm di perairan utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau.

Koarmabar bekerja sama dengan Tim Western Fleet Quich Response (WFQR) Lantamal-IV Tanjung pinang dengan Wing Udara 2 Tanjung Pinang. Operasi penangkapan dilakukan dengan  menggunakan helikopter saat memburu dan melacaknya, hingga berhasil menemukan posisi kapal milik asing tersebut. (Rahmat)

Aktivis Buruh Deklarasikan FJIP

P_20160311_154345KABAROKE.COM – Ratusan serikat buruh dari berbagai organisasi di Indonesia bersatu padu melakukan deklarasi Federasi Jasa, Industri, dan profesional (FJIP). Ketua umum FJIP Achmad Ismail mengatakan organisasi tersebut muncul sebagai wadah perjuangan baru bagi buruh di Indonesia.

Ia menjelaskan, gerakan buruh merasa perlu untuk mengembalikan citra positif gerakan buruh dengan gerakan terpadu, guna mengembalikan kitoh perjuangan buruh yang untuk membela dan memperjuangkan kesejahteraan pata buruh Indonesia.

“Tema kami sebuah kerakyatan yang memang perjuangan bersama para buruh apapun benderanya,” kata Achmad dalam jumpa wartawan di Gedung Joang, Cikini, Jakarta Pusat, (11/03/2016).

Menurutnya, gerakan buruh di Indonesia telah memasuki masa yang memprihatinkan, akibat minimnya dukungan penguasa dan pengusaha dalam memperbaiki nasib buruh agar lebih layak dan sejahterah.

Derajat buruh, lanjut Achmad, terutama mereka yang berjuang dengan keringat di wilayah pabrik dan sektor informal semakin dianggap rendah diperlakukan makin tidak layak setiap hari.

“Padahal sebutan mitra pengusaha telah lama dimateraulikan bagi burug walaupun implementasinya hampir nihil,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama,
Sekretaris Jenderal FJIP Ridwan Rajaguguk mengatakan, perjuangan para aktivis buruh mendekati titik kejenuhan serta banyak terkontaminasi dengan maraknya praktik pemanfaatan buruh dalam bentuk beragam.

“Idenya kami ingin menjadi lebih besar lebih baik. Hari ini keinginan kami bergabung bersama,” ujar Ridwan.

Adapun deklarasi ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat antara lain, Dede Yusuf Macan Efendi dan Irma Suryani Chaniago dari anggota Komisi IX DPR RI l, Marinus Gea anggota Komisi I DPR, Rekson Silaban, Eko Darmanto, Poempida Hidayatullah, dari Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Mudhofir Presiden KSBI, dan para pengurus nasional serikat pekerja buruh.

Belanda Luncurkan Kendaraan Otomatis Kecil Tanpa Awak

WEpod

KABAROKE – Universitas Teknologi DELFT, Belanda telah meluncurkan Wageningen-Ede pod, pod (WEpod) atau kendaraan otomatis kecil tanpa pengemudi pertama di dunia. WEpod akan dioperasikan untuk membawa penumpang dari Stasiun Ede menuju kampus Wageningen dengan jarak tempuh sekitar 7 km.  

Kendaraan ini mengemudi dirinya sendiri secara otomatis berdasarkan sistem radar, GPS dan pencitraan 3 dimensi (3D). Saat ini, kendaraan kecil berkapasitas maksimal 6 orang itu hanya mampu melaju dengan kecepatan maksimal 25 km/jam.

Para calon penumpang, khususnya pengunjung Universitas Wageningen, dapat memesan “tiket” WEpod melalui applikasi berbasis smartphone mereka. Selama perjalanan informasi mengenai lingkungan sekitar dan kendaraan akan diberikan kepada para penumpang.

Proyek yang telah di inisiator oleh Propinsi Gelderland dengan pimpinan Proyek dari Universitas Teknologi DELFT, Belanda ini
telah berhasil diuji di jalanan umum pada 28 Januari 2016 lalu di Kampus Universitas Wageningen.

Rancananya pada bulan Juni 2016 nanti setelah melalui serangkaian ujicoba yang intensif, WEpod siap beroperasi secara penuh. (Rahmat)

Rizal Ramili Acak-acak Kementetiannya Tanpa Perpres

KABAROKE – Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dinilai tak menghormati peraturan presiden karena telah mengacak-acak kementeriannya secara sepihak. Menurut Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah, Rizal tak mengerti aturan.

Rizal telah mengubah nama Kementerian Koordinator Kemaritiman menjadi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya.

“Rizal yang mengubah sepihak nomenklatur kementeriannya menjadi Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, ini asli konyol,” ujar Husain, dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (9/3/2016).

Husain mengatakan, dalam mengubah nama institusi pemerintahan tidak dapat dulakukan asal-asalan. Karena mengubah nomenklatur dalam pemerintahan memiliki tata aturan yang begitu ketat.

Seperti mengubah nomenklatur subdit yang dijabat oleh eselon IV harus dengan persetujuan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dijelaskan, wacana penggantian nomenklatur Kementerian Koordinator Kemaritiman sudah disampaikan Rizal satu hari setelah dilantik. Namun belum mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo, rupanya Rizal Ramli sudah menyampaikan nomenklatur Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya dalam acara serah terima jabatan dari Menko sebelumnya, Indroyono Soesilo, di Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta, (13/8/2015) silam.

“Di sinilah arogansi Rizal Ramli, mengumumkan sendiri sesuatu yang belum mendapatkan persetujuan dari Presiden sebagai kepala pemerintahan,” ungkap Husain.

Dia melanjutkan, perubahan nomenklatur kementerian hanya sah secara hukum apabila Presiden Jokowi menerbitkan perpres yang baru.

Alasannya, nomenklatur pada Perpres RI No 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara tidak ada nama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya.

“Pembelajaran gratis buat Rizal Ramli dan kawan-kawan, kalau mau mengubah nomenklaturnya haruslah mengubah perpres, kemudian diundangkan dalam lembaran negara,” tambahnya. (Rahmat)

Miris: Kondisi Sirkuit Sentul

SIC

Sirkuit Sentul

KABAROKE – Sirkuit Sentul di Bogor merupakan sirkuit yang rencananya akan menjadi tuan rumah ketika MotoGP dilaksanakan di Indonesia pada 2017.

Akan tetapi hingga kini kepastian akan penyelenggaraan kompetisi balap motor termahsyur di dunia tersebut masih abu-abu. Masterplan kompetisi kabarnya belum disetorkan hingga kini.

Kondisi sirkuit juga menjadi salah satu perhatian. Bahkan, salah satu penonton acara launching tim Repsol Honda di Sirkuit Sentul mengeluhkan kondisi sirkuit kebanggaan warga Indonesia tersebut.

“Wah ini sih harus dibenerin sirkuitnya. Mana bisa dipakai buat balap. Harus dirombak,” ujar salah satu pengunjung di tribun Sirkuit Sentul kepada Okezone, Minggu (14/2/2016).

“Sekarang lihat asja tribun juaranya aja seperti itu. Aspal pitnya aja kayak begitu,” tambahnya.

Marquez dan Pedrosa sendiri sebelum bertolak ke Sentul, keduanya melakukan uji coba pra musim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Selepas launching di Indonesia, mereka akan bertolak ke Phillip Island, Australia, untuk uji coba kedua.

(bs)

syria

KABAROKE –  Sejumlah Negara-negara besar,  Jum’at ini telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan konflik di Suriah dan memperluas pengiriman bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang terjebak dalam konflik.

 
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, berbicara kepada wartawan setelah pertemuan beberapa negara di Munich yang termasuk  diantaranya Rusia dan lebih dari selusin negara lain. Dia mengatakan, target untuk menerapkan penghentian pertempuran adalah seminggu.

Semua peserta pertemuan telah sepakat bahwa perundingan damai Suriah harus dilanjutkan di Jenewa sesegera mungkin. Namun Kerry berkata bahwa penghentian itu tidak berlaku untuk konflik dengan ISIS dan kelompok militan lain yang terlibat pertempuran di Suriah.

Sementara itu Menlu Inggris Philip Hammond mengatakan, penghentian pertempuran hanya bisa berhasil jika Rusia menghentikan serangan udara yang mendukung pasukan pemerintah Suriah melawan oposisi. “Jika dilaksanakan sepenuhnya dan benar … ini (kesepakatan) akan menjadi langkah penting untuk menghilangkan pembunuhan dan penderitaan di Suriah,” kata Hammond dalam sebuah pernyataan.

Para menteri luar negeri yang bertemu kemarin juga membahas tiga isu utama: Penghentian sengketa secara bertahap dengan tanggal yang jelas. Akses kemanusiaan ke kota-kota yang dikepung oleh kedua belah pihak,  dan meminta komitmen pihak Suriah agar kembali ke Jenewa untuk negosiasi politik. (hfp)

 

1 22 23 24