Semangat Buni Yani Menangkan Prabowo-Sandi

Semangat Buni Yani Menangkan Prabowo-Sandi

Jakarta, KABAROKE — Buni Yani terdakwa kasus pelanggaran UU ITE, mengatakan dirinya siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal ini disampaikan terdakwa kasus pelanggaran Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) setelah dirinya masuk ke dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, sebagai anggota tim media. “Ya tentu (siap memenangkan). Pak Prabowo harus menang, kalau enggak nanti saya masuk penjara 1,5 tahun,” katanya di Jakarta, seperti dilansir dari Warta Ekonomi, Senin (24/9/2018). Lanjutnya, Ia menegaskan alasan bergabung dengan Prabowo CS karena untuk melawan rezim Joko Widodo yang dianggap…

Read More

Buni Yani Tegaskan Isu Penahanannya Hoax

Buni Yani Tegaskan Isu Penahanannya Hoax

Jakarta, KABAROKE — Pengunggah video Basuki Tjahaja Purnama, Buni Yani membantah jika ia telah ditahan. Ia pun ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya karena kawan-kawan di Bang Japar sudah berkomitmen mengawal kasusnya hingga selesai. “Pada saat yang sama saya juga ingin meluruskan berita yang mengatakan saya ditahan Polda Metro Jaya itu tidak benar. Hari Selasa saya melakukan kegiatan seperti biasa dan saya tidak pernah ditahan,” katanya, seperti dilansir laman republika, Rabu, 26 April. Ia dan kawan-kawan Bang Japar, jelasnya, berfoto di kantor pengacara untuk saling menyemangati dalam perjuangan. Namun tiba-tiba…

Read More

Ini 5 Jawaban Polda Metro Jaya Soal Praperadilan Buni Yani

Ini 5 Jawaban Polda Metro Jaya Soal Praperadilan Buni Yani

Jakarta, KABAROKE — Polda Metro Jaya sebagai pihak termohon memberikan lima jawaban terkait permohonan praperadilan Buni Yani, tersangka dugaan kasus penyebaran informasi yang menimbulkan permusuhan terhadap perseorangan atau kelompok berdasarkan SARA. “Pertama, menyatakan bahwa permohonan praperadilan yang diajukan saudara Buni Yani untuk seluruhnya ditolak,” kata Komisaris Besar Agus Rohmat, anggota tim kuasa kukum Polda Metro Jaya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, seperti dilansir Antara, Rabu, 14 Desember. Kedua, kata dia, menyatakan tindakan termohon dalam menetapkan pemohon sebagai tersangka adalah sah secara hukum dan memiliki kekuatan hukum mengikat. Ketiga, menyatakan surat…

Read More

Kembali Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Kembali Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Jakarta, KABAROKE — Buni Yani kembali mendatangi Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 23 November, dalam kasus penyebaran video penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Buni Yani yang merupakan pengunggah video kontroversial tersebut diperiksa sebagai terlapor. Dalam pemeriksaan oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditkrimsus, tim kuasa hukum Buni Yani telah membawa sejumlah bukti agar kliennya lolos dari jerat hukum. Bukti itu antara lain yakni screenshot terkait video pernyataan Ahok yang diunggah akun lain sebelum Buni Yani melakukannya. Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahardian, menegaskan kliennya bukanlah orang yang pertama…

Read More

Buni Yani : Kebebasan Berpendapat Jangan Dibungkam!

Buni Yani : Kebebasan Berpendapat Jangan Dibungkam!

Jakarta, KABAROKE — Pria yang diduga menyebarkan video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Buni Yani, selesai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Saat selesai, dia langsung menyerukan soal kebebasan berpendapat yang mestinya dilindungi konstitusi. “Kami mauke bebasan berpendapat itu tidak boleh dibungkam karena sudah dijamin konstitusi Pasal 28 Undang-Undang 1945,” ujarnya Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/11) Dia menegaskan, jangan sampai diskusi yang dibuat masyarakat di media sosial justru jadi bumerang dan malah dipolisikan. “Jangan sampai diskusi di Facebook malah dikriminalisasi. Itu sudah salah,” katanya Sebelumnya, aksi saling lapor dilakukan Buni…

Read More

Ini 2 Figur yang Dilaporkan Buni Yani ke Polisi

Ini 2 Figur yang Dilaporkan Buni Yani ke Polisi

Jakarta, KABAROKE — Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahardian, mengaku akan melaporkan Guntur Romli dan Muannas Al Aidi atas tudingan pencemaran nama baik dan juga provokasi kepada kliennya itu. “Melaporkan dua orang, saudara Muanas Al-Aidi dan Guntur Romli yang diduga mencemarkan nama baik melalui transmisi elektronik disebar di Facebook dan berkoar-koar di stasiun tv. Diduga itu adalah bagian dari niat jahat,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/11). Bahkan, Alwdin juga mengaku telah menyiapkan serta melengkapi berita acara pemerikasan terhadap saksi-saksi. Terlebih, dirinya juga akan menambahkan berita acara pemeriksaan (BAP)…

Read More

Buni Yani Diperiksa Sebagai Pelapor Pendukung Ahok

Buni Yani Diperiksa Sebagai Pelapor Pendukung Ahok

Jakarta, KABAROKE — Pengunggah rekaman video kontroversi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di hadapan warga Kepulauan Seribu, Buni Yani, mendatangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jum’at (18/11). Kedatangannya itu guna memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporannya terhadap Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja) atas dugaan pencemaran nama baik. “Ini adalah negara hukum, maka dari itu klien saya taat hukum dan memenuhi panggilan penyidik Polda,” kata kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian, di Ditreskrimsus, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/11). Buni Yani diketahui sudah beberapakali diperiksa dalam kasus Ahok….

Read More

Pengacara Tegaskan Buni Yani Tak Rekayasa Video Ahok

Pengacara Tegaskan Buni Yani Tak Rekayasa Video Ahok

Jakarta, KABAROKE — Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian, menegaskan kliennya tidak pernah merekayasa atau mengedit rekaman video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat kunjungan ke Pulau Seribu, akhir September lalu. Hal itu sudah disampaikan Buni Yani saat diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Bareskrim Polri, Kamis, 10 November. Buni Yani diketahui merupakan pengunggah video Ahok yang belakangan menjadi viral. Dari video itulah, Ahok lantas dipolisikan lantaran pernyataannya tentang Surah Al Maidah ayat 51 yang dianggap menistakan agama. Sejumlah ormas Islam pun mengajukan laporan polisi terhadap Gubernur DKI Jakarta non-aktif tersebut. Aldwin…

Read More

Pengacara : Buni Yani Tak Pernah Edit Video Ahok

Pengacara : Buni Yani Tak Pernah Edit Video Ahok

Jakarta, KABAROKE — Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadianin, menegaskan kliennya tidak pernah mengedit berupa memotong video Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat berkunjung ke Pulau Seribu. Dalam kunjungan dinas itulah, Ahok melontarkan pernyataan tentang Surah Al-Maidah ayat 51 yang kemudian menjadi viral sehingga sang petahan dipolisikan atas dugaan penistaan agama. “Karena selama ini yang beredar kan (Buni Yani) pemotong video. Nah, itu tidak pernah dilakukan. Saya akan ceritakan gamblang terkait hasil pemeriksaan,” tegas sang pengacara di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/11). Menurutnya penyidik ingin meminta…

Read More

Diperiksa Bareskrim, Buni Yani Dapat Dukungan dari Massa Ini

Diperiksa Bareskrim, Buni Yani Dapat Dukungan dari Massa Ini

Jakarta, KABAROKE — Massa yang mengatasnamakan Aksi Bela Negara Waroeng NKRI mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis, 10 November. Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan terhadap Buni Yani, pengunggah video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Buni Yani menjalani pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif itu. Massa itu tampak mengenakan kaos warna putih bertuliskan Save Buni Yani (SBY). “Save Buni Yani, save Buni Yani,” teriak salah satu anggota Aksi Bela Negara Waroeng NKRI, Ibas Taruna Hiswo Tomo, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta,…

Read More