Target 400 Publikasi Karya Ilmiah, Begini Upaya UNM

Rektor UNM Prof Husain Syam [dok net]

Rektor UNM Prof Husain Syam [dok net]

Makassar, KABAROKE.COM — Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi tuan rumah dalam rapat kordinasi dengan beberapa perguruan tinggi yang terhimpun dalam anggota konsorsium 3rd, Internasional Join Conference on Science and Technology (IJCST). Rapat koordinasi dilakaanakan di gedung Phinisi UNM, Kamis, 12 April 2018.

Pertemuan yang ketiga kalinya dilakukan ini merupakan agenda rapat koordinasi dengan anggota konsorsium dalam melaporkan perkembangan persiapan pelaksanaan IJCST yang akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, 18-19 Oktober 2018 mendatang.

“Ini merupakan langkah kita untuk melihat kesiapan kita dalam pelaksanaan IJCST mendatang,” kata Prof Hasnawi Haris, saat memberi sambutan pada kegiatan tersebut.

Ia pun berharap, pertemuan dan pelaksanaan IJCST ini akan memberi manfaat dalam penerbitan jurnal-jurnal internasional. “Nanti pada ujungnya akan memberi manfaat untuk penerbitan paper atau publikasi jurnal internasional,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UNM, Prof Husain Syam mengapresiasi kegiatan tersebut. Pasalnya, selain menjadi wadah silaturahmi, kegiatan ini merupakan wadah untuk melakukan sharing dalam meningkatkan kualitas dalam pembuatan dan penerbitan paper.

“Saya merasa bahagia atas kegiatan ini, karena disini kita bisa melakukan sharing, bertukar pikiran dalam pembuatan paper dan publikasi jurnal,” ungkap Husain Syam.

Pada tahun ini, kata Husain Syam, UNM menargetkan 400 publikasi karya ilmiah. “Kami di UNM bekerja dengan target, kami buat target dan itu harus jalan, bahwa tahun ini kita targetkan 400 publikasi karya ilmiah, dan untuk mencapai itu kami sudah targetkan dan berbagi tugas kepada masing-masing fakultas,” jelasnya.

Alumni Rebutan Foto Bareng NH di Jalan Santai UNM

Alumni UNM Foto Bareng Nurdin Halid

Alumni UNM Foto Bareng Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid mengikuti jalan santai Dies Natalis ke-56 dan Temu Alumni Nasional Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, Sabtu (30/12). Ia tampak bugar di antara ribuan peserta jalan santai.

Di sepanjang jalan, alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial IKIP Ujung Pandang (1977-1982) ini memperoleh sambutan hangat dari peserta. Tak sedikit yang menyapa, lalu mengajak berfoto bersama.

Di antaranya, alumni Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Winda Syarif. Dirinya kagum, Nurdin Halid dianggapnya alumni yang telah sukses menjaga nama baik almamaternya.

“Pak Nurdin Halid memang orang hebat, ini bukti kalau alumni kampus UNM tidak kalah saing dengan kampus lain,” ujarnya.

Ia berharap, kesuksesan NH terus berlanjut, termasuk pada Pilgub Sulsel mendatang. NH menjadi bakal calon Gubernur Sulsel berpasangan dengan legislator DPD RI, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar.

“Semoga beliau menjadi gubernur selanjutnya, programnya paling dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Hal senada diungkap Alumni Jurusan Administrasi Perkantoran yang turut berebut berfoto bersama dengan NH, Yusniati. Ia menuturkan, program NH paling berkualitas terutama dalam sektor pendidikan. Utamanya program perlengkapan sekolah gratis SD-SMA.

“Alumni kampus eks IKIP, karena dia perhatikan memang kebutuhan pendidikan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dari SD sampai SMA,” pujinya. (**)

Ketua HMI FIK UNM Kecam Penggunaan Logo UNM di Baliho IYL-Cakka

Ketua HMI FIK UNM Ahmad Ola

Ketua HMI FIK UNM Abdullah Ola

Makassar, KABAROKE — Penggunaan latar Menara Pinisi lengkap dengan logo kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) di baliho pemenangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar (IYL-Cakka) disoroti dengan tudingan negatif dari berbagai elemen sivitas kampus.

Di antaranya dari kalangan mahasiswa UNM, Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM, Abdullah Ola. Dirinya mengecam hadirnya atribut almamaternya pada baliho pemenangan pasangan bakal cagub-cawagub.

“Pinisi memuat logo UNM, meskipun ikon Makassar. Kenapa harus ada logo universitas. Citra UNM akan jelek karena ditarik ke ranah politik,” tudingnya.

Lebih lanjut, hubungan dibolehkan dengan sebatas dalam hal keilmuan saja. Batasan itu tak bisa ditawar-tawar lagi dengan menghadirkan intrik politik praktis di institusi kampus.

“Misalnya saja saat kita KKN, kita diingatkan bahwa tidak boleh ikut politik praktis. Persoalan politik harus dipersoalkan di ranah politik,” ujarnya.

Baliho IYL-Cakka Cantumkan Logo UNM Disoroti Sivitas Akademika

Baliho IYL-Cakka Cantumkan Logo UNM Disoroti Sivitas Akademika

Sehingga, kata dia, adanya baliho pemenangan IYL-Cakka dengan mencatut logo UNM bukan hanya menjadi tanggung jawab tim pemenangan semata. Pihak rektorat UNM juga turut andil dalam menghadapi permasalahan ini.

“Kita sayangkan selaku sivitas, mempertanyakan. Itu sudah salah, berarti bukan kesalahan dari tim pemenangan saja, tapi rektor juga salah. Tidak etis sekali,” ujarnya.

Ia pun meminta adanya klarifikasi dari Rektor UNM, Husain Syam secepatnya terkait permasalahan ini.

“Semoga rektor memberikan klasifikasi atau tanggapan sekaitan itu. Semoga tidak menggunakan simbol UNM lagi,” imbaunya. (***)

UNM Jadi Kampus Kedua Raih Akreditasi A di Indonesia Timur

Gedung Phinisi UNM

Gedung Phinisi UNM

Makassar, KABAROKE — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, menyampaikan ucapan selamat terhadap civitas akademika Universitas Negeri Makassar (UNM) atas predikat akreditasi A dari BAN-PT. UNM menyusul Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai kampus yang memiliki akreditasi terbaik di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

Menteri Nasir mengungkapkan status akreditasi A membuktikan UNM berhasil memenuhi pelbagai kriteria dalam kualitas pendidikan. “Selamat kepada UNM karena di kawasan Indonesia Timur hanya ada dua universitas yang mendapatkan akreditasi A. Salah satunya Universitas Negeri Makassar,” ucap Menristekdikti, di sela Seminar Forum Start-up Nasional di Makassar, Jumat, 11 Agustus.

Menteri Nasir berpesan selain meningkatkan akreditasi, UNM juga harus mampu mendongkrak sumber daya pengajar alias dosen di lingkungan kampusnya. “Rasanya seorang dosen tidak cukup hanya dengan lulusan S2, tetapi harus lulusan S3. Dosen lulusan S2 sudah banyak, tapi kalau sudah lulus S3 itu luar biasa,” ujarnya.

Menristekdikti M Nasir dan Rektor UNM Husain Syam

Menristekdikti M Nasir dan Rektor UNM Husain Syam

Peningkatan kualitas dosen, Menteri Nasir menyebut merupakan tugas sekaligus tantangan bagi Rektor UNM. Toh semua itu untuk kebaikan dan peningkatan mutu Kampus Orange-julukan UNM. “Perguruan tinggi yang memiliki dosen dengan lulusan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan-lulusan yang terbaik untuk masa depan yang lebih baik,” tutur dia.

Kehadiran Menristekdikti yang dibarengi rangkaian peringatan Hakteknas dimanfaatkan pihak UNM dalam merayakan akreditasi A yang kini disandangnya. Dalam kesempatan itu, sebagai wujud syukur memperoleh akreditasi A, civitas akademika UNM bersama Menteri Nasir mengggelar ‘UNM Mengaji’ yang dihadiri 750 mahasiswa di pelataran kampus dengan ikon gedung layar kapal pinisi. (***)

Ulang Tahun 41 LPM Profesi, Dewasa karena Tantangan

Rektor UNM Husain Syam membuka perayaan malam puncak hari lahir ke-41 LPM Profesi UNM

Rektor UNM Husain Syam membuka perayaan malam puncak hari lahir ke-41 LPM Profesi UNM

Makassar, KABAROKE — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar malam puncak Hari Lahir yang ke-41, di Balai Bumi Aroepala Makassar, Minggu malam, 14 Mei 2017.

Perayaan ulang tahun lembaga jurnalistik tingkat mahasiswa itu dihadiri sejumlah alumni yang mayoritas bekerja sebagai praktisi di media lokal maupun nasional. Hadir pula Rektor UNM, Husain Syam serta lembaga pers mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.

Ketua Panitia Ratna mengungkapkan, kegiatan tahunan kali ini mengusung tema “Dewasa karena Tantangan” dengan harapan mampu mencerminkan umur LPM Profesi UNM yang terbilang matang.

“Konsep acara Harlah ke-41 ini cukup sederhana. Kami ingin menampilkan karya-karya lembaga kuli tinta ini lewat perayaan Harlah ini,” ungkap Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNM angkatan 2014 ini.

Sementara itu, Pemimpin Umum LPM Profesi UNM, Awal Hidayat menuturkan, 41 tahun bukanlah usia yang muda untuk Unit Kegiatan Mahasiswa. Orang-orang yang pernah menjabat sebagai pengelola LPM Profesi telah berjuang agar lembaga ini terus berdiri.

“Selama 41 tahun, LPM Profesi terus memberikan karya terbaiknya dalam memberitakan kampus UNM, baik itu melalui tabloid Profesi, radio kampus maupun berita online,” tutur mahasiswa Matematika ini.

Tak hanya itu, pria asal Bulukumba ini berharap melalui kegiatan harlah, ikatan silaturahmi yang terjalin dengan alumni Profesi maupun sivitas se-UNM dapat semakin erat.

Pada kesempatan yang sama Rektor UNM, Husain Syam dalam sambutan mengatakan LPM Profesi UNM selama ini telah banyak menorehkan sejumlah prestasi. Bahkan, kata dia, sejumlah alumni LPM Profesi telah banyak menjadi orang yang profesional menggeluti pekerjaan di berbagai bidang.

“Sebut saja Akbar Faisal (Anggota DPR RI) Mukramal Aziz, Hazairin Sitepu, Fahruddin Palapa dan nama-nama alumni Profesi lainnya yang sudah berkiprah di tingkat nasional,” kata Husain.

Ia berharap, di usia Profesi UNM saat ini mampu melahirkan para kader penerus yang berkompeten, khususnya sebagai pekerja pers nantinya. Olehnya itu, para pengurus harus memanfaatkan UKM tersebut sebagai ajang belajar dan mengembangkan bakat dan minatnya di bidang jurnalistik.

Indosat Ooredoo dan FE UNM Gelar Seminar Digital Career

Seminar Digital Career

Seminar Digital Career

Makassar, KABAROKE — Indosat Ooredoo menggandeng Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar, untuk menggelar Seminar Digital Career. Seminar dengan tema “The Opportunities & Challenges For Millenial” itu digelar di Ballroom Menara Pinisi UNM, Kamis, 27 April 2017.

Seminar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Prof Gufran Darma Dirawan. Pada seminar ini, para peserta yang kebanyakan mahasiswa di berikan bekal-bekal apa saja yg harus dipersiapkan seorang mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja di era digital.

IMG20170427161442Sebanyak tujuh pembicara mengisi kegiatan Digital Career itu. Masing-masing pembicara yakni; Dekan FE UNM, Muhammad Aziz; Sales Manager Indosat Ooredoo, Rosna; Marcomm Manager Kalimantan & Sumapa, Rachmat Maulana; Pembicara dari Twitter Asia & Australia, Dwi Adriansah; Partnership Execution Manager Indosat, Helmy Fadillah.

Pada sesi sharing, Helmy Fadillah selaku Partnership Execution Manager Indosat mengambil topik Digital Challenge Era. Topik itu terkait peluang startup di Indonesia serta berbagi macam tantangannya.

Sementara Dwi Adriansah, pembicara dari Twitter Asia & Australia lebih aktif sharing twitter dan peluang kerja di era digital.

IMG20170427144528Jumlah peserta seminar tersebut mencapai 200 orang. Para peserta itu terdiri dari Mahasiswa UNM, Unifa, UMI dan dari kampus lainnya di Kota Makassar. (Yasir)

UNM Sediakan 1.000 Rumah Murah untuk Dosen, Pegawai dan Alumni

Rektor UNM Prof Husain Syam dan Wawali Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical

Rektor UNM Prof Husain Syam dan Wawali Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical

Makassar, KABAROKE — Universitas Negeri Makassar meresmikan perumahan khusus untuk dosen, pegawai dan alumni mereka. Sebanyak 1.000 unit rumah dengan tiga tipe; 36/91, 45/98, dan 70/150. Ada juga tipe eksklusif yang disediakan bagi mantan pejabat tinggi di UNM.

“Tahap pertama itu kita sediakan 600 unit (rumah) dulu, lalu kemudian menyusul 400 unit. Totalnya seribu, sesuai luas lahan 15 hektar yang kita punya,” kata Rektor UNM Husain Syam kepada wartawan di Perumahan Nasional Antang Makassar, Rabu, 26 April 2017.

Untuk harga, Husain menyebut, paling murah mencapai Rp200 juta perunit dan Rp400 juta untuk tipe 70/150. Diharapkan, antusias komunitas dosen, pegawai dan alumni UNM untuk membeli rumah di perumahan yang diberi nama Pinisi Greenland UNM itu.

“Saya kira di perumahan ini akan sangat ideal bagi kominitas kita. Nanti syaratnya harus betul-betul dosen, pegawai dan alumni UNM. Orang luar UNM tidak boleh beli ditempat ini. Aturannya sudah kita rancang supaya tidak dipindahtangankan ke pihak lain,” jelas Husain.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan UNM, Muhammad Guntur mengungkapkan, proyek pembangunan perumahan dosen tersebut telah dirancang sejak 2014 lalu. Setelah berhasil membangun beberapa unit rumah, pihak UNM lalu meresmikan perumahan tersebut.

“Setelah nanti 1.000 unit kita rampungkan, akan kita perluas lagi dan menambahnya lagi. Apalagi kebutuhan untuk rumah di Makassar sangat tinggi. Alumni kita juga setiap tahun terus bertambah,” kata Guntur.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Surya Perdana Grup, Muhammad Yasin, selaku pengembang menyatakan optimis Pinisi Greenland akan menjadi perumahan yang ideal bagi komunitas UNM. Apalagi, kata dia, konsep perumahan ini memadukan nuansa yang aman, nyaman dan murah.

Turut hadir dalam peresmian itu, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menyatakan perumahan dosen UNM ini akan menjadi perumahan percontohan di Kota Makassar. Hal itu, kata dia, mengingat banyaknya pembangunan perumahan yang tidak memperdulikan lingkungan. Termasuk persoalan drainase yang tidak terintegrasi dengan drainase kota.

Selain itu, kata Syamsu Rizal, konsep ruang terbuka hijau yang dikembangkan di perumahan dosen ini sejalan dengan program pemerintah kota untuk terus menambah kuantitas besaran ruang terbuka hijaunya.

“Jadi kalau kampus lain seperti Unhas (Universitas Hasanuddin) atau UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin mau bikin perumahan juga, harus datang ke sini (Pinisi Greenland) dulu untuk melihat perumahan yang layak itu seperti apa,” ujarnya.

Sekadar diketahui, proyek pembangunan perumahan Pinisi Greenland sendiri disokong lembaga pembiayaan dari PT Bank Tabungan Negara dan Bank Mandiri. (Yasir)

UNM Benarkan Pelaku Pembunuhan Berencana merupakan Mahasiswanya

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE — Pelaku pembunuhan berencana Ar (22 tahun) yang menikam Muhammad Iksan (20 tahun) dengan senjata tajam diketahui merupakan mahasiswa dari Fakultas Psikologi, Jurusan Psikologi, Universitas Negeri Makassar.

Humas UNM, Ilda Sulaiman membenarkan, jika Ar masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di kampus tersebut. Menurutnya, Ar merupakan mahasiswa angkatan 2012 dan saat ini telah memasuki semester sepuluh.

“Iya betul mahasiswa UNM, dia (Ar) baru mau berangkat KKN tahun ini,” ucap Ilda ketika dihubungi, Selasa, 18 April 2017.

Ilda mengatakan, berdasarkan informasi rekan-rekan Ar di kampus, pribadi pelaku dikenal pendiam dan hanya berbau dengan orang-orang tertentu saja.

Terkait sanksi dari pihak kampus, Ilda menjelaskan birokrasi UNM saat ini belum mengambil tindakan apapun. Namun, kata dia, jika Ar telah ditetapkan sebagai tersangka, secara otomatis Ar akan di-Drop Out dari UNM.
“Pada aturan kemahasiswaan sudah jelas diatur. Kalau terbukti bersalah, otomatis di-DO,” kata Ilda.

Sebelumnya, Ar dilaporkan telah membunuh Iksan di Kampung Gusung, Desa Taeng, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Minggu, 16 April 2017.

Pelaku sempat melarikan diri, namun kemudian berhasil diamankan. Diduga mahasiswa bernama Ar ini dendam dengan korban, Iksan, lantaran pernah menganiaya rekannya.

“Pelaku melakukan penikaman dengan menggunakan sebilah badik yang telah disiapkan sebelum mendatangi korban,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Darwis Akib, Senin, 17 April 2017.

Korban mengalami luka dengan tiga tusukan di bagian perut. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Menurut Darwis, pelaku sempat melarikan diri setelah menikam Iksan. Ia menyeberangi sungai Jene Berang dari Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar.

Sebelum kemudian tertangkap oleh petugas kepolisian di Kota Makassar. “Motif pastinya masih kita dalami. Tahapan pemeriksaan sementara kita lakukan,” kata Darwis. (Yasir)

Deng Ical Puji Soliditas UKM di UNM

Syamsu Rizal alias Deng Ical

Syamsu Rizal alias Deng Ical

Makassar, KABAROKE — Rektor Universitas Negeri Makassar, Husain Syam melantik dewan pengurus eksekutif Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sintalaras dan UKM KSR PMI unit 101 Universitas Negeri Makassar (UNM) di gedung Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (23/3/2017)
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical. Dalam sambutannya, Deng Ical mengatakan bahwa pelantikan organisasi Sintalaras dan KSR PMI adalah sebuah peristiwa yang sangat luar biasa dan pertama kali ia temukan.
Deng Ical memuji soliditas UKM di UNM yang tidak hanya mementingkan ego sektoral. “Saya kaget, karena baru kali ini menghadiri sebuah pelantikan yang dilakukan secara bersamaan oleh dua organisasi mitra kampus terbesar di Sulawesi Selatan,” ucap Deng Ical yang juga Ketua PMI Kota Makassar tersebut.

Untuk itu, Deng Ical berharap peristiwa pelantikan hari ini menjadi contoh yang baik bagi kampus lainnya sehingga tidak ada lagi organisasi mitra kampus yang merasa berbeda dengan organisasi lainnya.
Menurut pria yang meraih gelar doktor di kampus UNM ini, kehadirannya beserta pengurus lembaga kemahasiswaan di tempat ini tentu saja bukan hanya sekadar untuk berlatih.Tetapi juga di dalamnya ada deklarasi sebagai pengurus.Dan sekaligus deklarasi untuk menyatakan kesiapan untuk bekerja, berbakti dan masuk surga.
“Karena pada hakikatnya itu, orang-orang yang bisa masuk surga adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang banyak,”jelas Deng Ical. (***)

Direktur PPs UNM: Bergaul dengan Orang Sukses, Kunci jadi Sukses

Matrikulasi PPs UNM

Matrikulasi PPs UNM

Makassar, KABAROKE — Dalam sambutannya pada martikulasi umum Program Pascasarjana (PPs) UNM yang berlangsung, Jumat (10/3), Direktur PPs UNM, Prof. Jasruddin mengatakan, untuk menjadi orang sukses salah satu kuncinya adalah memiliki pergaulan dengan orang yang sudah sukses.

“Kalian yang berhasil masuk di PPs UNM adalah orang-orang sukses, karena nantinya kalian akan banyak berinteraksi dengan orang yang sudah berhasil disini,” tuturnya.

Tak hanya itu, Prof. Jasruddin juga mengungkapkan, mahasiswa yang masuk pada semester ganjil ini merupakan orang yang beruntung. Hal tersebut karena pada semester ini uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) belum mengalami penyesuaian. “Kalian ini orang beruntung, karena uang SPP kalian belum mengalami penyesuaian, karena jika kalian mendaftar pada semster berikutnya, maka SPP kalian akan mengalami penyesuaian atau kenaikan,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, dihadapan 658 orang mahasiswa baru, Rektor UNM, Prof. Husain Syam yang turut memberikan sambutan mengatakan, penerimaan pada semester ini merupakan sebuah hal langka. Menurutnya, selama 19 tahun PPs UNM berdiri ini untuk pertama kalinya penerimaan mahasiswa pada semester ganjil.

“Nantinya PPs UNM akan melakukan penerimaan sebanyak tiga kali tiap tahunnya, bukan karena kita kekurangan mahasiswa, tapi kita ingin memberikan ruang pada mahasiswa untuk lanjut kuliah,” jelasnya.

Prof. Husain Syam juga menghimbau agar mahasiswa belajar dengan baik sehingga bisa selesai dengan cepat. Tak hanya itu, dirinya juga berharap tidak menjadikan kuliah ini sebagai beban, dengan begitu bisa belajar dengan tenang. “Kita tidak ingin membebani mahasiswa, jadi jika ditengah jalan ada yang kesulitan ekonomi, maka segera menghadap pimpinan agar bisa nantinya ditindaklanjuti untuk diberikan keringanan pada pembayaran,” himbaunya.

Sebelumnya, tidak hanya pimpinan kampus UNM, martikulasi umum ini juga dihadiri Walikota Makassar, Danny Pomanto yang turut memberikan kuliah umum terkait pendidikan kota Makassar. (Yasir)

1 2