OJK Perkirakan Kerugian Akibat Investasi Bodong Tembus Rp105,81 Triliun

OJK Perkirakan Kerugian Akibat Investasi Bodong Tembus Rp105,81 Triliun

Jakarta, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkiraan kerugian masyarakat akibat kegiatan investasi bodong di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir mencapai Rp105,81 triliun. “Kerugian itu cukup besar sejak 2007 sampai 2017 mencapai Rp105,81 triliun dan kasus itu sebagian besar sudah naik sampai ke pengadilan diantaranya pandawa grup dan beberapa travel umroh,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, di Bogor, dilansir dari Antara, Sabtu (29/9/2018). Kepada masyarakat OJK mengingatkan lagi untuk harus lebih waspada dari bujukan dan tawaran kegiatan investasi yang mengiurkan dengan keuntungan yang besar yang didapat…

Read More

Saran OJK buat Investor Pemula : Beli Saham Reksadana

Saran OJK buat Investor Pemula : Beli Saham Reksadana

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekomendasikan investor pemula di pasar modal untuk membeli saham reksadana. Pertimbangannya, reksadana memiliki risiko kerugian yang lebih kecil dibandingkan produk lain. Toh, reksadana memang telah dikelola oleh pihak yang terpercaya dan profesional. Deputi Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B OJK, M Maulana, berpendapat investasi saham di reksadana memiliki resiko yang kecil lantaran sistemnya baik dan dikelola secara profesional. Tidak kalah penting adanya izin OJK. “Banyak pilihan investasi saham. Tapi untuk (investor) pemula, baiknya reksadana karena risikonya kecil. Reksadana itu…

Read More

OJK Dorong Perusahaan Start-Up untuk Go Public

OJK Dorong Perusahaan Start-Up untuk Go Public

Makassar, KABAROKE  — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan start-up untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) alias go public. OJK bahkan telah membuat aturan yang memberikan kemudahan bagi perusahaan rintisan melantai di bursa. “Kami berikan kemudahan dan itu sudah dibuatkan aturannya sehingga perusahaan start-up atau semacam UKM yang disebut perusahaan dengan skala kecil dan menengah bisa go public,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK di Makassar, Selasa, 11 April. Regulasi perihal perusahaan start-up di pasar modal sejalan dengan program inkubasi yang diusung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mendorong pelaku…

Read More

OJK Dorong Industri di Daerah Gunakan Pembiayaan Pasar Modal

OJK Dorong Industri di Daerah Gunakan Pembiayaan Pasar Modal

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri di daerah memanfaatkan pembiayaan pasar modal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Pembiayaan pasar modal untuk pengembangan usaha dinilai sangat cocok untuk proyek infrastruktur maupun proyek di sektor riil untuk jangka panjang. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida menerangkan sumber pendanaan memang masih menjadi kendala dalam pengembangan usaha. Pasalnya, bila hanya berharap pada perbankan tentunya memiliki keterbatasan. Karena itu, perlu adanya sumber alternatif pembiayaan yakni dari pasar modal. Guna mendorong pembiayaan pasar modal, OJK getol melakukan sosialisasi. Teranyar,…

Read More

OJK Sebut Hanya 3 Perusahaan di Sulawesi Melantai di Bursa

OJK Sebut Hanya 3 Perusahaan di Sulawesi Melantai di Bursa

Makassar, KABAROKE — Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengakui minimnya emiten lingkup Kawasan Indonesia Timur yang melantai di bursa. Tercatat baru tiga emiten alias badan usaha di Sulawesi, Maluku dan Papua, yang memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Gowa Makassar Tourism Devolepment (GMTD) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) serta PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo). “Pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pendanaan masih didominasi oleh perusahaan yang berdomisili di DKI Jakarta dan sekitarnya….

Read More

OJK : Program Bansos Non-Tunai Dongkrak Inklusi Keuangan

OJK : Program Bansos Non-Tunai Dongkrak Inklusi Keuangan

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi program dana bantuan sosial (bansos) non-tunai akan mendongkrak pemanfaatan atau inklusi layanan keuangan perbankan sebesar 8,41 persen pada 2017. Indeks inklusi keuangan secara nasional pada 2016 tercatat 67,8 persen. Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono, mengatakan prediksi peningkatan indeks inklusi keuangan didorong dari melonjaknya jumlah rekening perbankan. Perhitungannya, program dengan anggaran Rp1,6 triliun tersebut disalurkan ke 1,4 juta warga yang diasumsikan belum memiliki rekening tabungan. “Untuk inklusi keuangan bisa dilihat dari jumlah rekening. Dengan total penerima…

Read More

OJK Latih Agen Penyalur dan Penerima Bansos Non-Tunai

OJK Latih Agen Penyalur dan Penerima Bansos Non-Tunai

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar edukasi keuangan bagi agen penyalur, pendamping dan penerima Bantuan Sosial Pangan Non-Tunai di Kota Makassar, Sulsel, Selasa, 21 Oktober. Makassar menjadi kota pertama yang dipilih OJK sebagai lokasi edukasi keuangan terkait program penyaluran bantuan sosial alias bansos non-tunai. Anggota Dewan Komisioner OJK, Kusumaningtuti S Soetiono, mengatakan edukasi keuangan sangat penting mengingat penyaluran bansos non-tunai merupakan kebijakan baru. Penyalurannya meliputi program bantuan pangan, program keluarga harapan dan program Indonesia pintar. Program tersebut akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada akhir Februari…

Read More

Meski Tumbuh, Indeks Literasi Keuangan Sulsel Masih di Bawah Nasional

Meski Tumbuh, Indeks Literasi Keuangan Sulsel Masih di Bawah Nasional

Makassar, KABAROKE — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua), Bambang Kiswono, menyatakan indeks literasi keuangan Sulawesi Selatan tumbuh dua kali lipat dari 14,36 persen pada 2013 menjadi 28,36 persen pada 2016. Sayangnya, indeks literasi keuangan Sulsel masih berada di bawah angka nasional yang mencapai 29,7 persen. Bambang mengaku optimistis indeks literasi keuangan Sulsel akan bertumbuh dan mampu melampaui nasional, seperti indeks inklusi keuangan. “Untuk indeks inklusi keuangan Sulsel dari 47,51 persen menjadi 68 persen. Itu berada di atas angka nasional sebesar 67,8 persen. Ke…

Read More

Bank Wakaf Diharapkan Terbentuk Sebelum Juni

Bank Wakaf Diharapkan Terbentuk Sebelum Juni

Jakarta, KABAROKE — Wakil Bendahara Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Suhaji Lestiadi mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia bisa terjadi sebelum bulan Juni 2017. “OJK sangat mendukung program ini dan mereka berharap sebelum Juni sudah berdiri,” kata Suhaji Lestiadi yang juga Anggota Pokja Pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia di Jakarta, kemarin. Suhaji mengatakan OJK selama ini juga telah memberikan bantuan untuk pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia tersebut dari sisi legalitas dan berbagai upaya penyiapan lainnya. “Hal itu ditandai dengan beberapa petinggi OJK yang telah…

Read More

Berantas Investasi Bodong, OJK Libatkan Ulama

Berantas Investasi Bodong, OJK Libatkan Ulama

Makassar, KABAROKE — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengatakan pihaknya meminta bantuan ulama untuk turut membantu dalam upaya mengatasi investasi bodong. Partisipasi ulama, menurutnya, sangat dibutuhkan pada tahap preventif alias pencegahan. Diharapkan tokoh-tokoh berpengaruh dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa ikut andil memerangi investasi bodong. “Kami minta alim ulama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah dengan investasi yang tidak jelas. Jangan mau ditipu karena ujung dari itu semua hanya kesusahan dan kerugian yang besar,” kata Muliaman, usai peresmian operasional Gedung OJK Regional 6…

Read More