Hadapi Barito, PSM Siapkan Hal yang Beda

Pelatih PSM Robert Rene Albert

Pelatih PSM Robert Rene Albert

Makassar, KABAROKE.COM — Skuat PSM Makassar belum juga menemukan formula pas jelang melawan Barito Putra di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin, 16 April 2018 mendatang. Dalam latihan Kamis sore (12/4) di Stadion Andi Matalatta, tim tampak belum terlihat padu.

Hal ini dikarenakan tim yang bakal diturunkan melawan Barito berbeda dari sebelumnya. Sehingga dari sisi permainan tak bisa dinilai sudah baik. Itu pun diakui Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts. Menurutnya, butuh waktu beberapa hari lagi untuk meracik tim.

“Kalau misalnya kita lihat tim yang diturunkan kemarin (Lawan PSIS Semarang, Perseru Serui, atau Persela Lamon) dengan hari ini saya kira ada perbedaan. Jadi masih butuh ketenangan dengan formasi yang diturunkan untuk kali ini,” ujar Robert.

Kondisi ini sedikit menyulitkan bagi pelatih asal Belanda itu. Sebab dalam tiga laga sebelumnya, dia selalu menggunakan pemain yang dianggapnya paling layak dimainkan, seperti Willem Jan Pluim atau Marc Anthony Klok.

Namun, kedua pemain itu dipastikan bakal absen. Pluim berada di Belanda untuk menjenguk sang ayah yang sakit dan Klok harus absen lantaran akumulasi kartu kuning.

“Tapi kita coba melihat posisi dan formasi untuk kemungkinan besar pemain yang akan tampil menjadi line up lawan Barito,” ujar Robert.

Meski demikian, Robert tetap optimistis untuk bisa meraih poin penuh dengan skema yang saat ini tengah diracik. “Setiap pertandingan, kita tetap targetkan tiga poin,” kata Roberts.

Adapun formasi yang coba diterapkan Robert dalam sesi latihan tadi, yakni 4-3-2-1. Pemain yang bakal dicoba sebagai starter lawan Barito, sebagai berikut.

Syaiful; Zulkifly Syukur, Steven Paulle, Abdul Rahman, Fauzan Jamal, Asnawi Mangkualam, Rizky Pellu, Rasyid Bakri, M Rahmat, Ferdinand Sinaga, Guy Junior.

Rotasi Pemain, Cara Pelatih PSM Hadapi Barito Putera

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Makassar, KABAROKE.COM — Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts, memastikan akan melakukan rotasi pemaian saat Tim Ayam Jantan menghadapi Barito Putera, pada pekan keempat Liga 1, di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (16/4/2018) mendatang.

Untuk posisi kiper, pelatih asal Belanda itu menyebut Rivky Mokodompit kemungkinan bakal digeser. Hal itu tak lepas dari performa Rivky yang dinilai tak memenuhi standar saat tampil atas Persela Lamongan beberapa waktu lalu.

“Saya kasih tahu dia (Rivky) setelah pertandingan bahwa performanya itu tidak sesuai standar dan kalau memang kesalahan itu terus berlanjut dan ini berimbas pada hasil berarti saya harus membuat keputusan,” ujar Robert Alberts, Rabu (11/4/2018).

Selain Rivky, masih ada tiga nama kiper PSM, seperti Shahar Ginanjar, Syaiful dan Hilman. Hanya saja, Robert belum bisa memutuskan siapa yang bakal menggantikan Rivky kala bertandang ke Banjarmasin.

“Tapi saya harus lihat alternatif yang kita punya dan saya sedang melihat alternatif itu,” jelasnya.

Sementara di lini tengah, Marc Antony Klok dipastikan absen atas Laskar Antasari lantaran akomulasi kartu kuning. Namun Robert enggan terlalu pusing dikerenakan baginya PSM Makassar punya kedalaman skuat yang mempuni terutama di lini tengah.

“Kelebihan kita, punya kedalaman skuat yang baik. Saya pikir awalanya tidak bisa menyamakan antara Rasyid dan Klok. Tapi ternyata dipertandingan melawan Lamongan, Rasyid masuk dan kita dapatkan kombinasi yang baik,” jelasnya.

Sementara untuk lini depan, Robert juga belum bisa menentukan siapa yang bakal tampil lebih dulu. Hanya saja, dia mengisyaratkan bakal memasang Bruce Djite yang telah sembuh dari cedera.

Namun, Robert masih memantau perkembangan pemain berpaspor Australia itu untuk bisa dimainkan. “Dia (Bruce Djite) hilang, dan sebagian besar tidak berpartisipasi di liga kecuali pra musim. Saya pikir dia harus kembali tapi pelan-pelan dengan jam bermain 30 menit, 60 menit atau 40 menit,” pungkasnya.

Kala Marc Klok Bersepeda dengan “Jokowi”

Instastory Marc Klok

Instastory Marc Klok

Makassar, KABAROKE.COM — Gelandang bertahan PSM Makassar, Marc Anthony Klok mengunggah instastory menarik di akun media sosial Instagram pribadinya, sejak Senin (9/4/2018) malam. Dalam Instastory tersebut, Klok memposting fotonya sedang bersepeda dibonceng oleh Presiden Joko Widodo.

Tapi jangan salah, Jokowi yang ada dalam foto tersebut hanya merupakan miniatur yang memang diperuntukkan untuk spot berfoto.Entah dimana gambar tersebut diambil, namun ada kata menarik ditulis Klok yang menyertai postingan gambar tersebut.

“Setuju,” tulis Klok diikuti gambar bendera Merah Putih. Pemain berpaspor Belanda tersebut tak lupa me-mention akun resmi Presiden Jokowi, @jokowi.

Screenshot_2018-04-10-13-32-13-98Postingan tersebut disebut-sebut sebagai isyarat Klok yang ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Klok seolah menunjukkan bahwa dirinya telah mendapatkan persetujuan Jokowi untuk menjadi WNI.

Sekedar diketahui, dalam berbagai kesempatan, Klok memang menunjukkan antusiasnya terhadap Indonesia. Dikutip dari ELF Voetbal, Klok mengaku sangat bahagia dan bangga bisa bermain di sepakbola Indonesia, terutama bersama PSM Makassar.

Dirinya bahkan membuat pengakuan mengejutkan, dari kiprahnya di Indonesia, Klok sangat berminat menjadi pemain Timnas Indonesia. Sudah pasti, tentunya dengan jalan naturalisasi.

Meskipun sarat makna, postingan Klok tersebut nampak sebagai postingan untuk bersenang-senang saja. Terbukti, Klok menyertakan emoticon tertawa dalam postingannya. Apalagi, Klok memang dikenal sebagai sosok yang humble dan sering mengumbar keceriaan dalam setiap aktifitasnya di media sosial.

Klok sendiri dipastikan absen membela PSM saat tandang ke kandang Barito Putera, 16 April mendatang. Hal tersebut setelah Klok mendapat akumulasi kartu kuning usai mendapat kartu kuning ketiganya saat membela PSM melawan Persela Lamongan, pada Jumat (6/4/2018) yang berakhir dengan kemenangan Persela 3-2.

Kalah dari PSMS, Robert: Saya Takut kalau Ada Pemain Cedera

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Bandung, KABAROKE.COM — PSM Makassar gagal mengamankan poin pada laga perdananya di Piala Presiden atas PSMS Medan. Bertanding di Stadion GBLA Bandung, tim berjuluk Ayam Jantan takluk 1-2, Selasa, 16 Januari 2018.

Meski kalah, pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts enggan ambil pusing. Ia mengaku hanya khawatir jika anak asuhnya mengalami cedera pada laga itu.

“Piala Presiden tidak ada dalam rencana kita di pra musim. Saya justru takut kalau ada pemain kita yang cedera. Saya harap dari insiden kedua tim tadi, tidak ada yang cedera,” katanya dalam sesi jumpa pers usai kalah dari PSMS Medan.

PSM Makassar sendiri masih akan menjalani ajang pra musim di Makassar pada 19 hingga 21 Januari mendatang. Ajang tersebut adalah Makassar Super Cup Asia yang diikuti oleh Adelaide United, Home United, PSM Makassar dan Ministry Of National Defense FC.

Namun untuk Makassar Super Cup Asia, Robert tidak takut jika anak asuhnya mengalami cedera. Sebab ajang tersebut telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.

“Jadi saya tidak terlalu khawatir cedera. Presiden cup adalah persiapan kita ke liga. Kalian lihat, kami memasukkan pemain-pemain terbaik kita,” jelasnya.

Juku Eja, julukan PSM Malassar masih akan melakoni dua partai lagi di penyisihan grup A Piala Presiden. Yakni melawan Sriwijaya FC pada 21 Januari, dan Persib Bandung pada 26 Januari mendatang.

Tantang Petahana, Bos PSM Makassar Borong 10 Parpol

Rachmatika Dewi dan Munafri Salam Komando Dihadapan RMS

Rachmatika Dewi dan Munafri Salam Komando Dihadapan RMS

Makassar, KABAROKE — Chief Executive Officer PSM Makassar, memborong dukungan partai politik (parpol) untuk bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018. Bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi, Munafri menghimpun dukungan 10 dari 11 parpol di Kota Daeng. Kandidat ini diagendakan mendaftar ke Kantor KPUD Makassar, Rabu, 10 Januari, sekitar pukul 14.00 WITA.

Sebelum mendaftar ke KPUD Makassar, pasangan Appi-Cicu, sebutan Munafri-Rachmatika, menggelar deklarasi pencalonan di Monumen Mandala. Berdasarkan pantauan Warta Ekonomi, sedikitnya ribuan massa berkumpul di monumen bersejarah tersebut. Tampak pula seluruh pimpinan parpol pengusung yang tampak setia mendampingi pasangan Appi-Cicu.

Dalam orasinya, Appi menyampaikan terima kasih mendalam bagi 10 parpol pengusung dan seluruh relawan yang siap berjuang memenangkannya. Pasangan Appi-Cicu tidak gentar menghadapi petahana Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Danny-sapaan akrab Ramdhan Pomanto, diketahui maju melalui jalur perseorangan, berdampingan dengan Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Yakinlah amanah dari 10 parpol, segenap relawan dan keluarga akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami akan mewujudkan Makassar yang jauh lebih baik,” kata Appi.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Oke, 10 parpol pengusung Appi-Cicu yakni Golkar, NasDem, Hanura, PPP, PDI Perjuangan, PAN, PKS, Gerindra, PKPI dan PBB. Hanya Partai Demokrat yang tidak masuk barisan pemenangan Appi-Cicu. Partai Demokrat memilih menjadi parpol pendukung pasangan Danny Pomanto-Indira (DIAmi), meski kandidat tersebut memilih bertarung menggunakan jalur independen.

Di hadapan seluruh parpol pengusung dan relawan, Appi menyampaikan Makassar butuh sosok pemimpin visioner dan religius. Tidak kalah penting, sosok pemimpin itu harus bisa menghargai para pendahulunya dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat. “Mari jadikan Makassar sebagai rumah kita semua. Makassar bukan untuk dia, tapi untuk kita semua,” tegasnya.

Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani, mengungkapkan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pasangan Appi-Cicu. Musababnya, pasangan tersebut dinilai paling mampu membawa perubahan untuk Makassar yang lebih baik. Ditegaskannya pula seluruh pengurus dan kader Gerindra wajib hukumnya untuk mendukung dan memenangkan pasangan Appi-Cicu.

Hal serupa disampaikan Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syahruddin Alrif. Dukungan partai besutan Surya Paloh tidaklah main-main untuk pasangan Appi-Cicu. Toh, Rachmatika Dewi merupakan kader tulen NasDem. Mesin pemenangan paslon itu pun dipastikannya akan bergerak massif. Tidak hanya melibatkan 10 parpol pengusung, melainkan juga relawan yang merupakan akar rumput. (***)

Tinggalkan PSM, Ferdinand Sinaga Gabung Klub Malaysia

Bomber PSM Ferdinand Sinaga (dok net)

Bomber PSM Ferdinand Sinaga (dok net)

Makassar, KABAROKE — Mantan penyerang tim nasional Indonesia Ferdinand Sinaga, resmi meninggalkan PSM Makassar untuk berlabuh di Liga Primer Malaysia. Pemain berusia 29 tahun itu dikabarkan bermain untuk Kelantan FC.

Kabar itu langsung disampaikan Direktur Utama PSM Makassar Munafri Arifuddin, di sela pertemuan timnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 3 Januari 2018. Dalam pertemuan tersebut Ferdinand tidak hadir karena telah terbang ke Malaysia sehari sebelumnya.

“Dia sudah menghubungi saya, katanya dapat tawaran dari klub Malaysia. Kalau itu keinginannya saya tidak bisa larang,” kata Munafri kepada wartawan di Makassar.

Munafri mengungkapkan, pihaknya sebenarnya berat melepaskan Ferdinand. Musim lalu, pemain berdarah Batak itu jadi top skor PSM bersama Wiljan Pluim dengan koleksi 13 gol. Namun, manajemen PSM enggan menghalangi pemain yang hendak mengembangkan kariernya di luar negeri.

“Sebelumnya kami sebenarnya sudah sepakat untuk kontrak dua musim ke depan. Nilainya juga. Hanya saja belum teken kontrak, karena saya mau bersamaan dengan semua pemain lainnya,” ujar Munafri.

“Saya menyesalkan dia pergi di saat seperti ini karena susah mencari penggantinya. Tapi, kami doakan mudah-mudahan dia bisa lebih baik. Kalau mau kembali ke PSM pun kami terima,” kata Munafri.
Baca juga: Denda Uang Siap Menanti Penggawa Persib yang Indisipliner

Kepindahannya dari PSM juga diungkapkan Ferdinand Sinaga melalui akun Instagramnya. Dia mengunggah fotonya saat berseragam merah-merah khas Juku Eja. Di keterangan fotonya, dia mengungkapkan salam perpisahan.

“Terima kasih untuk kebersamaan selama tiga tahun bersama keluarga PSM, baik manajemen, pelatih, rekan pemain, dan suporter. Semoga kesuksesan selalu bersama kita semua,” bunyi cuitannya. (***)

Fokus Liga 1, PSM Enggan All Out di Piala Presiden

Pemain PSM M Rahmat Mengejar Bola Dikawal Pemain Semen Padang

Pemain PSM M Rahmat Mengejar Bola Dikawal Pemain Semen Padang

Makassar, KABAROKE.COM — PSM Makassar lagi-lagi tak mau mematok target tinggi di Piala Presiden 2018. CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, ajang ini hanya untuk pemanasan jelang Liga 1. “Sama target kemarin lah. Tidak target juara,” tegas pria yang akrab disapa Appi itu, Kamis (21/12/2017).

Appi juga menyindir, Piala Presiden bukan cara yang tepat untuk mempersiapkan tim jelang kompetisi sesungguhnya. Untuk menyatukan tim, menurut dia, butuh waktu yang terbilang lama.

Appi memberi contoh Arema FC, sang juara Piala Presiden 2017 lalu. Tim Singo Edan itu malah tak sanggup bersaing di Gojek Traveloka Liga 1 2017 lalu.

“Jadi menurut saya seperti itu. Menyatukan tim itu antara orang dan orang, atau pelatih dan pemain dan orang serta lingkungan. Sehingga masuk di liga mereka akan maksimal,” jelasnya.

Makassar sendiri dijadwalkan menjadi tuan rumah pada ajang itu. Namun Appi tidak bisa memastikan apakah Makassar siap atau tidak.

Sebab Stadion Andi Matalatta tidak bisa menampung banyak penonton. “Makanya kami berencana memanggil pihak penyelenggara Piala Presiden dan PSSI ke sini untuk melihat stadion kita. Apakah layak atau tidak, nanti kita lihat. Kami juga masih menunggu jadwal resmi Piala Presiden,” pungkasnya.

PSM Harap Hamka Hamzah Bertahan

Kapten PSM Hamka Hamzah

Kapten PSM Hamka Hamzah

Makassar, KABAROKE – PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” menginginkan Hamka Hamzah bertahan dalam tim, meskipun tidak pula melarang jika pemain tersebut ingin mencari pengalaman di klub lainnya.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, mengakui sudah banyak tim yang muncul di media yang begitu tertarik untuk menggunakan tenaga dari kapten PSM itu pada kompetisi mendatang.

“Saya ingin Hamka (Hamzah) tetap bertahan di Makassar. Tapi itu tentu tergantung pemain juga. Kalau toh saya paksakan (bertahan), badannya ada di Makassar tapi jiwanya tidak, kita mau bilang apa,” katanya.

Kabar keinginan mantan kapten Arema Cronus itu untuk hengkang dari tim “Juku Eja” memang cukup menjadi perhatian publik khususnya para suporter fanatik PSM Makassar.

Adapun kabar rencana pergi dari Hamka Hamzah itu tidak hanya soal banyakanya tawaran yang masuk ke dirinya. Kabar itu juga semakin mencuat usai Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts terang-terangan menginginkan tenaga Victor Igbonefo.

Masuknya nama pemain naturalisasi itu tentunya menjadi ancaman nyata bagi posisi Hamka Hamzah yang di musim sebelumnya tidak tergantikan bersama Steven Paulle di lini belakngan tim kebanggaan masyarakat Makassar tersebut.

Jika memang jadi mendatangkan Victor Igbonefo ke Makassar, Hamka Hamzah diprediksi akan kesulitan bersaing melihat peningkatan kualitas mantan pemain Persipura itu saat bermain di Liga Thailand musim lalu.

Namun soal itu, manajemen kembali menegaskan jika pihaknya begitu menginginkan tenaga dari mantan pemain Pusamania Borneo FC itu di skuat PSM musim depan.

“Saya sangat berharap Hamka bisa stay di Makassar. Namun kita persilahkan dulu menyelesaikan dulu kursus kepelatihan lisenci C AFC di Jakarta. Kita tunggu di Makassar dan bicarakan,” jelasnya. (***)

PSM Perpanjang Kontrak Robert Hingga 2021

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert

Makassar, KABAROKE — PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” memutuskan memperpanjang kontrak Robert Rene Alberts sebagai pelatih selama empat tahun atau hingga 2021.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin di Makassar, mengatakan jika kontrak pelatih asal Belanda itu sebenarnya akan berakhir pada 2018 namun langsung diberikan perpanjangan kontrak dengan mempertimbangkan berbagai hal tentunya.

“Kita telah melakukan sebuah kesepakatan memberikan perpanjangan kontrak dengan pelatih Robert Alberts untuk empat tahun kedepan. Kami tentu berharap dengan kerjasama jangka panjang ini akan membuat PSM semakin berprestasi,” katanya.

Mengenai penawaran perpanjangan kontrak hingga empat tahun, dirinya mengaku jika itu sebuah upaya agar lebih fokus dalam pembinaan usia muda yang lebih berkelanjutan.

Artinya manajemen, kata dia, tidak perlu lagi dipunsingkan dengan urusan negosiasi untuk pelatih yang justru dapat menghambat proses pembinaan.

Menurut dia, jika sudah ada kesepakatan dalam jangka panjang maka tim pelatih sudah menyiapkan berbagai program baik itu usai kompetisi ataupun dalam persiapan menyambut kompetisi musim depan seperti yang terjadi saat ini.

Manajemen berharap pada tahun keempat atau tahun kelima pemain binaan sudah bisa dilihat atau dimanksimalkan potensinya.

“Misalnya jika selesai kompetisi seperti saat ini, sudah ada program lanjutan yang bisa dijalankan tim pelatih untuk meningkatkan kualitas para pemain. Jadi persiapan akan terus terjadi hingga masuk kompetisi berikutnya,” kata dia.

Pelatih Kepala PSM, Robert Rene Albert, mengaku senang dengan adanya kerjasama jangka panjang dengan tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan tersebut.

Dirinya juga mengakui bisa lebih fokus bekerja membentuk tim yang lebih kuat untuk menjaga peluang juara seperti harapan yang begitu tumbuh sejak lama di kalangan suporter.

“Saya merasa terhormat dengan kontrak yang diberikan selama empat tahun. Ini adalah hasil komunikasi yang telah kita lakukan. Hasil kerjasama musim ini merupakan hal yang baik dan akan kita lanjutkan untuk meraih hasil lebih baik lagi,” ujarnya. (***)

Ini Pertimbangan PSM Lepaskan Pavel Purishkin

Pavel Purishkin Calon Bomber PSM [dok net]

Bomber PSM Pavel Purishkin  PSM [dok net]

Makassar, KABAROKE — PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” mengatakan kemungkinan besar akan melepas striker asingnya yakni Pavel Purishkin karena penampilannya yang belum memenuhi ekspektasi.

“Untuk masa depan Pavel Purishkin, kemungkinan besar akan kita lepas,” kata CEO PT PSM, Munafri Arifuddin.

Pemain yang bergabung bersama PSM Makassar pada putaran kedua kompetisi Liga 1 2017. Pemain asal Uzbekistan itu didatangkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Reinaldo Elias yang dicoret manajemen diakhir putaran kedua.

Setelah tampil di beberapa laga penting, pemain yang bersangkutan terlihat belum mampu menjadi mesin pembunuh meski ada beberapa gol yang lahir dari kakinya menjadi penentu kemenangan tim kebanggaan masyarakat Makassar tersebut.

Namun jelang laga-laga akhir, Pavel justru lebih sering dicadangkan pelatih PSM Robert Rene Alberts. Kondisi itu tentu semakin mempersulit dirinya membuktikan potensi yang dimiliki kepada manajemen.

Apalagi pemain tersebut memang bukanlah buruan satu-satunya ketika itu. PSM sebelumnya telah membidik beberapa striker pengganti Elias diantaranya ilija Spaspojevic (Bhayangkara FC), Thiago Furtuoso (Madura United) serta penyerang Mauricio Leal yang memilih bergabung dengan Persipura.

“Kita memang akan lebih dulu fokus merampungkan pemain asing. Jadi untuk Pavel memang kemungkinan besar tidak kita pertahankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan segera mendatangkan pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalka Pavel.

“Tentu berdasarkan regulasi maka akan memilih pemain asing Asia karena kuota asing kita sudha terpenuhi dengan perpanjangan kontrak Wiljam Pluim dan Marc Anthony Klok,”sebutnya. (***)

1 2 3 12