Debat Antarpelajar, Cara KPU Makassar Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Makassar road to school

KPU Makassar road to school

Makassar, KABAROKE.COM — Guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak, KPU Kota Makassar menggelar debat antar pelajar. SMAN 17 Makassar menjadi juara pertama dalam ajang, tingkat SMA/SMK/MA se-Makassar itu.

Komisioner KPU Makassar, Andi Shaifuddin mengatakan, ada dua tim perwakilan SMAN 17 Makassar. Tim B keluar sebagai juara pertama, setelah menyisihkan perwakilan sekolah lainnya dari MAN 2 Model, SMA Wahyu, dan SMAN 9.

Sementara itu, MAN 2 Model juara kedua. Juara ketiga diraih oleh Tim E SMAN 17, disusul SMAN 9 (juara harapan satu) dan SMA Wahyu (juara harapan dua).

Dijelaskan, sebelum masuk dalam tahap debat, seluruh pendaftar memasukkan terlebih dahulu esainya sebagai bentuk partisipasi awal. Dari puluhan pelajar yang mendaftar, kata Shaifuddin, diputuskan 10 esai terbaik yang mengikuti tahapan presentase pada 5 April lalu.

“Dari 10 peserta yang presentasi, dipilih 5 di antaranya yang terbaik untuk masuk dalam final debat pelajar yang telah diselenggarakan tanggal 9 April kemarin,” tutur Shaifuddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 April 2018.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk pemberian pendidikan politik, sekaligus upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pada saat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar pada 27 Juni mendatang. Debat antarpelajar berlangsung tidak kalah seru dengan debat antarkandidat Pilgub maupun Pilwalkot yang telah disaksikan masyarakat.

Kegiatan bertajuk “Peran Politik Pemuda Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pilwali Makassar dan Pilgub Sulsel 2018”, berlangsung cukup seru.

“Pemaparan masalah tentang tingkat partisipasi pemilih dan solusi yang ditawarkan masing masing peserta menunjukkan bahwa sebagian dari pemuda kita khususnya pemilih pemula ternyata tidak tinggal diam. Mereka cukup mengikuti perkembangan Pilkada serentak khususnya tahapan Pilwali kota Makassar dan Pemilihan calon Gubernur,” jelas Shaifuddin.

Apalagi, lanjutnya, para peserta mampu menyuguhkan sejumlah fakta dan data perihal tingkat partisipasi pemilih, serta mengurai masalahnya. Selanjutnya, sang juara Tim SMAN 17 Makassar akan menjadi perwakilan Makassar untuk mengikuti lomba debat di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada 2 Mei mendatang.

“Tentu ini menjadi perhatian bahwa dimensi pendidikan yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah pendidikan politik bagi pemilih pemula. Tidak hanya sekedar hadir di saat hajatan atau tahapan pemilu tetapi jauh lebih penting menghadirkan dalam program dan kurikulum pendidikan pemilih di sekolah, madrasah, dan pondok pesantren,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *