Nurdin Halid Sumbang Rp 500 Juta untuk Renovasi Kantor Golkar Palopo

Nurdin Halid Terus Mendapat Dukungan untuk Maju pada Pilgub Sulsel 2018
Nurdin Halid Terus Mendapat Dukungan untuk Maju pada Pilgub Sulsel 2018

Palopo, KABAROKE — Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid, dikenal sebagai pribadi yang royal dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hal itu pun ditunjukkannya saat bertandang ke Palopo. Saat melihat kondisi Kantor Golkar Palopo yang memprihatinkan, ia pun berinisiatif memberikan sumbangan agar kantor itu segera direnovasi. Besaran sumbangan Nurdin terbilang fantastis yakni Rp 500 juta.

Nurdin sudah mendatangan prasasti rehabilitasi gedung sekretariat tersebut. ”Rehabilitasi gedung sekretariat dengan anggaran sumbangan pribadi Nurdin sebesar Rp500 juta,” ujar Wakil Ketua Golkar Palopo Bidang Kepartaian dan Hubungan Antar Parpol, Baharman Supri.

Selama di Palopo, agenda Nurdin sangat padat. Kemarin, mantan Ketua PSSI itu menghadiri serangkaian kegiatan yang telah disiapka Golkar Palopo. Di antaranya yakni ngopi bareng dengan komunitas Warkop Pantilang, dialog dengan pedagang dan peresmian rumah aspirasi karya kekaryaan.

Selain itu, Nurdin juga melakukan blusukan ke Pusat Niaga Palopo (PNP). Ia didampingi Ketua Golkar Palopo, Armin Mustamin Toputiri, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud, Ketua DPRD Palopo, Harisal A Latif, serta kader Golkar lainnya. “30 menit blusukan di pasar. Dialog dengan pedagang dan menyapa pengunjung,” sebut Baharman Supri.

Baca Juga  Gerindra : 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Belum Sesuai Harapan

Nurdin Halid di sela-sela peresmian rumah aspirasi tersebut menegaskan bahwa kehadiran rumah aspirasi ini semata-mata untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Selain itu, masyarakat Kota Palopo menjadikan tempat ini sebagai tempat interaksi politik,” katanya. Untuk menunjang operasionalnya, ia menambahkan fasilitas seperti mobil operasional untuk Rumah Aspirasi Karya Kekaryaan di Kota Palopo ini.

Mobil operational tersebut bisa berfungsi sebagai ambulance dan kebutuhan masyarakat lainnya. “Nanti mobilnya dipasangi nomor telepon. Jika ada keluarga sakit, bisa telepon,” katanya. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment