Sandiaga Bantah Tudingan Nazarudin Terkait Anas Minta Uang Rp100 Miliar

Sandiaga Uno Penuhi Panggilan KPK
Sandiaga Uno Penuhi Panggilan KPK

Jakarta, KABAROKE – Diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai mantan komisaris PT Graha Duta Indah selaku salah satu peserta tender proyek wisma atlet Hambalang, Sandiaga Uno bantah tuduhan Nazaruddin, bahwa Anas Urbaningrum meminta uang Rp100 miliar kepadanya.

“Sama sekali tidak benar dan hoax,” ujar Sandiaga Uno di gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, (23/5).

Meski begitu, Sandi tidak menampik bahwa dirinya kenal betul dengan sosok Anas Urbaningrum, mantan ketua fraksi partai Demokrat.

Perkenalan itu menurut Sandi didasarkan atas dirinya yang saat itu menjabat sebagai ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Anas sebagai mantan aktivis pernah berdiskusi seputar sosok pemuda pembangunan.

“Sama Anas saya kenal. Tokoh pemuda, waktu itu saya ketum HIPMI, tapi dalam diskusi kami semua berkaitan dengan peran pemuda dalam pembangunan,” ujarnya

Baca Juga  Gara-gara Ucapan Ini Sandiaga Uno Dipolisikan

Sebelumnya dalam persidangan pada Rabu (10/6), Nazaruddin mengatakan bahwa Sandiaga menolak memberikan Anas uang tersebut, dan sempat meminta untuk membayar secara berangsur-angsur namun Anas menolak dengan alasan harus ada ijon (bagi-bagi uang) kepada anggota DPR lainnya. Oleh karena itulah akhirnya, proyek tersebut jatuh ke tangan PT Adhi Karya.

“Saya akan berikan kepada penyidik, tapi saya sama sekali tidak terlibat, sama sekali tidak terlibat, sama sekali tidak terlibat,” tandasnya

Sebagai informasi PT DGI bergerak dibidang kontruksi pembangunan gedung, sedangkan pada masa proyek Hambalang berlangsung pada 2009 saat itu Sandiaga masih menjabat sebagai salah satu komisaris, sampai akhirnya dirinya mengundurkan diri dari perusahaan tersebut pada 2015 lalu. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment