Pencetakan Surat Suara Pilgub DKI di Makassar Dijaga Ketat

KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta Mengecek Percetakan Perdana Surat Suara Pilgub DKI di Makassar
KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta Mengecek Percetakan Perdana Surat Suara Pilgub DKI di Makassar

Makassar, KABAROKE — Pencetakan surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat pengawalan ketat. Bahkan, Polda Metro Jaya mengerahkan empat personelnya untuk mengawasi proses pencetakan surat suara tersebut. Mereka akan melakukan pengawasan melekat selama delapan hari, sesuai target perampungan pencetakan 7,2 juta surat suara.

Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan pengawasan juga akan tetap dilakukan oleh pihaknya bersama Bawaslu. “Kami akan terus mengawasi. Selama proses pencetakan, akan disiagakan aparat Polda Metro Jaya yang berjaga setiap harinya sampai proses pendistribusian. Totalnya ada empat polisi yang berjaga,” kata Sumarno di Makassar.

Sumarno menambahkan pencetakan surat suara juga diawasi masing-masing dua petugas dari KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta. Jadi, totalnya ada delapan orang yang melakukan pengamanan. “Dari sisi pengamanan harus sangat aman, dimana surat suara tidak boleh keluar. Dari sisi jumlah juga harus tepat betul, lembar per lembarnya,” ucap dia.

Baca Juga  Anies-Sandi temui Sutiyoso, Ada Apa?

Surat suara Pilgub DKI Jakarta dicetak di PT Adi Perkasa Makassar, Jalan Adipura, Kota Makassar, terhitung hari ini, Senin, 9 Januari. Total, ada 7,2 juta surat suara yang akan dicetak selama delapan hari. Jumlah itu mengacu pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub DKI Jakarta yang mencapai 7,1 juta ditambah surat suara cadangan sebesar 2,5 persen.

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Minah Susanti, menambahkan pihaknya juga mengharapkan percetakan bisa menjaga kerahasiaan, termasuk aspek keamanan dari surat suara. Usai melakukan pengecekan langsung pada hari pertama pencetakan, pihaknya masih akan menjadwalkan lagi kunjungan untuk mengawasi prosesnya. “Tapi belum dipastikan kapan karena kami juga harus koordinasikan jadwalnya dengan KPUD,” tutur dia.

Direktur Utama PT Adi Perkasa Makassar, Makmur DN, menyatakan faktor keamanan tentunya akan diperhatikan pihaknya. Di samping itu, pihak percetakan berusaha memastikan hasil pencetakan sesuai dengan keinginan penyelenggara pilkada dan para pasangan calon. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment