NH Bantah Rapat Pleno Untuk Membahas Revitalisasi Golkar

Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid
Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid

Jakarta, KABAROKE – Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid membantah agenda rapat pleno sore ini membahas revitalisasi partai termasuk pemecatan dirinya. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

“Tidak masuk dalam agenda yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Idrus Marham),” ungkapnya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (11/10).

Mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu menegaskan agenda rapat yang diterimanya tidak sedikit pun tertulis atau eksplisit membahas revitalisasi partai.

“Menurut jadwal tidak ada pembahasan terkait revitalisasi. Dalam agenda tidak ada pembahasan hal itu. Itu bisa muncul dari pimpinan bisa dari bawah tergantung pada peserta pleno. Tapi sekjen mengatakan tidak membahas tentang itu,” terangnya.

Baca Juga  Golkar Lutim Targetkan 70 Persen Suara untuk NH-AQM

Dia menjelaskan bahwa ada tiga agenda yang dibahas dalam rapat. Pertama, Ketum Golkar Setya Novanto kembali memimpin partai. “Agenda lainnya terkait hari ulang tahun (Golkar), rakernas dan persiapan untuk menghadapi pemilu,” imbuhnya.

Nurdin tidak membantah bahwa Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Yorrys Raweyai hari ini resmi diberhentikan dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Pernyataan itu sudah disampaikan Idrus Marham.

“Sekjen kan sudah mengatakan bahwa sudah ada SK, kalau sudah ada SK berarti bener,” tuturnya.

Dari pantauan Kabaroke.com, ratusan orang yang masih mengepung di halaman depan Kantor DPP Golkar. Belum diketahui masa kelompok mana. Personel Brimob dengan peralatan lengkap masih berjaga-jaga untuk untuk mengantisipasi kemungkinan kerusuhan. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment