Terkait Fitnah, Tim Advokasi Jokowi-JK Setor Barang Bukti Tambahan

Tim Advokasi Jokowi JK Dipimpin oleh Mantan Ketua PBHI Syamsuddin Radjab [dok net]
Tim Advokasi Jokowi JK Dipimpin oleh Mantan Ketua PBHI Syamsuddin Radjab [dok net]
Jakarta, KABAROKE — Pihak tim advokasi Jenggala Center Satu Jokowi-JK untuk Indonesia kembali mendatangi kantor Bareskrim Polri. Tujuannya, untuk menyerahkan barang bukti tambahan kepada penyidik terkait kasus fitnah dan pencemaran nama baik yang ditudingkan kepada pendukung Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

“Kami tim advokasi Jokowi-JK. Tadi kami sampaikan barang bukti tambahan, sudah diberikan kepada penyidik,” ungkap koordinator Tim Advokasi Jokowi-JK, Syamsuddin Radjab di kantor Bareskrim Polri, kemarin.

Syamsuddin meminta agar penyidik segera menindaklanjuti dan memproses barang bukti tambahan yang sudah diserahkan tersebut. Menurutnya, hal ini untuk menghindari ujaran kebencian dan fitnah yang lakukan sejumlah pendukung Ahok lainnya kepada Wapres Jusuf Kalla semakin berkepanjangan.

“Karena apa yang dikhawatirkan Ahok, itu sudah terbukti sekarang. Gerakan itu sudah menyerang Jokowi-JK,” katanya.

Mantan Ketua PBHI ini menyebut, ada enam orang yang harus ditangkap polisi karena terbukti melakukan ujaran kebencian dan fitnah kepada Wapres. Fitnah kepada Wapres JK itu mereka tudingkan di tempat berbeda.

Baca Juga  Pekan Ini, Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Ahok

“Ada Silfester Matutina, Leveran Sirait, Hasanuddin Abdurakhman (Kang Hasan). Ada juga akun Twitter Front Pembela Cikeas @laskarcikeas, akun Youtube Gareng Petruk dan orang lelaki yang berbaju warna biru, berkopiah merah dan selendang kotak-kotak yang videonya tersebar di Youtube,” katanya.

Selain itu, Tim Advokasi ini juga mengaku terus melakukan pemantauan media sosial, baik Twitter maupun facebook. Ini dilakukan untuk mencari para penebar ujaran kebencian dan fitnah yang dilayangkan kepada Jokowi-JK.

“Makanya kami mendukung fatwa MUI. Kita tidak ingin ada fitnah, adu domba, dan penyebaran permusuhan. Fatwa itu akan kami kawal. Nanti kita laporkan ke Polisi kalau masih ada orang-orang yang melakukan fitnah dan adu domba kepada Jokowi-JK,” tutupnya.

Untuk diketahui, Tim advokasi Jokowi-JK yang mendatangi Bareskrim Polri ini adalah Syamsuddin Radjab, Roy Rening, Nudirman Munir, Paskalis Pieter dan puluhan pengacara lainnya.⁠⁠⁠⁠ (Yasir)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment