Uniknya NasDem Makassar ke KPU, Pakai Ritual Adat

Pengurus NasDem Makassar Mendaftar di KPUD dengan Gunakan Pakaian Adat
Pengurus NasDem Makassar Mendaftar di KPUD dengan Gunakan Pakaian Adat

Makassar, KABAROKE — Partai Nasdem Kota Makassar resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ketua DPD NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi datang secara langsung ke KPU Makassar, di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Jumat, 13 Oktober 2017.

Uniknya, kedatangan NasDem Makassar ke KPU menyempatkan melakukan ritual penyambutan. Ritual Angngaru’ dilakukan saat rombongan NasDem hendak memasuki kantor KPU.

Angngaru’ merupakan tradisi sakral bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Sakral karena menjadi bagian dari acara adat dan terkait ritual. Dalam Angngaru’, si “pangngaru” pada prosesinya menampilkan diri secara heroik mengikuti ketepatan ketukan gendang sambil badik (senjata pusaka) di tusuk tusukkan ke badan.

“Partai NasDem di setiap tingkatan, khususnya kami di Kota Makassar tidak melupakan kearifan lokal, dalam artian kami berharap seni-seni budaya ataupun adat istiadat yang ada di kota Makassar terus kita pelihara dan kami buktikan dengan cara kedatangan partai NasDem lebih menonjolkan kebudayaan,” kata wanita yang akrab disapa Cicu itu usai mendaftarkan NasDem sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU Makassar.

Baca Juga  Ratusan Warga Rusun Antusias Senam Sehat Bersama Legislator Cantik Ini

Cicu mengatakan, dalam catatan sejarah, ritual Angngaru’ merupakan ikrar kesetiaan rakyat atau prajurit kepada raja yang bersifat pemimpin. Raja yang bersifat pengayom disenangi rakyatnya.

Pada konteks demokrasi saat ini, ia menjelaskan, rakyat diibaratkan sebagai raja. Rakyat lah yang harusnya dilayani oleh pemerintah. Itulah, kata dia, poin penting dalam bangsa yang demokratis.

“Semangat patriotisme dan nasionalisme menyatakan ikrar ataupun sumpah dihadapan raja. Pada masa demokrasi saat ini, raja adalah rakyat,” tuturnya.

Selain Angngaru’, tarian paduppa (tarian khas Makassar) juga ditampilkan. NasDem, kata Cicu, ingin menonjolkan nilai-nilai kearifan lokal yang masih terjaga di Kota Makassar.

“Ada angngaru dan tari paduppa. Mudah-mudahan ini menjadi satu ciri khas bahwa NasDem menjadi salah satu partai yang memang menjunjung kearifan lokal,” ucapnya.

Menurut dia, NasDem tidak mengalami kendala berarti dalam mengisi sistem informasi partai politik (sipol) yang diterapkan KPU. Ia pun mengapresiasi kepada KPU yang dinilainya sudah maksimal dalam persiapan Pemilu 2019. (Yasir)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment