M Roem : Agenda Pemenangan NH-Aziz Terus Berjalan

Penyerahan SK Cagub Sulsel Buat Nurdin Halid dari Sekjen DPP Golkar Idrus Marham ke Ketua Harian Golkar Sulsel M Roem (dok net)

Penyerahan SK Cagub Sulsel Buat Nurdin Halid dari Sekjen DPP Golkar Idrus Marham ke Ketua Harian Golkar Sulsel M Roem (dok net)

Makassar, KABAROKE — Tugas yang diemban HAM Nurdin Halid (NH) yang ditunjuk untuk mengambil alih kendali Dewan Dimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, pasca penetapan Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi KTP elektronik oleh KPK tidak akan mengganggu konsilidasi yang selama ini telah berjalan.

Tak hanya itu, tugas NH di DPP juga tidak akan mengganggu rencananya untuk maju dan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel. Bahkan NH menegaskan bila dirinya tidak akan mundur untuk ikut bertarung di Pilgub Sulsel 27 Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulsel, HM Roem, di ruang media center DPRD Sulsel, Rabu (19/7).

Roem yang juga Ketua DPRD Sulsel ini mengatakan bahwa agenda pemenangan pasangan NH-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar di Sulsel akan terus berjalan. Tak sedikit pun kata dia, semangat pengurus dan kader beringin Sulsel kendor memenangkan pasangan yang dikenal dengan tagline Sama-samaki’ Membangun Kampung itu.

Roem meyakini, tugas baru NH di DPP Golkar, tidak akan mengganggu rencana agenda Partai Golkar di Sulsel. Sebab kata dia, seluruh agenda yang ada, sudah melalui hitung-hitungan yang matang.

“Termasuk pembagian waktu, kan selama ini jalan. Di Golkar sudah ada pembagian tugas, baik secara fungsional maupun teritorial, dan itu dilakukam sejak dulu bersama Sekjend (Idrus Marham). Jadi saya kira normal saja. Kedua, bahwa di Golkar itu kolektif kolegial, jadi semua jalan,” tambah mantan Bupati Sinjai dua periode ini.

Menurut Roem, sejumlah agenda politik kedepan telah dijabarkan dalam agenda partai yang dituangkan dalam Rapimnas dan Rakernas, sehingga masing-masing pengurus sudah memiliki agenda kerja yang sudah tersusun sejak jauh hari sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hasil rapat pleno DPP Golkar di Slipi, Selasa (18/7) menghasilkan tujuh point rekomendasi.

Menurut Wakil ketua Golkar Sulsel Risman Pasigai keempat dari tujuh poin hasil rapat tersebut telah menambah bobot peran ketua harian dan sekjen, yaitu memberi mandat kepada NH dan Idrus Marham untuk memgendalikan roda operasional organisasi Partai Golkar.

“Saya tiba-tiba sangat bangga di akhir rapat, karena dua putra terbaik Sulsel diberi kepercayaan oleh Setnov untuk mengendalikan roda operasional organisasi Partai Golkar,” ujar Risman yang juga juru bicara Golkar Sulsel.

Terpisah, bakal calon wakil gubernur Abd Aziz Qahhar Mudzakkar juga mengaku tidak terganggu dengan posisi NH sebagai pengendali di DPP Golkar. “Semuanya berjalan sesuai aganda, dan tak ada yang terganggu,”tulis Azis.

Dosen politik Universitas Bosowa Dr Arief Wicaksono berpendapat bahwa nasib Partai Golkar benar-benar berada di tangan NH.

“Nurdin Halid adalah tokoh nasional, dan sebagai orang Sulsel, saya tentu tidak bisa mengingkari. Dalam keadaan Golkar sedang kritis seperti saat ini, mungkin hanya Nurdin Halid yang dipercaya oleh Golkar. Itu berarti, Nurdin adalah tokoh nasional dari Sulsel yang paling penting saat ini bagi Golkar,”ujar Arief.

Alumni Hubungan Internasional Fisip Unhas ini beralasan bahwa NH telah membuktikan kepiawaiannya saat Golkar mengalami perpecahan, kubu Aburizal Bakrie di Bali dan kubu Agung Laksono di Ancol. Menurutnya, NH lah yang menginisiasi dan memotori rekonsiliasi perpecahan ini.

Proposal rekonsiliasi yang dikonsep NH dapat diterima kedua bela pihak. “Setelah itu, semua pihak bersedia mengakhiri konflik dengan duduk bersama pada Munaslub Golkar Mei 2016. Bagi saya, perkara Setya Novanto ini hal biasa bagi Nurdin Halid jika dibanding dengan konflik internal Golkar sebelumnya,” tuturnya. (***)

Golkar Yakin NH-Aziz Dulang Minimal 60 Persen Suara di Lutim

Nurdin Halid dan Aziz Qahar

Nurdin Halid dan Aziz Qahar

Lutim, KABAROKE — Upaya konsolidasi organisasi di internal DPD Golkar Luwu Timur secara berkesinambungan terus dilakukan guna memenangkan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Secara intens,upaya itu kini mamasuki persiapan pelaksanaan musyawarah desa/kelurahan (musdes/muslur) hingga 30 hari ke depan.

Sekretaris Golkar Luwu Timur Andi Muhammad Zulkarnain menyebutkan bahwa target kemenangan NH-Aziz minimal 60 persen. Untuk itu, kata Andi Zulkarnain, dirinya percaya bahwa konsolidasi organisasi Golkar Lutim tidak akan berlangsung lama agar target 60 persen itu menjadi realistis.

“Saya juga mau melaporkan bahwa DPD Lutim sudah menjadwalkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda—red) untuk melegitimasi rencana-rencana kerja organisasi hingga satu periode ke depan,” ujar Andi Zul, sapaan pria yang juga mantan sekretaris tim pemenangan Thoriq Husler – Iwan Bachri Syam pada Pilkada Lutim 2015 lalu ini.

Selain itu, Andi Zul menyebut pihak Golkar Lutim juga sedang mengintensifkan penggalangan pemilih dan pembentukan simpul massa di kawasan pelosok Luwu Timur untuk memenangkan NH-Aziz, kawasan yang biasanya kurang diperhatikan oleh tim-tim lain.

Menurutnya, Lutim itu sudah dikenal sebagai kabupaten Partai Golkar. Karena itu, Golkar Lutim akan tetap memenangkan momen-momen politik ke depan. Dengan demikian, target 60 persen untuk NH-Aziz itu adalah hal yang masuk akal dan bukan tanpa alasan.

“Banyak indikator pendukung. Golkar tidak pernah kalah dalam setiap pemilu dan dan pilkada di Luwu Timur, di atas 50 persen pencapaiannya,” ujar mantan Community Relation PT Vale ini.

Alasan lainnya adalah bahwa Bupati Luwu Timur saat ini H. Thoriq Husler yang juga ketua Golkar Luwu Timur akan mengendalikan langsung tim pemenangan NH-Aziz di Luwu Timur.

Andi memberikan uraian singkat perihal indikator-indikator menuju target 60 persen tersebut. Sejak DPD Golkar Sulsel dipimpin Nurdin Halid, internal partai beringin ini lebih dinamis dan lebih leluasa bergerak. Karena itu, kondisi yang baik dan kondusif sudah tersedia untuk memenangkan NH-Aziz di atas 60 persen di Luwu Timur.

“Selain itu juga karena Ustad Aziz Qahhar itu orang Luwu. Maka, pergerakan kami pasti massif di Bumi Batara Guru ini,” ujar Andi Zul.

Menurutnya, elemen Fraksi Partai Golkar DPRD Luwu Timur juga sedang mengkonsolidasikan diri. Sebanyak enam anggota Fraksi sedang menggerakkan program Sosialisasi NH-Aziz di empat daerah pemilihan (Dapil) di Luwu Timur.

“Saya tahu, ada juga kompetitor di Lutim ini. Tapi kami di Golkar dan Tim NH-Aziz tidak khawatir dengan mereka. Mereka sudah tahu bahwa di Lutim itu hanya ada dua, tidak lebih, yaitu Kabupaten Partai Golkar dan Cagub NH-Aziz,” tandasnya.

Menurut data yang dicatat DPD Golkar Lutim, sejak 2004, Golkar di kabupaten yang terbentuk 2003 sebagai pecahan dari Kabupaten Luwu Utara ini, selalu mencatat prestasi gemilang. Tahun 2004, Golkar menang mayoritas di Pemilu Legislatif 2004. Setahun berikutnya, 2005, Golkar Lutim yang dipimpin oleh Andi Hasan Opu Tohatta saat itu berhasil mendudukkan Andi Hatta Marakarma – Saldi Mansur sebagai bupati dan wakil bupati Lutim 2005-2010.

Pada Pilgub Sulsel 2007, Golkar Lutim berhasil memenangkan Amin Syam – Mansyur Ramli di Kab Lutim yang diusung oleh Partai Golkar, mengalahkan Syahrul YL – Agus AN. Tahun 2009 pun juga demikian, Golkar Lutim memenangi Pemilu Legislatif 2009 dan mayoritas di DPRD Lutim.

Pada Pilkada Lutim 2010, Partai Golkar kembali memenangkan Andi Hatta Marakarma – Thorig Husler. Tiga tahun kemudian, Pilgub Sulsel 2013, Golkar Lutim yang dipimpin Andi Hatta Marakarma sukses memenangkan Syahrul YL – Agus AN yang diusung Partai Golkar, mengalahkan Ilham Arief Sirajuddin – Abd Aziz Qahhar Mudzakkar.

Pencapaian terakhir Golkar Lutim adalah memenangkan Pemilu Legislatif 2014, meski tidak menjadi mayoritas di legislatif Lutim. Masih di bawah kepemimpinan Andi Hatta, kader Golkar Lutim Ir H Thorig Husler berhasil memenangi Pilkada Lutim 2015. Thorig Husler kemudian terpilih menjadi Ketua Golkar Lutim pada Januari 2017 menggantikan Andi Hatta Marakarma.

“Pilgub 2018 yang insya Allah NH-Aziz menang, adalah tahun pembuktian bahwa memang Lutim itu adalah kabupaten Partai Golkar,” pungkas Andi Zul. (Yasir)

NH-Aziz Bantu Korban Kebakaran Maccini Parang

Tim NH-Aziz Bantu Korban Kebakaran di Makassar

Tim NH-Aziz Bantu Korban Kebakaran di Makassar

Makassar, KABAROKE — Kebakaran yang menimpa puluhan rumah warga Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar mengundang keprihatinan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Melalui timnya, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel dari Partai Golkar ini menyampaikan duka cita atas bencana yang menimpa warga.

Kebakaran tersebut terjadi Minggu, 16 Juli, tepatnya di Jalan Kesatuan Kota Makassar ini. Puluhan rumah warga dilalap si jago merah. Data yang diperoleh, sekira 12 rumah warga ludes. Akibatnya ada 30 kepala keluarga yang harus kehilangan tempat tinggal.

Saat tiba di lokasi, tim NH-Aziz sempat berdialog dengan korban. Utamanya menyangkut penyebab kebakaran dan kondisi korban. Mereka juga melihat langsung penanganan pasca bencana. Baik berupa makanan dan tempat tinggal sementara.

“Tadi kita mengunjungi warga korban bencana langsung ke lokasi. Selain bertanya tentang penyebab kebakaran juga bertanya bantuan apa saja yang telah diterima dan apasaja kebutuhan yang paling mendesak yang mereka butuhkan,” ujar Ketua Tim Pengawal NH-Aziz, Lily.

Tim Pengawal NH-Aziz Bantu Korban Kebakaran Maccini Parang

Tim Pengawal NH-Aziz Bantu Korban Kebakaran Maccini Parang

Selain meninjau kondisi korban, Lily bersama rombongan Tim Pengawal NH-Aziz lainnya juga sekaligus menyampaikan beberapa bantuan. Antara lain, paket sembako yang diberikan kerabat NH-Aziz dan baju bekas laik pakai.

“Bantuan langsung diserahkan ke korban dan disaksikan lurah setempat,” ujarnya.

Atas bantuan ini, warga yang jadi korban sangat berterima kasih kepada kerabat NH-Aziz. Bantuan tersebut menjadi bukti perhatian dan kepedulian NH-Aziz bagi mereka yang sedang tertimpa bencana.

“Terima kasih kepada NH-Aziz dan tim. Kami kenal figur ini memang sangat peduli dan merakyat. Buktinya, baru NH-Aziz yang menunjukkan kepeduliannya pada korban,” ujar salah satu warga di lokasi usai menerima bantuan. (***)

1 13 14 15