Investasi di Sulsel : Inggris Terbesar, Singapura Terbanyak

Kepala PMD PTSP Sulsel AM Yamin [dok net]
Kepala PMD PTSP Sulsel AM Yamin [dok net]
Makassar, KABAROKE — Realisasi investasi asing di Sulsel mengalami lonjakan yang sangat signifikan dalam setahun terakhir. Sejumlah negara memang semakin bergairah menanamkan modal di pintu gerbang Kawasan Indonesia Timur. Bila ditelisik lebih dalam, terdata ada dua negara yang paling kencang dalam melakukan akselerasi investasi, baik itu dari sisi anggaran maupun proyek.

Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP) Sulsel, AM Yamin, mengatakan dari sisi anggaran, realisasi investasi Inggris di Sulsel memang yang terbesar hingga triwulan II 2017. Inggris menanamkan modal hingga Rp2,35 triliun hanya untuk 8 proyek. Torehan itu jauh di atas British Virgin Island pada posisi kedua dengan realisasi investasi Rp770,6 miliar untuk 1 proyek.

Bila Inggris mencatatkan diri sebagai investor dengan anggaran terbesar, maka Singapura tampil sebagai investor dengan proyek terbanyak. Hingga triwulan II tahun ini, Yamin mengungkapkan Singapura telah berinvestasi untuk 24 proyek dengan anggaran Rp268,47 miliar. Itu sedikit lebih baik dibandingkan Malaysia dengan 23 proyek dengan total investasi Rp90,5 miliar.

“Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal terakhir, investasi Inggris paling menonjol dari sisi anggaran. Kenaikannya dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sangat luar biasa, dari Rp4,7 miliar menjadi Rp2,35 triliun. Sedangkan Singapura menonjol dari jumlah proyek, dimana peningkatannya dari 2 proyek menjadi 24 proyek,” katanya, Selasa, 12 September.

Baca Juga  BI : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel di Kisaran 7,5-7,9 Persen

Menurut Yamin,investor Inggris tertarik pada industri makanan yang memang menyumbang investasi terbesar di Sulsel. Tercatat investasi pada industri makanan di Sulsel menembus Rp2,57 triliun yang terdiri atas 31 proyek. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencatatkan Rp28,07 miliar dari 2 proyek. “Industri makanan di Sulsel kini memang jadi primadona.”

Secara keseluruhan, realisasi investasi asing pada triwulan II-2017 tercatat mengalami peningkatan hingga Rp1,2 triliun dibandingkan triwulan I tahun ini. Investasi asing di Sulsel saat ini sudah menembus Rp3,88 triliun dari sebelumnya Rp2,68 triliun. Peningkatan investasi asing tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja, baik itu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun Tenaga Kerja Asing (TKA).

Berdasarkan data (PMD-PTSP) Sulsel, investasi asing di Sulsel melahirkan 109 proyek dengan serapan tenaga kerja mencapai 1.238 orang. Yamin menegaskan serapan TKI tetap yang terbanyak dan memang menjadi prioritas. Sejauh ini, investasi asing di Sulsel mampu memperkerjakan sebanyak 1.174 TKI. Sedangkan, serapan TKA sebatas 64 orang yang memang difokuskan pada tenaga ahli. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment