Ini 5 Gejala Awal Dementia yang Harus Diwaspadai Baik Muda Maupun Lanjut Usia

Sering melupakan suatu hal atau yang biasa disebut sebagai pikun sebenarnya bisa jadi merupakan satu gejala dementia awal. Bahkan gejala awal dari dementia pun juga bisa dideteksi lebih dini di usia muda. Tentunya penting bagi setiap orang untuk dapat mengetahui gejala awal dementia yang harus diwaspadai. 

Mengetahui gejala ini lebih awal pun tentu juga bisa membantu proses penyembuhan lebih dini dan mencegah terjadi masalah berkelanjutan pada ingatan. Namun, apa sih sebenarnya dementia itu dan apa saja gejala awal dari dementia? Simak ulasan di bawah ini: 

Sekilas Tentang Dementia

Dementia pada umumnya merupakan gangguan ingatan namun, tidak semua orang yang memiliki gangguan ingatan dapat disebut sebagai dementia. Akan ada banyak gejala lain yang dapat menandai seseorang mengalami dementia. 

Secara umum dementia sendiri sering dialami oleh seseorang yang sudah berusia lanjut pada angka 60 tahun. Namun, tanpa sadar sebenarnya penyakit ini juga bisa dideteksi gejala awalnya pada usia muda. Biasanya gaya hidup yang tidak baik seperti seringnya mengkonsumsi alkohol maupun kebiasaan buruk lain adalah penyebab umum anak muda mengalami dementia.

Gangguan dalam pola berpikir serta komunikasi adalah beberapa yang seringkali dapat terlihat secara signifikan. Dementia sendiri sebenarnya juga masih terbagi kembali menjadi beberapa jenis namun, yang paling umum adalah Alzheimer. 

Jenis pada dementia lain selain Alzheimer adalah dementia frontotemporal, tubuh lewy, dementia pada gangguan pembuluh darah. Bahkan ada pula dementia yang merupakan kombinasi dari lainnya.  

Gejala Awal Dementia 

Menilik dari penjelasan singkat diatas tentu dapat ditarik kesimpulan bahwa dementia menjadi satu penyakit yang juga harus diwaspadai gejalanya. Lalu, apa saja gejala awal dementia yang harus diwaspadai? Berikut 5 diantaranya: 

1. Sering Kesulitan dalam Menemukan Kata saat Berbicara 

Gejala awal dementia yang harus diwaspadai dan sering kali diabaikan adalah sulitnya dalam menemukan kata pada saat berbicara. Bagi sebagian orang hal seperti ini bisa saja diabaikan dan dianggap sebagai hal biasa. 

Namun, sebenarnya seseorang yang seringkali mengalami kehilangan kata dan kesulitan menemukan kata yang tepat pada saat berbicara adalah gejala awal dari dementia. Biasanya seseorang yang ternyata memiliki gejala awal dementia ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kata yang tepat. 

2. Sering Melupakan Sesuatu yang Baru Terjadi 

Hal lain yang bisa menjadi gejala awal dari penyakit ini adalah seringnya melupakan kejadian-kejadian yang bahkan baru saja terjadi. Lupa ingatan jangka pendek seperti ini memang tidak jarang dialami oleh seseorang. Namun, tentunya jangan remehkan begitu saja gejala ini karena bisa saja merupakan gejala dementia. 

3. Sering Hilang Fokus 

Terlalu sering kehilangan fokus juga bisa jadi merupakan satu gejala awal dari dementia. Biasanya seseorang yang seringkali hilang fokus akan lebih sulit dalam menjalankan aktifitas yang bahkan bisa dibilang sepele. 

Kehilangan fokus ini juga bisa membuat seseorang merasa kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kehilangan fokus saat tengah memegang ponsel pun juga bisa menjadi gejala awal dari dementia ini. 

4. Lupa Arah 

Hal yang seringkali menjadi kendala dan gejala paling umum adalah salah arah. Seseorang yang menderita dementia tanpa sadar akan lebih cepat melupakan tempat yang baru saja dilalui atau bahkan melupakan tempat yang seringkali didatangi. Hal inilah yang kemudian membuat penderita dementia seringkali tersesat pada saat pergi seorang diri. 

5. Apatis

Apatis juga menjadi gejala awal dari dementia. Gejala ini seringkali ditandai dengan seseorang yang tiba-tiba tidak bersemangat dalam menjalani hari. Merasa tidak memiliki minat terhadap hobi atau kegiatan yang menyenangkan sebelumnya. 

Nah, itulah tadi sekilas tentang dementia dan Gejala awal dementia yang harus diwaspadai oleh setiap orang baik muda maupun lanjut usia. Mengetahui lebih dini tentang gejala awal dari dementia tentunya bisa menjadi cara untuk kemudian melakukan pencegahan. 

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.