Korban Tewas KM Lestari Maju Jadi 29 Orang

Evakuasi Penumpang KM Lestari Dihentikan Rabu Dini Hari

Evakuasi Penumpang KM Lestari Dihentikan Rabu Dini Hari

Makassar, KABAROKE — Korban tragedi Kapal Motor (KM) Lestari Maju yang kandas di perairan Kabupaten Selayar, Provinsi Sulsel, Selasa (3/7), terus bertambah. Informasi terakhir yang dihimpun hingga Rabu (4/7) pukul 01.45 WITA, korban tewas akibat musibah tersebut telah mencapai 29 orang. Korban meninggal dunia terdiri atas anak-anak, dewasa dan lanjut usia.

Evakuasi terhadap penumpang KM Lestari Maju dihentikan pada Rabu dini hari. Terakhir yang dievakuasi adalah nakhoda kapal yakni Agus Susanto. “Hari ini kami berencana menyisir kembali untuk mencari korban yang kemungkinan hanyut atau tenggelam. Kami fokus penyelamatan penumpang dulu,” kata Kepala Polres Selayar, AKBP Syamsu Ridwan, Rabu (4/7).

KM Lestari Maju dilaporkan mengalami masalah pada Selasa sekitar pukul 13.40 WITA. Terjadi kerusakan mesin di lambung kiri kapal yang membuat air masuk di dek lantai bawah. Kondisi itu diperparah dengan cuaca yang kurang bersahabat. Padahal, kapal yang bertolak dari Kabupaten Bulukumba itu sudah hampir berlabuh di Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.

KM Lestari Maju akhirnya dilaporkan dikandaskan sebelum karam di dekat sebuah pulau dan pantai di Desa Bungayya, Kecamatan Bonto Matene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kapal itu diketahui mengangkut 139 penumpang dan 48 kendaraan dari berbagai jenis golongan. KM Lestari Maju juga membawa dana Rp30 miliar dari Bank Sulselbar untuk gaji ke-13 ASN dan dana BOS Kabupaten Selayar.

Berikut daftar korban meninggal dunia pada tragedi KM Lestari Maju berdasarkan informasi terakhir pada Rabu (4/7) pukul 01.45 WITA :

1. Hari Laksono, alamat Jl. Jeruk (ASDP Pamatata)
2. Drs. Rurung, umur 51 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (suami)
3. Hj. Marlia, umur 44 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (istri)
4. Hj. Amawati, umur 43 tahun, alamat Desa Laiyolo Kec. Bontosikuyu.
5. Sitti Saerah, umur 58 tahun, alamat Desa Onto Kec. Bontomatene.
6. H. Abd. Rasyid, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
7. Rini Nurianti, umur 29, alamat Bonea Kec. Benteng Kep. Selayar.
8. Abizar, umur 2 tahun, alamat Bonea (anak Rini Nurianti)
9. Rosmiati, umur 40 tahun, alamat Jl. Manga Benteng
10. Demma Ganrang, umur 45 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
11. Andi Le’leng, umur 47 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
12. Syamsuddin, umur 50 tahun, alamat Jl. Pierre Tendean Benteng
13. Hensi, umur 64 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu (suami)
14. Ati Mala, umur 58 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
15. Denniamang, umur 74 tahun, alamat Lambongan Kec. Bontomatene
16. Marwani, umur 46 tahun, alamat Sappang Herlang Singa
17. Hj. Salmiah, umur 55 tahun, alamat Kab. Sinjai.
18. A. Abd. Rasyid, umur 42 umur, alamat Jl. Pahlawan benteng selayar (asal banyorang KEC. Tompo bulu Kab. bantaeng)
19. Suryana, umur 55 tahun, alamat Bonehalang Kec. Benteng.
20. Dempa, umur 50 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
21. Nurlia, umur 64 tahun, alamat Batangmata sapo Kec. Bontomatene
22. Andi Junaeda, umur 70 tahun, alamat Bone
23. Norma, umur 50 tahun, alamat Benteng Somba Opu.
24. Ningsih, umur, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong)
25. Haidir, umur 2 tahun, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong) (anak dari Pr. Ningsih)
26. Kartini, umur 60 tahun, alamat cinimabela desa parak Kec. Bontomanai selayar
27. Siti baedah, umur 55 tahun, alamat desa baraklambongan Kec. Bonto matene selayar
28. Jumbrah, alamat 50 tahun, pekerjaan barugayya Kec. Bontomanai selayar
29. Mayat perempuan usia 50-60 tahun tanpa identitas. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *