Pengacara First Travel Sebut Kemenag Munafik

Diskusi Soal Kasus Penipuan First Travel
Diskusi Soal Kasus Penipuan First Travel

Jakarta, KABAROKE – Usai pencabutan izin terhadap First Travel selaku penyelenggara haji dan umroh, Eggi Sudjana selaku kuasa hukum sebut Kementerian Agama (Kemenag) sebagai penyelenggara yang munafik.

“Ini soal proses (first travel), best konteks kita itu hukum tidak bisa dengan itu (pencabutan izin), kalau dalam bahasa agama kalian (Kemenag) ini munafik,” ujarnya di Warung Daun Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu (12/8).

Pencabutan izin oleh Kemenag dinilai Eggi tidak sesuai, sebagaimana proses yang hukum yang tengah berlangsung dimana adanya kesepakatan sebelumnya oleh Kemenag dan Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) dimana First Travel masih diberikan kesempatan untuk memberangkatkan jamaah dan memberikan refund kepada jamaah.

Baca Juga  Kuota Haji Naik Jadi 221 Ribu Jemaah, Ini Rinciannya...

“Saya mengingatkan ada kesepakatan untuk memberangkatkan 5 ribu sampai 7 ribu, boleh refund dalam 90 hari kerja, bahwa ini dalam hukum perdata ini undang-undang,” papar Eggi.

Tidak hanya menyebut Kemenag munafik, bahkan Eggi juga menyebutkan bahwa dirinya mencurigai Kemenag memiliki ‘kongkalikong’ bisnis terselubung.

“Kalau nggak ditutup, bagaimana suruh jamaah dialihkan ke travel lain. Ini bisnis terselurung kalian,” tandasnya.⁠⁠⁠⁠ (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment