PPP Pertimbangkan 5 Figur Ini untuk Pilwalkot Makassar

PPP

PPP

Makassar, KABAROKE — Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Rizal Syarifuddin mengatakan, 5 nama kandidat bakal calon wali kota Makassar yang telah dikirim ke DPP PPP akan disurvei pada akhir bulan Agustus ini.

“Akhir bulan Agustus DPP PPP akan melakukan survei internal kepada nama-nama yang telah dikirim, terkait dan popularitas dan elektabilitas kandidat,” kata Rizal Syarifuddin di Makassar.

Lima nama kandidat balon wali kota Makassar yang dikirim ke DPP PPP yakni seperti, Moh. Ramdhan Pomanto (Danny), Syamsul Rizal (Deng Ical), Andi Mustaman (Aman), Adi Rasyid Ali (ARA) dan Muh. Yasin AR.

Menurut Rizal Syarifuddin yang menjadi perhatian partai berlambang kakbah ini hanya dua kandidat yakni, Danny Pomanto dan Deng Ical.

“Itu yang menjadi perhatian Incumbent, Danny Pomanto dan Deng Ical. Nama besar yang akan berhadapan dengan dua ini (Danny dan Ical) yaitu None (Irman Yasin Limpo), Cicu (Andi Rachmatika Dewi) dan Munafri,” tutup dia. (***)

Doa NH untuk Deng Ical pada Pilwalkot Makassar

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah Siap Bertarung di Pilgub Sulsel [dok net]

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah Siap Bertarung di Pilgub Sulsel [dok net]

Makassar, KABAROKE — Pasangan bakal Calon Gubernur, Nurdin Abdullah, melakukan pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan periode 2018-2023 di kantor DPD Demokrat Sulsel, Jl Yusuf Daeng Ngawing, Kamis kemarin.

Mereka datang diantar puluhan simpatisan dan tim pemenangan relawan barisan muda NA-TBL.

Saat tiba, mereka langsung disambut Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah; Sekertaris, Syamsu Rizal; dan Ketua Bappilu, Selle Ks Dalle; serta pengurus lainnya.

Diawal sambutannya, NA akronim Nurdin Abdullah menyebut satu persatu nama-nama pengurus Demokrat Sulsel yang hadir. Namun ada satu nama yang disebut Bupati Banteng itu sehingga membuat para hadirin sontak memberi aplus bahkan ada juga yang meneriakan, “Somberena Makassar.”

“Yang terhormat Ketua, dan Sekertaris Demokrat Sulsel yang akrab disapa Deng Ical, calon Walikota. Mari kita doakan semoga Beliau jadi Walikota Makassar,” ajak Bupati Bantaeng dua priode itu dan diaminkan seluruh pendukung NA dan TBL.

Tak hanya itu, para pendukung Nurdin Abdullah dan Tanribali Lamo terlihat silih berganti mengabadikan foto bersama dengan orang nomor dua di Makassar tersebut.

“Foto ka dulu dengan Deng Ical, Walikota ku ini,” ujar Anto, yang juga tim pemenangan NA-TBL. (***)

Anggaran Pilwalkot Makassar Naik Jadi Rp60 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE — Anggaran Pilwalkot Makassar 2018 mengalami lonjakan cukup signifikan dibandingkan anggaran pesta demokrasi serupa pada 2014. Kenaikannya berkisar Rp18 miliar dari Rp42 miliar menjadi Rp60 miliar. Nominal anggaran Pilwakot Makassar 2018 sebesar Rp60 miliar sudah disepakati oleh Pemkot dan KPUD Makassar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar, Erwin Haiya mengungkapkan, pihaknya telah mengalokasikan sebagian anggaran Pilwalkot ini di APBD Pokok Kota Makassar tahun 2017. Kemudian akan dianggarkan lagi pada APBD Pokok 2018.

“Anggarannya tidak ada di APBD-Perubahan. Karena memang sudah ada kita siapkan di APBD pokok 2017 sebesar Rp16 miliar. Sementara sisanya, Rp44 miliar akan kita anggarkan di APBD Pokok 2018,” jelas Erwin.

Anggaran Pilwalkot ini nantinya diserahkan secara bertahap. Sesuai dengan kebutuhan dan rencana penggunaan oleh KPUD. Namun sebelumnya, pihak Pemkot Makassar harus melakukan pengesahan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan termasuk rencana atau mekanisme penarikannya.

“Jika ternyata anggaran Rp60 miliar tersebut tidak cukup. Masih ada mekanisme untuk melakukan pergeseran dari belanja tidak terduga, masuk ke belanja hibah ke KPU,” ujar Erwin.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Pemerintah Kota Makassar, telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) atau MoU Anggaran Pilkada, malam ini di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto dan Ketua KPUD Makassar Syarif Amir.

Sebelumnya, Pemkot Makassar ingin menekan anggaran Pilkada mencapai Rp40-an miliar. Namun, hal itu sepertinya tidak berhasil, karena anggaran pilkada yang disetujui justru sesuai dengan usulan awal KPUD Makassar. (***)

Begini Konsep Kota Daeng Mendunia ala Deng Ical

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dok net)

Makassar, KABAROKE — Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, memaparkan konsep Kota Daeng yang mendunia dan nyaman untuk semua saat mengikuti proses fit dan proper test bakal calon kepala daerah di sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Minggu kemarin.

Menurut Deng Ical, Makassar merupakan kota yang kaya akan budaya lokal, dan hal ini perlu dieksplor untuk menjadikan Makassar kota Daeng yang mendunia dan nyaman untuk semua.

“Budaya orang Makassar, ukhuwah islamiyahnya luar biasa, atau dikenal dengan Somberena, ramah tamah, terbuka kepada pendatang, namun tetap mempertahankan akidahnya. Nilai kultural inilah yang harus dipertahankan, untuk membawa Makassar menjadi Kota Daeng yang mendunia yang nyaman bagi semua. Sehingga tidak menghilangkan identitas kota Makassar yang sebenarnya,” ujar Deng Ical.

Selain itu, menurut Deng Ical, permasalahan kota Makassar bukan lagi pada persoalan ekonomi, tetapi pada permasalahan ketahanan sosial, sehingga dibutuhkan kebijakan kebijakan berbasis komunitas.

Fit n Proper Test yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit berlangsung alot, dikarenakan membutuhkan komitmen bersama demi masyarakat kota Makassar.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati, yang juga sebagai tokoh perempuan, dalam Fit and Proper Test kali ini membenarkan jika tingginya tingkat kesenjangan sosial sehingga memberi dampak dengan munculnya berbagai permasalahan sosial, tingkat keamanan kota, yang berimbas pada perasaan tidak aman dan tidak nyaman. (***)

Deng Ical dan Cicu Terlempar dari Bursa Cawalkot Golkar, Ini Penjelasan Partai Beringin

Dua Bakal Calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical dan Rachmatika Dewi alias Cicu

Dua Bakal Calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical dan Rachmatika Dewi alias Cicu

Makassar, KABAROKE — Desk Pilkada Golkar Sulsel merilis lima nama kandidat yang bakal diusungnya pada Pilwalkot Makassar 2018. Dari lima figur tersebut, tidak ada nama Syamsu Rizal alias Deng Ical dan Rachmatika Dewi alias Cicu. Padahal, keduanya merupakan figur berpengaruh di daerah ini. Deng Ical merupakan Sekertaris Demokrat Sulsel sekaligus Wakil Wali Kota Makassar. Sedangkan Cicu berstatus Ketua NasDem Makassar sekaligus Wakil Ketua DPRD Sulsel.

Merujuk pada hasil Rapat Pleno Diperluas DPD Partai Golkar Sulsel di Hotel Clarion Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Kamis lalu, lima nama yang masuk bursa Cawalkot Golkar adalah Danny Pomanto (wali kota Makassar), Rusdin Abdullah (Bendahara Golkar Sulsel), Munafri Arifuddin (Munafri Arifuddin) Irman Yasin Limpo (Kadis Pendidikan Pemprov Sulsel) dan Farouk M. Betta (Ketua Golkar Makassar).

Subhan Jaya Mappatunru selaku Wakil Ketua Desk Pilkada Golkar Sulsel mengungkap alasan sehingga pihaknya hanya mengusulkan lima nama, termasuk soal tersingkirnya Deng Ical dan Cicu dari bursa kandidat Golkar.

“Kami melihat mereka (lima figur terpilih) punya resource (sumber daya) untuk maju dalam Pilwali kota Makassar 2018,” kata Subhan, di Makassar.

Golkar meyakini mereka mampu bertarung di Pilwali Makassar sebagai calon wali kota Makassar. “Kami anggap Pak Danny punya resource dan seorang Incumbent, begitupun dengan Pak Munafri dan Rusdin dengan latar belakang pengusaha, pasti dia punya kemampuan untuk maju. Apalagi pak Rusdin sudah pernah bertarung,” katanya.

Selain itu, Subhan juga menganggap Irman YL punya modal sebagai pemenang kedua pada Pilwali 2013. “Saya kira itu juga pertimbangan kami, Pak None punya peluang besar juga untuk maju,” katanya.

Lalu, mengapa Golkar tak meloloskan Syamsu Rizal MI (wakil wali kota Makassar) dan Andi Rachmatika Dewi?

“Kami dibatasi hanya dengan lima nama, andaikan ada tambahan akan kita tambahkan,” katanya.

Tapi, Golkar buru-buru mengklarifikasi Deng Ical dan Cicu bukannya tak punya kapasitas maju sebagai calon wali kota Makassar pada Pilwali 2018.

“Bukan karena pertimbangan itu, ada banyak pertimbangan sehingga kami hanya meloloskan lima, salah satunya adalah pembatasan dari DPP,” katanya. (***)

Danny Tetap Buka Peluang Berpaket dengan Deng Ical

Danny Pomanto dan Deng Ical Disarankan Tetap Berpaket di Pilwalkot 2018 (dok net)

Danny Pomanto dan Deng Ical Disarankan Tetap Berpaket di Pilwalkot 2018 (dok net)

Makassar, KABAROKE — Petahana Petahana Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan tidak pernah pecah kongsi dengan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal tak pernah pecah kongsi. Ia pun menyatakan tetap membuka peluang berpaket dengan Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal.

Isu pecah kongsi Danny-Deng Ical menyusul langkah keduanya yang masing-masing mendaftar di sejumlah partai politik untuk maju pada Pilwalkot Makassar 2018.

Danny Pomanto menegaskan peluang untuk kembali berpaket dengan Deng Ical bisa saja terjadi lantaran semua kandidat yang akan maju akan disurvei tingkat popularitas dan elektabilitasnya untuk mengetahui tingkat keterterimaan di masyarakat.

“Saya tidak pernah bilang pecah kongsi (dengan Deng Ical). Semua ada peluang dan tetap terbuka. Dan semuanya masuk radar untuk di survei sebagai calon wakil,” ungkap Danny.

Lebih lanjut, Danny Pomanto menanggapi perihal Deng Ical yang juga maju di Pilwali dan mengendarai partai berlambang Mercy. Danny Pomanto mengatakan, bahwa Deng Ical perlu juga untuk diberikan kesempatan yang sama oleh partai politik dan bisa mengusungnya.

“Saya kira beliau itu harus naik kelas, harus diberikan kesempatan yang sama, haknya orang untuk didukung, sah sah saja,” tutupnya. (***)

Deng Ical Yakin Bisa Kendarai Demokrat di Pilwalkot Makassar

Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Syamsu Rizal alias Deng Ical (dok net)

Makassar, KABAROKE — Kandidat calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI mengembalikan formulir pendaftaran di desk Pilkada Partai Demokrat Kota Makassar, Jalan Batua Raya, Senin (24/7/2017).

Ditemani Istri dan sejumlah kerabat Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal, mengembalikan formulir pendaftaran yang diterima langsung oleh Ketua Panita Desk Pilkada Demokrat Makassar.

Deng Ical mengatakan bahwa sebagai kader Partai Demokrat, dirinya berharap dapat diusung oleh partai berlambang mercy di Pilwali Makassar. Meski selain dirinya, juga Adi Rasyid Ali (ARA) yang tak lain adalah Ketua DPC Demokrat Makassar juga akan memcalonkan sebagai orang nomor 1 di Kota Makassar.

“Kita sebagai kader partai, berharap Demokrat bisa bersama kita nantinya. Kalau dengan Pak ARA, tidak ada masalah. Selama mengikuti mekanisme, kita serahkan sepenuhnya ke Partai. Nanti akan kelihatan apa harapan partai. Karena harapan partai, terkadang sejalan dengan harapan rakyat,” ungkap Deng Ical.

Ditanya apakah dirinya menginginkan jika kembali dipaketkan oleh Partai Demokrat bersama dengan Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Deng Ical menyerahkan sepenuhnya ke Partai Demokrat. “Kalau itu kita kembali ke partai. Partai punya mekanisme juga,” kata Deng Ical.

Diketahui, Deng Ical Kandidat Cawali Makassar yang mengembalikan formulir pendaftaran di Desk Partai Demokrat Makassar. Deng Ical tak lain adalah Sekretaris DPD Demokrat Sulsel. (***)

Begini Visi Deng Ical Soal Pengembangan Kota Makassar

Syamsu Rizal alias Deng Ical Memaparkan Visinya saat Penjaringan di PBB

Syamsu Rizal alias Deng Ical Memaparkan Visinya saat Penjaringan di PBB

Makassar, KABAROKE — Bakal calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, memaparkan visi misi mewujudkan Makassar sebagai Kota Daeng yang mendunia di hadapan tim penjaringan Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel The Rinra, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (23/7/2017).

Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal datang dengan mengenakan baju kemeja berwarna hijau tua yang menjadi warna ciri khas parti besutan Yusril Ihza Mahendra.

Dalam paparanya, pria yang populer dengan sebutan Somberena Makassar ini mengungkapkan, jika terpilih menjadi Wali Kota Makassar periode 2019-2023 akan memberikan yang terbaik buat masyarakat Makassar.

“Insyah Allah jika diamanahkan jadi Wali Kota, maka saya ingin menjadikan Makassar sebagai kota daeng. Jadi bukan kota dunia, tetapi kota daeng yang mendunia dan memiliki karakter lokal,” kata Deng Ical.

Sekretaris Demokrat Sulsel itu juga menyampaikan bahwa Makassar menjadi kota Daeng tersebut memiliki nilai kearifan lokal di dalamnya, seperti sipakatau, sipakalebbi dan sipammase-masei.

“Tetap menjaga sipakatau, sipakalebbi, dan sipammase-masei sebagai nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan dilestarikan. Tetap sombere, tetap dengan rumah yang punya filosofi timpa laja,” urai Deng Ical.

Pemaparan visi misi ini disampaikan Deng Ical di hadapan para pengurus PAC dan DPC PBB Kota Makassar. Juga hadir, Ketua DPW PBB Sulsel dan panelis yang terdiri atas akademisi dari Unhas dan UNM. Akademisi dan pakar ini adalah Prof Arismunandar (mantan Rektor UNM), Prof Rahman, dan Aswar Hasan. (***)

Tim Pemenangan Optimistis Deng Ical Didukung Demokrat

Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical Selfie Saat Mengantar Ibas, beberapa waktu lalu

Makassar, KABAROKE — Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical resmi mendaftar di Partai Demokrat untuk maju pada Pilwalkot Makassar 2018. Hal itu ditandai dengan langkah Deng Ical mengambil formulir di partai yang membesarkannya pada Jumat, 21 Juli.

Pengambilan formulir diwakili oleh tim pemenangan yakni Muchsamin Said beserta beberapa loyalis dan simpatisan Deng Ical. Mereka pun disambut oleh Wakil Ketua DPC Demokrat Makassar Nurianto G Liwang dan Fatma Wahyuddin di Kantor DPC Demokrat Makassar.

Dihadapan awak media, Muchsamin mengungkapkan, jika saat ini Deng Ical berada di kota Malang untuk mengikuti Rakernas Apeksi dan rencan sore ini beliau tiba di Makassar.

“Oleh sebab itu, kami diutus untuk mewakili beliau mengambil formulir pendaftaran Cawalkot di Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono. Insya allah pada pengembalian formulir nanti, Deng Ical yang akan langsung datang mengembailkannya,” katanya.

Selain itu, Muchsamin menyampaikan rasa terimakasih kepada ketua Desk pilkada DPC Demokrat Makassar beserta tim tujuh atas sambutan yang hangat selama proses pengambilan formulir di partai Demokrat.

“Terimakasih atas sambutanya. Kami sangat optimis Partai Demokrat akan mengusung Deng Ical pada Pilwalkot 2018 mendatang, apalagi Deng Ical adalah seorang kader Demokrat yang tak perlu lagi meragukan kemampuannya” ujar Samin sapaannya. (***)

CEO PSM Daftar di Golkar untuk Pilwalkot Makassar

CEO PSM Munafri Arifuddin Bertarung di Pilwalkot Makassar Via Golkar

CEO PSM Munafri Arifuddin Bertarung di Pilwalkot Makassar Via Golkar

Makassar, KABAROKE — CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin telah mendaftarkan diri ke Partai Golkar di Sekretariat Partai Golkar Sulsel di Jalan Botolempangan Makassar, Selasa malam, 18 Juli 2017.

Pria yang akrab disapa Appi itu menyatakan optimistis bisa mendapatkan dukungan Partai Golkar. Meskipun diketahui, DPP Partai Golkar telah mengisyaratkan akan mengusung Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto pada Pilkada 2018 mendatang.

“Tentu jika kita sudah niatkan dengan baik tidak ada ceritanya untuk mundur. Saya sangat yakin bisa mengendarai partai ini.” kata Appi.

Meskipun masih terbilang minim dalam dunia politik, Bos PSM Makassar itu beralasan Kota Daeng saat ini masih banyak memiliki persoalan. Di masa kepemimpinan Ramdan Pomanto, kata dia, masih banyak pembenahan di berbagi sektor yang harus dilakukan.

“Kota ini masih sangat seksi untuk menjadi kota pelayan yang akan memberikan kesejahteraan bagi kita bersama.” tuturnya.

Soal persiapan, Ia mengungkapkan pihaknya masih fokus memperkuat internal tim pemenangan. Setelah itu, kata dia, tidak menutup kemungkinan dirinya akan melihat tingkat keterpilihan dirinya di Makassar dengan memanfaatkan lembaga survei.

“Tidak menutup kemungkinan kearah sana. Hanya saja sekarang kita masih fokus di internal bersama teman-teman. Kita akan mengupayakan tim ini menjadi lebih komplit dan lengkap.” tutupnya.⁠⁠⁠⁠ (Yasir)

1 2 3 4 5 12