Risman Pasigai, Pemuda Penjaga Keutuhan NKRI

Risman Pasigai Kompak Bersama Sejumlah Rekannya

Risman Pasigai Kompak Bersama Sejumlah Rekannya

Jakarta, KABAROKE — Ketua DPP KNPI Risman Pasigai yang juga putra beradrah Sulsel ini menegaskan bahwa KNPI akan terus berdiri di garda terdepan mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemuda kelahiran Bulukumba ini juga KNPI adalah organisasi pemuda dimana menjadi terus menjadi organisasi yang nyaman bagi pengembangan kreatifitas anak muda.

“Kami sekarang berusia 44 tahun. Kita berharap agar KNPI semakin matang dan dewasa sehingga menjadi tempat berteduh yang nyaman, efektif, dan kreatif bagi para pemuda dari berbagai organisasi. Namun, di usia ke-44, kami akan tetap berkomitmen mengawal Pancasila dan NKRI,” ujar Risman diacara ulang tahun KNPI ke-44 di Jakarta, Senin, (24/72017)

Bahkan, menurut Risman, pihaknya siap berhadap hadapan, jika ada kelompok yang berani merongrong NKRI apalagi dasar negara Indonesia Pancasila.

HUT Risman Pasigai

HUT Risman Pasigai

“Jika ada kelompok yang ingin mengganti dasar negara, Pancasila, mengganggu keutuhan NKRI, melanggar UUD 1945, dan merusak keberagaman, maka KNPI siap berhadap-hadapan dengan kelompok tersebut,” ujar dia.

Dia mengakui sebagai organisasi pemuda yang lahir ditengah situasi negara berkecamuk di Orde Baru. Risman tentu sadar akan funsi KNPI ditengah masyarakat, serta ia juga berharap pemerintah tetap terus menjadikan KNPI sebagai mitra yang baik dalam rangka membangun Indonesia yang lebih baik.

“Kita berharap pemerintah, khususnya Kemenpora memberikan kontribusi pengembangan dan pemberdayaan terhadap kader-kader KNPI. Kami sangat membutukan dukungan dana dan program dari pemerintah untuk memperkuat kreativitas anak muda. Apalagi, selama KNPI sudah tidak mendapatkan dukungan dana dari pemerintah,” tuturnya.⁠⁠⁠⁠ (***)

Pesan Moral Pemuda Tangkal Gerakan Radikal Pasca-Bom di Kampung Melayu

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus

Jakarta, KABAROKE — Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus menyesalkan insiden ledakan bom di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur yang meledak pada Rabu malam (24/05).

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat menangkal gerakan radikal sebelum skalanya meluas yang pada akhirnya akan mengancam keutuhan keberagaman dan kemajemukan di Indonesia.

“DPP KNPI turut prihatin dengan insiden ledakan bom di Kampung Melayu. Kami juga mengapresiasi langkah kepolisian yang bergerak cepat turun ke lapangan. Tetapi pemerintah juga harus bergerak cepat, tepat dan terukur untuk menangkal gerakan radikalisme ini tidak meluas sehingga menebar teror, ketakutan apalagi mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ulas pria yang akrab disapa MRD, Rabu malam (24/05).

Mantan Ketua PMII Papua itu juga mengingatkan pemerintah untuk tidak lagi memproduksi istilah-istilah yang kontraproduktif terhadap pertumbuhan demokrasi di Indonesia.

“Alangkah baiknya pemerintah berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan politiknya. Sebagai negara yang mayoritas muslim kita akan memasuki bulan Ramadhan, sudah saatnya untuk berpuasa menerbitkan pernyataan politik yang memperkeruh keadaan. Kami meminta pemerintah untuk fokus menjaga kerukunan antar umat beragama, tidak hanya ceremonial saja, tetapi melalui gerakan nyata. Umat muslim di Indonesia harus menjadi penyejuk keadaan dan membantu pemerintah memelihara keberagaman dan kemajemukan di Indonesia,” urai MRD.

Ia menambahkan, seluruh pihak harus dapat menahan diri dan tidak memanasi keadaan. “Kerukunan kita tengah terancam di tengah potensi penyebaran kebencian yang terlanjur meluas entah itu di sosial media atau di lapangan. Sebab itu, elit politik harus menahan diri dan mampu memberi contoh dan tauladan yang baik. Dan seluruh pihak harus bergerak bersama menjaga kerukunan,” tukasnya.

Sisi lain, MRD melanjutkan, pemerintah harus memfasilitasi seluruh pihak untuk membuka dan memperluas ruang-ruang dialog. “Pemicu kebencian itu banyak, sentimen agama hanya alat saja. Sebab itu, pemerintah harus pro aktif, peka dan responsif terhadap potensi kebencian yang bisa mengarah pada instabilitas politik dan kesatuan kita sebagai bangsa. Ruang-ruang dialog harus diperluas jangkauannya,” harapnya.
Bila pemerintah bergerak lamban, kaum muda dalam waktu dekat akan memfasilitasi ruang dialog.

“Dalam waktu dekat, DPP KNPI akan mengambil inisiatif mengagendakan dialog nasional dan di seluruh daerah guna memecah kebuntuan terhadap situasi dan kondisi kebangsaan kita saat ini,” pungkasnya. (***)

HTI Dibubarkan, Begini Tanggapan KNPI

Ketua Umum KNPI Rifai Darus

Ketua Umum KNPI Rifai Darus

Jakarta, KABAROKE — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rifai Darus angkat bicara ihwal langkah pemerintah yang ingin membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). KNPI meminta agar pemerintah bersikap bijaksana dalam membangun bangsa. Artinya, kata Rifai, membangun Indonesia tidak bisa dilakukan oleh sekelompok atau golongan tertentu. Pemerintah ditegaskannya harus membuka diri untuk seluruh kelompok komponen turut serta dalam proses pembangunan itu.

“HTI merupakan salah satu wadah yang isinya adalah anak-anak bangsa negeri sendiri yang menurut pemerintah melakukan kesalahan yang luar biasa dan membahayakan ideologi bangsa kita NKRI,” kata Rifai, dalam keterangan tertulisnya kepada kabaroke.com, Selasa, 9 Mei.

KNPI meminta pemerintah lebih terbuka menjelaskan kepada rakyat tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan HTI sebagai sebuah organisasi. “Jangan biarkan menjadi polemik dan rakyat head to head dalam menyelesaikan masalah yang merupakah ranah dari pemerintah,” ujarnya.

“Jangan sampai masyarakat luas indonesia mengambil keputusan sendiri atas kebijakan dan keputusan pemerintah sendiri. Jika keputusan yang benar dilakukan dengan cara yang benar maka hasilnya pastilah benar. Jangan keputusan atau niat yang benar dilakukan dengan cara yabg salah maka bom waktu disintegrasi bangsa terjadi,” sambung Rifai.

Menurut Rifai, KNPI merupakan organisasi yang tetap berkewajiban penuh mengawal NKRI, Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika hingga darah penghabisan. Namun, KNPI juga mempunyai kewajiban untuk melakukan kritik konstruktif untuk kemajuan dan pembangunan bangsa ini.

“Kepemimpinan Jokowi-JK adalah mutlak kita kawal hingga 2019, karena KNPI tidak inginkan ada kebiasaan menggantikan dan mengganggu pemerintahan yang sah dalam bentuk apapun,” ujar dia.

“Mari kita saling bahu membahu bersatu padu membangun negeri tercinta dalam semangat kebersamaan dan dalam menjaga perbedaan yang menjadi kekuatan bangsa kita NKRI,” tutup Rifai. (rls)

Ketua KNPI Ungkap Tiga Isu Kritis Kebebasan Pers

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus

Jayapura, KABAROKE — Indonesia menjadi tuan rumah Penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Internasional atau World Press Freedom Day (WPFD) yang biasanya diperingati setiap tanggal 3 Mei.

Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus memberi ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan berskala internasional itu. Menurutnya, forum dunia itu merupakan momentum strategis bagi insan pers Indonesia untuk menjadi yang terdepan dalam menyuarakan dan memperjuangkan kebebasan pers.

Pria yang akrab disapa MRD itu mencatat, terdapat tiga isu kritis yang melingkupi kebebasan pers.

Pertama, isu kekerasan terhadap awak media ketika menjalani tugasnya di lapangan. “Umumnya, tindakan kekerasan dilakukan oleh aparat keamanan dan pertahanan. Agar praktik kekerasan ini bisa ditekan jumlahnya, maka perlu kiranya dilakukan pendekatan institusional sekaligus penegakan hukum,” ulas MRD di Jayapura, Rabu (3/05/2017).

Kedua, independensi dan kesejahteraan awak media. Keduanya, MRD melanjutkan, saling terkait dan akan bermuara pada integritas perusahaan maupun insan pers itu sendiri. “Tidak sedikit oknum wartawan yang mudah sekali ‘menggadaikan’ integritas dan independensinya. Ya banyak faktor, tetapi biasanya dilatari oleh kebijakan internal perusahaan tidak atau kurang memperhatikan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Ketiga, kompetisi media massa sebagai industri. MRD menjelaskan, dampak kompetisi antar industri media, menyebabkan pemilik modal melakukan monopoli teterselubung.

Celakanya, MRD menyesalkan bila kompetisi itu bertemu di langgam politik praktis. Akibatnya, karena kepentingan bisnis-politik ini, informasi dan sudut pandang yang disampaikan kepada khalayak tidak lagi objektif.

“Ini kan sudah jadi rahasia umum. Beberapa pengusaha juga menggeluti bisnis di sektor industri media dan tiap entitas bisnisnya juga membentuk grup atau holding ya dalam rangka kompetisi sekaligus ekspansi bisnis.Dan khalayak luas juga tahu, beberapa pemilik institusi media juga pejabat petinggi parpol tertentu. Faktor ini juga yang mengancam kemerdekaan pers,” ungkapnya.

Terhadap hal itu, maka peran dan fungsi institusi pers untuk melakukan pengawasan terhadap isi berita menjadi penting. Ia berharap kebebasan dan kemerdekaan pers dapat lebih baik lagi. “Kita semua berharap seluruh pihak dapat menempatkan kebebasan dan kemerdekaan pers sebagai sarana membentuk keadaban publik. Semoga dalam pertemuan WPFD ini juga dapat menghasilkan rumusan-rumusan penting yang dapat menjadi pedoman bersama. Sekali lagi saya ucapkan selamat Hari Kebebasan Pers Dunia,” pungkas MRD. (rls)

Yasir Mahmud Diagendakan Hadiri Rapimda KNPI di Kabupaten Barru

Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud

Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud

Barru, KABAROKE — Pegelaran Musyawarah Daerah DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Barru akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Sebagai langkah awal, KNPI Sulawesi Selatan pun mengagendakan rapat pimpinan daerah (Rapimda) Kabupaten Barru.

Ketua Harian DPD KNPI Sulsel Arsony megungkapkan Rapimda Kabupaten Barru akan dihadiri Ketua KNPI Sulsel, Yasir Mahmud. Rencananya, Rapimda itu akan digelar di Cafe Lazhira Barru, Kamis besok, 20 April 2017.

“Sebelum Musda, sesuai AD ART organisasi Rapimda harus digelar lebih awal,” kata Arsony, Rabu, 19 April 2017.

Saat ini, agenda Rapimda KNPI sudah dilakukan di beberapa kabupaten, seperti di Kabupaten Jeneponto, Palopo, Luwu, dan Luwu Timur.

Di ajang Rapimda sendiri akan diputuskan jadwal pelaksanaan musda KNPI Barru, yang akan dihadiri pelaksana tugas Bupati Barru Suardi Saleh, OKP, dan pengurus kecamatan KNPI se-Kabupaten Barru.

Sebelumnya, KNPI Sulsel telah menggelar rapat konsolidasi se Luwu Raya, di Rujab Wakil Wali Kota Palopo, Ahmad Syarifuddin di Palopo, Senin (18/4) kemarin.

Rapat konsolidasi tersebut dihadiri Koordinator Wilayah KNPI Sulsel Ahmad Syarifuddin yang juga merupakan wakil Wali Kota Palopo beserta segenap ketua KNPI se Luwu Raya. (***)

KNPI Dorong Figur Muda Bertarung di Pilkada Pinrang

Pilkada Serentak 2018

Pilkada Serentak 2018

Pinrang, KABAROKE — Ketua KNPI Pinrang mendorong figur muda untuk tampil sebagai pemimpin Pinrang 2018. Alasannya, Pinrang ke depan membutuhkan sosok yang visioner dan lebih berwawasan entrepreneurship.

“Saya tidak menyebut nama, siapapun figur muda yang memiliki kapabilitas dan kemampuan, silakan bertarung di Pinrang,” kata Ketua KNPI Pinrang, Abdul Wahid Nara.

Menurut Wahid, figur muda memiliki akselerasi yang cepat dan mampu bekerja secara profesional. Karena itu, sangat dibutuhkan di Pinrang untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Sekadar diketahui, Pilkada Pinrang akan digelar serentak dengan 12 pilkada di Sulsel. Yang menarik sebab tidak ada lagi calon petahana. Bupati Pinrang Aslan Patonangi telah dua periode memimpin Pinrang. (***)

Ketua KNPI Berangkatkan 100 Orang untuk Umrah Kebangsaan Pemuda Indonesia

Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud

Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud

Makassar, KABAROKE – Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI dibawah kepemimpinan Fahd El Fous Arafiq bersama Sekretaris Jendral DPP KNPI Fadhly Alimin dan seluruh pengurus pusat serta anggota DPP KNPI, melaksanakan manasik dan pelepasan Jamaah Umroh, yang mengusung tema “Umroh Kebangsaan Pemuda Indonesia Tahap ke II”, di Aula DPP Golkar, Senin 27 Februari 2017.

Pelepasan dan manasik umroh, yang dilaksanakan oleh DPP KNPI di Jakarta hari ini adalah salah satu kegiatan sosial Kebangsaan DPP KNPI. Di ketahui sebelumnya, Umroh Kebangsaan Pemuda Indonesia Tahap 1 sebanyak 80 orang Pengurus KNPI di berangkatkan Umroh dan tergabung di dalamnya Ketua MPI Sulsel, Imran Amin Syam yang di bawah kepengurusan KNPI Sulsel Yasir Mahmud.

Kali ini Rombongan Umroh Kebangsaan Pemuda Indonesia tahap kedua, akan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPP KNPI Andi Nursyam Halid, dengan memberangkatkan 100 orang pengurus KNPI dan AMPG se luruh Indonesia, serta Kini Sekretaris MPI Sulsel Mujahidin Thahir atau yang akrab di sapa Didong, di bawah kepengurusan KNPI Sulsel Yasir Mahmud, telah ikut berangkat untuk melaksanakan Umroh Kebangsaan Pemuda Indonesia pada tanggal 3 Maret 2017 nanti.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud, menjelaskan bahwa tahap pertama dan tahap kedua Umroh Kebangsaan Pemuda Indonesia DPP KNPI berjalan sukses. “Akan terus berlanjut serta rencana untuk tahap ke 3 mendatang. Saya akan mengusulkan, sebanyak 5 orang pengurus dari KNPI Sulsel untuk di berangkatkan,” jelas Yasir Mahmud, saat dikonfirmasi.

Lanjut Yasir, bahwa kedepannya KNPI Sulsel akan terus melakukan kegiatan Kebangsaan lainnya, yang mana sebelumnya sudah melaksanakan Anjangsana di beberapa tempat di Kota Makassar.

“Selanjutnya akan ada beberapa kegiatan yang telah kami agendakan bersama. Tentunya kami akan terus bersinergi bersama pemerintah, dalam membangun dan membawa Bangsa ini semakin maju. Di harapkan agar pemuda-pemudi sekarang, agar bisa berbuat untuk membangun Bangsa dan Negara semakin sejahtera,” tegas Yasir Mahmud, Ketua KNPI Sulsel.

Sementara itu, Mujahidin “Didong” Thahir mengungkapkan, Alhamdulillah sebagai muslim bersyukur atas karunia ini, bahwa umroh adalah perjalanan ibadah.

“Sekaligus ucapan terimakasih, kepada Ketua KNPI Sulsel Yasir Mahmud yang telah merekomendasikan saya untuk mewakili KNPI Sulsel melaksanakn Umroh kebangsaan dan sekaligus saya menyampaikan terimaksih kepada Ketua Umum DPP KNPI Fahd El Fous Arafiq yang telah memfasilitasi Umroh kebangsaan ini,” ungkap Mujahidin Thahir, yang juga selaku Ketua AMPG Makassar.

“Umroh kebangsaan ini program yang menghentak generasi muda, karena dapat menepis issu bahwa anak muda identik dengan narkoba dan maksiat,” tutup Didong. (Arman)

Yasir Mahmud Klaim KNPI Sulsel yang Dipimpinnya Sah, Ini Buktinya…

KNPI

KNPI

Makassar, KABAROKE — Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel versi Fahd El Fouz A Rafiq, Yasir Mahmud menegaskan bahwa hanya organisasi kepemudaannya versi yang sah saat ini.

“Kami adalah pengesahan sah dari Kemenkumham pada tanggal 2 Februari 2016 dan juga pengakuan ada dari Kemenpora serta Kemendagri,” tutur Ketua DPD KNPI Sulsel Yasir Mahmud, di Pizza Ria Kafe Jalan Boulevard, Makassar, Kamis 9 Februari 2017.

“Terima kasih atas dukungan semua teman-teman, saya akan akomodir semua pihak dan menyatukan semua organisasi kepemudaan di Sulsel. Seluruh OKP yang ada di KNPI Sulsel, harus pintar-pintar melihat kondisi saat ini, bahwa siapa yang memiliki legalitas dari Kemenkumham,” tegas Yasir Mahmud.

Ketua Harian KNPI Sulsel, AR Sony menuturkan, saat ini yang terpenting adalah bagaimana pemuda bisa berwadah dan mengembankan kreatifitasnya, demi mewujudkan pemuda yang berkualitas dan mampu bersaing di semua aspek kehidupan serta dalam masyarakat.

“Kami akan memperjuangkan hak yang telah diamanatkan oleh Pemerintah. Jadi secara sah, sesuai kelembagaan yang dipimpin oleh Ketua Umum Pusat Fahd El Fouz A Rafiq, yang telah dipercayakan Pemerintah. Saat ini juga telah ada 132 OKP,” jelas AR Sony.

Ditempat yang sama, ditanya mengenai pertemuan ini, Sekertaris KNPI Kota Makassar, Rizal Asjahad Rahman mengatakan, kami akan menunggu setelah pengurusan KNPI Sulsel dilantik dan setelah itu Makassar akan menyusul untuk kepengurusan serta launching. (Arman)

Eks Ketua KNPI Harap Gubernur Terpilih Lanjutkan Pembangunan Sulbar

Andi Yuslim Patawari [dok net]

Andi Yuslim Patawari [dok net]

Makassar, KABAROKE — Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar akan dihelat pada awal 2017. Terdapat tiga pasangan calon (paslon) yang bersaing memperebutkan kursi yang kini masih diduduki oleh Anwar Adnan Saleh. Eks Ketua KNPI, Andi Yuslim Patawari, mengharapkan siapapun paslon yang terpilih mampu melanjutkan kesuksesan Anwar membangun Sulbar dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Yuslim, salah satu faktor penting yang membuat pembangunan Sulbar melesat yakni keamanan dan ketertiban yang kondusif. “Saya berharap siapapun gubernur yang terpilih dapat menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga pembangunan dapat tetap berjalan sesuai yang direncanakan,” kata Yuslim, Rabu, 14 Desember.

Adapun, ketiga paslon yang akan mengikuti Pilgub Sulbar yakni Salim Mengga-Hasanuddin Masud, Suhardi Duka-Kalma Katta dan Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni.

Lebih jauh, Yuslim mengatakan masyarakat patut mengapresiasi kepemimpinan dan pengabdian Anwar selama 10 tahun membangun Sulbar. “Tak mudah membangun provinsi baru untuk bisa maju dan sejajar dengan provinsi lain. Karena itu, tentunya kita semua patut mengapresiasi dan berterimakasih atas pengabdian beliau,” tuturnya.

Menurut Yuslim, dalam menjalankan roda pemerintahan selama 10 tahun, tentunya kepemimpinan Adnan dan jajarannya tak luput dari kekurangan. Namun, ia menyebut keberhasilan dan kebaikannya jauh lebih banyak. “Itu akan menjadi kenangan baik masyarakat Sulbar,” tutur dia.

Yuslim menjelaskan kesuksesan Adnan membangun Sulbar tentunya bukan sebatas kata-kata. Indikatornya sangatlah jelas. Ia menyebut paramater kesuksesan pembangunan tersebut yakni stabilitas pembangunan terjaga dan situasi kamtibmas senantiasa kondusif. “Tak pernah didengar ada persoalan keamanan yang mengganggu stabilitas pembangunan,” ujarnya. (***)

Eks Ketua KNPI : Anwar Adnan Saleh Sukses Bangun Sulbar

Andi Yuslim Patawari Saat Masih Menjabat Selaku Ketua KNPI Bersama Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh

Andi Yuslim Patawari Saat Masih Menjabat Selaku Ketua KNPI Bersama Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh [dok net]

Makassar, KABAROKE — Kepemimpinan Anwar Adnan Saleh sebagai Gubernur Sulbar segera berakhir. Pengabdiannya selama 10 tahun alias dua periode memimpin Sulbar dinilai sukses membangun provinsi baru tersebut sejajar dengan provinsi lain.

“Tak mudah membangun provinsi baru untuk bisa maju dan sejajar dengan provinsi lain. Karena itu, tentunya kita semua patut mengapresiasi dan berterimakasih atas pengabdian beliau,” kata eks Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Andi Yuslim Patawari, Rabu, 14 Desember.

Menurut Yuslim, dalam menjalankan roda pemerintahan selama 10 tahun, tentunya kepemimpinan Adnan dan jajarannya tak luput dari kekurangan. Namun, ia menyebut keberhasilan dan kebaikannya jauh lebih banyak. “Itu akan menjadi kenangan baik masyarakat Sulbar,” tutur dia.

Yuslim Patawari Mendampingi Anwar Adnan Saleh [dok net]

Yuslim Patawari Mendampingi Anwar Adnan Saleh [dok net]

Yuslim menjelaskan kesuksesan Adnan membangun Sulbar tentunya bukan sebatas kata-kata. Indikatornya sangatlah jelas. Ia menyebut paramater kesuksesan pembangunan tersebut yakni stabilitas pembangunan terjaga dan situasi kamtibmas senantiasa kondusif. “Tak pernah didengar ada persoalan keamanan yang mengganggu stabilitas pembangunan,” ujarnya.

Kepemimpinan Adnan diharapkannya bisa dilanjutkan oleh figur yang memiliki pengabdian dan integritas serupa. Pilgub Sulbar diketahui diagendakan berlangsung tahun depan. Terdapat tiga pasangan calon yang bersaing.

Ketiga pasangan calon itu adalah Salim Mengga-Hasanuddin Masud, Suhardi Duka-Kalma Katta dan Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni. Pihaknya menaruh harap agar gubernur terpilih mampu melanjutkan pembangunan yang telah dirintis Adnan dalam dua periode kepemimpinan. (***)

1 2 3 4