Fadli Zon Sebut Tuntutan Terhadap Ahok Terlalu Kecil

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (foto dok-net)

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (foto dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Wakil ketua DPR RI, Fadli Zon angkat bicara terkait tuntutan terhadap terdakwa penista agama DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dituntut hukuman 1 tahun tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Fadli meminta agar tuntutan itu dikaji terlebih dahulu oleh ahli hukum dan pihak pihak yang melaporkannya. “Saya kira biar dikaji oleh ahli ahli hukum apakah ini suatu tuntutan yang wajar, terlalu rendah, atau memamg segitu, menurut saya ini harus dikaji dulu oleh ahli hukum dan pihak-pihak yang melaporkannya apakah merasa puas atau tidak menurut saya ikut aturan aja,”ucap Fadli di gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis, (20/4).

Menurut Fadli, tuntutan terhadap Ahok itu terlalu kecil dan tidak sebanding dengan dampak penistaan yang dilakukannya. “Kalau melihat apa dari apa yang dilakukan dengan dampaknya, itu menurut saya terlalu kecil lah, karena dalam kasus ibu Rusiati itu di Bali, dia saja menjalani vonis satu tahun dua bulan, itu yang menimbulkan suatu dampak yang masif seperti sekarang ini,” beber Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Fadli menginginkan dalam kasus penistaan ini ada semacam pembelajaran hukum, sehingga orang tidak semena mena melakukan penistaan terlebih beda agama.

“Kita kan ingin pembelajaran, tidak boleh orang itu menistakan agama, apalagi beda agama. Kalau cuma dituntut segitu, itu nanti dianggap orang bisa seenaknya menista agama, jadi saya kira harus dikaji dulu lah oleh ahli ahli hukum,”katanya

“Menurut saya ini tidak memberi pembelajaran hukum yang baik,”pungkasnya. (Iqbal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *