Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Terbaik Ketiga di Indonesia

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Bambang Kusmiarso [dok net]
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Bambang Kusmiarso [dok net]
Makassar, KABAROKE — Sulsel terus mempertahankan laju pertumbuhan ekonominya di atas angka nasional. Dengan pertumbuhan mencapai 7,41 persen pada triwulan I 2018, Sulsel bahkan masuk peringkat tiga nasional. Hanya kalah dibandingkan Papua dan Maluku Utara. Masing-masing provinsi itu mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 28,93 persen dan 7,98 persen.

“Pada triwulan I 2018, ekonomi Sulsel tumbuh tertinggi nomor tiga se-Indonesia. Sulsel juga menunjukkan tetap menjadi salah satu provinsi kontributor pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel, Bambang Kusmiarso.

Pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan I 2018 didorong oleh daya beli konsumen yang menguat dan lapangan usaha primer. Lapangan usaha yang dimaksud meliputi pertanian yang mengalami peningkatan sejalan dengan panen raya yang terjadi di beberapa wilayah. Begitu pula dengan lapangan usaha pertambangan serta lapangan usaha perdagangan besar dan eceran yang tumbuh tinggi.

“Sumber pertumbuhan ekonomi di Sulsel berasal dari permintaan domestik yang meningkat signifikan. Khususnya dari konsumsi rumah tangga dan LNPRT serta PMTB yang meningkat,” terang Bambang.

Baca Juga  Aneh...Belum Berhasil Tekan Harga Bawang, Mentan Malah Ngebet Ekspor Bawang?

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, sebelumnya menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan pertama tahun ini sebesar 7,41 persen berada di atas angka nasional sebesar 5,06 persen. Torehan itu merupakan melanjutkan prestasi Sulsel yang memiliki rata-rata pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen.

“Ekonomi Sulsel triwulan I tahun ini tumbuh 7,41 persen (yoy). Perekonomian Sulsel yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2018 mencapai Rp108,65 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp73,05 triliun,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, di Makassar.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 15,02 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga atau PK-LNPRT sebesar 22,53 persen.

“Ekonomi Sulsel triwulan I tahun ini meningkat terhadap triwulan sebelumnya sebesar 0,27% (qoq),” pungkasnya. (**)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment