Mendag Sebut 2 Faktor Ini Picu Kenaikan Cabai

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Jakarta, KABAROKE — Harga cabai naik sejak menjelang tahun baru sampai sekarang, terutama harga cabai rawit merah yang melonjak tiga kali lipat. Pemerintah merilis bahwa ada faktor penyebab kenaikan harga komoditas strategis tersebut yakni cuaca dan transportasi.

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengatakan melambungnya harga cabai tersebut terjadi di luar kontrol karena merupakan efek cuaca yakni curah hujan yang meninggi sejak beberapa minggu terakhir.

“Semua diakibatkan hanya satu alasan, yaitu iklim. Kita cek ke lapangan dan memang pengalaman juga, pada waktu hujan kemudian dipetik, kalau dipaksakan dipetik maka proses pembusukan semakin cepat,” ujar Mendag di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (9/1).

Selain itu faktor lain yang menyebabkan melambungnya harga cabai adalah transportasi “Belum lagi transportasi dari tempat sampai ke kota, ke pasar. Keterlambatan transportasi maupun hujan berkepanjangan seperti ini semakin cepat (busuk). Ditambah lagi dengan pengiriman kapal antar pulau,” katanya

Baca Juga  JK Serahkan Mekanisme Impor Daging Ke Mendag

Dia mengaku yang mengalami kenaikan sangat tinggi hanya cabai rawit merah. “Jadi dari 4 jenis cabai, secara garis besar, hanya satu yang mengalami kenaikan, itu rawit merah.”ungkapnya.

Untuk itu mendag menyarankan agar membeli cabai lewat online saja, menurutnya belanja lewat online lebih murah. “Coba buka online. Belanja melalui online saja, karena harga di online jauh lebih murah dan di bawah Rp 70 ribu, di bawah Rp 60 ribu bahkan,” tegasnya. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment