Kader Pendukung Munaslub Golkar Bisa Dijatuhi Sanksi

Partai Golkar
Partai Golkar

Jakarta, KABAROKE — Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan akan memberikan sanksi kepada kader Golkar yang mendorong pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mengganti Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

Sejumlah kader Golkar sebelumnya meminta agar digelar Munaslub menyusul ditetapkannya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. Bahkan, politisi Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengusulkan seluruh perangkat DPP Partai Golkar segera melakukan rapat guna mempersiapkan Munaslub untuk mengganti Novanto.

“Kita akan proses sesuai organisasi, kita punya aturan, punya sistem, punya norma itu yang harus dijalankan itulah proses demokrasi tidak boleh di luar sistem,” ujar Nurdin di Kompleks Parlemen.

Menurutnya, menggelar Munaslub bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Keputusan itu harus mendengarkan pemilik suara di Golkar, yaitu DPD I dan DPD II, bukan keinginan perorangan.

“Kan ada mekanismenya, Rapimnas memutuskan bahwa tidak ada Munaslub, kalau nanti ada aspirasi dari DPP, yang punya suara itu DPD I mendegarkan masukan dari DPD II, DPD I sudah menetapkan tidak ada Munaslub, jadi ngapain itu ada dorongan Munaslub,” ujarnya.

Baca Juga  Deklarasi Pasangan ABM-Enny Tinggal Tunggu Hari Baik

Munaslub bisa datang dari DPP bisa dari DPD I. Jika dari DPP harus melalui rapat pleno dan keputusan DPP bisa dibantah DPD I, karena peserta Rapimnas yang menentukan Munas.

“Kalau DPD I tidak mengikuti Rapimnas bagaimana mau Munas, jadi ada sistemnya, tidak seenaknya bersuara, tidak masuk pengurusan, tidak bisa orang perorang harus melalui sistem,” ujar Nurdin.

Politisi Golkar Ahmad Doli Kurnia sebelumnya mengusulkan seluruh perangkat DPP Partai Golkar segera melakukan rapat guna mempersiapkan Munaslub pascapenetapan Setya Novanto sebagai tersangka oleh KPK.

“Jadi tidak ada jalan lain DPP dengan semua perangkatnya termasuk Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan Dewan Pakar harus segera melakukan rapat untuk mengambil sikap mempersiapkan Munaslub,” ujar Doli. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment