Januari, Nilai Tukar Petani di Sulsel Melemah 1,7 Persen

Januari, Nilai Tukar Petani di Sulsel Melemah 1,7 Persen

Makassar, KABAROKE — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, mengungkapkan Nilai Tukar Petani (NTP) di wilayahnya tercatat 102,16 persen atau terjadi penurunan 1,7 persen pada Januari 2017. Sebulan sebelumnya, NTP di Sulsel mencapai 103,93 persen. Penurunan NTP dipengaruhi merosotnya seluruh subsektor penopang. “Bila dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, maka seluruh subsektor mengalami penurunan NTP. Penurunan terbesar tercatat pada subsektor hortikultura sebesar 4,13 persen. Adapun, penurunan terendah pada subsektor perikanan sebesar 0,36 persen,” kata Nursam, di Makassar, kemarin. Nursam menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan pada Januari 2017, pihaknya…

Read More

Inflasi Versi BPS Tertinggi di Sulawesi Terjadi di Bone

Inflasi Versi BPS Tertinggi di Sulawesi Terjadi di Bone

Makassar, KABAROKE — Inflasi yang terjadi di Kabupaten Bone alias Watampone sebesar 1,52 persen bukan hanya tertinggi di tingkat Sulsel, melainkan lingkup Sulawesi yang terdiri dari enam provinsi. Adapun inflasi terendah di Sulawesi terjadi di Kota Bau-bau, Sultra, sebesar 0,52 persen. Nursam mengatakan Bone mencatatkan IHK sebesar 122,10 dan Bau-bau mencatatkan IHK sebesar 129,45. “Untuk Sulsel sendiri yang terendah inflasinya di Kota Palopo sebesar 0,82 persen dengan IHK 124,79,” kata Nursam di Makassar, kemarin. Secara nasional, Nursam menyebut dari 82 kota IHK nasional, inflasi tertinggi tercatat di Kota Pontianak sebesar…

Read More

Laporan BPS: Kelompok Pangan Penyumbang Deflasi Terbesar Bulan Ini

Laporan BPS: Kelompok Pangan Penyumbang Deflasi Terbesar Bulan Ini

Jakata, KABAROKE –  Dalam laporan indeks harga konsumen (IHK), yang dilakukan Badan Pusat Statistik.  Telah menunjukkan terjadinya deflasi di bulan April 2016. Di laporan itu, Kelompok Pangan menjadi penyumbang terbesar hingga 0,94 persen. Deflasi tersebut merupakan yang terbesar sejak tahun 2000, yang mencapai besaran 0,45 persen. “Dibandingkan beberapa tahun lalu, sejak 2000, April 2016 paling tinggi deflasinya. Ini hanya kalah dari tahun 1999, yang waktu itu deflasinya 0,68 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statisik, Suryamin. Cukup banyak komoditas yang turun di bulan April. Diantaranya padi-padian termasuk beras, daging, ikan segar…

Read More