Gelar Phinisi Tourism Expo, Ini Target ASPPI Sulsel

Pengurus ASPPI dan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal Paparkan Kesiapan Penyelenggaraan Phinisi Tourism Expo
Pengurus ASPPI dan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal Paparkan Kesiapan Penyelenggaraan Phinisi Tourism Expo

Makassar, KABAROKE — Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sulsel akan menggelar Phinisi Tourism Expo di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, Jumat-Ahad, 21-23 Juli mendatang. Kegiatan berwujud forum business to business alias B2B tersebut ditujukan untuk menggelorakan pariwisata Sulsel. Perhelatan akbar itu juga dalam rangka mendukung target pemerintah mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini.

“Phinisi Tourism Expo merupakan langkah nyata mendukung target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisman. Diharapkan kegiatan ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, bukan hanya dari mancanegara tapi juga domestik,” kata Ketua DPD ASPPI Sulsel, Anshar Asrar.

Dalam Phinisi Tourism Expo, Anshar menjelaskan pihaknya akan menggelar serangkaian kegiatan. Puncak acaranya berupa table top dengan menghadirkan 150 buyer dan 29 seller se-Indonesia ditambah empat negara tetangga. Keempat negara tetangga diklaimnya telah memberikan konfirmasi kehadiran yakni Malaysia, Singapura, Thailand dan Brunei Darussalam. “Kami realistis bahwa pengunjung potensial berasal dari negara tetangga,” terangnya.

Menurut Anshar, para seller dan pemerintah daerah akan memperkenalkan berbagai potensi pariwisata didukung fasilitas. Di antaranya mulai dari sektor perhotelan, kuliner, kerajinan tangan, transportasi hingga asuransi. “Di akhir kegiatan, kami mengagendakan city tour ke objek wisata baru di Sulsel. Kami rencananya mempromosikan Pulau Cambang-cambang. Sengaja kami memilih wisata bahari karena Sulsel kaya akan hal itu,” ujar dia.

Baca Juga  Mendag Tegaskan Tak Bakal Impor Gula Rafinasi

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal alias Deng Ical, mengapresiasi pelaksanaan Phinisi Tourism Expo yang diyakininya mampu mendongkrak kunjungan wisman. Kunjungan wisman ke Kota Daeng diklaimnya terus mengalami peningkatan signifikan. Itu berkat getolnya pelaksanaan berbagai event. Pemerintah Kota Makassar sendiri diklaimnya menghelat 38 event pada tahun ini, dimana beberapa di antaranya berskala internasional.

Deng Ical mengungkapkan sektor pariwisata menjadi perhatian utama untuk terus dikembangkan mengingat besar multiplier effect yang ditimbulkan. “Sektor pariwisata ini belakangan dilirik pemerintah karena sangat strategis dalam menggerakan perekonomian. Multiplier effectnya luar biasa, bukan hanya ke sektor pariwisata tapi juga sektor lain yang terkait, seperti perhotelan, kuliner dan transportasi,” urainya.

Lebih jauh, Deng Ical memaparkan pesona pariwisata di Kota Makassar bukan hanya pada objek wisata, melainkan kearifan lokal atas budaya dan kesenian. Selain itu, kuliner Kota Daeng juga dikenal memiliki cita rasa tinggi yang sangat memikat. “Ini yang harus dijaga, mulai dari budaya, kesenian dan alam,” pungkas politikus Partai Demokrat tersebut. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment