Daeng Ical Resmikan Student Festival

Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal meresmikan Student Festival.

Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal meresmikan Student Festival.

Makassar, KABAROKE – Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, membuka secara resmi ‘Student Festival’ di Runiah International School, Jl. Gagak No 25, Sabtu, 30 April. Dalam kesempatan itu, Syamsu Rizal memberikan apresiasi positif.
“Positif ini kegiatan, karena anak yang menjadi peserta akan tertantang untuk menunjukkan kemampuan dan bakatnya,” ujarnya.

Student Festival merupakan kegiatan dalam bentuk lomba dibidang seni, keagamaan dan fisik. Antara lain, lomba hafalan surah pendek, lomba mewarnai, lomba fashion show dan lomba hullahoop. Menurut pasangan Walikota Danny Pomanto ini, sebagai sekolah yang mengutamakan peningkatan kemampuan bakat, moral dan kompetensi anak, Runiah telah memberikan andil besar bagi kemajuan pendidikan di kota Makassar.

“Pemerintah memiliki tugas menyelenggarakan pendidikan, tetapi bukan berarti tidak membutuhkan bantuan pihak lain. Apa yang dilakukan Runiah adalah wujud bantuan terhadap kemajuan pendidikan dan memajukan peradaban,” ujar Wakil Walikota bergelar Doktor ini.

Lebih lanjut Ayah dari tiga anak ini mengungkapkan, Tuhan memberikan anugrah anak kepada orang tua dengan berbagai karakter dan kemampuan yang berbeda-beda.

Tugas dari orang tua adalah mengarahkan dan mengoptimalkan kemampuan anak tanpa harus memaksakan diluar dari kepampuan yang dimiliki.

“Tuhan menitipkan kemampuan pada anak kita dan tugas kita mengoptimalkan kemampuan dan bakat tersebut dengan optimal,” ujarnya.

Ketua Pantia Student Festival, Sukmawati, mengatakan, jumlah peserta lomba mencapai 223 anak. Terdiri dari 29 peserta lomba hafalan surah, 105 peserta lomba menggambar, 80 peserta lomba fashion show dan 9 peserta lomba hullahoop.

Peserta lomba terbagi tiga kriteria dari tingkatan, kelompok bermain, Taman Kanak-kanak (TK) dan SD kelas 1, 2 dan 3. “Khusus lomba hafalan surah, setiap anak wajib membaca 3 surah, dua diantaranya wajib dibaca adalah Al-Fatihah dan ayat Kursi, ” kata Sukmawati.

Dia menambahkan, selain bertujuan untuk menghasilkan murid kreatif, tangguh dan bersosialisasi. Lomba ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Runiah ke masyarakat luas.

“Makanya pesertanya kita buka untuk umum,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Runiah School, Prof. Suriyaman, dalam sambutannya mengatakan, Runiah merupakan sekolah yang baru berdiri ditahun 2013 lalu. Merupakan Sekolah dengan perpaduan program pendidikan yang terdiri dari kurikulum 2013 yang berasaskan islam serta kurikulum internasional.

“Runiah adalah sekolah yang berstandar internasional yang menghargai kultur budaya sulsel dan tidak semata memberikan transformasi ilmu tapi juga moral kepada anak,” ungkpnya. (ps/jk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *