DPR akan Konfirmasi kepada Kapolri terhadap Kriminalisasi Ulama

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE — Selain menuntut pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Forum Umat Islam (FUI) juga mengadukan soal dugaan kriminalisasi ulama kepada Komisi III DPR RI.

Laporan pengaduan tersebut diberikan saat FUI menggelar unjuk rasa ‘Aksi 212’ di depan Gedung MPR/DPR, Selasa (21/2).

Menanggapi laporan tersebut, Komisi III DPR berencana untuk mengonfirmasi terkait dugaan kriminalisasi terhadap ulama tersebut dalam rapat gelar pendapat dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Rabu (22/2).

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Insya Allah, inilah yang akan menjadi bagian yang akan kita konfirmasi kepada mitra kita (kepolisian),” ujar Didik kepada wartawan di komplek parlemen, Selasa (21/2)

Baca Juga  13 April, Komisi IV DPR Mau Kunjungi Petani Kendeng

Laporan dari FUI, kata Didik, menjadi fokus utama pertemuan besok. Pasalnya, Komisi III mempunyai tugas memastikan agar kepolisian menegakkan hukum dengan baik.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil menyebut, laporan FUI soal dugaan kriminalisasi ulama segera dijawab. Apalagi laporan tersebut masuk dalam kasus yang menarik perhatian publik

“Ya, itu termasuk dalam kasus-kasus yang ‎menarik perhatian publik,” tegasnya. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment