Teori Publisitas

Teori Publisitas 

Teori Publisitas – Menurut Lesly (dalam Iriantara dan A. Yani Surachman, 2008: 190) Publisitas adalah penyebaran pesan yang dirancang dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan melalui media tertentu oleh organisasi dan individu tanpa pembayaran tertentu ke media. Sedangkan menurut Cutlip and Center (dalam Iriantara dan A. Yani Surachman, 2008:190) Publik adalah penyebaran informasi secara sistematis tentang lembaga atau orang.

Humas merupakan salah satu teknik yang paling umum dalam PR, sehingga fungsi periklanan pada hakekatnya merupakan fungsi PR yaitu memelihara citra positif, menghadapi publisitas negatif dan meningkatkan efektivitas unsur-unsur bauran periklanan (advertising mix).  

Menurut Wilbur Schramm (Effendy 1993:64) Pemberitahuan ini adalah:

Penyampaian pesan yang diharapkan dapat mendorong terciptanya persamaan pesan tertentu antara komunikator dan komunikator, komunikasi secara otomatis berjalan dengan lancar dan baik, dan setidaknya terdapat lima komponen agar proses dapat berjalan, yaitu:

(1) Sumber/Komunikasi, (2) Pesan, (3) Saluran, (4) Media/Audiens, (5) Dampak.

Komunikasi merupakan salah satu cara yang paling penting bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Manusia adalah makhluk yang hidup berkelompok dan saling bergantung satu sama lain, maka sudah pasti manusia tidak akan bisa hidup hingga saat ini tanpa adanya komunikasi manusia. Dalam penerapannya, komunikasi digunakan dalam semua aspek utama kehidupan manusia, namun dalam penelitian ini peneliti hanya menjelaskan komunikasi yang digunakan dalam pemasaran, yang bertujuan untuk membantu peneliti menjelaskan dalam penelitiannya tentang WOM.

Menurut Lesly (dalam buku Iriantara dan A. Yani Surachman, 2008:190) Publisitas adalah penyebaran pesan yang dirancang dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan melalui media tertentu oleh organisasi dan individu tanpa pembayaran tertentu ke media. Sedangkan menurut Cutlip and Center (dalam Iriantara dan A. Yani Surachman, 2008:

190) publikasi adalah penyebaran informasi secara sistematis tentang lembaga atau orang.

Komunikasi Pemasaran

1

Disebutkan secara singkat (dalam Sulaksana, 2007:23) bahwa:

Komunikasi pemasaran adalah proses penyebaran informasi tentang perusahaan dan penawarannya kepada pasar sasaran. Ditemukan juga bahwa peranannya sangat penting mengingat peranan komunikasi dalam membina hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dengan pembeli potensial.

Tujuan Integrated Marketing Communications (IMC) (Rangkuti, 2009:59) bertujuan untuk meningkatkan nilai merek. Produk dengan nilai merek yang relatif tinggi dibandingkan dengan produk lain yang sejenis dengan mudah menarik konsumen untuk mencoba produk yang ditawarkan.

Komunikasi pemasaran merupakan elemen yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Tanpa komunikasi pemasaran dalam perusahaan tentu akan sangat sulit untuk mengembangkan perusahaan lebih jauh. Bisnis yang ingin sukses harus fokus pada pemasaran melalui tipe-tipe publisitas. Disebut konsep pemasaran, filosofi ini sebenarnya membantu sebuah perusahaan mencapai tujuannya dengan mengutamakan kepuasan pelanggan melalui koordinasi dan integrasi antara sektor pemasaran dan fungsi lainnya. Kita bisa ambil contoh press release pada pada jenis komunikasi pasar media massa.

Ada lima proses penting dalam komunikasi pemasaran 

1. Untuk menciptakan pengakuan atau kesadaran.

Ketika sebuah perusahaan atau pengusaha ingin meluncurkan suatu produk, mereka harus terlebih dahulu mempresentasikan produk tersebut kepada masyarakat.

2. Untuk memahami atau memahami.

Seorang pengusaha atau perusahaan harus menjelaskan produk yang ditawarkan kepada calon konsumen. 

3. Minat atau bunga.

Proses ketertarikan terdiri dari membuat calon konsumen tertarik untuk membeli produk yang dipasarkan.

4. Waktu Pembelian. 

Proses selanjutnya setelah menciptakan keuntungan adalah interaksi langsung antara produk dan konsumen.

5. Tindakan.

Setelah keinginan untuk membeli sudah terbentuk di benak konsumen, langkah selanjutnya tinggal berharap agar tindakan itu terjadi atau mengambil tindakan nyata untuk mewujudkannya. 

Baca juga: Pedoman dan Contoh Penulisan Press Release Untuk Dipublikasikan di Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 16 =