Pengumuman PPDB Sulsel Ditunda, Begini Respons Orang Tua Siswa

Plt Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono (dok net)

Plt Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono (dok net)

Makassar, KABAROKE — Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, menceritakan kisruh proses Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB yang pengumumannya akhirnya ditunda. Puluhan orang tua siswa bahkan sempat mendatangi rumah jabatan Gubernur Sulsel di Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Jumat (29/6) malam hingga Sabtu (30/6) dini hari.

Sumarsono menyebut mereka datang sekira pukul 22.55 WITA dan bertahan hingga dini hari,  tepatnya pukul 01.00 WITA. Para orang tua siswa itu berkukuh untuk menemui Sumarsono sebagai orang nomor satu Sulsel. Mereka ingin menyampaikan aspirasi perihal sistem dan proses PPDB yang banyak bermasalah.

“Mereka kecewa karena penerimaan murid baru tidak lancar pada tahun ini, ada yang datang ke Rumah Jabatan Gubernur sampai jam satu malam. Karena merasa ada hambatan penerimaan anak-anak SMA,” Sumarsono menceritakan, dalam keterangan persnya, di Makassar

Sumarsono lantas menemui para orang tua siswa dan meminta untuk kembali pulang ke rumah, sembari pihaknya mencari solusi yang ada. Selanjutnya pada siang hari, Sumarsono bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Irman Yasin Limpo membahas masalah ini. Dinas Pendidikan kemudian menggelar pertemuan dengan orang tua siswa.

Sumarsono mengambil kebijakan menunda pengumuman PPDB Sulsel hingga Rabu (4/7) karena sistem IT terserang hackers. Berdasarkan hasil rapat, Pendaftaran dan Verifikasi Data dilakukan 20 Juni-3 Juli, Pengumuman 4 Juli, dan Daftar Ulang 5-7 Juli. Kalau yang lulus tiga-tiganya pilihan sekolah, dipersilahkan daftar ulang di sekolah pilihannya. Sedangkan PPDB jalur domisili baru akan dibuka 9-12 Juli.

Dengan mediasi yang diberikan oleh gubernur, penjelasan yang telah diberikan oleh panitia tadi pagi dan adanya penundaan pengumuman, orang tua siswa pun mengaku puas. “Terima kasih dan hormat dari orang tua siswa kepada Bapak Gubernur atas semua bantuan dan perhatiannya,” Munzil selaku orang tua siswa.

Sementara itu, orang tua siswa lainnya, Misbahuddin Bahru, yang sempat datang ke rumah jabatan juga mengaku puas dengan mediasi dan solusi yang diberikan oleh Sumarsono selaku Penjabat Gubernur Sulsel. “Terus terang setelah menyampaikan hal tersebut kami orang tua murid mengaku puas dan betul-betul merasa diperhatikan oleh Gubernur,” sebutnya.

Penundaan pun tidak masalah bagi mereka, namun harus tetap diawasi dan tidak ada siswa dan orang tua siswa yang merasa dirugikan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *