Appi-Deng Ical Nongkrong Bareng, Bahas Apa?

Sekretaris Demokrat Sulsel Syamsu Rizal alias Deng Ical dengan CEO PSM Munafri alias Appi [dok net]

Sekretaris Demokrat Sulsel Syamsu Rizal alias Deng Ical dengan CEO PSM Munafri alias Appi [dok net]

Makassar, KABAROKE — Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Syamsu Rizal MI memantau pelaksanaan fit and proper tes calon usungan partainya pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018, Kamis kemarin.

Uji kelayakan bagi calon kepala daerah (Cakada) Partai Demokrat dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn, Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Mengenakan kemeja batik warna biru, Deng Ical sapaan Syamsu Rizal MI tiba sekitar pukul 09.10 wita.

Kedatangan Wakil Wali Kota Makassar tersebut bertepatan dengan uji kelayakan CEO PT PSM Munafri Arifuddin (Appi). Appi sudah mendaftar dan mengikuti sejumlah mekanisme di parpol selain partai Demokrat.

Selama fit and propert tes berlangsung, Ical serius mendengar pemaparan Appi mengenai konsepnya. Selain Deng Ical, ada juga Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel Selle KS Dalle.

Appi merupakan kandidat pertama yang menjalani uji kelayakan di Partai Demokrat. (***)

Deng Ical Paparkan Implementasi Smart City di Bau-bau

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical [dok net]

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical [dok net]

Bau-Bau, KABAROKE — Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal, tampil sebagai pembicara di hadapan ratusan peserta Workshop pelimpahan kewenangan pemerintah daerah kepada Kecamatan dan Kelurahan, yang digelar Pemerintah Kota Baubau, di Gedung Salsa, Pantai Lakeba, Kecamatan Betoambari, Selasa (22/8).

Dalam workshop yang diikuti jajaran Pemkot Baubau dan Apeksi Komwil VI yang beranggotakan Walikota, asisten 1, para Kabag Pemerintahan serta para camat se-Kota Baubau, Deng Ical sapaan akrab Wawali Makassar ini, membahas tentang “Implementasi Smart City dalam pelimpahan pengelolaan sampah ke Kecamatan”.

Deng Ical mengungkapkan, persoalan yang dihadapi kota saat ini semakin kompleks, hal ini disebabkan oleh terjadinya pergeseran jumlah populasi penduduk yang ada di daerah perkotaan, yang berdampak terhadap daya dukung lingkungannya.

“Salah satu masalah pelik yang sulit dipecahkan adalah masalah sampah, mengingat volume sampah yang cenderung terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan permukiman serta keterbatasan lahan untuk pembuangan akhir,” beber Deng Ical.

Persoalan tersebut tidak bisa ditanggulangi secara sepihak oleh unsur pemerintah saja, namun juga memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat mulai dari komponen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Kita menyadari bahwa salah satu hambatan kota di Indonesia dalam implementasi smart city adalah penerimaan konsep baru ini di masyarakat, ketersediaan dana dan teknologi, sumber daya manusia untuk mengelolanya yang masih terbatas,” tambahnya.

Namun menurut Deng Ical, hambatan tersebut bisa di kesampingkan, karena yang terpenting adalah adanya niat dari pemerintah setempat untuk membangun konsep smart city.

“Kami di Makassar memiliki Perda Pengelolaan Sampah. Jadi dalam hal ini masyarakat tidak lagi mesti melihat sampah sebagai masalah di tengah masyarakat. Dengan Perda pengelolaan sampah pola pikir harus berubah, bahwa sampah dapat bernilai ekonomis,” terangnya.

Lebih jauh, Deng Ical juga mengungkapkan bahwa tata kelola sampah di Makassar telah dilimpahkan kewenangannya ke pemerintah kecamatan, kemudian juga ada bank sampah yang dikelola masyarakat.

Selain Deng Ical, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Dirjen Otonomi daerah Kemendagri, juga hadir sebagai pembicara dalam workshop tersebut

Workshop itu bertujuan agar seluruh peserta mampu menggunakan kewenanganya dalam membuat keputusan dan tindakan sesuai dengan amanah UDD No.23, tahun 2014, sehingga mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien dalam melayani masyarakat. (***)

Deng Ical Diundang Jadi Pembicara di Bau-bau

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Makassar, KABAROKE — Wakil Walikota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, diagendakan tampil sebagai pembicara, di hadapan ratusan peserta Workshop Pelimpahan Kewenangan Pemerintah Daerah Kepada Kecamatan dan Kelurahan.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Salsa Pantai Lakeba, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau, Selasa 22 Agustus 2017.

Pesertanya terdiri dari unsur Pemkot, anggota Apeksi Komwil VI yaitu, Walikota, Asisten 1, Kabag Pemerintahan dan Camat.

Disana, Deng Ical sapaan akrab Wawali Makassar ini akan berbicara tentang “Belajar dari Kota Makassar : implementasi Smart City dalam pelimpahan pengelolaan sampah ke Kecamatan”.

Selain Deng Ical, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Dirjen Otonomi daerah Kemendagri, di agendakan juga sebagai pembicara dalam workshop tersebut.

Workshop itu bertujuan, agar seluruh peserta mampu menggunakan kewenanganya dalam membuat keputusan dan tindakan sesuai dengan amanah UDD No.23, tahun 2014, sehingga mewujudkan Pemerintahan yang efektif dan efisien dalam pelayanan bagi masyarakat. (***)

Hari Narkoba Internasional, Deng Ical: Ayo Berani Melawan!

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical Peringati Hari Anti Narkoba Internasional

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical Peringati Hari Anti Narkoba Internasional

Makassar, KABAROKE — ingatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 disambut baik Pemerintah Kota Makassar dengan melakukan upacara hingga sejumlah kegiatan. Pada Senin, 21 Agustus 2017, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal turut memberikan pandangannya terkait peredaran narkotika.

Menurutnya, peredaran narkotika secara bebas di lingkungan masyarakat harus dibatasi secara bersama-sama. Peran serta masyarakat, kata dia, sangat dibutuhkan.

Ia menjelaskan, memerangi narkoba dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian dari keluarga. Peran serta di lingkungan bertetangga, bermasyarakat pun harus digalakkan. Berani untuk melawan narkoba, itu pesan pria yang akrab disapa Deng Ical itu.

“Katakan tidak pada narkoba. Kuatkan tekad menjadi pahlawan peradaban. Mulai dari diri, keluarga dan lingkungan,” kata Deng Ical.

“Batasi, berani laporkan, berani lawan peredaran narkoba,” ujarnya menambahkan.

Peringatan HANI tahun ini mengusung tema ‘Peran aktif dan pendayagunaan seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi keadaan darurat narkoba menuju indonesia yang sehat’.

Ia mengatakan, Kejahatan narkotika telah dinyatakan sebagai kejahatan luar biasa, terorganisir, dan bersifat lintas negara. “Telah mengarah terjadinya beberapa kejahatan lain misalnya terorisme, perdagangan orang dan lain – lain yang harus diatasi secara serius,” tuturnya.

Kejahatan narkotika, lanjutnya, bisa digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan kekuatan bangsa sehingga harus diberantas dan ditangani dengan pendekatan seimbang. Pengurangan pasokan dan pengurangan permintaan menjadi solusinya.

Deng Ical juga membagikan bunga dan pin HANI 2017 kepada pengguna jalan yang melintasi Balaikota Makassar. (Yasir)

Deng Ical Harap PKB Berikan Dukungan untuk Pilwalkot Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Makassar, KABAROKE — Bakal calon Walikota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical) mengembalikan formulir pendaftaran di Sekretariat DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jalan Arif Rahman Hakim, akhir pekan lalu.

Deng Ical yang juga Wakil Walikota Makassar ini datang didampingi oleh ketua Tim Pemenangannya, Basdir dan Muchsamin serta sejumlah simpatisan. Kedatangan pria yang populer dengan sebutan ‘Somberena Makassar itu disambut oleh Ketua DPC PKB Makassar, Aris Muhammadia bersama sejumlah jajaran pengurusnya.

Di hadapan Aris Muhammadia, Deng Ical mengungkapkan keinginannya untuk bisa bersama-sama partai PKB dalam mengarungi perhelatan Pilwali 2018 mendatang.

“Saya mendaftar di PKB bukan karena melihat kursinya di DPRD tetapi yang kami hitung itu orangnya, karena saya mengetahui betul bahwa PKB itu memiliki infrastrukur politik sudah terbentuk dan sangat jelas,” tutur Deng Ical.

Lebih lanjut, Deng Ical menjelaskan bahwa strukur partai berbeda dengan relawan.

“Kalau struktur kerja partai itu sudah jelas, berbeda dengan relawan yang harus di drive dengan baik dulu agar kerja-kerja relawan bisa berjalan dengan maksimal. PKB ini sudah jelas sebab telah ada supra struktur partainya terbentuk dan juga kekuatan partai sudah teruji,” katanya.

Dirinya menambahkan bahwa tidak mungkin dia berjuang di Pilwali 2018 tanpa Partai Kebangkitan Bangsa.

“Sebab PKB itu adalah salah satu partai terdepan yang mempunyai basis yang jelas dan itu tidak semua di miliki partai lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Makassar, Aris Muhammadia mengakui bahwa Deng Ical adalah sosok pemimpin Kota Makassar yang paling populer di masyarakat karena keramahan dan murah senyumnya.

“Saya sudah berkeliling kemana-mana dan bertanya kepada masyarakat bahwa siapa calon Walikota paling Sombere, dan semua orang menjawab Deng Ical. Deng Ical melihat semua orang sama tanpa melihat golongan ataupun jabatan,” pungkasnya. (***)

Warga Barukang : Majuki Deng Ical, Pemimpin Sombere!

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical Disambut oleh Warga Jalan Barukang [dok net]

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical Disambut oleh Warga Jalan Barukang [dok net]

Makassar, KABAROKE — Menjabat sebagai Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan warganya.

Salah satunya ditunjukkan saat ia usai mengikuti upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun di Gubernuran Sulsel, Kamis (17/8) kemarin. Pria yang akrab disapa Deng Ical ini langsung bergegas menuju Jl. Barukang.

Disana ribuan warga tengah menggelar pesta rakyat dengan cara unik yakni bakar ikan secara massal.

Sampainya Deng Ical di Barukang sontak membuat warga langsung mengelu-ngelukan pemimpin yang dikenal sombere atau ramah ini. “Majuki Deng Ical, pemimpin sombere,” seru warga.

Pesta rakyat ‘bakar ikan’ tersebut merupakan tradisi tahunan yang tetap terjaga sejak kepemimpinan Walikota sebelumnya, Ilham Arief Sirajuddin.

“Rejeki ini dek, dapat undangan warga Barukang. Setiap tahun setelah upacara pasti kami sempatkan datang kesini, apalagi teman-teman disini sudah sepertimi keluarga,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Deng Ical, anggota DPRD Makassar, Basdir dan puluhan relawan. (***)

Pesan Deng Ical untuk Persiapan F8

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Makassar, KABAROKE — Event internasional Makassar International Eight Festival and Forum akan dihelat kurang dari sebulan lagi. Ini untuk kali kedua festival internasional yang menjadi program andalan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Sejumlah persiapan teknis tengah dilakukan panitia pelaksana yang terdiri dari jajaran satuan perangkat kerja daerah mulai dari rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan, penataan parkir, undangan dan beberapa persiapan untuk pengisian acara.

Untuk mengurasi resiko yang bisa menimbulkan kekacauan di masyarakat saat kegiatan berlangsung, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal berpesan agar panitia memperhatikan kondisi sosio kultural di masyarakat

“Kita harus sesuaikan acara riak-riak dengan waktu salat. Saya minta waktu antara salat Magrib dan salat Isya jangan ada pertunjukan yang menampilkan pakaian minim,” ujar Deng Ical-sapaan karibnya.

Beberapa kegiatan baru yang bakal ditampilkan saat pagelaran F8 mendatang, di antaranya food and fruit, write and font, perlombaan muaythai serta peserta festival tahun ini bakal dihadiri puluhan kabupaten kota dari seluruh Indonesia. (***)

Miliki Kesamaan Visi, Deng Ical Pede Didukung PKPI

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Makassar, KABAROKE — Bakal calon wali kota Makassar, Syamsu Rizal menjalani fit and proper test yang digelar Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel, di Hotel Raising, Jalan Prof Basalamah, akhir pekan lalu.

Kedatangan Deng Ical–sapaan akrab Syamsu Rizal didampingi beberapa orang tim pemenangannya tampak lain dari biasanya. Pasalnya, Deng Ical mengenakan kemeja dan celana kain dan jas serta kopiah seperti hendak melakukan prosesi lamaran.

Dihadapan tim penjaringan DPP PKPI Sulsel, Deng Ical mengatakan jika terpilih menjadi Wali Kota Makassar pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang, dirinya akan memberikan yang terbaik buat masyarakat Kota Makassar.

“Insya Allah jika saya diberi amanah sebagai Wali Kota Makassar, maka saya ingin menjadikan Kota Makassar ini sebagai kota daeng bukan kota dunia, tetapi sebaliknya kota daeng yang mendunia namun tetap memiliki nilai-nilai kearifan lokal, seperti sipakatau, sipakalebbi dan sipammase-masei” katanya.

Ia menambahkan, dirinya sangat optimis akan maju pada Pilwalkot dan bersama-sama dengan PKPI untuk mewujudkan visi misinya. Apalagi, kata dia, dirinya dan PKPI memiliki visi misi yang sama.

“Saya dan PKPI itu memiliki banyak kesamaan visi dan misi, tinggal bagaimana saya nantinya mencocokkan, karena semakin banyak kecocokan maka Insya Allah kita akan bersama-sama berjuang,” pungkasnya. (***)

Deng Ical Harap Tim Barongsai Naga Langit Raih Prestasi di Surabaya

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Makassar, KABAROKE — Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI berharap kepada Tim Barongsai Naga Langit Makassar bisa membawa nama harum Kota Makassar dalam kejuaraan ITC Cup Barongsai di Surabaya pada 24 hingga 27 Agustus 2017 mendatang.

Deng Ical sapaan akrabnya menuturkan jika Tim Barongsai ini selalu membawa nama harum Sulawesi selatan khususnya Kota Makassar dikancah Nasional maupun Internasional dalam berbagai Kejuaraan Barongsai.

“Naga Langit ini adalah salah satu club atau tim yang sudah melintang di dunia barongsai, karena barongsai Naga Langit ini dianggap olahraga, hobby yang bisa menyalurkan bakat dan minatnya bagi teman-teman di kota makassar,” kata Deng Ical.

Orang nomor dua di Kota Makassar ini berharap agar Tim Barongsai Naga Langit bisa membawa kabanggaan Kota Makassar untuk berjuang memperebutkan prestasi dalam kejuaraan tersebut.

“Kita anggap barongsai ini adalah bagian dari kekayaan budaya kota makassar sehingga keinginan pemerintah kota sangat mensupport Barongsai Naga Langit ini bertanding di ITC Cup di surabaya. Dan kita berharap mereka pergi dengan kebanggaan dan pulang membawa kebanggaan untuk masyarakat kota Makassar,” tutup dia. (***)

PPP Pertimbangkan 5 Figur Ini untuk Pilwalkot Makassar

PPP

PPP

Makassar, KABAROKE — Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Rizal Syarifuddin mengatakan, 5 nama kandidat bakal calon wali kota Makassar yang telah dikirim ke DPP PPP akan disurvei pada akhir bulan Agustus ini.

“Akhir bulan Agustus DPP PPP akan melakukan survei internal kepada nama-nama yang telah dikirim, terkait dan popularitas dan elektabilitas kandidat,” kata Rizal Syarifuddin di Makassar.

Lima nama kandidat balon wali kota Makassar yang dikirim ke DPP PPP yakni seperti, Moh. Ramdhan Pomanto (Danny), Syamsul Rizal (Deng Ical), Andi Mustaman (Aman), Adi Rasyid Ali (ARA) dan Muh. Yasin AR.

Menurut Rizal Syarifuddin yang menjadi perhatian partai berlambang kakbah ini hanya dua kandidat yakni, Danny Pomanto dan Deng Ical.

“Itu yang menjadi perhatian Incumbent, Danny Pomanto dan Deng Ical. Nama besar yang akan berhadapan dengan dua ini (Danny dan Ical) yaitu None (Irman Yasin Limpo), Cicu (Andi Rachmatika Dewi) dan Munafri,” tutup dia. (***)

1 2 3 4 24