Tahun 2022: Potensi Bisnis CPO di Indonesia Masih Tinggi!

Potensi bisnis CPO menjadi satu peluang yang cukup menjanjikan dengan keuntungan besar. Tidak heran bila pada akhirnya banyak pebisnis yang ingin mempelajari tentang prospek bisnis dari CPO ini. 

Tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap CPO memang menjadi satu faktor besar pada prospek bisnis CPO ini. Nah, lalu bagaimana sih potensi yang ada pada bisnis CPO ini? Simak ulasannya berikut: 

Mengenal CPO

Seperti yang diketahui bahwa tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap CPO memang begitu tinggi. Hal ini dapat dilihat dari ketergantungan masyarakat dalam kebutuhan minyak sawit sebagai bahan untuk pengolahan makanan. 

Minyak yang diproduksi dari kelapa sawit mentah ini memiliki kandungan beta karoten yang cukup tinggi dengan ditandai warna kemerahan pada produksi minyak yang dihasilkan. Produksi CPO sendiri di Indonesia banyak digunakan untuk pengolahan bahan untuk pangan, kosmetik bahkan juga untuk pemanfaatan pakan ternak. 

Indonesia sendiri bisa dibilang merupakan negara yang cukup genjar dalam produksi CPO. Hal ini bahkan dapat dilihat dari semakin banyaknya perusahaan kelapa sawit yang berusaha dikembangkan di daerah-daerah berpotensi di Indonesia. 

Bahkan proyeksi peningkatan produksi CPO di Indonesia sendiri diprediksi mencapai 54,7 dari tahun ini 53,07 ton. Jelas peningkatan dari tingkat produksi ini disinyalir dari tingginya tingkat konsumsi masyarakat yang terus terjadi setiap tahunnya. 

Mengetahui Potensi CPO di Indonesia 

Potensi bisnis CPO di Indonesia memang terus meningkat setiap tahunnya. Namun, peningkatan bisnis ini sebenarnya hanya dapat dilihat melalui beberapa perusahaan besar di Indonesia. Namun, tentu saja dengan potensi prospek yang besar. Nah, lalu apa saja yang mempengaruhi prospek bisnis dari CPO ini? Berikut 4 diantaranya: 

1. Permintaan yang Tinggi

Indonesia adalah negara yang bergerak dalam bidang produksi minyak sawit dengan potensi besar di dunia. Kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi minyak goreng tentu menjadikan bisnis CPO terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

Bahkan, CPO di Indonesia juga telah menjadi bahan ekspor besar di seluruh dunia. Hal inilah yang membuat potensi bisnis CPO terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Apalagi dengan terus bertambahnya penduduk global. 

2. Hilirisasi yang Baik 

Indonesia sendiri telah mendorong proses hilirisasi yang baik pada produksi CPO. Hal ini tentu mendorong prospek positif bagi pelaku bisnis yang berkembang dalam bisnis CPO ini. Hilirisasi ini sendiri dipertakkan menjadi tiga bagian yaitu oleofood, oleokimia serta biofuel. 

Melalui adanya kebijakan ini maka, pelaku bisnis akan lebih mudah untuk mengatur adanya proses ekspor yang dilakukan keluar negeri untuk CPO. Hal inilah juga yang kemudian membuat semakin banyaknya pelaku bisnis yang ingin terjun dalam bisnis ini. 

3. Potensi yang Baik dalam Konsumsi Biofuel 

Adanya kebijakan yang ditetapkan dengan baik dalam masa hilir CPO tentunya juga menjadikan dampak positif dalam konsumsi biofuel. Tujuan dalam pengurangan ketergantungan masyarakat terhadap impor BBM dari fosil adalah salah satunya. 

Pengurangan ketergantungan ini kemudian diniatkan untuk digantikan dengan adanya penggunaan biofuel pada masyarakat. Hal ini dikembangkan dengan cara meningkatkan produksi biodiesel untuk pemenuhan kebutuhan baik domestik maupun untuk ekspor. 

4. Tingkat Margin yang Cukup Besar

Tingkat margin yang bisa didapatkan dari bisnis CPO ini bisa dibilang memang cukup tinggi dengan komoditi di Indonesia yang cenderung lebih mudah didapatkan. Hal ini tentu tidak terlepas dari adanya dukungan besar dari berbagai pihak terkait pengembangan perkebunan sawit. 

Bahkan di Indonesia sendiri diklaim menjadi negara penghasil CPO terbesar dengan pusat paling luas berada di Riau. Pada 2022 nanti perkebunan sawit di Indonesia bahkan diprediksi akan mencapai luas 3000 hektar. Hal ini tentu menjadi potensi besar yang bagus bagi para pelaku bisnis yang berkecimpung dalam bisnis ini. 

Pada dasarnya potensi bisnis CPO di Indonesia sendiri memang cukup baik bila dilihat dari dukungan pemerintah yang datang dalam produksi serta luas wilayah yang dipersiapkan. Apalagi dengan permintaan dunia yang semakin tinggi setiap tahunnya. Namun, memperhatikan tingkat kerusakan alam juga harus menjadi pertimbangan nomor satu yang harus diperhatikan dalam produksinya. 

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.