Korupsi Lab FT UNM, Polda Sulsel Dinilai Bonsai

ilustrasi korupsi

ilustrasi korupsi

Makassar, KABAROKE – Direktur Riset Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Wiwin Suwandi mengatakan penetapan satu tersangka oleh Polda Sulsel hanya membonsai. Pasalnya, hingga kini yang disebut paling bertanggung jawab pada proyek yang merugikan negara hingga Rp 4,4 miliar‎ yakni Direktur Utama PT Jasa Bhakti Nusantara, Edy Rachmad Widianto.

” ‎Ini modus penyidik bonsai aktornya hanya beberapa orang saja yang selalu terulang,” ujar Wiwin pada Selasa (12/7)‎‎.

Menurut dia, pihaknya telah melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Pembangunan Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) sejak Mei lalu. Namun, hingga kini masih bergulir. Atas penetapan Edy sebagai tersangka, ACC mendesak pihak Polda agar tidak pandang bulu dalam menangani kasus tersebut.

‎”Penyidik harus lebih profesional menangani kasus tersebut, jangan pandang bulu,” tambah Wiwin. (rc/jk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *