Kasus Suap Panitera PN Jakut, KPK Periksa Kakak Saipul Jamil

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Jakarta, KABAROKE РPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan memeriksa empat tersangka terkait kasus suap pengamanan vonis kasus pencabulan pedangdut Saiful Jamil dengan tersangka panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Para tersangka yang diperiksa yaitu Berthanatalia Ruruk Kariman dan Kasman Sangaji selaku kuasa hukum Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah selaku kakak Saipul Jamil, dan Rohadi selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Keempatnya akan diperiksa terkait suap pengamanan vonis kasus pencabulan SJ,”kata Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jumat (30/06).

Sebelumnya. Penyidik KPK menangkap keempatnya pada Rabu (15/6), usai melakukan transaksi di Sunter Jakarta Utara. Pemberian uang diduga untuk meringankan vonis pedangdut Saipul Jamil atas perkara pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pada operasi tersebut tidak hanya Rohadi, kakak kandung Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah, Berthanatalia Ruruk Kariman, Kasman Sangaji, Doly Siregar, dan dua orang sopir turut diamankan.

Dalam operasi tersebut KPK mengamankan uang Rp 250 juta yang diduga untuk meringankan vonis Saipul Jamil. Ketujuh orang tersebut kemudian digiring ke gedung KPK baru, jalan Kuningan Persada Kav IV, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan 1 X 24 jam. Selain menemukan Rp 250 juta penyidik KPK menemukan uang Rp 700 juta di mobil Rohadi, panitera PN Jakarta Utara.

Setelah melakukan pemeriksaan KPK akhirnya menetapkan empat orang tersangka yakni Rohadi, Samsul Hidayatullah, Berthanatalia Ruruk Kariman, dan Kazman Sangaji.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal berbeda. Panitera muda PN Jakarta Utara, Rohadi dijerat pasal 12 huruf a atau huruf b UU tipikor atau pasal 11 UU Tipikor Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah no 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Tiga tersangka lainnya yang berperan sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU tipikor juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *