Disdukcapil Takalar Sebut Tak Pernah Dapat DPT Resmi dari KPU

Persidangan Sengketa Pilkada Takalar
Persidangan Sengketa Pilkada Takalar

Jakarta, KABAROKE – Sidang ketiga perkara hasil pemilu pilkada Takalar digelar, di Mahkamah Konstitusi dengan agenda keterangan saksi Ahli

Dalam sidang tersebut Pemohon menghadirkan Ririn sebagai Dukcapil saat pemilihan pilkada Takalar.

Ririn mengaku bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan DPT secara resmi dari pihak KPU. “Mohon maaf yang mulia, DPT secara resmi KPU tidak pernah memberikan kepada dinas pendudukan,”ujarnya di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (17/4).

Selain itu dia menyebutkan data dari dinas kependudukan yang memiliki hak pilih pilkada Takalar adalah 202.000. “Terakhir dari data itu sekitar 202.000,” ungkapnya

Tidak hanya itu pihak Majelis Hakim mempertanyakan dukcapil menerbitkan suket. Dia mengaku suket terbit karena Blanko.” Jadi suket bisa diterbitkan bukan hanya untuk kepentingan pilkada, untuk kepentingan yang macam-macam,”tuturnya

Baca Juga  KPUD Takalar Siap Sambut Pendaftaran Pasangan Calon

“Kita menerbitkan suket kurang lebih 10.000 dan itu sudah sesuai prosedur,”pungkasnya

Sebelumnya, pada sidang perdana (22/3) MK telah memeriksa persyaratan formil dan materi gugatan masing-masing pemohon, baik mengenai pemenuhan syarat selisih perolehan suara sebagaimana diatur dalam pasal 158 UU No 10 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi undang-undang (UU Pilkada), maupun tenggat waktu pendaftaran permohonan ke MK. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

2 votes, 3 avg. rating

Share:

Leave a Comment