Duo Ducati Cukup Puas Dengan Hasil Pramusim

Duo Ducati
Duo Ducati

Dua Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

KABAROKE — Meskipun hasil tes pramusim yang didapat tidak begitu bagus, dua pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone cukup puas dengan perkembangan motornya.

Hector Barbera, pembalap tim satelit Ducati Avintia berhasil mencatatkan hasil terbaik untuk pabrikan Italia tersebut di Phillip Island dengan menghuni peringkat keenam di hari kedua lalu keempat di hari Jumat lalu.

Sementara itu, Iannone berada di belakang Barbera pada hari kedua tes, tapi kemudian melorot ke peringkat 12 di hari terakhir.  Sedangkan rekan setimnya, Dovizioso berada di peringkat 10. Keduanya dipisahkan oleh Scott Redding, yang membela Pramac Ducati di peringkat kesebelas.

“Sesungguhnya cukup gampang bagi kami untuk melaju cukup cepat, meskipun kami masih kehilangan beberapa persepuluh detik untuk menjadi yang tercepat di hari akhir,” kata Dovizioso kepada Autosport.

“Bagaimanapun, aku gembira dengan kecepatan balapanku karena aku merasa nyama dengan motorku dan meninggalkan Phillip Island dengan perasaan seperti ini adalah targetku, terutama fakta bahwa ini adalah lintasan di mana aku cukup kesulitan.”

“Targetnya kini membuat kemajuan lebih lanjut di Qatar supaya siap untuk balapan dan menjadi protagonis seperti tahun lalu.”

Dovizioso tahun lalu berhasil meraih pole di seri pembuka di Qatar sebelum kalah tipis dari pemenang balapan, Valentino Rossi.

Sirkuit Losail akan menggelar tes pramusim terakhir pada awal bulan depan. Iannone meyakini motornya masih bisa melaju lebih baik lagi.

“Di akhir tes di Phillip Island ada sisi positifnya karena kami mampu menguji lebih lama dan memahami perbedaan Desmosedici GP dan GP 15,” ucap Iannone. “Meski aku tidak sepenuhnya puas dengan posisi akhirku, aku senang dengan pekerjaan yang sudah kami lakukan dan langkah-langkah maju yang mampu kami buat.”

“Kami masih harus meningkat dan kami mengharapkan yang lebih. Jadi tes berikutnya di Qatar akan sangat penting.” (zds)

MotoGP: Rossi Siap Bertahan di Yamaha, Tapi Ada Syaratnya

KABAROKE — Valentino Rossi siap bertahan di Yamaha asal keinginannya dipenuhi oleh tim. Jika tidak, Rossi akan hengkang ke tim lain.

“Kontrak saya akan habis akhir 2016, dan saya harus mengambil keputusan apakah akan lanjut atau tidak. Jika saya dan Yamaha mencapai kesepakatan, maka kontrak itu akan berdurasi dua tahun. Ya, saya menginginkan itu,” ungkap The Doctor Julukan Valentino Rossi dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports MotoGP, Senin, 15 Februari 2016.

Meskipun Rossi kini usianya akan menginjak 37 tahun, namun ia masih memiliki perfoma yang apik pada ajang balap MotoGP. Maka dari itu Rossi memutuskan akan selalu di MotoGP sampai ia benar-benar tidak sanggup lagi bersaing di lintasan. (Sdc)

Miris: Kondisi Sirkuit Sentul

SIC

Sirkuit Sentul

KABAROKE – Sirkuit Sentul di Bogor merupakan sirkuit yang rencananya akan menjadi tuan rumah ketika MotoGP dilaksanakan di Indonesia pada 2017.

Akan tetapi hingga kini kepastian akan penyelenggaraan kompetisi balap motor termahsyur di dunia tersebut masih abu-abu. Masterplan kompetisi kabarnya belum disetorkan hingga kini.

Kondisi sirkuit juga menjadi salah satu perhatian. Bahkan, salah satu penonton acara launching tim Repsol Honda di Sirkuit Sentul mengeluhkan kondisi sirkuit kebanggaan warga Indonesia tersebut.

“Wah ini sih harus dibenerin sirkuitnya. Mana bisa dipakai buat balap. Harus dirombak,” ujar salah satu pengunjung di tribun Sirkuit Sentul kepada Okezone, Minggu (14/2/2016).

“Sekarang lihat asja tribun juaranya aja seperti itu. Aspal pitnya aja kayak begitu,” tambahnya.

Marquez dan Pedrosa sendiri sebelum bertolak ke Sentul, keduanya melakukan uji coba pra musim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Selepas launching di Indonesia, mereka akan bertolak ke Phillip Island, Australia, untuk uji coba kedua.

(bs)

1 6 7 8