Gara-gara Ini, ‘Penyakit’ DPR Disindir Kumat Lagi

Gedung DPR RI
Gedung DPR RI

Jakarta, KABAROKE — Direktur Center For Budget Analysis ( CBA) Uchok Sky Khadafi kembali angkat bicara soal kenaikan anggaran kunjungan kerja (kunker) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI untuk ke luar negeri. Hal itu menanggapi pernyataan Pelaksana Harian sekjen DPR Damayanti yang mengatakan usulan kenaikan anggaran kunjungan kerja (Kunker) ke Luar negeri oleh DPR naik Rp 343,5 miliar (70%) di RAPBN 2018. Artinya ada kenaikan Rp 141,8 miliar sebelumnya tahun 2017.

“Kenaikan anggaran kunjungan kerja (kunker) Anggota DPR itu memperlihatkan penyakit DPR kumat lagi, masuk ke stadium membahayakan,” kata Uchok dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (4/9).

Lanjut dia, penyakit yang lagi kumat itu bernama travelling atau hobi jalan-jalan ke luar negeri daripada mengikuti rapat-rapat diruang sidang. Tingginya kenaikan anggaran jalan jalan ke luar negeri ini hanya untuk membuang buang anggaran negara, dan masa bodoh dengan devisa yang dihabisi oleh mereka (DPR).

Baca Juga  Danlantamal VI : 80 Persen Narkoba Diselundupkan Via Jalur Laut

“Kenaikan anggaran jalan-jalan sampai 70 persen? Ini betul-betul menunjukkan bahwa DPR tidak punya kerja lagi, selain jalan jalan ke luar negeri. Dan kenaikan anggaran ini, tidak masuk akal, dan tidak relevan sama sekali dengan tugas atau fungsi mereka sebagai Anggota Dewan,” sindir Uchok.

Menurutnya, kalau kenaikan anggaran jalan-jalan ini dikabulkan, besok yang namanya rapat kerja atau rapat paripurna, bisa-bisa tidak ada anggota yang hadir. Karena Anggota Dewan sedang ke luar negeri.

“Jadi, lebih baik batalkan tuh anggaran DPR yang suka jalan-jalan. Nggak ada manfaatnya bagi rakyat,” tegas Uchok Sky Khadafi. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Leave a Comment