Habib Rizieq Dilapor Nistakan Agama, MUI Bentuk Tim Investigasi

Imam Besar FPI Habib Rizieq di Gedung Bareskrim Polri
Imam Besar FPI Habib Rizieq di Gedung Bareskrim Polri Beberapa Waktu Lalu

Makassar, KABAROKE — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, mengatakan pihaknya akan menelusuri kasus dugaan penistaan agama yang ditudingkan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Ia menegaskan akan menemui Habib Rizieq serta membentuk tim investigasi untuk mencari kebenaran atas tuduhan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia kepada Habib Rizieq.

Sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, dilaporkan Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ke Polda Metro Jaya, Senin, 26 Desember 2016. Aduan ini terkait kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Rizieq saat memberikan ceramah pada Minggu, 25 Desember 2016.

“Saya belum mengetahui apa yang dilaporkannya itu, apa betul itu masuk penistaan apa tidak, jadi kita lihat dulu,” kata Ma’ruf Amin usai membuka Rapat Kerja Daerah dan Ta’aruf MUI Sulawesi Selatan, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa, 27 Desember 2016.

Ia menjelaskan, tuduhan kepada Habib Rizieq tersebut mirip dengan kasus Gubernur non aktif Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang dinilai menistakan agama. Tapi, kata Ma’ruf, bisa saja ucapan Habib Rizieq dalam ceramahnya hanya penjelasan dari isi atau pesan dari apa yang akan disampaikan.

Baca Juga  Tim Pencari Fakta Periksa 2 Eks Polisi Jaringan Freddy Budiman

“Meskipun dalam ceramah, kalau betul dia menistakan bisa saja. Ahok kan dia juga ceramah. Tapi saya belum tahu apa betul dia menista. Sebab bisa saja itu kan hanya menjelaskan. Bukan menista,” jelasnya.

Terkait hal itu, Ia menegaskan akan membentuk tim investigasi untuk mencari kebenaran atas tuduhan kepada Habib Rizieq. Ia juga mengatakan akan menemui Habib untuk mendengar penjelasan secara langsung.

“Persisnya nanti kita tanya (Habib Rizieq), kita juga akan coba dengarkan videonya, kemudian kita tanya beliau, apa sih yang sebanarnya di maksud. Nanti kita adakan investigasi, sehingga kita bisa memberikan pendapat. Sekarang belum bisa. Kita akan liat prosesnya. Kita akan pelajari,” ucapnya. (Yasir)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment