Jokowi Dipastikan Buka TAFISA Games 2016

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta, KABAROKE – Menpora Imam Nahrawi memastikan bahwa Presisen RI Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri pembukaan ajang olahraga rekreasi internasional (TAFISA Games 2016), 6 Oktober mendatang.

Ajang TAFISA yang resmi menjadi organisasi sejak 2005, akan mempertandingkan lima jenis olahraga, dari olahraga tradisional, petualangan, tantangan, kesehatan, dan kebugaran.

TAFISA bakal digelar pada 6 Oktober hingga 12 Oktober dengan lokasi penyelenggaraan dipusatkan di Taman Impian Jaya Ancol.

“Insya Allah beliau (Jokowi) akan hadir di pembukaan TAFISA 2016,” kata Imam dalam acara Talk Show TAFISA Games 2016 di Hotel Atlet Century, Selasa (13/9) siang.

“Tamu dari negara lain akan disambut rakyat Indonesia dengan gegap gempita dan semangat persaudaraan. Saya berharap ini jadi momentum kebangkitan olahraga Tanah Air. Dari olahraga rekreasilah, muncul olahraga prestasi.”

Imam juga berharap acara ini dapat membuat masyarakat Indonesia dan tamu-tamu negara asing merasakan kekayaan budaya, tradisi dan nilai luhur Indonesia.

Sehingga dapat mendorong para wisatawan asing dapat datang kembali ke Indonesia untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada dari Sabang sampai Merauke.

“Indonesia sebenarnya siap lahir batin dalam menyelenggarakan acara apapun. TAFISA ini adalah momentum kebangkitan olahraga rekreasi Tanah Air. Masing-masing dari kita punya masa kecil yang luar biasa.

“Di umur 10 tahun-bahkan mungkin sebelum menginjakkan kali di bangku kuliah-olahraga rekreasi menjadi alat efektif untuk membuat kita sehat, bergembira, dan menguatkan rasa kebersamaan dan kepekaan kepada lingkungan di sekitar kita,” ucap Imam.

Lebih lanjut, Imam ingin agar Indonesia menjadi tempat yang nyaman, damai, dan menyenangkan untuk siapapun yang datang.

“TAFISA ini harus disiapkan dari sekarang. Panpel harus menyiapkan segala sesuatu, termasuk skenario terburuk, harus ada opsi-opsi lain. Setelah PON saya akan fokus mempersiapkan TAFISA Games supaya Indonesia menjadi tuan rumah yang hebat,” beber Imam.

Indonesia-Argentina Jajaki Kerja Sama Ekonomi Dan Olah Raga

Presiden RI Joko Widodo (foto dok-net)

Presiden RI Joko Widodo (foto dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Argentina Mauricio Macri di sela KTT-G20 di Hangzhou International Expo Center, Tiongkok, 5 September 2016.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi berbagi cerita kepada Presiden Macri yang merupakan mantan Walikota Buenos Aires, mengenai reformasi ekonomi yang tengah dilakukan di Indonesia. Penghapusan subsidi BBM, keterbukaan investasi, dan deregulasi ekonomi merupakan poin utama yang diceritakan Presiden Jokowi.

Sektor lain yang masih dijajaki untuk dilakukan kerja sama adalah di bidang ekonomi dengan meningkatkan perdagangan kedua negara di sektor-sektor yang potensial melalui peningkatan hubungan bisnis antar  BUMN maupun swasta.

“Argentina akan segera mengirim tim ekonomi dengan misi dagang ke Indonesia untuk melihat potensi yang tersedia,” ujar Presiden Macri.

*Jajaki Peluang Kerja Sama di Bidang Sepakbola*

Presiden Jokowi mengatakan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan Argentina di bidang olahraga sepak bola. “Saya tertarik untuk meningkatkan kerja sama di bidang olah raga, terutama sepak bola melalui pengiriman pelatih dari Argentina ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Di akhir pertemuan, Presiden Jokowi mengundang Presiden Macri untuk datang berkunjung ke Indonesia. Gayung bersambut, Presiden Argentina menyatakan ketersediannya untuk berkunjung pada bulan Maret atau April tahun depan. (Fajar)

Presiden Akan Resmikan Museum Keris Solo

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

KABAROKE – Pembangunan Museum Keris yang ada di komplek Stadion Sriwedari, Jalan Bhayangkara, Solo dipastikan rampung akhir November 2016. Rencana museum yang pembangunannya sempat molor tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Desember mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Eny Tyasni Suzana mengatakan, saat ini proses pembangunan Museum Keris tinggal merampungkan pembuatan story line dan diorama. Sesuai kontrak kerja, pembuatan story line dan diorama baru bisa diselesaikan pada akhir November.

Padahal sebelumnya Disbudpar menargetkan operasional Museum Keris bisa dimulai pada waktu yang sama.

“Kami memang harus meninjau ulang desain diorama dan story line yang sudah disiapkan. Saat pemaparan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mereka meminta desain diubah sesuai ketentuan pemerintah pusat. Akibatnya pengerjaan menjadi molor, pembukaannya kami jadwalkan Desember nanti,” ujar Eny, Selasa (6/9).

Eny mengemukakan sesuai rencana pembukaan Museum Keris dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jadwal peresmian Museum Keris tersebut. Sebab pihaknya harus menyesuaikan jadwal Presiden.

Eny menambahkan, ada pembenahan ventilasi udara dan saluran air yang masih harus dikerjakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Kemendikbud) di lantai dasar. Mengingat ventilasi yang ada saat ini sangat rawan. Jika hujan, air masuk dan menyebabkan genangan.

Eny menjelaskan, Museum Keris nantinya bukan hanya sebagai tempat memamerkan koleksi keris, namun juga sebagai sarana edukasi sehingga dibuat dan didesain baik untuk menarik minat anak muda. Dibukanya Museum Keris bakal menjadi jujukan baru bagi wisatawan saat berkunjung ke Solo.

“Selama ini kunjungan wisatawan domestik masih membanjiri objek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Taman Balekambang dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, serta kuliner di Solo. Sedangkan wisatawan asing masih tetap mendominasi kunjungan ke Pura Mangkunegaran, Pasar Triwindu Ngarsopura dan Keraton,” katanya.

Presiden Minta Agar Ada Perumusan Kebudayaan Dari Kemendikbud

Presiden Joko Widodo usai menghadiri acara buka bersama Partai NasDem, Selasa (07/06)/ foto: KABAROKE/fajar

Presiden Joko Widodo usai menghadiri acara buka bersama Partai NasDem, Selasa (07/06)/ foto: KABAROKE/fajar

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayan Muhadjir Effendy segera merumuskan strategi kebudayaan nasional. Ini menyusul banyaknya masukan dari para budayawan dan pegiat film terkait pentingnya kebudayaan dan kesenian masuk dalam kurikulum pendidikan.

“Beliau (Presiden) berpesan agar segera ada perumusan strategi kebudayaan untuk nasional karena memang sekarang kan induk itu ada di Kemendikbud,” ungkap Muhadjir usai dipanggil Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

Menurut Muhadjir, idealnya kebudayaan memayungi seluruh aspek baik politik, ekonomi maupun pendidikan. Hal tersebut, kata dia, bisa mengarah ke konsep Tri Sakti yang digagas Presiden RI pertama, Soekarno.

“Kami ditugaskan untuk segera merumuskan itu. Kebudayaan berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan kepribadian dan kebudayaan,” jelasnya.

Mantan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menambahkan, ke depannya kurikulum pendidikan akan dipadukan dengan kebudayaan. Namun kurikulum pendidikan lebih ditekankan pada penguatan karakter siswa.

“Nanti di dalam kegiatan, penguatan karakter yang jadi isu full day itu nanti muatannya termasuk kegiatan kebudayaan, kesenian, berolahraga kemudian juga budi pekerti, etiket, semua akan dikemas dalam aktivitas kurikuler, program penguatan karakter itu,” tandasnya.

Sebelum Ke China, Jokowi Kumpulkan Menteri Di Istana

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkunjung ke China pada Jumat (2/9) mendatang. Kunjungan ini dalam rangka menghadiri acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

“Hari Jumat itu Presiden akan ke China, dalam rangka G20 walaupun acaranya Sabtu dan Minggu tapi Jumat sudah berangkat,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (29/8).

Sebelum berangkat ke China, Presiden mengumpulkan sejumlah menteri terkait untuk membahas hal-hal yang harus dipersiapkan dalam mengikuti KTT G20. Mereka di antaranya Menteri Luar Negeri LP Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Darmin Nasution.

“Jadi tadi itu membahas hal-hal yang perlu dipersiapkan terutama untuk pidato, poin-poin intervensi dari Presiden di setiap sesi (G20),” jelas Darmin.

Selain itu, dipersiapkan pula poin-poin penting yang akan didorong dalam pertemuan bilateral di sela-sela acara G20. Namun, Darmin enggan membeberkan poin apa saja yang dimaksud.

“Barang kali itu belum bisa saya jelaskan karena masih berkembang. Masih ada yang sedang dalam proses, masih ada yang sedang dipertimbangkan yang mana,” terangnya.

Sementara itu Menlu Retno menambahkan, sebelum acara G20, Presiden akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden China, Xin Jinping. Pertemuan ini akan berlangsung pada tanggal 2 September 2016 petang.

“Kemudian tanggal 3-nya akan ada dua pertemuan lainnya yang pertama business forum atau B-20 yang akan diikuti jumlahnya cukup banyak sekitar 600-700 pebisnis China. Dan setelah itu akan ada pertemuan yang lebih terbatas dalam bentuk lunch (makan siang) yang akan diikuti oleh beberapa BUMN besar di RRT,” papar Retno.

Usai makan siang, Presiden Jokowi akan bertemu dengan masyarakat Indonesia yang berdomisili di China. Pada tanggal empat hingga lima September, Presiden secara penuh menghadiri KTT G-20 di Hangzhou.

“Tema KTT kali ini ‘Towards an Innovative, Invigorated, Interconnected, and Inclusive and Interconnected Development’. Jadi ekonomi yang inklusif, interconnected, invogorated dan juga innovative. Dan juga pertemuan KTT G-20 akan ada 5 sesi,” jelasnya.

Di antara 5 sesi itu, 4 sesi membahas terkait masalah keuangan dan ekonomi. Presiden, akan menjadi pembicara di sesi ke-2.

“Di situ Presiden juga akan bicara khususnya isu yang diangkat Presiden mengenai kontra terorisme. Jadi itulah yang tadi kita bahas secara detil. Para menteri menyampaikan masukan ke Presiden untuk kita rekap, Insya Allah semua persiapan sudah selesai,” tuntasnya.

Presiden Janji Tambah Kapal Feri Dan Perbaiki Dermaga Di Samosir

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan tambahan satu kapal feri dan perbaikan dermaga paling lambat akhir 2016 untuk menunjang sektor pariwisata di Kabupaten Samosir.

“Masalah kekurangan feri, sehingga Sabtu Minggu kurang. Saya siapkan moga-moga tahun ini bisa, feri yang paling baik karena ini tempat wisata. Dermaga perlu sentuhan sedikit kalau bisa juga tahun ini,” kata Jokowi kepada Warga Samosir dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sumatera Utara, Minggu (21/8/2016).

Terkait air bersih dan listrik yang juga banyak dikeluhkan warga karena keterbatasannya, Presiden juga berjanji akan meminta jajarannya agar menindaklanjuti ke lapangan dalam waktu secepatnya.

Presiden juga menyoroti keberadaan dan perintisan pembangunan Akademi Pariwisata yang penting sekali di kawasan itu.

“Saya turunkan tim dulu, kesiapan SDM dosen, lahan, kalau sudah dapat jawaban saya sampaikan secepatnya,” kata Presiden.

Presiden mengatakan sekitar tiga hingga empat bulan lalu ia telah berkunjung ke Silangit yang memiliki bandara tapi belum terpelihara dengan baik karena tidak ada pesawat yang beroperasi di dalamnya.

Saat itu, ia meminta agar kemudian landasan pacu bandara tersebut diperpanjang, terminal diruntuhkan sehingga dalam sepekan sudah berganti dengan bangunan baru.

“Ditargetkan runway dan terminal selesai akhir tahun ini sehingga makin banyak turis dan uang beredar di sini dan meningkatkan pendapatan,” katanya.

Di samping itu, Jembatan Tanah Ponggol juga akan dimulai pembangunannya pada 2017 sehingga diharapkan selesai paling lama dua tahun kemudian.

Saat hadir berkunjung ke wilayah itu, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut meriah masyarakat di Desa Wisata Desa Tomok Kecamatan Siminando Kabupaten Samosir.

Hadir pada kesempatan itu Menpar Arief Yahya, Mensesneg Pratikno, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon ketika menyampaikan sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas pembangunan jalan lingkar Samosir.

Selain itu terkait penambahan pasokan listrik dari 5 MW menjadi 30 MW, penerbangan langsung Silangit-Jakarta sehingga bisa ditempuh dalam waktu hanya tiga jam padahal sebelumnya bisa sampai 10 jam dengan terlebih dahulu menginap di Medan.

“Ada beberapa masalah yang dihadapi, belum terpenuhi kebutuhan dasar 850 KK belum teraliri listrik terutama di pegunungan. Air bersih yang terlayani di pesisir saja. Perjalanan ke Samosir kadang terhambat, infrastruktur sosial, masih banyak yang membakar hutan sudah ditangkap 4 orang sedang diproses hukum, BNPB juga mendatangkan heli untuk antisipasi kebakaran,” katanya.

Persoalan lain kata dia, adalah masalah irigasi terlebih karena 85 persen masyarakat di wilayah itu adalah petani.

“Gagalnya Kaldera Toba masuk ke daftar Geopark PBB karena infrastruktur yang tidak memadai, kami akan masukkan lagi setelah infrastruktur jalan lingkar selesai,” katanya.

Ia juga berharap dibangunnya Akademi pariwisata (Akpar) karena saat ini baru hanya ada SMK Pariwisata di wilayah itu. (Antara)

Mukhtar Tompo Harap Tak Ada Pemotongan Anggaran pada 2017

Mukhtar Tompo

Mukhtar Tompo

Jakarta, KABAROKE — Anggota Komisi VII DPR-RI, Mukhtar Tompo, mengapresiasi pidato kenegeraan Presiden, Joko Widodo, tentang Rancangan Undang-undang APBN Tahun Anggaran 2017 beserta nota keuangannnya. Dalam RAPBN 2017, pemerintah dinilainya memasang target yang lebih realistis dibanding APBN 2016.

“Semoga pada tahun 2017, tidak ada lagi pemotongan anggaran seperti yang terjadi pada APBN 2016. Hal ini akan membuat sejumlah Kementerian, mengalami gagal fokus dalam menjalankan program strategisnya. Disinilah pentingnya program setiap kementerian hendaknya berangkat dari riset, bukan asumsi yang disusun di belakang meja,” kata anggota politikus Hanura ini, sesaat lalu.

Mukhtar menyayangkan pemberdayaan lembaga negara yang ditugasi untuk fokus dalam aktivitas riset kurang maksimal. “Lembaga seperti BPPT dan LIPI, memiliki kapasitas untuk menopang program-program strategis Pemerintah, namun sinergitas antar lembaga/ kementerian terkesan kurang maksimal,” ujar legislator Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 1 ini.

Mukhtar menyatakan setuju dengan salah satu aspek strategis yang disampaikan Jokowi, yaitu perombakan manajemen anggaran pembangunan yang difokuskan untuk program-program prioritas. “Saya setuju dengan paradigma baru yang disampaikan Pak Jokowi, yaitu anggaran difokuskan untuk program-program prioritas. Uang rakyat harus digunakan untuk kepentingan rakyat melalui program-program yang nyata, dan terasa manfaatnya buat rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, Mukhtar juga menyoroti pekikan ‘Merdeka’ yang disampaikan Jokowi tatkala ingin mengakhiri pidatonya terasa kurang berenergi. “Secara psikologis, saya membaca ada beban batin yang teramat berat dirasakan Pak Jokowi. Meski beliau mengumandangkan kata ‘merdeka’, namun nampaknya ada beban batin yang tak terucapkan,” urai legislator yang berlatar belakang Ilmu Psikologi ini.

Menurut Mukhtar, Presiden bukan hanya jabatan administratif pemerintahan, tapi dia adalah pemimpin yang harus memberi inspirasi dan semangat bagi semua anak bangsa. Masyarakat awam, lanjut Mukhtar, bisa berprasangka buruk bahwa Presiden tidak menjiwai makna kemerdekaan. “Padahal pidato yang disampaikan Bapak Presiden menunjukkan pencapaian-pencapaian yang telah kita raih selama 71 tahun kita merdeka,” jelasnya.

“Semoga asumsi tersebut kurang tepat. Mungkin Pak Jokowi lelah dengan aktivitas yang begitu padat, dan persoalan bangsa yang menyita pikirannya,” tutup Mukhtar. (***)

Presiden Pimpin Upacara Apel Di TMP Kalibata

Presiden Joko Widodo (dok-net)

Presiden Joko Widodo (dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Rabu, tepat pukul 00.00 WIB.

Apel yang digelar sebagai rangkaian peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 tersebut berlangsung dengan khidmat.

Sebagaimana tahun lalu, upacara apel kehormatan dan renungan suci tersebut dilaksanakan pada malam sebelum detik-detik proklamasi.

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara menyampaikan penghormatan tertinggi bagi 9.768 pahlawan yang telah mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa.

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang tak dikenal dari seluruh pelosok Indonesia.

Ia mendoakan agar para pahlawan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan kami juga. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sebaik-baiknya,” kata Presiden.

Turut hadir dalam upacara ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla serta para menteri anggota Kabinet Kerja. (Antara)

Presiden Disarankan Saring Ulang Lingkaran Istana

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Jakarta, KABAROKE — Anggota Komisi X DPR-RI, Anang Hermansyah, mengatakan menyarankan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyaring ulang orang-orang yang berada di lingkungan Istana Negara. Hal tersebut diperlukan guna memastikan tidak ada lagi insiden dwi-kewarganegaraan, seperti yang dialami oleh Archandra Tahar, Menteri ESDM yang akhirnya dicopot. Anang berpendapat semua pihak yang ada dalam lingkaran istana semestinya memiliki pengabdian tunggal pada NKRI.

“Sudah semestinya Presiden melakukan penyaringan ulang terhadap lingkar dalam di Istana. Ini semata-mata untuk memastikan pihak di lingkar dalam Istana memiliki pengabdian tunggal yakni hanya untuk NKRI,” kata Anang, seperti dilansir dari laman resmi DPR-RI, Selasa, 16 Agustus, di sela-sela sidang tahunan MPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Politikus PAN ini menyayangkan Presiden bisa kecolongan untuk posisi strategis. Karena itu, patut dipertanyakan hal-hal yang konteksnya lebih rendah. “Urusan memilih menteri sebagai jabatan jabatan politik yang strategis saja Istana bisa kecolongan, apalagi untuk pos-pos jabatan publik di bawah menteri. Saya menyerukan agar Istana lebih menerapkan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Sebagiamana diketahui, mantan Menteri ESDM Archandra Tahar baru saja diberhentikan Presiden Jokowi, Senin, 15 Agustus malam. Untuk mengisi kekosongan sementara, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Pandjaitan sebagai Plt Menteri ESDM sampai diangkat Menteri ESDM yang definitif. (***)

Dewan Dukung Presiden Berhentikan Archandra

Menteri ESDM

Menteri ESDM

Jakarta, KABAROKE — Anggota Komisi VII DPR-RI, Satya Widya Yudha, mendukung keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberhentikan dengan hormat Archandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri ESDM.

Hal tersebut diungkapkan Satya sesaat sebelum berlangsungnya Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa, 16 Agustus di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.

“Saya mendukung keputusan Presiden karena melihat Menteri ESDM mengalami permasalahan dari aspek legalitas. Hal ini untuk menjaga agar kabinet kerja ke depan lebih bagus. Apapun yang terjadi itu merupakan masukan ke arah yang lebih baik lagi,” ujar Satya, seperti dilansir dari Antara, Selasa, 16 Agustus.

Sementara penunjukan Menteri Kordinator (Menko) Maritim, Luhut B Panjaitan sebagai Plt (pelaksana tugas) Menteri ESDM merupakan langkah yang baik mengingat kementerian ESDM ada dibawah kordinasi Menko Maritim. Sehingga hal itu memang merupakan Tupoksi dari Menko Maritim.

Meski demikian, lanjut Satya, yang harus dicermati adalah bagaimana Menko Maritim ini selaku Plt untuk meneruskan kebijakan energy nasional. Karena saat ini Komisi VII DPR bersama dengan Kementerian ESDM telah membicarakan kebijakan energi nasional secara detil dan rinci. Hal itu ditandai dengan adanya rancangan umum energi nasional.

“Sekarang bagaimana Plt Menteri ESDM ini dapat meneruskan kebijakan energy nasional. Saya yakin eselon satu kementerian ESDM juga sangat paham hal itu. Namun bagaimana kemudian PLT Menteri ESDM yang mewakili Presiden atau pemerintah menentukan prioritas-prioritas, dan langkah yang mesti ditempuh dalam program jangka pendek kementerian tersebut,”papar Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Program jangka pendek yang dimaksud tersebut seperti divestasi saham Freeport yang saat ini belum selesai proses negosiasinya, identifikasi kelemahan program 35 ribu watt yang harus seger diatasi. Serta mengevaluasi investasi bidang minyak dan Gas Bumi, di saat harga minyak yang sedang berada di bawah ini, dan membutuhkan eksplorasi yang cukup tinggi. (***)

1 2 3 4 14