Polisi Masih Selidiki Dalang Aksi Pengepungan Gedung YLBHI

Penyerangan YLBHI Menuai Sorotan dan Kini Diproses Hukum [dok net]
Penyerangan YLBHI Menuai Sorotan dan Kini Diproses Hukum [dok net]
Jakarta, KABAROKE – Sampai saat ini polisi mengaku masih menyelidiki dalang dari aksi pengepungan Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat. Sebab akibat peristiwa tersebut selain Kantor YLBHI Jakarta rusak dilempari batu, ada juga lima petugas polisi mengalami luka-luka.

“Masih kita selidiki, masih dalam penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/9).

Menurutnya, polisi juga masih mencari tahu penyebar berita bohong atau hoax soal adanya seminar bertema PKI di Kantor LBH Jakarta, sehingga akhirnya massa mengepung Kantor LBH Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, tujuh dari belasan orang yang diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena terlibat pengepungan Kantor YLBHI Jakarta, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Argo Yuwono menerangkan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, tujuh dari belasan orang yang diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat mengepung Kantor YLBHI telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga  Polda Sulsel Ciduk Komplotan Pembobol ATM Lintas Provinsi

Jadi, lanjut Argo, tujuh orang ini ditetapkan tersangka, karena saat diperintah oleh polisi untuk membubarkan diri namun tidak mengindahkan perintah polisi.

“Orang ini diperintah oleh undang-undang melalui polisi namun tidak mengindahkan,” ungkap Argo.

Untuk tujuh orang tersebut akan dikenakan Pasal 216 dan 218 KUHP. “Artinya bahwa yang bersangkutan saat melakukan unjuk rasa, kemudian dibubarkan oleh kepolisian dia tidak mengindahkan. Ancaman hukuman empat bulan dua minggu,” tuturnya.

Saat ditanya, apakah tujuh orang yang ditetapkan tersebut merupakan anggota ormas, Argo menyampaikan tidak ditemukan kartu anggota dari tujuh orang tersebut. “Tujuh orang itu ada yang karyawan, sopir, pengangguran,” terangnya. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment