Yel-yel ‘Hati-hati Provokasi’ dan Ditolaknya Eksepsi Ahok

Massa GNPF Terus Mengumandangkan Yel-yel 'Hati-hati Provokasi' Usai Ditolaknya Eksepsi Ahok

Massa GNPF Terus Mengumandangkan Yel-yel ‘Hati-hati Provokasi’ Usai Ditolaknya Eksepsi Ahok

Jakarta, KABAROKE — Yel-yel ‘hati-hati provokasi’ terus berkumandang di depan Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara setelah persidangan kasus penistaan agama selesai, Selasa, 27 Desember.

Massa yang jumlahnya lebih banyak dibandingan persidangan sebelumnya, kompak meneriakan yel-yel tersebut untuk menghindari adanya provokator yang mencoba mengacaukan aksi mereka.

“Hati-hati, hati-hati provokasi, awas ada provokator yang coba mengacaukan aksi kita saudara-saudara,” ujar massa GNPF MUI yang mayoritas mengenakan pakaian serba putih ini, Selasa (27/12).

“Jangan terlalu bergembira meski Hakim menolak eksepsi Ahok, karena ini masih sementara dan kita harus tetap mengawal persidangan ini, takbir,” tambah salah satu massa dari atas mobil komando.

Sekedar informasi, persidangan kasus penistaan agama ini telah selesai sekitar pukul 10:00 WIB. Tak lama setelah itu, Ahok keluar dari ruang pengadilan dengan dikawal ketat aparat keamanan.

Dalam sidang putusan sela ini, majelis hakim menolak semua nota keberatan (eksepsi) terdakwa maupun kuasa hukumnya yang disampaikannya pada persidangan perdana, Selasa (13/12) lalu. (Iqbal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *